
CHP 73
Sementara itu di sisi para peserta turnament yang masih terjebak oleh trik Ren.
Para gadis sedang di ikat oleh rantai yang mustahil di hancurkan... Sedangkan para laki - laki itu hanya tergeletak tidak bisa bergerak karena gravitasi super kuat buatan Ren.
"Sial! Aku tidak bisa bergerak!"Kesal Ken, Ken sudah tidak tahan melihat Yukina dengan keadaan seperti itu. Pakaian dalamnya terlihat dengan jelas di depan orang.
Yukina sangat malu, dan tidak bisa melihat kedepan... Dia hanya tertunduk malu.
"Aku mohon dewa! Berikan aku kekuatan untuk menyelamatkan Yukina!AAAAAAAAAAH!" Ken berteriak dan berusaha berdiri dengan sekuat tenaga.
Yukina melihat itu sangat tercengang. Dan Yukina bingung dengan tidakan Ken...'Ke-kenapa dia sangat ingin menyelamatkanku?'
Lalu keajaiban terjadi, Ken sedikit demi sedikit bisa bangun.
*Krek!*
Tulang kakinya mulai patah karena kekuatan gravitasi itu, tetapi Ken tidak peduli... Ken berjalan mendekati Yukina dengan tubuh yang terus menerus mengeluarkan suara patahan tulang.
Yukina melihat itu menjadi sangat terkejut dan Yukina meneteskan air matanya "Ken berhenti! Tubuhmu bisa hancur jika kau terus melanjutkan itu!"
Tetapi Ken tidak mempedulikan perkataan Yukina, dan terus berjalan mendekat walaupun tulang - tulangnya pada patah.
"A-Aku akan tetap menyelamatkanmu!" Tekad Ken sudah bulat, Ken akan menyelamatkan Yukina. Tidak peduli apa yang terjadi pada tubuhnya, Ken akan menyelamatkan Yukina.
*Krek!*
*Krek!*
*.....
Air mata Yukina terus menetes, dan dia menjadi sangat sedih melihay Ken berjuang demi dirinya itu
"Ke-kenapa kau selalu seperti ini?! Aku tidak mencintaimu,aku selalu mencampakanmu! Seharusnya kau sudah mengerti itu?!"
Ken terus berjalan, dia tidak mempedulikan perkataan Yukina..."Itu...,karena..."
Ken melepaskan jaketnya, dan mulai menutupi tubuh Yukina dengan jaket itu... Lalu "Aku mencintaimu Yukina..."
"Eh?" Sekarang Yukina menjadi sangat bersalah, dari kecil Ken terus menerus mengejarnya... Tapi dirinya malah mengabaikan hal itu... Malah justru mengejar Ren.
Kemudian Ren datang dari atas"Tadaima
...Onii-san!"
Dan Ren menginjak Ken dari atas.
*Bugh!*
*CRAAATS!*
Dan tubuh Ken hancur separuh, darah muncrat kemana - mana hingga menciprati semua orang yang ada di ruangan itu.
Semua orang sangat terkejut,tapi yang paling terkejut adalah Yukina..."KEEEEEEEEN!"Teriak Yukina...
"Ups! Aku tidak sengaja menginjaknya sampai hancur hehe~"Ucap Ren dengan senyum jahatnya.
"KEN! AKU TIDAK INGIN MATI!"
"AKU TIDAK MAU!"
"KEN MATI!"
"REN JANGAN BUNUH KAMI!"
"KAMI MOHON KEN! JANGAN BUNUH KAMI JUGA! TOLONG LEPASKAN KAMI!
"AAAAAA!TIDAAAAK!"
Semua orang di sana menjadi ketakutan,mereka berteriak minta tolong... Dan memohon kepada Ren untuk melepaskan mereka.
Katakutan sudah menyerang mereka.
Kemudian Ren berjalan ke salah satu siswa laki - laki dan dia adalah teman sekelas dari Ren. Namanya adalah Rito.
"Halo Rito lama tidak bertemu ya... Hehe~"
Rito melihat Ren mendekat hanya ketakutan..."REN! TOLONG LEPASKAN AKU DAN JUGA TUNANGANKU! KITA INI TEMANKAN?"
"Hah?Sepertinya kau salah paham Rito. Dan juga sepertinya kau berbohong saat itu. Katanya kau tidak memiliki tunangan?tapi kenapa kau berkata 'Melepaskan Tunanganku?'..."
Mendengar itu Rito terdiam..."Oh ya Rito, beritahu aku dimana tunanganmu~"
"Aku tidak akan memberitahu siapa tunanganku!"Tolak Rito dengan keras.
"Begitu?" Ren sebenarnya sudah tau siapa tunangan Rito,tetapi Ren ingin bermain sesuatu yang menarik.
"Kalau begitu aku tidak punya pilihan lain untuk setiap gadis satu persatu sampai kau menyebutkan siapa tunanganmu hehe~"
Total gadis yang terikat adalah 126. Di setiap gadis Ren memberi nomer di atas kepala mereka.
__ADS_1
Sedangkan tunangan Rito berada di nomer 50 Dan Yukina berada di nomer 68
"Aku akan mulai dari nomer 20.. Hehe~"
Kemudian Ren menunjuk gadis dengan urutan nomer 1 dengan jarinya.
"Ti-tidak! Tidak! Jangan bunuh aku!JANGAN BUNUH AKU!"
"Bang!"
"Tidaaa---"
*Crut!*
Tiba - tiba kepala gadis itu berlubang seperti di tembak menggunakan pistol/senapan.
Dan gadis nomer 21 dan seterusnya menjadi sangat ketakutan. Mereka berteriak memohon kepada Ren.
"TIDAAK! JANGAN BUNUH AKU!"Teriak Gadis Nomer 21
"RITO! CEPAT KATAKAN SIAPA TUNANGANMU! TUNANGANKU AKAN DI BUNUH JUGA!"Paksa Tunangan gadis nomer 21 itu kepada Rito.
"Lihat Rito...,Jika kau tidak cepat memberitahuku mereka semua akan mati hehe~"
"Bang!Bang!"
*Curts!*
*Crutts!*
Ren menembak gadis nomer 21 itu di bagian kepala dan perutnya. Sedangkan tunangan dari gadis 21 itu menjadi sangat Marah
"TIDAAAK!... RITO INI SEMUA SALAHMU! JIKA KAU TIDAK MEMBERITAHUNYA DARI AWAL TUNANGANKU TIDAK AKAN MATI!"
Rito menjadi sangat bingung. Dan ketakutan."Benar Rito, ini semua salahmu~"
"J-jangan bunuh aku! Aku tidak ingin mati!" Mohon Gadis 22 dengan ketakutan
"Jangan bunuh aku! Aku akan melalukan apapun untuk mu Ren! "Mohon gadis 23 kepada Ren dengan air mata yang terus menetes dan gemetaran ketakutan.
"Bang!Bang!"
*Cruts!*
*Cruts!*
Ren menembak mati Gadis 22 dan 23 secara bersamaan, Tunangan dari Kedua gadis Itu mulai menyalahkan Rito.
"'INI SEMUA SALAH MU RITO!TUNANGANKU MATI KARENAMU!""Marah Tunangan Gadis 22 dan 23.
"Berhenti...berhenti..."Mohon Rito dengan lemas.
"Hah?Aku tidak dengar Ken...BANG!"
"Ti---"
*CRUTS!*
Gadis 24 mati...
"Rito mana tunanganmu! Mereka semua akan mati loh!Hahahaha!"Tawa Ren...
"Bang! Bang!"
Ren membunuh Gadis 25 dan 26.
"Ayo Rito!"
"RITO CEPAT KATAKAN! AKU TIDAK INGIN MATI!"
"CEPAA---"
"Bang!"
Ren membunuh Gadis 26.
"Cepat katakan Rito!Bang!"
*Cruts!*
Ren membunuh gadis 27, semuanya hanya berteriak ketakutan sementara itu Ren hanya tertawa sembari membunuh para gadis satu persatu.
Sedangkan Tunangan Rito sudah tidak tahan melihat itu karena mereka mati karena dirinya,dia sangat bersalah.
Setelah itu di urutan 48.
"Kau masih tidak mau mengatakannya Rito?Mereka semua akan mati loh~"
"Kalau begitu aku akan melenjutkannya. B--"
Tiba - tiba seorang gadis nomer 50 pun berteriak dan menghentikan Ren..."Berhenti! Aku sudah tidak tahan lagi dengan semua ini! Teman - temanku mati semua! Aku adalah tunangannya Rito,jadi aku mohon jangan bunuh lagi!"
__ADS_1
Mendengar itu Rito menjadi sangat terkejut"Eh?"
"HAHAHAHAHAHA! SEHARUNYA KAU MENGATAKAN ITU DENGAN CEPAT!"Kemudian Ren mendekati Tunangan Rito. Dan nama tunangan Rito adalah Lia.
"JANGAN MENDEKATI TUNANGANKU REEEN!"Larang Rito kepada Ren. Tetapi Ren tidak mempedulikan itu sama sekali.
"Kau boleh melakukan apapun terhadap tubuhku, tapi jangan bunuh teman - temanku lagi!"Lia berkorban demi teman - temannya. Sedangkan Rito menjadi sangat terkejut dengan keputusan yang di buat tunangannya.
"Jangan lakukan itu Liaa!"Larang Rito. Sedangkan Ren hanya tersenyum licik.
"Bagus...bagus... Hehe~"
Kemudian Ren mulai menyiksa Lia dengan sangat kejam... Tetapi sebelum itu Ren memperkosa Lia di depan semua orang.
Sampai akhirnya Lia mati. Sedangkan Rito yang melihat itu hanya bisa berteriak menangis,memohon kepada Ren.
"Liaa...Liaa.. Liaaa... Kenapa,kenapa?"Sekarang Rito hanya bisa menangis tidak bergerak, Rito ingin sekali bergerak mendekati mayat Lia yang penuh luka itu... Tetapi tidak berhasil karena dirinya terjebak dalam gravitasi super kuat itu.
Setelah itu Ren meperkosa Semua gadis yang ada di ruangan itu kecuali Yukina. Tunangan - tunangan gadis yang di perkosa Ren bereaksi sama seperti Rito.
"Sesi memperkosanya sudah selesai,Waktunya membunuh hehe~"
"Bang!bang!bang!bang!bang!bang...."
*Cruts!*
*Cruts!*
*Cruts!*
*Cruts!*
.......
Ren membunuh seluruh gadis yang habis di perkosanya itu Kecuali Yukina. Sekarang Yukina tidak berhenti menangis dan sudah tidak tahan melihat bagaimana Ren membantai dan memperkosa para siswi.
"Oh ya,Bukannya kalian semua sangat mencintai Tunangan kalian masing - masing?"
"Bagaimana jika kalian memakan mayat dari tunangan kalian hehe~"
""
"< Satu hal lagi,Jangan lupa katakan "Lezat" saat memakannya> hehe..."
Setelah itu Ren mengubah gravitasi di sekitar menjadi normal kembali.
Setelah itu para laki - laki mulai mendekati mayat tunangannya itu dengan penuh senyuman... Tapi walaupun begitu mereka menteskan air matanya.
"Lezat! L...ezat! Leza...t!"
Pertama Mereka memakan bagian kaki, kata - kata "Lezat" mulai ucapkan dengan penuh senyuman dan air mata.
Mereka semua sangat teriksa dan menderita,bagaimana mereka memakan mayat tunangan mereka sendiri. Tidak hanya itu mereka bahkan melihat tunangan mereka di perkosa dan di bunuh dengan kejam oleh Ren.
"Lezat! Lezat! Hiks Lezat! Hiks!"Mereka terus mengatakan itu sembari memakan mayat tunangan mereka itu.
Sedangkan Ren hanya menikmati pemandangan itu dengan penuh senyuman di samping Yukina yang sedang di ikat oleh rantai itu.
"Bagaimana Yukina,ini sangat bagus kan?"Tanya Ren kepada Yukina.
"Kau...,Iblis... Kau bahkan lebih buruk dari iblis!" Jawab Yukina dengan marah dan menangis.
Ren hanya tersenyum iblis setelah mendengar jawaban dari Yukina.
Kemudian Ren mulai menyentuh tubuh Yukina. "Bagaimana aku menikmatimu sambil menunggu mereka selesai hehe~"
"Kau akan mendapatkan balasannya Ren suatu saat nanti!"Yukina memberi peringatan kepada Ren
"Aku sudah mendapatkan itu~"
Setelah itu Ren memperkosa Yukina dan mengambil keperawanan Yukina. Yukina tidak melawan dan hanya diam dengan muka yang nampak tidak bernyawa itu.
Setelah itu waktu makan tunangannya sudah selesai,dan Ren menghentikan sesi pemerkosaan Yukina.
"Sudah selesai ya?kalau begitu"
Ren memberikan perintah lagi.
Setelah itu Ren membawa Yukina yang sedang pingsan itu ke Dungeonnya.
Takdir antara satu orang dengan lainnya juga tak sama. Ada orang yang ditakdirkan penuh kebahagiaan, ada pula yang sebaliknya.
Saat takdir itu datang, tak ada yang bisa menolaknya. Meski, seseorang tersebut sudah berhati-hati dalam bertindak dan melangkah.
Tidak ada yang dapat menolak ataupun menghancurkan takdir itu walaupun dengan cara apapun. Ini adalah perjalanan Dan Perjuangan Laki - Laki yang bernama Ren Arata yang berusaha menghancurkan takdir Pahlawan Abadinya Itu bersama dengan .
..."Semuanya akan ku buat menderita!Dan Takdir Pahlawan Ini akan ku hancurkan!"...
...SEASON 1 END!...
To Be Continue Season 2! Coming Soon!
__ADS_1