Erina I Love You

Erina I Love You
Ep 42. Terbongkar.


__ADS_3

Ibunda Erina masih memikirkan gadis yang menolong nya, Ibunda Erina sangat penasaran dengan gadis berhijab itu karena mengenakan masker ibunda Erina pun tidak bisa melihat wajah nya. Mendengar suara nya membuat dirinya memikirkan nya terus menerus, Sampai tidak sadar Io sudah memanggil nya beberapa kali juga tidak mendengar nya.


"Mah... Mamah... ? " Panggil Io beberapa kali namun sang mamah tidak mendengar nya. ibunda Erina pun tersadar akan lamunan nya, Dan sangat terkejut akan kedatangan Io dan sang cucu nya.


"Hallo cucu ku.. " Ucap ibunda Erina. Dan tersenyum lalu menggendong nya.


"Mah Io jemput papah dulu, Udah sore sekalian ke klinik " Jelas nya.


"Hati hati nak Io perasaan mamah tidak enak, Pelan pelan saja mengemudi nya " Jelas sang mertua.


"Iy mah Asalamualikum " Pamit nya. Dan mencium punggung tangan sang mertua nya.


"Walaikumsalam" Jawab nya. Io pun melangkah keluar rumah. Sementara ibunda Erina dan sang cucu bermain di ruang tengah.


*************


---Di tempat lain---


Setelah menabrak Erina Elsa membawa mobil nya ke kota kecil dan menjual nya ingin menghilangkan jejak, Agar tidak menjadi kendala di kemudian hari di saat akan melancarkan rencana berikut nya. Sementara Erina sudah di tangani oleh pihak RS, Dan Nia pun menghubungi Andi. Agar segera ia menemui nya di RS.


"Andi... " Teriak nya Nia di ruang UGD melihat Andi sedang mencari nya Nia masih terlihat cemas panik dan khawatir.


"Apa yang sebenar nya terjadi " Tanya nya. Dengan menenangkan Nia yang masih terlihat panik dan cemas.


"Tenang.. Dan minum dulu " Tambah nya. Dan melihat Nia sudah sedikit tenang Andi pun menuntun nya untuk duduk


"Ayo sini kita duduk dulu tenang kan dirimu. " Ucap nya lagi.


"Karina ndi... Karina kecelakaan " Ucap nya dengan nafas tak beraturan, Cemas dan panik sudah pasti.


"Erin... ?? " Jawab nya pelan. Nia pun mengangguk.


"Inti nya dia kecelakaan, Dan seperti ada yang sengaja menabrak nya " Jelas nya. Andi pun terkejut atas penjelasan Nia.


"Entah dia Karina atau Erina yang jelas aku panik melihat nya terluka " Ucap nya.


"Aku akan menghubungi mas Io " Jawab nya, Dan segera menghubungi Io.


Io pun merasa terkejut atas kabar dari Andi, Selepas mengantar kan sang mertua ke klinik dan Io segera bergegas mengantarkan nya sang mertua pulang terlebih dahulu dan menuju ke RS di mana Erina di rawat, Dan tak butuh waktu lama Io pun datang dengan wajah cemas nya memandang Nia dan Andi dengan penuh kekhawatiran.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan nya " Tanya nya. Dengan cemas.


"Lagi di tangani di UGD " Jawab nya. Dengan pelan.


"Kenapa kamu tidak menghubungi ku langsung, Kenapa menghubungi Andi terlebih dahulu " Protes nya.


"Aku sangat panik mas Io dan cemas melihat nya terluka dan bingung harus bagai mana " Jelas nya lagi.


"Bagai mana cerita nya dia bisa terluka ?" Tanya nya lagi dengan penasaran.


"Sepulang dari toko aku dengan nya langsung pulang di perjalanan dia meminta berhenti, Dan dia turun untuk menolong seseorang yang hendak ingin menyebrang, Setelah menolong nya tiba tiba saat dia bejalan menghampiri ku ada mobil dan menabrak nya " Jelas nya, Dengan ditail.


"Apa tidak ada CCTV di tempat kejadian"


Tanya nya lagi.


"Aku tidak tau, aku panik dan langsung membawa nya kesini " Ucap nya.


"Ndi hubungi om Udin sama Agus di jalanan itu biasa nya ada CCTV nya. Suruh Agus lapor polisi dan menyelidiki CCTV jangan sampai ada kecolongan seperti CCTV di parkiran RS " Jelas nya.


"Baik lah, Serah kan semua pada ku " Ucap nya.


"Baik lah hati hati, Aku rasa Karina banyak yang ingin mencelakai nya" Ucap Andi.


Io pun mengangguk dan mengerti. Andi dan Nia pun bergegas pulang. Dan Erina pun sudah di pindahkan di ruang rawat inap, Io juga sudah menemani nya Disana. Io duduk di sebelah ranjang Erina dan menggenggam tangan nya.


"Aku yakin kamu adalah Erina ku " Ucap nya dalam hati Io, Kemudian Io terfikir untuk mencocokan golongan darah Karina dan Erina.


"Aku harus bergerak cepat, Aku yakin musuh ku ada di mana mana aku harus segera mencocokan nya apa kah sama atau tidak" Gumam nya dalam hati. Io pun segera menemui dokter dan segera menyelidiki golongan darah nya. Agar tidak kecolongan lagi.


******


----Di tempat lain----


Sementara Ardi sedang bingung dan khawatir, Ardi Tau Elsa akan mengacaukan nya.


"Aku benar benar ingin melenyap kan mu Elsa, Kamu benar benar membuat ku kesal " Gumam nya dengan menahan emosi nya.


Kemudian ponsel Ardi pun berdering tanda pesan, Ardi pun membuka nya. Ardi benar benar sangat kesal atas pesan yang ia baca dari Elsa dan ingin segera menghubungi nya.

__ADS_1


💌


Aku sudah membuktikan nya Ardi sebentar lagi kamu akan kehilangan nya, Aku yakin Erin akan kembali kepada nya, Dan kamu akan kehilangan nya lagi, Untuk kedua kali nya.


Ardi pun menghubungi nya.


📞"Apa mau mu " Ucap nya.


📞"Aku mau dirimu Hahahaha" Jawab nya.


📞"Bedebah " Ucap nya lagi.


📞"Aku sudah bilang jangan membuat ku terluka, Ardi aku sangat mencintai mu tapi mengapa kau meninggalkan ku aku bisa melakukan apa pun" Ucapnya


📞"Aku tidak segan segan untuk


Melenyap kan mu" Jawab nya


Dengan Kesal.


Ardi pun menonaktifkan ponsel nya dan membanting barang yang ada di depan nya. Dengan sumpah serapah nya memaki Elsa di ruangan nya.


**********


Di rumah Alen.


Om Asen pun sudah mendapat kan bukti om Asen pun baru saja tiba mendatangi alamat yang di berikan Io waktu lalu yang di yakini alamat tempat kelahiran Karina, Dan Om Asen pun terkejut atas semua bukti yang ia dapat.


Tiba tiba Andi, Agus dan om Udin datang ke rumah nya.


"Apa ada yang sangat mendesak hingga malam malam begini kalian datang" Tanya nya terhadap laki laki bertiga itu.


"Tentu saja, Aku sudah mengetahui rumah yang di huni Karina adalah rumah Ardi dan Ardi juga yang sering datang ke rumah itu menurut tetangga sekitar, Dan rumah itu yang di maksud saudara ku bahwa Ardi membeli rumah di pinggir kota, Yang sempat kita sangka untuk inves" Jelas nya om Udin.


"Tadi sore Karina kecelakaan, Dan seperti ada yang sengaja menabrak nya sekarang sudah di rawat di RS dan Mas Io yang mengurus nya." Ucap Andi.


"Kami juga sudah melaporkan ke pihak berwajib, Dan menyelidiki lewat CCTV jalan, Dan sudah di mendapat titik terang plat mobil yang menabrak nya" Ucap Agus.


"Akhir nya kita tau siapa musuh kita dan syukur lah Erina masih hidup Io pasti merasa senang apa lagi Alfa" Tambah nya.

__ADS_1


__ADS_2