Evil System : Hero To Villain

Evil System : Hero To Villain
CHP 38 : Akemi yang tampan!


__ADS_3

Aika mundur beberapa langkah karena ketakutan setelah melihat Ren. Dan juga dia jatuh terduduk karena tersandung sesuatu.


Bruk!


"I-ini.....tidak...mungkin."Matanya membelak tidak percaya, matanya tidak bisa berkedip tetapi matanya terus bergetar.


"K-kenapa ...kau di sini, bagaimana kau tahu aku di sini?" Tanya Aika yang ketakutan.


" Kenapa aku disini? Tentu saja untuk melihat bagaimana keadaanmu. Dan juga aku ingin tahu bagaimana janin yang ada di kandunganmu itu." Ucap Ren yang tersenyum licik.


Mendengar perkataan Ren, Aika sangat terkejut dan ketakutan gemetaran... Dan ia mulai memegang perutnya dengan kedua tangannya yang gemetaran seakan dia sedang melindungi sesuatu yang ada di perutnya.


"Ja-jangan kau apa - apakan janin dalan perutku ,jangan rebut dia dariku. Dia adalah hartaku paling berharga bagiku." Gemetaran,ketakutan semua itu dia lawan demi janinnya.


melihat Aika melindungi janinnya Ren mulai tersenyum licik lagi.


"Sepertinya kau sangat menyayangi janin yang ada di kandunganmu itu, Hm..., aku tidak akan menyakitinya tapi aku butuh tempat tinggal. Biarkan aku tinggal di sini."


Mendengar itu Aika terkejut.


"A-apa?!"


"Tidak ada kata penolakan...itu perintah...!" Ucap Ren yang mengeluarkan sedikit intimidasi.


Aika tidak bisa bergerak sama sekali karena dia sangat takut dengan intimidasi yang di keluarkan oleh Ren.


"Yosh. Oh ya aku akan tidur bersamamu saja, jika kau menolak maka akan ku hancurkan desa ini...,mengerti?"


"Me-mengerti." Angguk Aika dengan gemetaran.


Aika tidak bisa melawan Ren, yang hanya dia bisa lalukan hanya menuruti semua perkataan Ren.


"Bagus, Oh ya aku tidak mengenal baik desa ini. Ajak aku berkeliling karena kau sudah lumayan lama di sini."


"Eh?"


"Ayo!" Ren lalu pergi keluar dari rumah Aika.


Sementara itu Aika hanya bisa duduk lemas dan gemetaran di lantai.


'Aku... Sudah hancur,kehidupanku sudah hancur.' Pikir Aika yang frustasi.


"Aika! Cepat!" Teriakan Ren terdengar dan Aika kaget lalu ia langsung berlari keluar menghampiri Ren.


...******...


>Di luar rumah Aika.


"Ayo, dan kau berada di depan!" Perintah Ren.


"Ba-baik." Takut Aika.


Aika pun berjalan keliling desa bersama Ren, Aika mulai menjelaskan apa yang ada di desa ini kepada Ren dengan perasaan takut dengan suara gemetaran.


Tetapi kemudian ada seseorang yang menghampiri Aika dari belakang dia juga tidak mempedulikan Ren sama sekali. Dan dia adalah laki - laki yang tadi Ren lihat.


"Aika!" Laki - laki itu berumur 20tahun dia memiliki rambut biru muda dengan wajah tampan.


"A-akemi? Ada apa?" Ucap Aika.


"Tidak...,Aku cuma melihat sedang sendiri saja makannya aku ingin menghampirimu." Ucap Akemi yang tersenyum.


"A-"


N/A : Buta Map.


Kemudian ada berbagai suara gadis yang menerikaki Akemi.


"Tuan Akemi!>///<"


"Akemi-sama!>///<"


"Tuan Akemi masih saja terlihat tampan>///<"


"Akemi>///< Lihat sini!"


"Kyaaa!! Akemi-Sama>///<"


Teriakan para gadis yang memuja - muja Akemi karena ketampanannya.


"Oh ya Aika, kamu mau kemana? Aku boleh ikut?"


"Apakah ada yang bisa ku bantu? Jika ada aku akan membantumu."


Sedangkan Ren hanya memasang senyuman licik di belakang mereka, ya dia terkekeh seperti iblis yang mengerikan.

__ADS_1


Aika mendengarnya Ren terkekeh mulai ketakutan dan mulai menengok ke belakang.


Akemi yang melihat Aika menengok belakang pun dia memeriksa siapa yang di belakangnya... Ternyata eh ternyata di sana terlihat seorang pemuda berumur yang menggunakan pakai serba hitam dan memiliki rambut hitam dengan wajah yang cukup tampan.


Dia terlihat sedang terkekeh.


"Apa yang tertawakan?!" Tanya Akemi.


"Hehehehe! Tidak juga aku hanya tertawa melihat dunia begitu aneh... Itu saja."


"Oh Ya Aika, ke sini!"Perintah Ren dengan wajah jahatnya.


"Apa?!" Akemi sangat terkejut dengan apa yang di katakan Ren. Tetapi Akemi melihat Aika mendekati Ren dengan gemetaran.


Melihat itu Akemi menghentikan Aika untuk mendekat dengan cara memegang tanganya.


"Eh?"Kaget Aika.


"Jangan mendekati pria itu Aika! Dia itu bukan siapa - siapamu." Ucap Akemi dengan serius.


Setelah mendengar itu Ren semakin tersenyum licik. Di otaknya hanya pikiran licik yang di pikirkan.


"Begitu? Tapi maaf..."


Ren menarik tangan Aika dengan cepat sehingga Aika terjatuh di pelukan Ren.


"Dia itu milikku hehe!"


Cump!


Ren mencium bibir Aika di depan Akemi , kemudian Ren melihat Akemi sebelah mata dan terlihat Akemi sangat kaget melihat Aika wanita yang di cintainya di cium oleh laki - laki lain.


Setelah itu Ren melepaskan ciumannya dan lalu mulai tersenyum jahat di depan Akemi.


"Asal kau tahu saja, dia adalah milikku(Budak) sayang sekali Hahahahaha!" Ren tertawa jahat di depan Akemi seperti dirinya sedang merendahkan atau menertawakan Akemi dengan kejam.


Sedangkan Aika hanya bisa pandangannya tertunduk sembari dia menggenggam tangannya dengan gemetaran.


"Oh ya, Aika ayo kita lanjutkan berkeliling."


"Ba-baik." Aika mengikuti Ren dari belakang tetapi saat berpapasan dengan Akemi.


"Maaf." Satu kata dari Aika membuat hati Akemi serasa hancur.


Dia hanya bisa berdiam diri setelah melihat ga- eh Wanita yang di cintainya bersama laki - laki lain.


...*********...


Sedangkan sisi Ren dan Aika.


Setelah melakukan hal itu kepada Akemi, Wajah Ren menjadi serius kembali.


'Sudah cukup untuk pembukaannya, malam pertunjukan di mulai !'


"Hm...? Aku sudah cukup mengenal desa ini. Sekarang kau kembalilah ke rumahmu aku ada urusan!" Perintah Ren.


"Ba-baiklah" Aika menuruti Ren dan dia segera pergi ke rumahnya.


>Di Malam Harinya...


Ren berada duduk di atap permukiman warga desa, dan sepertinya Ren sedag mengawasi seorang gadis dari atas sana.


"Hm... dia juga yang meneriaiki si laki - laki itu? Kalau begitu dia seterusnya."


"" Ren menteleoprtasikan gadis itu kesuatu tempat.


...**********...


Seorang gadis berjalan sendirian di tengah malam sembari bersenandung dengan riangnya.


"Hm...Hm.. hmmm...🎶Tuan Akemi sangat tampan, aku ingin sekali menjadi istrinya~"


"Hm... Tapi aku kepikiran tentang kejadian tadi siang... Bukannya Tuan Akemi hanya mencintai Aika? Tapi kenapa dia malah di cium oleh laki - laki lain di depan Tuan Akemi?"


"Ya... Aku juga melihat bagaimana Reaksi Tuan Akemi melihat itu, dia sangat kaget dan sedih.."


"Ihhsss! Siapa laki - laki itu? Dia sangat jahat!"


Tetapi tiba - tiba sebuah cahaya muncul di bawah Gadis itu, dan mengeluarkan sebuah rune sihir yang sangat rumit.


"A-Apa Ini?"


Swosh


Gadis itu berteleportasi ke suatu tempat yang tidak tahu lokasinya.

__ADS_1


Gadis itu melihat bahwa dirinya telah berpindah tempat dengan sendirinya di sebuah ruangan gelap yang lumayan sempit.


"Sangat gelap. Aku harus meneranginya menggunakan sihir cahaya."


">Light<" Sebuah bola cahaya melambung ke atas menyinari ruangan ini.


Tetapi kemudian dia sangat terkejut dengan isi ruangan ini... Ya benar dia melihat sesuatu yang tak terduga.


"Eh?"


Dia melihat 4 orang gadis yang tadi bersamanya ,tetapi keadaan mereka tidak memakai sehalaipun kain...dan sekitar tubuh mereka banyak yang legam sehabis di pukuli.


Dan sekarang keadaan tubuh mereka di ikat oleh seutas tali dan kedua mulut mereka di sumbat menggunakan kain.


"Harue!Emico!Eri!Azumi!" Teriak Dan Kaget Gadis itu...


Lalu Gadis itu mulai mengeluarkan kain yang ada di mulut mereka..


"Ada apa dengan kalian?Nee...bertahanlah!"


"Keiko...."Terdengar suara lemas dari mulut Azumi.. Dan Azumi lah yang masih sedikit memiliki kesadaran.


"Yaa! Aku Keiko! Jadi berhanlah! Aku akan membawa kalian ke tempat pengobatan!"


Walaupun Keiko memiliki sihir cahaya,tapi Keiko tidak bisa menggunakan sihir penyembuh karena dia belum mempelajarinya.


"Keiko... Larilah....sebelum dia datang..."


Keiko tercengang dengan perkataan Azumi.


"Apa maksudmu Azumi?! Kita-Tidak Kalian semua akan ku selamatkan! Tenang saja!"


"Tidak... Kau har...us...lari..."


"Lari?!Kenapa!? Aku tidak akan meninggalkan kalian semua! Karena kalian semua adalah sahabatku!"


"Lari..."


Tetapi kemudian terdengar suara lain.


"Iya benar lari, nanti kamu dalam bahaya loh~" Terdengar suara laki-laki yang tiba - tiba terdengar langsung di dekat telinta Keiko...


Dan Keiko sangat kaget dengan suara itu sedangkan Azumi hanya gemetaran ketakutan.


Author : Yoo.. 2 hari tidak bertemu, Lalu bagaimana kabar kalian? saya harap kalian sehat selalu. Oh ya sekarang Rencana Ren sudah di mulai... tapi bagaimana kelanjutannya? kita tunggu saja di next chapter.


Oh ya,Jangan lupa Like,Vote,Komen dan Rate bintang 5 supaya saya semangat buat updatenya.


Ilustrasi Character :



Nama : Akemi Yakosi


Umur : 20 Tahun.



Nama : Keiko Ereonar


Umur : 19 Tahun.



Nama : Azami Otoko


Umur : 19 Tahun.



Nama : Harue Huraka


Umur : 18 Tahun



Nama : Eri Takayama


Umur : 18 Tahun



Nama : Emico Hesakawa


Umur : 19 Tahun

__ADS_1


...~Salam Dari Author Riza~...


__ADS_2