Erina I Love You

Erina I Love You
Ep 60 Sama sama menakut kan


__ADS_3

"Aku tidak menyukai nya Ded, minta dia pergi atau aku akan marah" Ucap Alfa dengan keras ia sengaja agar wanita itu pergi dan menjarak dari nya. Sang ayah di buat syok dengan kata kata Alfa, bukan hanya bunda nya yang bisa mengancam, namun putra nya pun ia juga sudah lebih pandai membuat io tak berkutik sedikit pun.


"Tidak boleh seperti itu sayang" Ucap nya io dengan pelan agar Alfa mau menuruti nya.


"Tidak apa apa mungkin dia tidak begitu suka dengan, orang yang belum ia kenal" Ucap Chika dan juga tersenyum ia pikir, mungkin ia bisa mendekati nya.


Tiba tiba Erin datang di hadapan nya dan io sangat terkejut dengan kedatangan Erin ia takut sang istri berperasangka buruk pada nya.


"Kalian disini rupa nya, aku mencari kalian. Hai Chik" Ucap nya kepada anak dan suami nya ia juga menyapa Chika teman SMA nya.


"Apa Mom mengenal aunty ini" Tanya nya dan ia merasa penasaran dan sangat antusias.


"Iya dia teman bunda sayang" Tutur nya dan Alfa semakin tidak suka dengan jawaban sang bunda.


"Wah kamu putra sahabat ku, pantas saja mata mu sangat mirip dengan nya" Ucap Chika.


"Jadi mereka anak dan suami mu Rin." Tanya nya, ia tidak menyangka laki laki yang dia kagumi adalah anak dan suami teman nya itu, dan Erin pun hanya mengangguk.


"Tolong temani Alfa, aku akan menemui Agus sebentar" Ucap nya io kepada sang istri.


"Baik lah jangan lama lama" Jawab nya dan io mengangguk dan berlalu pergi.


"Mom, ayo kita temui uncle Alen aku juga ingin bertemu dengan nya" Ucap Alfa kepada sang bunda, seakan akan tahu sifat sang putra, ia paham Alfa tidak menyukai wanita itu.


"Chik, aku tinggal dulu ya." Ucap Erin dan ia pun meninggalkan Chika.

__ADS_1


"Ia sangat beruntung, mendapatkan nya suami yang penyayang dan juga tampan aku sangka ia duren (duda keren)" Batin nya.


Setelah Erin meninggalkan Chika sendiri, ia pun segera menemui Alen.


********************************


Disisi lain, setelah rapat Zidan pun masih memikirkan Erina, entah pesona apa yang dimiliki Erin sehingga bisa membuat nya seorang Zidan memikirkan nya setiap detik.


"Apa aku harus merebut nya, benar benar aku tidak bisa berfikir jernih karena nya, pantas saja Ardiansyah ia mendekam di penjara karena ingin memiliki dia entah apa kelebihan nya itu sehingga membuat ku gila" Gumam nya lagi tak henti henti nya ia memikirkan istri orang itu.


"Aku harus cari cara untuk mendekatinya, dengan alasan apa pun agar aku juga bisa punya celah untuk setiap hari bertemu dengan nya" Batin Zidan ia sangat lah penasaran dengan wanita cerdas dan juga cantik itu.


"Fika, minta Ifan untuk memesan kamar di hotel Alfarisqi." Pinta nya ia membuat sekertaris nya itu tertanya tanya dalam hati nya.


"Baik pak." Ucap Fika dan ia pun berlalu untuk menemui Ifan asisten Zidan.


"Hei kenapa melamun" Tanya nya Ifan ia sedikit mengejutkan Fika yang masih memikir kan atasan nya itu.


"Pak Zidan meminta mu untuk memesan kamar di hotel Alfarisqi." Ucap nya Fika membuat Ifan tak kalah terkejut, dengan yang di kata kan Fika.


"Benar kah, sungguh cinta membuat nya buta, aku rasa ia akan menjadi pebinor" Tutur Ifan dan ia pun menahan tawa nya bersama Fika.


"Kau benar, apa pesona tampan nya tidak berlaku lagi sehingga ia mengingin kan istri orang." Ucap nya Fika dan Ifan pun menahan tawa nya.


"Baik lah cepat selesaikan tugasmu" Jawab Fika dan berlalu pergi meninggalkan Ifan.

__ADS_1


"Apa rencana mu pak bos, aku bisa saja untuk mencarikan mu anak gadis yang lebih muda dari nya bila kau mau, kenapa juga harus istri orang." Batin nya Ifan, stelah Ifan mengurus nya, apa yang di minta oleh atasan nya itu ia pun segera bergegas masuk dalam ruangan atasan nya tersebut.


"Apa sudah kau urus semua yang ku minta dan aku harap kau tidak banyak bertanya" Tutur nya seakan akan ia faham dengan Ifan.


"Tentu saja dan aku bukan wanita yang cerewet, aku ini laki laki sejati" Ucap nya menahan tawa.


"Tidak lucu, buat CEO hotel Alfarisqi itu untuk menjalin semua bisnis dengan kita, aku ingin sekali mendekati nya dan aku ingin setiap hari melihat wajah nya" Tutur Zidan yang juga seperti anak muda sedang kasmaran.


"Baik lah, aku akan mengerjakan nya semua pak, tapi ingat pak anda jangan melakukan hal bodoh juga seperti pak Ardiansyah, itu sangat memalukan" Ucap Ifan ia mengingat kan atasan nya itu.


"Kau mengenal ku bukan, apa waktu lima belas tahun kau bersama ku membuat mu belum faham dengan sikap ku" Tutur nya.


"Baik lah, akan ku kerjakan." Ucap nya dan berlalu meninggalkan ruangan nya.


********************************


Jika Zidan sedang memikirkan sejuta cara untuk mendekati Erin, lain hal nya dengan Ardi dia mendekam dipenjara untuk menjalani proses hukum, kini pun ia juga di tuntut dua pasal berlapis, pemalsuan identitas dan juga untuk pengrusakan mobil io yang mengakibat kan kecelakaan dan hilang nya ingatan Erina.


"Kenapa ibu sering kesini" Tanya nya pada sang ibunda, ia merasa bersalah membuat sang ibu seperti ini.


"Aku tidak bisa untuk tidak memikirkan mu, ibu selalu berdoa untuk mu agar kamu di juga di mudahkan semuanya walau, semua tidak mudah bagi mu, ini sudah jadi hal yang harus di pertanggung jawab kan atas perbuatan mu" Tutur sang ibu, wajah nya begitu sendu dan air mata pun sudah mengalir deras.


"Sudah lah Bu, Ardi tidak akan sanggup kalau melihat ibu seperti ini, aku akan meminta banding untuk meringankan hukumanku dan juga bila perlu aku akan memohon pada io" Tutur nya ia sangat khawatir melihat sang ibu seperti itu rasa nya ia sangat menyesal dan ia tidak akan sanggup.


"Ibu akan menemui nya, tapi kamu harus janji setelah ini harus berubah, lupa kan Erin dia bukan jodoh mu" Ucap nya, sang ibu ia juga merasa tersiksa. Melihat sang anak di dalam bui, tidur kedinginan tidak beralaskan apa pun membuat sang ibunda semakin sedih melihatnya

__ADS_1


"Maaf kan Ardi Bu, ibu tidak perlu untuk melakukan apa pun, biar Ardi urus sendiri tolong hubungi pengacara untuk ku Bu, itu saja sudah cukup ibu tidak perlu juga ikut mengurus nya." Ucap Ardi ia merasa kasihan terhadap sang ibu.


__ADS_2