
CHP 61
Setelah Ren memperkosa Nia, Ren dan Lian pun kembali ke kamar mereka sembari membawa Nia yang pingsan dengan sihir Teleportasi.
>Malam Hari ~ Asrama Laki - Laki ~ Kamar Ren dan Lian
Setelah itu Ren melempar Nia ke kasur miliknya dan menghela nafasnya.
"Hah~,Lian kau keluar dari kamarku."Perintah Ren.
"Tapi---"
*BUG!*
Ren menendang Lian keluar pintu dan lalu menutup pintu kamarnya,tidak lupa di kunci.
Sekarang Lian hanya bisa pasrah karena perlakuan Ren kepada dirinya itu.
"Aah...Aku cuma bisa pasrah."
...***********...
>Di dalam Kamar.
Ren pun duduk di kasurnya dengan Nia yang masih pingsan di kasur Ren. Dan Ren pun memandang tubuh Nia yang telanjang itu.
"Aku masih kurang puas Nia hehe~"
Ren pun memperkosa Nia lagi yang masih tidak sadarkan diri itu, tetapi setelah itu Nia bangun dan kaget mendapati dirinya di perkosa terus menerus oleh Ren.
Nia sangat menderita karena ulah Ren, dan Poin Kejahatan terus menerus bertambah sangat banyak.
Di keesokan harinya Ren pun berhenti memperkosa Nia, Ren tidak tidur sama sekali di malam itu. Tetapi Ren tidak terlalu membutuhkan tidur karena bagi Ren tidur 1 bulan sekali itu sudah cukup untuknya.
Sekarang tubuh Nia di penuhi oleh luka lebam karena Ren terus memukuli Nia ketika memberontak, Sungguh penderitaan yang sangat mengerikan bagi gadis muda itu.
Tidak hanya di perkosa,tapi di pukuli juga. Walaupun begitu Ren tetap membiarkan Nia hidup karena Nia pasti akan tambah menderita ketika dirinya masih hidup dan Poin Kejahatan Ren akan terus bertambah.
""Ren memulihkan tubuh Nia seperti semula kecuali keperawanannya.
Dan Perlahan Nia mulai membuka matanya... Tetapi setelah dia membuka matanya dirinya langsung menangis.
"*Hiks*Hiks*Hiks*"
"Kenapa kau menangis Nia?apakah kau tidak suka dinikmati oleh ku hehe~" Ucap Ren sambil duduk di meja.
Setelah itu Nia menoleh ke samping dan ternyata itu adalah Ren Arata.
"T-Tidak. Ti-tidak!"Nia langsung ketakutan dan langsung mundur menjauh.
__ADS_1
"Ja-jangan d-dekati aku, ja-jangan dekati ak-ku..."Terlihat tubuh Nia gemetaran sembari menutupi tubuhnya dengan selimut.
"Kenapa?"Ren pun berjalan dan mendekati Nia dan Nia pun semakin ketakutan.
"Ja-Jangan mendekat,Ja-jangan dekati a-aku! "Nia melempar bantal dan guling ke arah Ren,tetapi Ren tidak mempedulikannya.
"Ja-jangan Ti-tidak." Nia semakin katakutan.
Kemudian Ren menyentuh tangan Nia, dan mulai mengangkat tubuh Nia ke atas.
"Kyaa!Ja-jangan ja-jangan sentuh a-aku! Ja-jangan!"
*Plak!*
Ren menampar pipi Nia, dan langsung membuat Nia terdiam ketakutan.
"Berisik sekali kau J*lang, kau adalah budak ku sekarang...,mau ku sentuh ,mau ku perkosa ataupun mau ku lukai tubuhmu itu aku juga tidak peduli karena dirimu hanya budak pemuas nafsuku sekarang."Ucap Ren yang menatap tajam Nia.
"T-Tidak...,J-jangan!"
*Plak!*
Ren menampar Pipi Nia lagi.
"Jangan membantah,kau itu adalah budak ku, seorang budak harus menuruti semua perintah Tuannya. Jika kau tidak menuruti semua perkataanku kau pasti tahu kan apa yang akan terjadi dengan dirimu?" Ren tersenyum bengis.
Nia menjadi semakin ketakutan,tubuhnya sekarang sudah di penuhi oleh ketakutan yang sangat luar biasa.
"Ja-jangan s-sakiti aku. Aku ti-tidak ingin itu..."Nia menangis sembari memohon kepada Ren.
"Kalau begitu kau masuk kelas seperti biasa,seakan tidak terjadi apa-apa, dan jangan beri tahu bahwa apa yang terjadi kemarin. Itu tergantung kau mau menuruti semua perintahku atau tidak hehe~"
"Ba-baiklah..."
"Yosh"Ren pun menteleportasikan Nia ke kamarnya.
"Hahahahaha! Semua akan merasakan penderitaan di hari itu!Aku tidak sabar untuk melalukannya!"
"Baiklah apa aku harus mengunjunginya"
Ren pun berteleportasi ke suatu tempat.
...************...
Sementara di sisi Nia, terlihat Nia yang hanya duduk memojok sambil memegangi tubuhnya yang gemetaran.
"Aku sudah hancur,aku sudah hancur. Lebih baik aku mati saja!"Nia pun mengambil pisau dan mulai menusukan ujung pisau itu ke lehernya... Tetapi...
Tiba - tiba tangan Nia berhenti.
__ADS_1
"Bahkan dia tidak mengijinkan mati,kejam sekali kau Ren... Kau membuatku semenderita ini! Kejam sekali... Kejam..."
"Kau membuat Yuno mati,kau memperkosaku...,Kenapa kau melakukan itu?kami tidak pernah berbuat salah padamu,kenapa?Kenapa...."
Skip...
>Di Kelas 12 A
Terlihat Nia yang sedang duduk di bangkunya, dan membaca buku. Tetapi di kelas tidak ada Ren ataupun Yuno.
"Nia, kenapa Yuno tidak datang?"Seorang laki - laki bertanya kepada Nia, dan laki - laki itu adalah Genki, dia adalah teman akrabnya Yuno dari dulu.
"Y-Yuno lagi pergi ke tempat keluarganya, mungkin satu minggu lagi dia kembali..."Ucap Yui yang sedikit gemetar.
"Oh begitu?Kau pasti kesepian ya Nia?"Ucap Genki yang bercanda sembari menepuk pundak Nia.
Tetapi setelah tangan Genki menepuk tubuhnya,Nia langsung terjatuh dari kursi, dan gemetaran...
"Ja-jangan se-sentuh aku, Ja-jangan mendekat! Me-menjauhlah!"Terlihat Nia memegangi tubuhnya dan gemetar ketakutan. Seakan dia teringat kembali kejadian itu, bisa di bilang Nia mengalami Trauma.
"Eh?"Sementara itu Genki pun kaget,begitu juga dengan Teman-teman sekelasnya yang melihat kejadian itu.
Semua orang yang melihat Nia pun bingung dan mulai bertanya - tanya.
'Apa yang sebenarnya terjadi kepada Nia? Dan kenapa Yuno dan Ren tidak masuk kelas?'Pikir Yukina sembari melihat Nia dari kejauhan.
...***********...
>Di Kota Selatan - Mansion Duke Arata - Kamar Ren.
Di sana Terlihat Ren yang sedang duduk bersama dengan Yui,pelayan pribadi Ren.
Sekarang Yui sudah sepenuhnya menjadi milik Ren, dan juga Yui sudah sangat sering melakukan hubungan i*tim dengan Ren secara diam - diam.
"Oh ya Yui, beritahu aku wujud dari Quartzer King itu?"Ucap Ren.
"Wujud dari sang Quartzer King adalah seorang laki - laki yang seumuran dengan Tuan Ren. Tidak hanya itu dia sangat kuat."
"Oh,dia ternyata seumuran denganku...,kemungkinan besar Quartzer King itu berada di Academy itu juga..."
"Itu mungkin benar, tapi lebih baik Tuan Ren waspada...,Pelayan yang sangat mencintai Tuan Ren ini sangat khawatir."
"Begitu, kalau kau khawatir lebih baik kau layani aku dengan tubuhmu itu."Ren langsung mendorong Yui ke kasur.
"Semua yang Yui miliki adalah milik Tuan Ren,jadi gunakan tubuh saya untuk melayani Tuan~"
Author : Di Arc ini,terlihat Nia yang paling menderita untuk saat ini,tapi untuk kedepannya akan ada penderitaan yang lebih dari ini... oh ya apakah saya akan tambahkan genre 'Psychological' ya... karena cocok juga. Tapi Kalau genre 'Action' mungkin saya akan tambahkan juga.
Oh ya jangan Lupa Like,Vote,Komen dan Rate Bintang 5 supaya saya makin semangat buat updatenya.
__ADS_1
...~Salam Dari Author Riza~...