
Saat ini Luna dan teman temannya sudah berada di sekolah, waktu menunjukkan pukul 06.20 menit
"Masih pagi Na, muka udah di tekuk aja" celetuk Melodi yang baru saja duduk di samping nya
"Masih ngantuk gue" jawab Luna sambil melihat kearah Melodi sekilas
"Gara gara semalem?" tanya Melodi
"Gue udah 3 kali mimpi yang sama"
Luna menundukkan kepala sambil bersandar pada bagian depan mobil nya bersama dengan Melodi
Kali ini mobil Luna berada ditengah lapangan karna digunakan untuk menaruh barang barang dari kakaknya beserta kedua sahabatnya, sedangkan mereka memilih mengendarai motor menuju sekolah Keterlaluan bukan?
"3 kali?" tanya Melodi tak percaya "serius Na?"
"Iya serius, masa iya masalah beginian gue becanda" jawab Luna dengan ekspresi serius
"Kapan?" tanya Melodi ingin tahu
"Pertama waktu kalian nginep dirumah gue waktu itu, kedua malem setelah gue bakar jailangkung sama anak anak, trus terakhir semalem" jelas Luna panjang lebar
"Trus Gimana?" tanya Melodi
"Jangan ceritain soal ini sama yang lain, gue yakin Dito juga udah lupa sama mimpi itu" jelas Luna lagi
"dia udah tahu?"
"dia gak dikasih tahu juga tahu sendiri Mel" jawab Luna santai
Tak lama Gavin, Dito, Cila, dan Imam sampai di sekolah dan langsung menemui Luna dan Melodi bersamaan dengan bunyi ponsel Luna.
"Gue angkat telfon bentar" kata Luna diangguki oleh Melodi
"Mau kemana tuh anak?" tanya Dito melihat ke pergian Luna
"Angkat telfon" jawab Melodi
"Kirain masih ngambek sama gue" kekeh Dito
"Lagian lo jadi orang kebangetan juga dit" protes Melodi
"Gue lupa Mel, itu juga gue keceplosan" jawab Dito meyakinkan
"Emang diapain tuh anak sama sih kampret" Tanya Gavin penasaran
"Dia nyebut Gery dong didepan Luna" jelas Melodi
"Cari mati lo dit, Luna masih gak bisa move on sejak meninggalnya gery" jelas Gavin sambil menjitak kepala Dito pelan
"Iya juga ya" Dito menyetujui
"Gak ada niatan duduk apa guys, cape gue" ucap Imam kepasa kelima temannya itu
"Iya juga sih" gumam Gavin
"Lah ini gue duduk" kekeh Melodi
"Iye elu, yang lain maksud gue" kesal Imam menjelaskan
"Biasa aja dong" kata Melodi sambil tertawa
"Udah, masih pagi pada ribut lagi berdua" gerutu Luna sambil berjalan melewati mereka
"Mau kemana wey?" tanya Dito kebingungan
"Kantin" jawabnya santai
"Ngapain?" tambahnya lagi
"Tidur" jawab Luna asal sementara kelima sahabatnya hanya tertawa mendapat jawaban seperti itu
"Ya lagian sengklek juga lo Dit, ke kantin ya mau makan lah" kesal Imam
Mereka berjalan kearah Kantin menyusul Luna untuk mengisi perut mereka
"Udah dapet gambaran tempatnya buat Camping?" tanya Imam tiba tiba
"Udah" jawab Luna, Melodi, dan Cila bersama
"Kompak bener" kekeh Gavin
__ADS_1
Luna menunjukkan foto lokasi yang sempat ia minta dari Axel kemarin
"Serius ini tempatnya Na?" tanya Gavin tak percaya
"iya" ucap Luna santai
"Na, gue serius gak lagi becanda. lo perhatiin tempatnya baik baik" ucap Gavin melihat kearah Luna duduk
"kenapa?" tanye Luna sambil memperhatikan foto itu kembali
"Dapet dari mana?" tanya Dito
"Kak Axel kemarin" jelas Luna sambil mengingat sesuatu
Saat itu juga Luna dan Gavin saling pandang kemungkinan mereka memikirkan hal yang sama.
"Kak Bara" kata Luna masih melihat ke arah Gavin
"Kenapa?" tanya Imam bingung
"Gue gak bisa jelasin sekarang, Na mending kita cari kak Bara sebelum berangkat" tanpa menjawab Luna segera beranjak menuju lapangan
"Gue yang ngajak, gue yang diting gal" gerutu Gavin berjalan menyusul Luna
Di lapangan....
"Kak Fais, kak Bara mana?" tanya Luna sambil ngos ngosan
"Ada di bus" Jawab Faisal melihat sang adik di susul Axel
"Berangkat berapa lama lagi?" tanya Gavin
"Sekitar 10 menit lagi, kenapa emang?" tanya Axel
"Ada yang mau kita tanyain sama kak Bara"
Luna dan Gavin berjalan menuju bus berada untuk mencari keberadaan Bara
"Kak Bara, bisa Bicara bentar?" kata Luna yang sudah berada di pintu bus
"Wait, kalian turun aja dulu" Jawab Bara yang melanjutkan obrolannya dengan Nino
Luna dan Gavin menunggu di depan Bus hingga Bara keluar
"Jadi?" tanya Gavin Tho the point
"selama kita gak ganggu kita bakal aman, begitu sebaliknya ngertikan maksud kakak?" kata Bara pada mere ka berdua
"Hadeeh baru juga tenang gue" keluh Luna
"Tenang Na! Jangan dipikirin" ucap Gavin
"Nah bener, mending sekarang kalian siap siap" ucapan Bara diangguki Luna dan Gavin
"sebentar lagi kita berang kat" tambah nya
Di Kantin.......!
"Soal Hutan itu gak aman buat Gue sama Luna karna kita pernah naruh satu sosok yang lumayan gila energi nya di hutan itu" Jelas Gavin pada keempat temannya
"Sosok di gedung itu?" tanya Dito
"Iya, kita sama kak Bara pernah bantu ngebersihin gedung yang mau di pake lagi" jawab Luna
"Terus?" tanya Cila
"selama kita gak bikin ulah duluan mereka gak akan ganggu"
____
"Kenapa? Ngelamun gitu?" tanya Dito berhasil membuyarkan lamunan Luna
Saat ini mereka masih berada di Bus, perjalanan mereka masih sangat lama
"apa?" tanya Luna terkejut dengan ucapan Doni
"Kenapa?" tanya Dito tersenyum ke arah Luna
Luna tak langsung menjawab pertanyaan Dito, ia ragu apakah dia harus menceritakan soal mimpinya atau tidak
"Apa gue cerita aja ya sama Dito" ucap Luna dalam hati
__ADS_1
"Na" kata Dito lembut karna ia menyadari sebagian teman temannya tertidur termasuk 4 sahabatnya
"soal mimpi gue" jawab Luna tiba tiba
"Kenapa Lo mimpi yang sama lagi?" tanya Dito khawatir di angguki oleh Luna
"Kapan?" tanya Dito ingin tahu
"Semalem, tapi ada yang aneh dari mimpi gue semalem" ucap lirih Luna
"Aneh gimana?" Dito menarik tangan Luna lalu menggenggam tangannya
"Semalem itu kaya ada yang nahan tubuh gue, tapi gak ada orang yang megang atau nahan gue di sana Ngertikan maksud gue?" jelas Luna panjang lebar
"Berarti di mimpi lo cuma ada cowok misterius itu aja" Luna menganguk sebagai jawaban
"Gue takut Dit" lirih Luna
"Ada gue di sini yang bakal jagain lo" ucap Dito menenangkan lalu menarik Luna kedalam pelukannya
"kalo itu beneran gimana?" tanya Luna ketakutan
"enggak! itu gak bakal terjadi percaya sama gue, itu cuma mimpi" ucap Dito mencoba untuk menenangkan
"Iya menurut lo cuma mimpi, menurut gue udah kaya nyata" jelas Luna serius
"Maksudnya lo ditarik ke mimpi seseorang gitu?"
"Kayaknya sih iya"
"Berarti ada yang minta tolong sama lo, dan ada kemungkinan dia udah mati" celetuk Dito
"Heh! Itu orang bukan Kucing, main mati aja" protes Luna
"Eh iya, tahu ah mending tidur" Gumam Dito menyetujui
"Harus banget ya gini?" tanya Luna melirik ke arah Dito "lepasin napa sih"
"Gamau" gumam Dito yang sudah menutup matanya
"Dasar!" dengus Luna sementara Dito hanya tersenyum
Percuma saja jika Luna ingin mele paskan diri dari Dito tenaganya tak akan kuat, jadilah mereka tidur dgn posisi Luna berada di dada Dito.
Di Lokasi.....
Setelah hampir 5 Jam dalam perjalanan akhirnya mereka sampai di lokasi camping karna waktu menunjukkan pukul 12.00 terik matahari sangat menyengat kekulit
"Bagus ya! Baru juga sampe udah panas aja" gerutu Cila
"Lah siang Cil jelas panas, Kalo malem dingin" jawab Melodi asal
"Baru bangun tidur jadi sengklek nih anak" gerutuan Imam berhasil mendapatkan jitakan dari melodi
"Aduh! Sakit" protes Imam sambil memegang kepalanya yang sakit
"Bodoamat" jawab Melodi singkat
Sementara sahabatnya yang lain hanya melihat adegan itu dengan gelengan kepala saja
"Baru juga sampe dan satu lagi kita satu kelompok. kalo tiap hari ribut gini gue geplak lu berdua mau?" tanya Luna melihat kearah Iman dan Melodi
"Enggak" Kata mereka kompak
"Mau berdiri di sini aja?" Tanya Dito sambil memakaikan topi yang dari pagi ia gunakan pada Luna
"Tuh tempat Kayaknya bisa buat duduk, sambil nunggu 2 bus lain" kata Gavin sambil menunjuk tempat yang dimaksud
"Kegedean Bambang" kesal Luna sambil melepas topi yang Dito pakaikan
"Tinggal kecilin, gampang kan?" gumam Dito sambil menarik topi dari tangan Luna
Siswa SMA MUTIARA berangkat menggunakan 3 bus berukuran sedang, sedangkan yang samapi lokasi masih bus yang Luna dan yang lainnya.
"Iye in aja deh, biar gak ribet" celetuk Luna
"Iye ribet yang berujung ribut" kekeh Gavin
"Emang temen lu aje tuh kerjaan nya ngadi ngadi mulu" protes Luna
"Dari dulu kalo itu mah" tambah Gavin
__ADS_1
"Nah kalo barusan itu baru ngajak ribut" kata Dito yang mengembalikan topinya di kepala Luna