Evil System : Hero To Villain

Evil System : Hero To Villain
CHP 98 : Rasa Benci Dan Peduli


__ADS_3

CHP 98


>Universe Quatzer - Planet QG Huens.


Terlihat Quatzer King sedang berjalan menuju ruangannya sembari membawa sebuah Kaca tembus pandang.


Tetapi itu bukan kaca biasa, Kaca itu bernama Kaca Waktu... Kaca itu bisa melihat kejadian dari waktu di masa lalu atau pun dari masa depan tanpa ada kesalahan sama sekali.


Setelah itu dia sampai keruangannya, dan dia segara duduk di kursi pribadinya itu "Baiklah,waktunya melihat apakah dia berbohong atau tidak."


""


Kaca itu mulai mengeluarkan sebuah kejadian,dan kejadian itu adalah....


>Di Dungeon Ren.


Terlihat ada 5 orang yang ada di pintu masuk Dungeon Ren Itu, Mereka adalah Retwo(Tiruan Ren),Akemi,Ley,Yato,dan Eiji.


"Sepertinya kita tidak bisa memasuki'nya."Ucap Eiji


"Benar,Mau sekeras apapun kita berusaha... Kita tidak bisa memasukinya saja."Lanjut Ley


"Walaupun kita sudah mendapatkan kekuatan Quatzer, kita tidak bisa melewatinya."Lanjut Akemi


"Tidak hanya itu,kita bahkan sudah pergi kemasa lalu, tetapi Penghalang ini juga terhubung ke masa lalu juga. Sungguh mengesalkan si Sialan itu!"Lanjut Yato yang kesal.


Sedangkan Retwo,dia hanya menatap penghalang itu dengan tatapan dingin tanpa ada ekspresi sama sekali, setelah itu dia mulai maju


"Penghalang ini dirancang hanya Ren Arata saja yang bisa melewatinya saja. Tapi aku adalah tiruan sempurnanya,jadi aku bisa melewatinya tanpa ada halangan sama sekali."Ucap Retwo.


Sementara itu mereka menjadi sangat senang setelah dia melihat Retwo melewatinya tetapi agak kecewa melihat mereka sendiri tidak bisa memasukinya.


"Kalian tunggu saja keluar, aku akan menghabisi semuanya yang ada di dalam!"Perintah Retwo dengan tatapan dingin kepada lainnya.


Sementara itu mereka melihat tatapan Retwo membuat mereka menjadi merinding "Ba-baiklah."


Setelah itu Retwo masuk ke dalam Dungeon.


"Apakah dia akan melakukannya?"Ucap Ragu Akemi.


"Ya, dia pasti melakukannya. Karena dia adalah Ren Arata teman lama ku yang asli!"Ujar Ley yang tersenyum.


"Ku harap begitu."Lanjut Yato.


"Tetapi... Kita harus percaya padanya, dia adalah harapan kita satu-satunya."Lanjut Eiji...


Eiji yang dulunya adalah Pahlawan, dia juga merasakan aura pahlawan di dalam Retwo itu.


"Benar... Dia adalah Pahlawan Kita!"Ucap Eiji.


*********


Sementara itu di sisi Retwo, dia berjalan melewati setiap lantai tanpa ada halangan sekalipun... Monster - monster di setiap lantai itu tidak ada yang berani melawan Retwo karena mereka menganggap dia adalah tuannya.


Tetapi nyatanya tidak, dia adalah Tiruan Sempurna dari sang Absolute di Universenya.


"Mereka semua mengaggapku sebagai tuannya, mengesalkan... Kenapa aku harus menjadi tiruannya(Ren Arata)?"


Retwo sangat kesal melihat itu dan lalu ia membantai semua monster itu "Mati kalian semua!"


Miliyaran Monster Tingkat tinggi semuanya mati hanya 1 kibasan katananya saja, dan semuanya mati dalam sekejab...


Di mulai dari Lantai 10 sampai lantai ... Semua monster yang ada mati hanya dengan 1 kibasan katanya.


'Aku benci,Aku benci kepada semua yang menyamakan'ku dengannya itu!'

__ADS_1


Di dalam hatinya hanya ada kebencian, dia tidak mau di samakan dengan Pahlawan Abadi itu. Tetapi itu adalah kenyataannya, dia hanya tiruan darinya.


'Aku benci!Aku benci! Aku membenci semua yang menyakan'ku dengan Pahlawan itu!'


Kebencian kepada Pahlawan Abadi itu menjadi semakin bertambah.


'Semuanya, Ibu,Adik,Ayah,Kakak,dan seluruh teman'ku mengira bahwa dia adalah aku!... Aku....'


"AKU BENCI DENGAN HAL ITU!"


Dia terus maju sampai kelantai atas, tetapi sebelum itu dia membantai semua monster - monster yang ada di dalam lantai itu dengan penuh kebencian.


'Kenapa... Kenapa... Dia yang harus menderita?Padahal dia yang terlahir dari harapan. Sedangkan aku di ciptakan dari sang Absolute lalu setelah aku lahir menerima kekuatan dari kebencian!'


Dia mulai meneteskan air mantanya.


'Tapi kenapa aku yang menerima kebahagiaan? Lalu kenapa dia yang menderita? Ini tidak adil!'


"AKU BENCI JUGA HAL ITU!"


Emosi kebencian atau kepedulian itu saling bercampur, pada akhirnya emosinya menjadi tidak jelas.


Apakah dia membenci sang Pahlawan?atau peduli dan merasa kasihan dengan sang Pahlawan? Itu sama sekali tidak jelaz.


Sekarang dia terus maju,naik dan membantai monster di Setiap Lantai Dungeon lantai.


Hingga dia sampai ke lantai 100.


Di sana hanya terlihat tempat kosong tetapi juga sangat mewah di sana.


"Tidak ada di sini. Di mana mereka?"


Retwo agak bingung, menurut informasih bahwa semua anak Ren berada di lantai paling Atas. Tetapi Retwo memiliki cara lain untuk mengetahuinya.


Setelah itu Retwo mulai memunculkan sebuah lingkaran sihir di depannya. Lalu ia memutar lingkaran sihir itu menggunakan tangannya.


Setelah itu muncul sebuah gambaran hologram 3D dan menampilkan setiap kejadian - kejadian yang ada di waktu sebelumnya.


Retwo melihat semua kejadian itu dimulai dari para ibu anak - anak Ren melahirkan Anak'nya lalu dimana mereka berusaha membesarkan Anak mereka tanpa ada ayahnya yaitu Pahlawan Abadi: Ren Arata.


Tidak hanya itu, mereka selalu menunggu kepulangan Ren Arata untuk memberikan nama kepada anak - anaknya.


Di balik kejadian itu terdapat perasaan yang amat dalam dimana seorang Ibu dan Anaknya menunggu kepulangan sang Ayah.


Retwo yang melihatnya hanya merasa sedih dan sedikit meneteskan Air Matanya.


'Sial...,kenapa anak - anak itu harus menerima takdir yang sangat kejam seperti ayah mereka!'


"Tetapi demi untuk menghindari mereka terikat Takdir itu sebelum menjadi lebih kuat. Aku harus membunuh mereka!"


Sekarang Retwo sudah tahu bahwa mereka ada dimana sekarang setelah melihat kejadian waktu sebelumnya.


""


Setelah itu muncul sebuah lubang dimensi yang menghubungkan ke Dimensi tempat Anak - anak beserta ibu mereka berada.


Lalu Retwo memasukinya. Di sana terlihat sebuah ruangan yang sangat megah dan disana ada 10 Wanita lalu 10 Anak yang masih sangat kecil.


(Note: Untuk sisa wanita yang dulunya di bawa Ren ke dalam Dungeon dan tidak memiliki anak. Sudah di buang ke keluar dalam Dungeon)


Yang pasti 10 wanita itu adalah ibu dari anak - anak itu. "Mulai dari sekarang Ini adalah pilihan'ku."


Setelah itu Retwo mulai mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat, dan dia terus berjalan menuju anak - anak itu dan ibu mereka.


Retwo juga melihat dan sangat marah karena Tunangan'nya juga telah di hamili oleh Pahlawan Abadi itu.

__ADS_1


'Sialan. Sialan! Kenapa ini semua terjadi?!'


Setelah itu Salah satu wanita melihat Retwo. Dan dia adalah Mai... Seorang Bangsawan yang dulunya adalah teman masa kecil Retwo.


Tetapi kini dia sudah menjadi seorang ibu dan dia sedang menggendong Anaknya dan mendekatinya.


"Ren!"Teriak Mai yang mendekat dengan perasaan senang.


"Ren... Lihat, ini anak kita! Dia laki - laki. Kira - kira kita namai siapa ya?"Dengan penuh kesenangan ,Dia langsung memperlihatkan AnakNya dan Ren.


Dan itu membuat Retwo menjadi semakin jengkel. Tetapi kali ini Retwo hanya diam tidak menanggapi.


Yang lainnya pun mendengar dan melihatnya pun datang dengan perasaan senang sembari membopong anak - anak mereka.


"Ren, Akhir'nya kau sudah pulang!Aku sangat merindukanmu"Lalu Gadis berambut Perak berbicara kepada Retwo dan tetap mengira bahwa dia adalah Ren.


Gadis itu adalah Alicia, dia dulunya adalah Penyihir terkuat di Dunia ini... Tapi sekarang dia sudah menjadi bagian dari Harem si Ren. Tidak hanya itu,sekarang ia juga sedang menggendong Anak'nya


"Lihat Anak kita Ren. Dia perempuan yang sangat cantik! Aku sangat senang akhirnya kau datang."Senang Alicia yang di wajahnya berlinang air mata kebahagiaan.


Lalu Aika dan Elaina mulai berbicara


"Kau kemana saja bodoh. Aku sudah menunggumu begitu lama! Lihat Anak kita Perempuan."Kesal Aika tetapi dia juga senang dengan kedatangan Ren. Tetapi nyatanya dia adalah Retwo, bukan Ren.


"Oh ya, Ren... Sekarang Lilith dalam masa Persalinan. Jadi apakah kau mau melihatnya? Dan aku melahirkan Anak Laki - laki."Ucap Elaina dengan penuh senyuman.


Setelah itu Asahi menarik lengan Retwo dengan muka membenam kebawah


"Ren..., Aku sudah berhasil melahirkan Anak'mu. Apakah kau senang? Dia laki - laki."Asahi dulunya adalah seorang pahlawan dan mencintai Eiji... Tetapi sekarang tidak. Dia sudah mencintai Ren Arata.


Dan wanita yang agak mirip dengan Mai datang. Dia adalah Liana Frankes yang dulunya adalah Ibu Mai Frankes "Sudah lama sekali aku menunggu mu Ren. Anak kita ternyata Perempuan."


Dan Yui datang "Tuan, Lihatlah Anak kita sangat Imut. Dia Perempuan juga!"


Lalu Silya juga datang dan mengatakan


"Hehehe... Tuan Ren, aku sangat bahagia. Aku melahirkan Anak Laki - laki yang sangat tampan, Tapi kenapa Rambut Anda Sebelah Hitam dan Sebelah Putih?"


"Ren. Ku harap kau senang, Aku melahirkan anak Laki - laki. Tolong beri kepada anak kita!"Ucap Yukina


"Tuan Ren, Saya merindukan anda... Dan saya melahirkan anak Perempuan!"


Sedangkan Serina yang sedang menggendong Anak Laki - lakinya... Dia mulai meyadari ada yang aneh dengan Ren. Semuanya tidak ada keanehan, tetapi yang aneh adalah Kekuatan Quatzer ada di dalam tubuhnya.


Lalu ia tahu bahwa dia adalah Tiruan Ren Arata, lalu yang menyelamatkan dan Memberinya kekuatan Quatzer hanyalah Quatzer King.


"Semuanya Larilah! Dia bukan Ren yang kita cintai! Dia orang lain!"


Tapi Serina terlambat menyadari hal itu. Dan hal itu membuat semuanya berakibat fatal "Mati kalian semua."


Retwo mengayunkan katananya dan ingin menebas Semua Anak - Anak Ren. Tetapi...


*SRING!*


Silya menghadang dan menjadi pelindung bagi anak - anak Ren. Tetapi sebelum itu dia menitipkan Anaknya ke Aika "Guhak!"Silya memuntahkan sedeguk darah.


"Silya!"Teriak Aika dan lainnya.


"Sepertinya rasa cinta'ku kepada Ren masih kurang. Sampai aku tidak menyada---"


"Berisik!"


*SRING!*


Sebelum Silya menyelesaikan perkataannya, Retwo langsung memotong tubuh beserta leher Silya menjadi beberapa potongan.

__ADS_1


__ADS_2