
"Ok jauhkan, Itu sangat berbahaya kamu
Bisa menyakiti ku" Ucap nya.
"Katakan !!!!" Ucap Ardi penuh ancam.
Dan semakin tajam tatapan mata nya.
"Aku telah menabrak nya, Dan Io sudah ada di RS menemani nya dan dari orang suruhan ku yang memata matai nya dia mengingat masa lalu nya, Dan dia mengingat mu sebagai kekasih nya dan dia tidak mengingat Io sebagai suami nya" Jelas nya dengan rasa ketakutan.
"Aku akan melepaskan mu, Tapi ada syarat yang harus kamu penuhi" Jawab nya.
"Apa yang harus aku lakukan" Ucap Elsa
"Bekerja sama lah, Aku hanya ingin Erina kamu harus patuhi keinginan ku, Sudah pasti polisi sedang mencari mu, Pergi lah aku tidak ingin kamu tertangkap jika kamu tertangkap jangan sesekali kamu membawa namaku atas tindakan yang, Kamu lakukan. Atau aku bisa saja melenyap kan mu kapan saja aku mau." Jelas nya.
"Aku punya hotel di Surabaya pergi lah kesana, Dan jangan sampai orang tau, kamu ada di sana." Ucap nya.
"Baik lah..." Jawab nya dengan pelan. Elsa sangat kesal, Usaha nya mendapat kan Ardi gagal, Dan sia sia semua yang Ia lakukan selama ini.
Ardi pun melepas kan Elsa dan bergegas ke RS di mana Erina di rawat. Sampai nya di kamar Erina di rawat, Erina pun terkejut.
"Mas Ardi..." Ucap Erina merasa bahagia dan senang bisa bertemu dengan sang kekasih dan memeluk nya.
__ADS_1
"Aku takut jangan tinggalkan aku lagi" Ucap nya, Dengan antusias.
Ardi hanya membalas pelukan nya dengan Erat, Ardi sangat merindukan momen ini Ardi pun meneteskan air mata nya. Hilang sudah wajah macho nya karena Erina gadis yang tidak bisa tergantikan oleh siapa pun, Yang bisa membuat nya menangis.
"Aku tidak akan meninggalkan mu aku sangat mencintai mu Erina" Ucap nya dengan pelan.
"Berjanji lah, Bukan kah mas Ardi berjanji ingin melamar ku Hem" Tambah nya. Dan tersenyum.
"Iy aku berjanji, Cepat lah sembuh " Jawab nya yang masih memeluk Erina dan tiba tiba Io datang melihat Erina dan Ardi berpelukan.
----Flasback off.----
Io pun masih mematung di balik pintu dan menangis, Merasakan betapa sakit nya, Sang istri memeluk laki laki lain. Begitu miris dan malang nya nasib Io hati nya sangat pedih dan perih bagai luka tersiram air jeruk nipis. Io pun bergegas pulang, Meninggal kan Erina dan Ardi di RS. Sesampai nya Di rumah Io di sambut sang ibunda dan sang putra Alfa. Dan juga kedua orang tua Erina yang sudah ada di rumah Io.
"Apa yang terjadi Io beri tahu mamah" Tanya nya ibunda Erina. Dan sang Ayah lebih banyak diam semenjak, Erina di nyatakan tiada.
"Erina masih hidup mah" Jawab nya. Dengan pelan dan menyandarkan badan nya di sofa dengan pandangan kosong seakan tidak menerima akan keadaan yang ia alami.
"Jadi benar yang di katakan Om Udin" Cecar nya lagi.
"Benar mah, Wanita berhijab yang mamah tanyakan ke Io adalah Erina mah, Io sengaja tidak memberi tahu mamah, Io merencanakan untuk mendekati Erina. Karena kecelakaan itu, Erina hilang ingatan mah, Dan Ardi lah di balik semua ini, Namun aku tidak cukup bukti bahwa Ardi yang merusak rem mobil Io mah, Sekarang Erina telah kembali mah bukan menjadi Karina, Namun menjadi Erina, Erina di tahun 2016. Dia tidak mengingat, Io mah. Dia hanya mengingat masa lalu nya masa di mana Erina masih mencintai Ardi " Jelas nya dengan penuh pedih dan kecewa, Akan takdir yang telah menggariskan Erina melupakan nya.
"Tenang lah, Kita semua ada di sisi mu kami akan melakukan apa pun agar kamu Alfa dan Erina kembali bersatu percaya lah Tuhan, Dengan gampang nya membolak balikan hati manusia sabar dan minta lah dengan Allah dan yakin cinta sejati tidak akan pernah salah memilih" Jawab sang mertua menenangkan Io, Sementara ibunda Io dan ayah Erina hanya diam dan bingung harus bagaimana.
__ADS_1
"Sebaik nya mamah dan papah ke RS, Temui Erina mah, Ajak pulang ke rumah mamah, Io tidak ingin Ardi semakin mempengaruhi nya." Ucap Io dengan pelan.
"Baik lah " Jawab nya. Ibunda Erina dan ayah nya bergegas ke RS guna menemui Erina dan berencana untuk membawa pulang. Setelah ibunda dan ayah Erina pergi menuju RS dan Io menghubungi om Asen Om Udin dan juga Agus. Tak butuh waktu lama mereka sudah ada di rumah Io.
"Kamu baik baik saja " Tanya om Asen yang baru saja datang dan melihat Io seperti hidup segan mati tak mau.
"Asen.. Cepat lah bertindak, Aku ingin melihat anak ku seperti itu" Ucap sang ibunda Io.
"Apa rencana kita om, Aku benar benar syok melihat Erina tidak mengenali ku. Kalau di minta untuk memilih, Aku akan memilih dia menjadi Karina, Akan lebih mudah untuk ku mendekati nya, Dan akan mengukir nama ku secara pelan pelan di hati nya." Ucap Io.
"Tenang lah mas bro, Kita memang tidak punya cukup bukti, Namun aku yakin cinta sejati tidak akan pernah salah" Ucap Agus.
"Kamu saja tidak pernah pacaran bagaimana aku bisa percaya dengan mu, Kamu sendiri jomblo permanen" Ucap Io dengan cetus dan kesal. Ibunda Io, Om Udin dan om Asen pun menahan tawa nya.
"Aku rasa punya rencana untuk semua ini" Jawab om Udin dan tersenyum. emua orang pun memandang Om Udin dengan penuh penasaran.
"Apa yang akan kamu lakukan" Tanya nya
Om Asen sangat penasaran.
"Bawa sini buku nikah kamu foto foto prewed foto nikahan dan semua foto kamu dan dia, Suruh Agus bawa ke rumah orang tua Erina dan panjang di setiap ruangan terutama kamar dan ruang tamu, Aku akan segera ke RS menemui mereka dan akan ku pastikan Ardi tidak akan merusak rencana ku dan sementara, Agus menyusun foto foto itu di rumah, Dan kamu Io, Kamu bawa sebagian baju mu kesana dan seakan kamu tinggal disana, Dan ibumu juga Alfa ." Jelas nya rencana yang ia susun.
"Pak Asen pergi lah cari bukti bukti bahwa Ardi memalsukan identitas Erina, Dan Elsa aku yakin, Ardi yang menyembunyikan nya." Ucap om Udin.
__ADS_1
"Baik lah jalan kan misi nya dan aku juga akan meminta Nia agar menjenguk Erina Agar semakin banyak orang yang terdekat ada di sekeliling Erina, Aku harap bisa membuat nya sedikit demi sedikit mengingat nya kembali" Ucap Io. Ibunda Io pun sudah bersiap membawa Alfa, Dan Agus mengumpulkan foto foto mereka, Dan juga Om Asen akan melaksanakan misi nya.