Evil System : Hero To Villain

Evil System : Hero To Villain
CHP 66 : Menyedihkan Sekali Sampah!


__ADS_3

CHP 66


5 Hari setelah di perkosanya Kei,Mio dan Zahra... Mereka semua sangat trauma dan sangat depresi.


Tetapi yang akan menjadi budak tetap Ren adalah Zahra sedangkan dua lainnya akan Ren biarkan merasakan sisa penderitaan.


Dan sekarang di asrama perempuan,lebih tepatnya di kamar Kei Arata, dia terlihat terus menerus mengurung diri di kamar.


Dia tidak mau bicara kepada siapapun,dia selalu ketakutan saat ada orang yang mendekatinya maka dari itu teman sekamar Kei pindah karena kasihan kepada Kei.


Tidak ada yang tahu apa yang terjadi kepada Kei sebenarnya,dia bahkan tidak mau bicara apapun tentang apa yang telah terjadi dengan dirinya sendiri.


Sedangkan Mio dia telah bunuh diri dengan cara meminum racun 2 hari yang lalu,Bisa di bilang Ren membiarkan Mio bunuh diri karena Mio tidak berguna bagi Ren. Tetapi di Neraka Mio akan merasakan penderitaan,kesengsaraan yang di sebabkan oleh Ren Arata karena di sana Mio tidak hanya di siksa secara fisik tetapi juga Mental.


Mio di paksa akan merasakan rasanya di perkosa oleh Ren berkali - kali walaupun itu hanya di ambil dari ingatannya saja tetapi itu adalah hal yang paling menderita.


Tetapi tetap saja Ren tidak akan mendapatkan Poin kejahatan yang banyak,melainkan hanya mendapatkan 5% Poin dari yang seharusnya dia dapatkan.


Tetapi sebenarnya Ren memiliki satu rencana besar,yaitu memilih 12 wanita yang memiliki Aliran Sihir yang sempurna dan memiliki energi supernatural yang sangat besar di dalam tubuh mereka tetapi tidak bisa di gunakan oleh mereka sendiri karena ada penghalang yang mustahil untuk di hancurkan.


Dan yang yang memiliki semua itu adalah



Mai Frankes


Elaina Taksa


Aika Nanesa


Serina Claresta


Silya Reai


Liana Frankes


Alicia Fries


Asahi Tsukuyo


Yue Erkasa


Yui Tenoko


Yukina Negen(Belum Di Jebol)


?



Sudah hampir 12, dan yang Ren butuhkan adalah 12 anaknya itu... Rencana besar yang tidak akan di beritahu siapapun bahkan system saja tidak akan mengetahuinya.


Sebenarnya yang bisa hamil adalah 12 wanita tersebut ,dan semua gadis yang di perkosa oleh Ren tidak akan bisa mengandung anak bahkan selamanya tidak akan bisa,dan itu yang membuat mereka tambah menderita.


Dan 1 hari kemudian di malam harinya ,di sisi Lian...


Terlihat Lian yang sedang berjalan - jalan berkeliling di luar asramanya.


'Rencana itu juga gagal ya...,Walaupun aku sudah memberi Yukina kemampuan melihat masa depan dengan akurat. Dan membuat salah satu pelayan Ren menjadi Setengah Malaikat dan Dewa... Tidak hanya itu aku juga memberikan bilah yang hanya di miliki oleh Quartzer kepada Kei...'

__ADS_1


'Itu juga gagal juga...,Semua yang aku lakukan demi membuat masa depan berubah menjadi lebih baik,Tetapi aku tetap tidak bisa melakukan Time Trevel sesuka hati. Dan yang bisa melakukan itu hanya seorang 'Quatzer dan Quatzer King'...."


'Sepertinya aku akan menjalankan rencana terakhirku ini, aku akan pergi ke masa lalu dengan energi waktu yang tersisa dan melakukan sesuatu kepada Ren di masa lalu... Berdasarkan informasi yang aku dapat, Ren Arata tidak akan bisa melakukan perjalanan waktu dan alasannya masih belum di ketahui.'


'Kalau begitu'


Lian pun pergi ke masa lalu ,tetapi kurang dalam satu detik Lian kembali ke waktu yang sama.


Tetapi setelah dia kembali dari masa lalu Lian dia nampak muram dan meneteskan air matanya.


'Tinggal menununggu rencana ini berhasil...,lebih baik aku kembali ke dalam asrama' Batin Lian.


Kemudian Lian berjalan dan masuk ke dalam asrama, tetapi apa yang Lian lihat di masa lalu Ren?, di waktu yang mana Lian pergi? Lalu kenapa dia meneteskan air matanya?dan apa rencana Lian seterusnya?Itu masih sangat misterius.


>Di kamar Ren Arata.


Terlihat Ren yang sedang duduk di kasurnya sembari memakan bekal yang di buat ibunya yang selalu di bawa oleh Ren setiap hari.


Kebetulan Ibu Ren kemarin membawakan banyak sekali bekal untuk Ren saat melihat bagaimana keadaan Kei.


Tetapi sekarang Kei sudah pulang bersama dengan ibunya kemarin.


"Ini enak juga..."Ucap Ren dengan mulut yang di penuhi oleh makanan.


Sepertinya Ren sangat menikmati makanan yang di buat oleh ibunya itu.


Dan Lian pun masuk ke kamar Ren...


"Ren kau sedang makan apa?Hehe~ bagi dong kelihatannya enak"Lian meminta makanan yang ada di dekat Ren itu.


"Hah?!Pergi kau lalat...,jangan ganggu waktu makanku!"Balas Ren dengan menunjukan mata sinis kepada Ren.


"Heh! Tolong lah Ren... Aku sangat penasaran dengan rasanya! Ku mohon Reen!"


"Minggir kau b*ngsat! Itu menjijikan!"


Ren mengayunkan kakinya tetapi Lian masih saja tidak terpental...


"Tiiidaaak! Berikan aku makananmu! Aku ingin itu!"


"Aku menolak sialan! Ini punya ku! Kau mati kelaparan saja!"


"Kumohon Ren! Aku ingin sekali saja!"


"Tidak boleh bodoh! Ahk gawat—"


Makanan yang ada di tangan Ren jatuh, dan Lian melihat itu pun menjadi sangat gesit layaknya kucing saat melihat makanan.


Mulutnya langsung melahap semua makanan itu saat masih di udara.


"Am am~,Enaaaaaaak~!"Lian sangat kaget karena makanan yang di buat oleh ibu Ren sangatlah Enak.


Tidak heran kenapa Ren tidak bosan saat memakannya.


"Apa - apaan ini?! Enak banget! Reen aku ingin lagi!"


Melihat itu Ren menjadi sangat kesal dan urat dahinya terlihat.


"B*jingan...,kau itu tidak ada malunya sama sekali."

__ADS_1


"Heh?Kenapa aku harus malu? Kau juga bisa makanan itu setiap saat karena ibu kandungmu lah yang membuatnya...,Aaaaah! Aku sangat iri!"


Mendengar itu Ren hanya diam dan langsung berbaring di kasurnya.


'Ibu kandung ya? Bodoh sekali,bahkan aku tidak menganggapnya sebagai seorang ibu.'Batin Ren yang sedang berbaring di kasurnya.


Sementara itu Lian melihat Ren tertidur pun tersenyum.


"Baiklah... Aku juga harus tidur juga! Selamat tidur—"di saat Lian melompat di kasurnya tiba - tiba ada angin yang sangat kuat mendorong Lian keluar kamar.


*Braaak!*


Lalu pintu kamarnya tertutup.


"Ku kira aku bisa tidur di kasur setelah sekian lama...,kejam sekali."


Keesokan harinya...


>Di Tempat latihan sihir dan pedang.


Terlihat semua murid kelas 10-15 sedang melakukan latihan seperti latihan pedang dan sihir...


Latihan ini di lakukan untuk membuat mereka bisa melakukan turnamen memburu monster.


Kelas 10 - 15 itu bisa di bilang kekuatan mereka tidak jauh berbeda. Kini Ren Arata sedang beradu pedang katana dengan Ken Arata.


*TING!*


*TING!*


*TING!*


Suara dentingan senjata terdengar keras,setiap gesekan mengeluarkan kilatan api yang sangat terang.


"Yoo~ Kakak bodoh... Jika kau kalah dari adikmu sendiri apa yang akan terjadi dengan reputasimu?"Tanya Ren.


"Itu tidak akan terjadi adik bodoh. Aku pasti tidak akan kalah padamu!"Balas Ken dengan sombong.


"Begitu...kalau begitu bagaimana dengan ini...."


*Swoooshh!*


Ren melesat dengan kecepatan cahaya ke depan Ken,sehingga Ken tidak bisa mengikuti pergerakan Ren sama sekali.


*SRING!*


Ren memotong kedua tangan Ken dengan sangat cepat,katana yang di pegang Ken terjatuh bersama kedua tangannya yang sudah terputus itu.


*Cees!*


Darah bercucuran deras kemana - mana.


"Eh?"Ken telat menyadari bahwa tangannya di tebas oleh Ren... Tetapi setelah menyadarinya Ken langsung berteriak kesakitan.


"AAAAAAAAARGH! SAKIT...SAKIT...SAKIT!"Teriak Ken..


"Berisik sekali kau Kakak Bodoh. Cuma tanganmu di tebas saja sudah berteriak seperti ini..."


"Menyedihkan sekali sampah!"

__ADS_1


__ADS_2