Erina I Love You

Erina I Love You
Ep 57 Tumbuh nya duri rumah tangga


__ADS_3

Cinta memang bisa membutakan segala nya sehingga terkadang, manusia tidak bisa untuk berfikir jernih untuk tindakan yang ia lakukan kini hanya ada penyesalan yang Ardi rasakan kini ia menjalan kan hukuman sesuai yang ia lakukan.


Kini ia mendekam di penjara, karena kasus pemalsuan atas identitas Karina dan juga atas pengrusakan rem mobil io sehingga terjadi kecelakaan yang membuat Erin amnesia.


"Apa kamu baik baik saja nak" Tanya sang ibunda Ardi, yang sedang menjenguk sang putra di lapas. Kini Ardi menyesali semua perbuatan nya.


"Aku baik baik saja Bu, ibu tidak usah untuk mengkhawatirkan ku" Tutur Ardi, ia terlihat sedih dan menyesal, kini wajah nya sangat berbeda dengan yang dulu, bila dulu selalu tampan kini seakan wajah ketampanan nya tertutupi awan hitam.


"Ibu tahu perasaan mu, berubah lah nak.


Ibu yakin akan ada gadis yang baik untuk


mu kelak" Ucap ibu Ardi yang kini juga ikut merasakan kepedihan yang dirasakan sang anak.


"Aku sangat mencintai nya Bu, bahkan aku pernah mencoba untuk merelakan nya juga, dengan cara menjauh dari nya, tapi nyata nya aku tidak mampu untuk melupakan diri nya" Tutur Ardi.


"Ibu tahu nak, Erin adalah gadis yang sangat baik, sehingga siapa pun dan laki laki mana pun pasti akan jatuh hati pada nya. Tetapi ia sudah memilih io nak, lupa kan lah dia. Jangan menyakiti hatimu lagi, dengan cara seperti ini lagi bukan hanya hati mu yang terluka, namun ada hati io juga yang kamu sakiti jika kamu masih menginginkan Erin" Jelas nya memberi Ardi pengertian.


"Pulang lah Bu, istirahat di rumah jaga juga kesehatan ibu, dan jangan fikirkan Ardi, Ardi akan baik baik saja di sini bu. Ibu tidak usah khawatir" Ucap nya ia dengan menggenggam tangan sang ibunda. Sehingga membuat ibu Ardi menangis melihat sang anak mendekam dipenjara.


************************************


Di tengah kota Erin di sibuk kan sebagai wanita karir, ia tidak membiarkan suami nya turun tangan mengurus bisnis nya. Erin merasa takut kehilangan io, ia takut io menduakan nya apa lagi kini usaha dan bisnis nya sedang melambung tinggi. Sehingga ia takut ada nya godaan rumah tangga yang menerjang nya.


Kini Erin selalu di dampingi Alfa sang putra dan juga suami nya, Erin selalu membawa Alfa ketika ada rapat dan juga menemui investor investor nya, ia kini mempunyai hotel di setiap kota, yang ia dirikan dengan sangat singkat bersama io suami nya.


"Bun, nanti Alfa sama bunda dulu yah, ayah mau ke ER-RIO ingin menggatikan Nia, hari ini dia mau fiting baju untuk pernikahan nya dengan Andi" Jelas nya dengan masih mengusap pucuk kepala sang istri serta mencium kening nya lalu sang istri bergelayut manja di samping nya.


"Iy nanti biar Alfa ikut dengan ku untuk menemui investor dari Semarang itu" Tutur nya.

__ADS_1


"Makasih sayang, jangan berfikir yang tidak tidak, aku tidak akan berani macam macam padamu, aku sangat mencintaimu" Ucap nya membuat sang istri melayang dengan kata kata cinta sang suami.


"Iy cepat berangkat dan cepat selesai kan dan jangan lupa untuk menyusul ku dan Alfa nanti. Soal nya Alfa sedikit cerewet bila dengan ku" Jawab nya.


"Iy sayang aku berangkat dulu" Ucap nya dan berlalu pergi meninggalkan Erin dan Alfa.


"Hati hati sayang" Jawab nya dan juga ia melambaikan tangan nya.


Lalu Erin pun juga bergegas pergi melangkah untuk menemui salah satu investor nya guna membahas bisnis nya. Saat sudah sampai di tempat tujuan, Erin pun menyapu pandangan nya di restoran tersebut.


"Bu Erin..." Sapa nya, seseorang wanita muda dan perparas cantik.


"Iy maaf saya membawa anak saya" Ucap nya dengan senyum memandang wanita cantik, di depan nya itu.


"Untung saja aku yang menemui nya, wanita ini masih muda dan cantik" Batin nya masih mengagumi kecantikan wanita itu.


"Tidak apa apa Bu Erin anda tidak perlu sungkan silahkan duduk Bu, sebentar lagi atasan ku akan segera sampai" Tutur nya ia pun juga tersenyum, menunjukan kesopanan nya dan juga keramahan nya.


"Mom aku mau di sebelah sini" Pinta nya kepada sang bunda, ia ingin duduk dekat dengan wanita cantik itu.


"Baik lah sini anak tampan siapa nama mu" Tanya nya dengan lembut dan penuh senyum.


"Nama ku Alfa aunty" Jawab nya dengan cedal, membuat wanita cantik itu gemas dengan ketampanan nya.


Tiba tiba seorang laki laki bertubuh tinggi tegap memakai kaca mata hitam, dan juga menghampiri Erin dan asisten nya itu dan membuat ia sangat terpesona, pada saat pandangan pertama.


"Maaf saya terlambat, dan membuat mu telah menunggu" Ucap nya tersenyum dan duduk di sebelah Alfa dan asisten nya.


"Tidak apa apa pak, dan maaf saya juga membawa putra ku" Jelas nya dan tersenyum pada nya.

__ADS_1


"Tidak masalah, tidak perlu sungkan" Ucap nya lagi dengan membuka berkas berkas yang Erin berikan.


"Kok jadi deg degan gini, saat aku bertemu dengan nya senyum nya begitu manis dan yang membuat ku kagum, dia wanita yang sangat hebat" Batin laki laki itu sehingga ia tidak fokus untuk membahas pekerjaan nya.


"Maaf Bu Erin, seperti nya tidak ada yang harus kita bahas. Aku rasa semua oke dan aku rasa tidak perlu melihat berkas berkas dari Bu Erin" Terang nya dan membuat Erin merasa aneh, baru kali ini bertemu dengan investor seperti ini yang menurut nya sama dengan membalikan telapak tangan nya.


"Benar kah, apa tidak sebaik nya bapak pahami dulu berkas berkas ini" Tanya nya Erin, kepada nya.


"Biar nanti saya bawa Bu Erin berkasnya ke kantor, agar nantinya atasan saya juga bisa mengetahui nya lebih dalam lagi" Tutur asisten cantik nya itu.


"Iy kamu benar, nanti bila nanti ada yang kurang anda bisa hubungi saya" Jelas nya dengan tersenyum manis.


"Baik lah Bu Erin saya rasa pertemuan kita cukup sampai disini" Ucap nya laki laki itu


ia merasa tidak tahan, bila berlama lama ia bertatapan dengan Erin, ia juga merasa jantung nya berdetak tidak karuan, dan membuat nya gelisah tidak menentu.


"Aku seakan mati kutu di hadapan wanita ini aura nya mematikan, membuat siapa yang ia pandang akan terpesona. Bagaikan api yang bisa melelehkan gunung es di kutub Utara" Ucap nya dalam hati laki laki itu.


"Baik lah saya sangat berterima kasih pak dengan kerja sama ini, sungguh terima kasih atas semua nya" Ucap Erin.


"Baik lah saya permisi Bu Erin, dan saya tunggu hasil kerja sama kita ke depan nya" Jelas nya lagi.


"Tentu saja sekali lagi terima kasih" Jawab Erin dan laki laki itu dan juga asisten nya ia segera berlalu meninggalkan Erin dan Alfa.


__________________________________________


Instagram baru, yuk siapa mau berteman


jangan lupa tinggalin jejak kalian, vote dong nanti aku vote balik😂 baik kan aku wkwkw

__ADS_1


(muji diri sendiri) kuper amat yak baru pake Instagram.



__ADS_2