
>Lantai 75.
Rupa Lantai 75 hanya ada bebatuan yang sangat besar dengan tebing - tebing yang menjulang tinggi lalu langit yang terlihat agak hitam.
Sementara itu,Eiji dan lainnya sekarang sudah mencapai lantai 75 dan apa yang terjadi di lantai 50 mereka tidak akan merasakan apapun jika mereka sudah berada di lantai lain.
Alasannya adalah Di lantai 50 itu seperti dunia yang lain dan setiap lantai itu hanya dunia kosong yang di isi sesuai keinginan sang pencipta.
Eiji dan teman - temannya sekarang sedang berhadapan dengan wanita yang sangat kuat, dia memiliki rambut berwarna pirang yang bercampur dengan warna merah muda. Kulitnya seputih susu begitu juga wajahnya yang sudah melebihi kata cantik dan dia sedang memakai pakaian Maid.
Dia adalah Silya Reai, seorang Dewi Api yang sekarang menjadi Budak Ren.
Dan Asahi dan Eiji melihat statusnya.
[<>Nama : Silya Reai<>]
[<>Level : 6.000/6.000<>]
[<>Ras : God.(Dewi Api)<>]
[<>Umur : 1.600 Tahun<>]
[<>HP : 4.000.000.000/4.000.000.000<>]
[<>MP : 5.900.000.000/5.900.000.000<>]
Stat:
[<>Kekuatan : 80.009.000 <>]
[<>Pertahanan : 75.785.080 <>]
[<>Kecepatan : 77.077.700 <>]
Skil :
[<>Evolution Fire Magic<>],[<>Regenerasi<>],[<>Mana Super Bost<>],[<>Element Manipulation<>],[Bost]
INFO SKIL :
•Evolution Fire Magic : Skil yang hanya di miliki oleh dewi api, skil ini bisa menggabungkan atau meningkatkan sihir api ke tingkat yang lebih tinggi... Bisa di bilang menciptakan sihir baru yang bertipe Api.
•Regenerasi : Semua luka fisik akan sembuh hanya dalam beberapa detik.
•Mana Super Bost : Membuat pengguna meregenerasi mana secara otomatis dengan sangat cepat dan membuat mana pengguna tidak ada habisnya walaupun dalam penggunaan boros
•Element Manipulation : Dapat memanipulasi elemen apapun seperti bisa menggabungkan Elemen yang berlawanan seperti Api dan Air.
•Bost : Dapat meningkatkan statistik pengguna menjadi 10 kali lipat dalam kurun waktu 1 hari.
<<<<<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Setelah melihat Status dari wanita itu, Asahi dan Eiji sangat terkejut karena yang sedang di lawannya adalah Seorang Dewi.
Apalagi mereka berdua seperti mengenal Dewi itu.
"Bukannya dia tunangannya milik Dewa Penghancur Raiga Gaksa?" Asahi kaget dan tercengang menatap Dewi yang ada di depannya itu.
Sebelum Eiji dan Asahi belum bertemu dengan Yato,Fera dan Nadia Dewa yang memanggil mereka menghubungi mereka lewat telepati.
Dan Dewa itu memberitahu identitasnya yaitu " Dewa Panghancur " yang bernama "Raiga Daksa" kepada Eiji dan Asahi lalu dia menceritakan alasan kenapa dirinya memanggil mereka berdua.
Mereka berdua mendengar seluruh cerita dewa itu dan mereka agak marah karena alasan kenapa mereka di panggil hanya untuk membalaskan dendam juga mereka merasakan sedih karena mendengar cerita dari dewa itu sehingga Dewa itu menyimpan dendam kepada Pahlawan itu.
Cerita yang mereka dengar seperti ini :
"Aku memiliki seorang Tunangan yaitu Dewi Api yang bernama Silya Reai di saat itu dia menerima tugas penting yaitu memanggil pahlawan. Tetapi ternyata pahlawan yang di panggil Silya bukan pahlawan baik tetapi Pahlawan Jahat yang sangat kuat bahkan Silya tidak mampu menghadapinya. Setelah Itu Silya di perkosa oleh Pahlawan itu dengan sangat kejam.
Di saat itu aku tidak menyadari bahwa pemanggilan pahlawan itu menjadi bencana bagi Silya. Di saat aku datang ke tempat pemanggilan untuk menemui Silya aku sangat terkejut dengan pemandangan yang ada di sana. Aku melihat gaun Silya yang robek tergeletak di lantai aula pemanggilan dan Aku melihat Silya tubuhnya sedang di gantung dengan keadaan telanjang.
Lalu aku sangat terkejut aku segera menyelamat Silya tetapi di saat aku mengetahui bahwa Silya habis di perkosa oleh seorang Pahlawan aku sangat marah dan sangat sedih dengan apa yang di alami Silya... Dan Silya mati
Karena seorang Dewi yang sudah tidak suci setelah bersetubuh dengan seorang Pria sebelum menikah maka Dewi itu akan kehilangan jiwanya dan mati...,"
Sekarang Asahi dan Eiji menjadi sangat bingung karena yang di ceritakan Dewa penghancur Raiga bahwa Dewi Api Silya telah mati tapi lantas yang di depan itu siapa? Pikiran Asahi dan Eiji penuh dengan tanda tanya.
"Apakah kamu Dewi Api Silya?"Tanya Asahi yang agak ragu.
Silya pun agak terkejut dengan apa yang di baru dia dengar.
"Benar, dan bagaimana kau tahu?Apakah kau memiliki skil yang bisa melihat Status orang lain?" Ucap Silya dengan nada lembut.
__ADS_1
Walaupun sekarang Silya sudah menjadi budak Ren, Silya akan bersikap santai kepada Siapapun kecuali jika orang itu sudah menghina Ren maka sikapnya akan menjadi sangat kejam.
"Y-Ya... Saya memilikinya!" ucap Asahi yang agak gagap.
"Begitu? Kalau boleh aku tahu siapa namamu? Dan siapa 3 orang yang di belakangmu?" Ucap Silya dengan nada lembut.
"Nama Saya adalah Asahi, lalu laki yang ada di belakang saya namanya Eiji, Lalu kedua wanita yang di belakang Saya Fera dia memiliki ras Elf dan Nadia sama seperti saya dan Eiji yaitu manusia."
Lalu mereka semua membungkukan badannya dengan hormat. Karena mereka semua tahu bahwa kekuatan satu seorang Dewa/Dewi itu sudah bisa menghancurkan Dunia dalam satu serangan.
Dan Juga Asahi dan Lainnya tahu dengan perbedaan level yang sangat banyak itu. Jadi mereka tidak ingin melawan Dewi itu dan memilih untuk berbicara dengannya baik - baik.
"Oh ya, Kalian bertiga sangat cantik. Dan nama kamu Asahi kan?" Lirik Asahi dengan lembut.
"Ya. Nama saya Asahi." Ucap Asahi dengan sopan.
"Kau itu cukup kuat seukuran manusia yang memiliki Job Pahlawan. Dan juga laki - laki di sana juga memiliki Job Pahlawan."
"Be-Benar saya masih kalah jauh jika di bandingkan dengan anda, kekuatan dan kecantikan anda sudah jauh melebihi saya." Ucap Asahi dengan hormat.
""Be-benar,Anda adalah wanita tercantik yang pernah kami lihat."" Hormat Fera dan Nadia.
Lalu Asahi, Fera dan Nadia tunduk di depan Silya seperti tunduk sedang berhadapan dengan seorang raja.
Lalu Yato melihat semua temannya tunduk Yato pun menirukan mereka.
"Oh ya,Kalau boleh tahu apakah kau Dan Eiji sepasang kekasih?"Tanya Silya yang di tunjukan kepada Ashi
Mendengar itu Wajah Asahi memerah.
"T-tidak,kami bukan sepasang kekasih!"Ucap Asahi yang terbata - bata.
"Bagus, Kau sangat cocok untuk menjadi salah satu budak untuk Tuan Ren." Silya tersenyum mendengar jawaban Asahi lalu kemudian Silya mulai menatap tajam Eiji ,Fera dan Nadia dengan niat membunuhnya
"Karena kalian bertiga tidak di butuhkan maka matilah!" Lalu Asahi memunculkan sebuah Api Hitam yang berbentuk tombak yang sangat besar.
Dan kemudian mereka semua terkejut dengan tindakan Silya.
"T-tunggu Dewi! Jangan lakukan itu! Kami ke sini bermaksud baik!" Halang Asahi.
"Minggir, kau itu berguna untuk Tuan Ren." Ucap Silya dengan dingin.
"Tidak akan!" Tolak Asahi.
"Kalau begitu matilah!"
Tombak api hitam yang sebesar gedung itu meluncur seperti peluru ke arah Asahi dan Lainnya.
"" Asahi menteleportasikan dirinya dan teman-temannya ke wilayah yang tidak terkena dampak ledakan
*BOOOOM!*
Ledakan yang sudah seperti penghancur Benua membuat tanah mengeluarkan lava nya Dan gempa di dalam Lantai 75 membuat Tanah retak lalu keluar semburan lava ke mana - mana.
...********...
Sedangkan Di sisi Silya dan lainnya.
"Ini sangat kuat!" Kaget Eiji.
"Bagaimana ini? Kita sekarang melawan ras Dewi. Kita dalam masalah besar." Ucap Fera dengan panik.
"Tenanglah Fera, Pasti Asahi punya cara." Nadia menenangkan Fera.
Sedangkan Asahi berfikir keras, dia menggigit jarinya sangking kerasnya berfikir.
'Bagaimana ini? Bahkan jika kami berempat melawannya tetapi tidak bisa mengalahkannya.'
'Aku tidak ingin mereka betigamati, terutama Eiji dia sangat penting bagiku! Jika hanya aku yang mati ini sudah cukup asalkan mereka selamat.'
Sekarang mereka bertiga menunggu Asahi angkat bicara.
"Aku mempunyai solusinya." Ucap Asahi dengan tenang.
"""Apa?cepat katakan Asahi""" Ucap Eiji,Fera dan Nadia secara bersamaan.
"Aku akan menyerahkan diriku kepada Dewi Silya itu, dia bilang bahwa Tuannya yang bernama Ren itu aku bisa berguna untuknya."
Mendengar perkataan Asahi mereka sangat terkejut. Tapi yang paling terkejut adalah Eiji.
"Eh?Apa maksudmu Asahi?" Tanya Eiji yang tidak percaya.
"Sudah ku bilang aku akan menyerahkan diriku dan aku akan bernegosiasi untuk membiarkan kalian bertiga pergi sebagai ganti diriku." Ucap Asahi dengan tenang tetapi sebenarnya dia ketakutan.
"Ka-kau tidak boleh melakukan itu Asahi! Apakah kau tahu bagaimana kejinya si pembuat Dungeon ini yang bernama Ren?!" Larang Fera.
__ADS_1
"Benar, Kau tidak boleh melakukan itu! Kau hanya akan jadi pemuas nafsunya saja!Ku mohon pikirkan lagi Asahi!"Sambung Nadia.
"A-aku sudah tahu, tapi yang penting kalian selamat. Jika hanya diriku saja yang di korbankan untuk membuat kalian selamat itu sudah cukup untukku." Ucap Asahi yang tubuhnya bergetar ketakutan, tetapi dia tidak punya pilihan lain untuk melakukannya.
Sedangkan Eiji melihat Asahi yang gemetaran dia pun merasa bahwa dirinya tidak berguna sama sekali.
"Aku akan tetap melalukannya asalkan kalian bisa selamat dari sini!"
Tubuh Asahi gemetar ketakutan , ya itu wajar karena dia tidak tahu penderitaan apa yang akan datang jika dia menyerahkan dirinya.
Tetapi kemudian...
Pluk!
Eiji memeluk dengan erat tubuh Asahi.
"Aku tidak akan membiarkan kau melakukan itu Asahi! Kau itu sangat penting lebih dari apapun!" Teriak Eiji sambil memeluk Asahi dengat erat.
"Eh?" Asahi sangat terkejut dengan apa yang di lakukan Eiji.
"Kau pernah mengatakannya kan?! 'Apapun yang kita hadapi?Kita pasti akan selalu bersama.' Kau mengatakan itu padaku!
"Asahi kau tidak tahu sebarapa pentingnya dirimu bagiku, aku tidak ingin kehilanganmu. Aku tidak akan membiarkan kau mengorbankan dirimu demi kami!"
"Ta-tapi la-lawan kita adalah seorang dewi! Kau melihatnya bagaimana kuatnya dia?! Mustahil bagi kita mengalahkannya!"
"Pasti ada cara! Seperti yang kita lalui saat kita pertama kali datang kedunia ini! kita berjuang bersama - sama,kita bertarung bersama! kita bahkan dapat mengalahkan lawan yang jauh lebih kuat dari kita!"
"Asalkan kita bisa bersama kita pasti bisa melakukan apapun! jadi jangan menyerah dan mengorbankan dirimu demi keselamatan kami!"
Mendengar perkataan Eiji ,Asahi mulai menangis dan air mata mulai menetes dengan deras.
"A-aku sebenarnya tidak ingin melalukan itu! aku sangat takut! aku sangat takut menanti apa yang terjadi jika aku melakukan itu!"
"Aku sangat takut! Tetapi aku lebih takut jika sampai kehilanganmu...,Aku juga tidak ingin kehilanganmu, kau juga sangat penting bagiku!"
"Aku sebenarnya mencintaimu! aku sangat mencintaimu! aku mencintaimu bukan sebagai teman tapi sebagai kekasih! aku selama ini selalu mencintaimu saat kita datang kedunia ini!"
"Aku sangat mencintaimu!Aku tidak ingin kehilanganmu!"
Alicia mengungkapkan apa yang dia rasakan kepada Eiji... bagaimana dia merasa takut dan cinta,Asahi memberi tahu semuanya dengan menangis di pelukan Eiji.
Sedangkan Eiji pun sangat kaget apa yang di rasakan Asahi.
"Maaf karena aku tidak menyadari perasaanmu yang sebenarnya..., Tapi asal kau tahu aku juga mencintaimu tetapi aku tidak berani mengungkapkannya karena aku merasa tidak pantas untukmu."
"Aku merasa kau jauh dariku walaupun sekarang kau sangat dekat denganku, Tapi setelah mendengar kau mencintaiku...,Aku sangat senang seakan air mataku ingin mengalir Asahi."
"Jadi sekarang aku tidak perlu ragu untuk menyatakan cintaku, aku sangat mencintaimu..."
Cump..
Eiji mencium bibir Asahi dengan lembut, perasaan cinta yang lama terpendam jauh akhirnya telah keluarkan sekarang.
Seperti musim dingin berganti musim semi. Bunga yang tertutup salju dan terlihat indah saat musim tiba. seperti itulah cinta mereka berdua.
Eiji pun melepaskan ciumannya, lalu wajah mereka memerah.
"I-ini pertama kalinya aku berciuman Eiji.."Ucap Asahi yang wajahnya memerah.
"Aku juga..."
"Selamanya kita akan selalu bersama Asahi?"
"Ya...Kita akan selalu bersama selamanya!"
Lalu tiba - tiba sebuah Api Emas berbentuk naga menyerang Asahi,Eiji dan lainnya.
"" / "Kami sangat senang kalian bisa saling menyatakan cinta!" Teriak Senang Fera."Jadi! Mari kita kalahkan Dewi itu bersama!"Lanjut Nadia.""HAAAAAAAA!"" Dengan sekuat tenaga mereka berdua membuat Api Emas berbentuk naga ith terpantul dan hancur dengan sihir perisai mereka berdua yang saling bersatu.""YAAA!"" Balas Eiji dan Asahi dengan semangat lalu menatap satu sama lain dengan senyuman.Author : Yoo... maaf ya di chap inu kebanyakan drama dari pada Actionnya wkwkw,kan seperti yang saya bilang di sini tidak ada genre Actionnya jadinya sangat jarang untuk Actionnya. dan jika ada? gak epic sama sekali wkwkw Sad banget ya saya gak bisa bikin action yang epic - epic, padahal saya pengin banget buat Action yang epic loh kayak novel sebelah itu... Ya mungkin perlu banyak belajar lagi karena saya juga Author Amatiran yang masih kalah jauh dari yang lain.Oh ya Jangan lupa Like,Vote,Komen dan Rate Bintang 5 supaya Saya semangat updatenya.Oh ya jika ada yang lupa ilustrasi dari Asahi dan Eiji?maka saya akan tampilkan lagi.Tuh udah gw tampilin ya,jadi jangan nanya ilustrasinya oke?Okelah wkwk...~Salam Dari Author Riza~...
"Kami sangat senang kalian bisa saling menyatakan cinta!" Teriak Senang Fera.
"Jadi! Mari kita kalahkan Dewi itu bersama!"Lanjut Nadia.
""HAAAAAAAA!"" Dengan sekuat tenaga mereka berdua membuat Api Emas berbentuk naga ith terpantul dan hancur dengan sihir perisai mereka berdua yang saling bersatu.
""YAAA!"" Balas Eiji dan Asahi dengan semangat lalu menatap satu sama lain dengan senyuman.
Author : Yoo... maaf ya di chap inu kebanyakan drama dari pada Actionnya wkwkw,kan seperti yang saya bilang di sini tidak ada genre Actionnya jadinya sangat jarang untuk Actionnya. dan jika ada? gak epic sama sekali wkwkw Sad banget ya saya gak bisa bikin action yang epic - epic, padahal saya pengin banget buat Action yang epic loh kayak novel sebelah itu... Ya mungkin perlu banyak belajar lagi karena saya juga Author Amatiran yang masih kalah jauh dari yang lain.
Oh ya Jangan lupa Like,Vote,Komen dan Rate Bintang 5 supaya Saya semangat updatenya.
Oh ya jika ada yang lupa ilustrasi dari Asahi dan Eiji?maka saya akan tampilkan lagi.
__ADS_1
Tuh udah gw tampilin ya,jadi jangan nanya ilustrasinya oke?Okelah wkwk
...~Salam Dari Author Riza~...