
Hari berganti hari om Asen sedikit demi
sedikit sudah punya bukti kejahatan nya
Ardi, Sedangkan Elsa masih buron atas
tindakan dirinya mencelakai Erina.
Dan Io masih dengan kesibukan nya di
Cafe, Wisma, Dan juga ER-RIO fashion
kini Io sedang mempersiap kan untuk
pembangunan hotel baru nya.
Sedangkan Ardi masih berusaha ingin
mencari cara untuk memiliki Erina lagi
namun pergerakan nya kini di pantau
sang ayah Erina sehingga Ardi sedikit
kesulitan, Untuk menghasut nya lagi.
----Di Cafe H.S---
"Apa sudah siap semua untuk persiapan
pembangunan hotel yang baru" Tanya nya.
"Sudah, Mas bro tidak usah khawatir aku
rasa semua berjalan lancar sesuai dengan
waktu yang telah di prediksi" Jawab nya.
"Kamu sudah menghubungi om Asen
tentang penyelidikan kasus Erina" Tanya
nya lagi dan memandang nya dengan
sangat serius.
"Sudah mas bro, Kini Elsa sudah masuk
DPO di Surabaya." Tegas Andi.
"Aku ingin segera tuntas, Kenapa begitu
sulit mengungkap kejahatan nya tentang
Perusakan rem mobil ku waktu itu" Ucap
nya.
"Dia begitu licin seperti belut, Aku rasa
mas bro juga harus hati hati pasti nya
dia akan menemui Erina untuk meracuni
pikiran nya" Jelas nya lagi masih dengan
berfikir lagi tentang Ardi lebih jauh.
"Kamu benar, Aku akan beri tahu papah
nanti untuk lebih berhati hati lagi" Ucap Io.
"Apa mas bro belum mencoba untuk lebih
dekat lagi dengan Erin, Itu hanya usul ku
aku hanya khawatir Perasaan Erina akan
berubah karena mas bro lebih banyak
menghabiskan waktu, Seharus nya mas
bro mulai mengukir nama mas bro dari
awal lagi di hati nya" Protes nya.
Sejenak Io pun berfikir tentang kata kata
Andi ada benar nya juga, Io mulai merasa
ia harus mendekat kan diri seperti di awal
pernikahan mereka, Yang terjadi karena
kecelakaan.
*****************
----Di Rumah----
Semenjak Io meminta Erina untuk lebih
dekat lagi dengan Alfa kini Erina sudah
mulai biasa mengerjakan apa yang biasa
di kerjakan ibunda Io untuk mengurus
Alfa mulai dari makan dan waktu mandi
nya semua Erina kerjakan.
__ADS_1
Ardi juga tidak ada henti henti nya untuk
memperjuangkan niat nya memiliki Erin
hingga, Setiap hari selalu mengintai di
setiap waktu nya, Namun selalu ada celah
Ardi untuk menemui nya.
"Erin. " Panggil nya dan tersenyum karena
melihat Erina dan Alfa saja di teras itu
tidak ada orang lain lagi, Biasa nya sang
ayah atau sang mertua lah yang selalu
menemani. Namun saat ini kebetulan atau
memang nasib baik berpihak pada nya.
"Mas Ardi" Ucap Erina tersenyum tidak
di pungkiri karena Erin belum mengingat
apa yang terjadi sehingga Erina menikah
dengan Io. Erina masih memiliki rasa yang
lebih terhadap Ardi, Namun sejenak Erin
tidak ingin menyakiti Io yang secara sah
suami nya.
"Ini.. Aku harap bisa membantu mu untuk
mengingat kan mu, Agar kamu tahu aku
sangat mencintai mu" sambil menyodor
kan sebuah album kecil dan Erina pun
membuka nya satu demi satu hati nya
sangat sangat sakit melihat foto dirinya
bersama Ardi, Sementara Alfa sering kali
menangis saat sang bunda di dekati pria
lain, Mungkin kontak batin nya dengan Io
yang sangat kuat hingga dia bisa saja
ia merasakan hal yang sama dengan sang
Tiba tiba Io datang dan melihat sang istri
bersama Ardi di teras sementara itu Alfa
menangis seakan akan diri nya sedang
mengadukan apa yang terjadi pada sang
bunda.
Begitu turun dari mobil Io memukul Ardi
dengan tiba tiba.
Bughhh...
Satu pukulan pun mendarat ke wajah nya
dan Erina pun refleks berteriak sekencang
mungkin.
"Mas Io" Teriak Erina dan berhambur ke
pelukan Ardi.
"Mas Ardi tidak apa apa" Tanya nya dan
Ardi hanya menggelengkan kepala nya.
sangat licik bukan sekali pun dia tidak
melawan Io seakan akan dirinya lah yang
tersakiti.
Io pun tertegun melihat mereka seakan
seperti sepasang kekasih yang terpisah
karena pihak ketiga, Sungguh miris sekali.
karena mendengar suara keributan ayah
Erina pun keluar dan melihat apa yang
terjadi, Ardi yang sudah terluka oleh Io
pun hanya diam agar Erina kasihan pada
nya.
"Apa yang terjadi Io" Tanya sang ayah Erin
__ADS_1
dengan nada pelan dan langsung melihat
sang cucu lalu mengangkat nya dari kursi
bayi nya.
Dan kemudian ibunda Erina dan Io pun
keluar mendengar tangisan Alfa.
"Bawa Alfa masuk mah " Ucap sang ayah
Erina.
"Io Erin masuk ayah hanya ingin berbicara
dengan Ardi" Tegas nya sang ayah dan
Erina masuk dan masih membawa album
kecil yang Ardi berikan.
Sementara Io sangat emosi dan masuk
dalam kamar nya, Dan membanting daun
pintu kamar nya dengan sangat kencang
dan sejuta rasa kesal di hati nya.
"Apa yang terjadi nak" Tanya ibunda Io
kepada sang menantu dan menatap nya.
"Maaf kan Erin Bu" Ucap nya dengan pelan. dan berjalan meninggalkan sang mertua diruang tamu.
Io pun sudah di kamar duduk menghadap ke arah jendela Erina pun menghampiri nya dan duduk persis di sebelah Io.
"Maaf kan aku, Sebaik nya kita berpisah
saja" Ucap Erina membuat Io terkejut dan semakin marah dan tak terkendali lagi.
"Kamu begitu gampang nya mengucap
kata berpisah, Apa kamu tahu perasaan ku
apa kamu tahu yang aku rasakan saat ini"
Bentak nya di dalam kamar membuat ibu
Io di luar pun mendengar nya.
"Kamu tidak tahu yang aku rasakan saat
ini, Aku menunggu mu disaat kamu di nyatakan hilang dalam kecelakaan dan
apa kamu tahu begitu sakit nya bahwa
dirimu di nyatakan tiada aku dan Alfa
sangat kehilangan mu" Tegas nya penuh
emosi.
Erina hanya diam dan merasa serba salah
disisi lain Erina mencintai Ardi disisi lain
ia tak ingin melukai Io.
"Apa kamu juga tahu, Bahwa aku sangat
mencintai mu. Apa kamu tahu aku tidak
bisa hidup tanpa mu Erin.." Ucap nya lagi
dengan nada sedikit rendah dan pelan
seakan sedang merasakan sakit nya luka
goresan yang ia tahan.
"Andai kamu ingat apa yang Ardi lakukan
mungkin kamu tidak akan melukai ku
seperti ini, Dan andai kamu tahu rasa
cintaku terhadap mu melebihi apa pun
yang aku miliki, Bahkan aku juga berdiri
sendiri memulai nya dari nol bersama mu"
Ucap nya dengan pelan dan menunduk
seakan sudah tak mampu menatap nya
lagi.
Sementara Erina masih diam mencerna
apa yang di ucap kan Io dan juga berfikir
apa yang Ardi lakukan sebenarnya sebelum ia hilang ingatan sehingga dirinya menikah dengan nya.
__________________________
Hallo kakak kakak aku libur up sebentar
mau revisi beberapa BAB vote dong biar aku tambah semangatš¤
__ADS_1