
3 tahun kemudian
Raisa dengan bahagianya menyandang gelar sarjananya. Marvello, Celline, Valleyrina, Revano, Chiara, Viollet, dan Rolfie ikut menghadiri wisuda tersebut.
Setelah acara selesai mereka berfoto ria.
Setelah berfoto, Raisa tak lupa memposting salah satu fotonya di sosial medianya.
Sekejap, banyak komentar yang memberi selamat kepada Raisa.
"Akhirnya penantian selama ini terbayar sudah" gumam Raisa sambil tersenyum
Raisa teringat kejadian pagi tadi. Pagi pagi buta Celline dengan antusias memilah kan barang barang yang akan dikenakan Raisa saat wisudanya.
Tak hanya itu, Celline juga mempoleskan make-up yang sedikit tebal di wajah Raisa.
Raisa hanya menggerutu mengingat kejadian tadi pagi.
"Congrats Raisa ku!" ucap Viollet membuyarkan lamunan Raisa
"Ish Vio, bisa ga kagetin orang ga sih" ucap Raisa menggerutu
"Hehe, kok habis wisuda mukanya ditekuk sih? senyum dong." ucap Viollet menghibur
"Kalian ini ya, baru wisuda langsung kabur aja" ucap Celline terkekeh
Revano, Chiara, Valleyrina, Marvello, dan Rolfie datang menghampiri.
Chiara tengah sibuk dengan ponselnya, karena ia sedang melakukan siaran langsung di salah satu sosial medianya.
"Kak Vano, perut Chiara udah bunyi nih" ucap Chiara dengan memegang perutnya
"Astaga, baru aja kamu makan snack Ra" ucap Revano mengeleng gelengkan kepalanya
"Kan tadi Kak" ucap Chiara mengerucutkan bibirnya
__ADS_1
"Dasar perut karet" ucap Revano yang langsung mendapatkan jeweran dari Chiara
"Awh" Revano meringis
Semua orang tertawa melihat perbuatan adik kakak yang selalu berulah.
"Revano" ucap Raisa menatap Revano tajam
"Baiklah, baiklah. Ayo kita cari restoran terdekat." ucap Revano
Marvello segera pamit untuk pergi karena rapat di perusahaan.
Celline, Raisa, Valleyrina, Revano, dan Chiara segera memasuki mobil.
Viollet dan Rolfie memasuki mobil yang berbeda.
Di Restaurant
Meraka berbincang bincang hangan sambil menunggu pesanan mereka.
Tak henti hentinya Revano memandangi wajah Raisa lekat.
Raisa yang menyadari Revano hanya menutupi mukanya yang memerah.
Tak lama setelah itu pelayan datang dan menghidangkan pesanan mereka
"Kak Vano, kapan Kakak menikahi Kak Raisa?" ucap Chiara dengan wajah penasaran
"Secepatnya" ucap Revano sambil meminum minumannya. Sedangkan Raisa hanya memukul lengan Revano pelan
"Bukannya Kak Vano sudah membicarakan hal ini dengan Om Marvel?"
"Sudah, tetapi kata Om Marvel jangan terlalu buru buru untuk meminang anak gadisnya" ucap Revano sambil menggoda Raisa
"Kapan Kakak melamar Kak Raisa?"
__ADS_1
"Aku pastikan minggu ini juga" ucap Revano enteng. Sedangkan Raisa hanya terdiam
"Secepat itu?" Raisa membuka mulut
"Ya, keluarga besar kita telah mengetahuinya." ucap Revano sambil melanjutkan makannya
"Apakah ini candaan?" ucap Raisa tak mempercayai perkataan Revano
"Apa aku terlihat sedang bercanda?" ucap Revano memancarkan senyumannya
Valley hanya tersenyum masam melihat kehangatan hubungan Raisa dan Revano setelah renggang beberapa saat.
Memang beberapa saat hubungan Raisa dan Revano renggang karena kesibukkan masing masing. Tetapi mereka masih bisa mempertahankan hubungan mereka sampai tahap ini.
"Kak, aku akan ke toilet sebentar" ucap Valley
Raisa hanya mengangguk
Valleyrina bergegas meninggalkan mereka yang berbincang bincang hangat
Dengan pelan Valley melangkah menuju toilet. Memang Valley tidak menyukai Raisa ada disisi Revano. Valley juga telah mencoba beberapa cara agar Revano salah paham dengan Raisa tetapi rencananya tidak berhasil.
Valleyrina juga dikenal sebagai Sugar Baby para pengusaha. Valley menjadi Sugar Baby hanya untuk kebutuhan sematanya. Tetapi sejauh ini Marvello dan Celline belum mengetahui bahwa Valley menjadi simpanan pengusaha.
Hiii guys, balik lagi dengan Author.
Banyak yang dm aku nanyain kapan up.
Sebenarnya di Chapter 13 aku lupa kasih tau kalian kalau aku hiatus dulu kurang lebih selama 1 bulan.
Maaf yaa Author lupa memberi info 🙏
Dan jangan lupa buat komen, pencet tombol like dan lovenya.
Kalian juga bisa follow Ig Author @dvv.ns
__ADS_1
Domo Arigato 😊