Evil System : Hero To Villain

Evil System : Hero To Villain
CHP 71 : Awal Kehancuran.


__ADS_3

CHP 71


[Poin Pahlawan Di Potong 50% Karena Host Merasakan Penderitaan Milik Host Sendiri]


[Dan Pengurangan Poin Pahlawan Tidak Bisa di lakukan lagi]


[Poin Pahlawan Sekarang : 499.999.999.999.999]


Setelah itu Ren menatap mayat Lucy dengan muka sedih dan muram.


"Aku tidak akan menghidupkannya, Dan Terimakasih Ibu. Aku sangat senang bisa merasakan kesayangan yang selama ini aku inginkan walaupun hanya sebentar."


Ren tersenyum, kemudian Ren menyatukan kembali kepala Lucy dengan tubuhnya lalu ia membopong Tubuh Lucy.


Setelah itu Ren mulai menguburkan Jasad Lucy dengan layak di suatu tempat yang sangat indah.


Inilah rasa terimakasih Ren kepada Lucy karena sudah merasakan kasih sayang seorang ibu.


"Baiklah, waktunya mengumpulkan Poin Kejahatan. Aku akan membuat mereka semua menderita!"


"Waktunya ke academy!"


...********...


>Di Academy


Terlihat seluruh siswa kelas 10-15 berkumpul dan bersiap untuk mengadakan turnament memburu monster.


Dan mereka semua tidak tahu apa yang terjadi kepada kota Selatan. Karena ada penghalang yang membuat kota itu baik - baik saja dari luar,tetapi sebenarnya tidak.


Sementara itu di sisi Ken Arata, dia nampaknya masih kesal dan dendam kepada Ren.


'Bajingan,kemana dia?! Aku pasti akan membunuhnya saat turnament itu di mulai!' Kesal Ken kepada Ren.


"Tapi di mana dia...?"


Ken bingung kenapa Ren tidak hadir dalam turnament ini, tapi bagaimana pun yang paling bingung adalah Yukina.


'Ren,Mai tidak ada di sini? Apa yang mereka lakukan?'


'Tapi apa yang di lakukan Ren hari itu kepada Ken sangat keterlaluan...,Jika dia datang aku akan menanyakan alasan kenapa dia melalukan itu.'


Yukina bingung apa yang di lakukan kemarin dan sekarang.


Di depan sana,Kepala Academy maju ke depan semua murid, dan dia adalah.


Deush Nohua, seorang laki - laki manusia berumur 50 tahunan dan dia memancarkan aura yang sangat besar bagi murid - murid.


"Jadi dia adalah Kepala Academynya?Kuat sekali."


"Lihat itu,dia adalah Orang paling kuat di sini."


Semua Murid mengaggumi kepala academy itu, tidak hanya itu bahkan ada yang menganggap kepala academy itu adalah Dewa.


Dan Kepala Academy itu atau Deush mulai menyampaikan sesuatu untuk para siswa/siswi.


"Perkenalkan saya adalah kepala academy ini Deush Nohua atau biasa di panggil Deush. Kali ini saya akan memberikan aturan dalam turnament ini..."


"1.Tidak Boleh Membunuh peserta lain.


2.Para Peserta di haruskan untuk membunuh monster sebanyak - banyaknya.


3.Kalian boleh saja menggunakan cara apa saja dalam membunuh monster."


"Dan siapa yang memenangkan turnament ini ,saya sebagai kepala academy ini akan mengabulkan 1 permintaan bagi yang menang. Kekayaan,Kekuatan,dll saya akan mengabulkannya."


Mendengar itu semua menjadi sangat senang, dan mulai bertekad untuk memenangkan turnament ini.


"Baiklah turnament kali ini di mulai dari sekarang---"


*BOOOOM!*


Tiba - tiba sebuah serangan yang sangat besar mengarah ke semua peserta,guru,dan kepala sekolah yang ikut andil dalam turnament itu.


Sebuah serangan ledakan yang setara dengan puluhan ledakan nuklir di lancarkan.


""


Deus memunculkan sebuah pelindung sihir yang sangat besar yang mencakup satu academy itu.


Dan semua orang sangat terkejut dengan apa yang terjadi saat ini.


"Aapa ini?! Serangan?!"


"Serangan yang sangat kuat!"


*BOM!*


*BOM!*


*BOM!*

__ADS_1


*BOM!*


Ledakan dan ledakan terus menerus terjadi.


"HAHAHAHAHA! MATI MATI MATI! HAHAHAHA!" Terdengar suara gelak tawa di atas langit.


Dan gelak tawa itu adalah milik Ren Arata.


*SWOOOSH!*


Ren melesat dan memukul pelindung itu hingga hancur.


*Pyar!*


"T-tidak mungkin!"Kaget Deush karena sihirnya telah di hancurkan dengan mudah.


*BOM!*


Ren pun berada di tengah - tengah peserta dan guru academy. Debu menutupi pandangan semua orang.


"Apa yang terjadi?! Aku tidak bisa melihat!"Bingung dan Kaget Ken...


Begitu juga dengan seluruh peserta turnament dan guru yang ada di sana.


Kemudian Debu mulai menghilang dan terlihat seorang pemuda yang cukup tampan dengan rambut berwarna hitam.


Dan semua orang mengenali pemuda itu,dia adalah... "Ren!"


Semua orang di sana kaget.


"Ren! Apa maksudmu melakukan ini?!"Tanya Deush dengan marah.


Deush memancarkan aura mencekam kepada Ren, tetapi bagi Ren itu hanya mainan anak kecil.


Tetapi bagi semua orang di ruangan ini akan kesulitan bernafas atau ada yang pingsan tidak sadarkan diri.


"Tidak ada,cuma mau membuat masalah saja hehe~"


*RIIING!*


Kemudian ribuan lubang dimensi memenuhi ruangan, lalu Rantai muncul dari lubang dimensi itu dan mengikat semua gadis yang ada di ruangan ini.


"Apa ini?! Lepaskan!" Yukina juga ikut terikat...


"Aku tidak bisa melepaskannya!"


"Tolong! Tolong aku!"


Ken sangat marah kepada Ren.


"Apa yang sebenarnya kau rencanakan Ren!?"Bentak Ken.


"T-Tolong aku!" Yukina berteriak meminta tolong... Dan Ken yang mendengarnya pun segara berlari menyelamatkan Yukina...


"Yukina! Aku akan menyelamatkanmu!"


Ken berlari dengan sangat cepat, begitu juga dengan laki - laki yang lainnya yang menyelamatkan pasangan mereka masing - masing.


""


Tiba - tiba semua laki - laki yang hendak menolong pasangannya pun tersungkur terjatuh.


"A-apa ini?! Berat sekali!"Bingung Ken begitu juga dengan murid laki - laki lainnya.


Mereka semua berusaha untuk bangun. Tetapi...


" Gravitasi 999.999 kali lipat"


*BOM!*


Tubuh mereka semua terhentak lantai hingga lantai nya hancur.


"Ghak!" 297x


"AAAAAAAAAAH!"Teriak Ken yang masih saja berusaha walaupun itu tidak berguna.


"HehehehHahahahahaha! Kalian memang lalat yang berisik ya!"


Kemudian Ren mulai berjalan mendekati para gadis yang sedang terikat sembari menginjak para siswa laki - laki yang terjebak di gravitasi super kuat itu.


Pertama Ren mendekat ke arah Yukina.


"Hay Yukina hehe~"Sapa Ren sambil tersenyum jahat.


Ren menatap Yukina.


"Re-Ren..."Ucap Yukina yang sedikit gemetaran.


Kemudian Ren mulai memegang wajah Yukina yang cantik itu. Dan Ren menjilat pipi Yukina.


"E-eeh?"Kaget Yukina, dan Yukina merasa sangat tidak nyaman akan tidakan Ren.

__ADS_1


"Berhenti Ren..."Larang Yukina.


Sedangkan Ken melihat itu menjadi sangat marah.


"Jangan menyentuh Yukina'ku REEEEN!"Bentak Ken kepada Ren.


Walaupun tubuh Ken tidak bisa di bergerak,tetapi Ken masih bisa melihat dan berbicara.


Kemudian Ren mulai menatap Ken dengan senyum jahatnya. Tidak hanya itu Ren sengaja menyentuh setiap inci tubuh Yukina itu di depan Ken.


"Ken...,Lihatlah ini akan menjadi pertunjukan yang seru hehe~"


"Re-ren... Berhenti..."Yukina terus menyuruh Ren untuk berhenti...


Ken menjadi sangat marah...


"REEEEEN! SUDAH KU BILANG BERHENTIIIIII! JIKA KAU LEBIH JAUH LAGI KAU AKAN MENYESAL!" Marah dan Ancam Ken kepada Ren.


"Heh,Itu akan menjadi sangat menarik... Dan juga bagaimana kalau aku memperkosa Yukina di depan mu? Ini pasti sangat menyenangkan Hehehe~"


*Roek!*


Ren merobek pakaian Yukina, dan semua yang ada di ruangan itu menjadi sangat terkejut.


"T-Tidaaaak!" Yukina berteriak, dan kaget apa yang di lakukan Ren.


"REEEEEEEN! KU BUNUH KAU! KU BUNUH KAU!"


"HAHAHAHAHAHAHA! BAGUS! BAGUSSS!" Tawa Ren.


Tapi...


*BOOM!*


Tiba - tiba seseorang menyerang Ren dengan pukulannya, dan orang itu adalah Kepala Academy itu yaitu Deush.


Dan Ren menahan serangan itu.


"Kau sudah keterlaluan B*cah!" Marah Deush kepada Ren.


"Hebat juga kau bisa bergerak dengan gravitasi seperti ini. Dan juga mari kita tunjukan siapa yang bocah hehe~"


Kemudian Ren mengenggam tangan Deush, lalu Ren memutarkan tubuhnya dan melempar tubuh Deush sangat keras.


"Apa?!"


*BOOOM!*


Tubuhnya menabraki seluruh bangunan yang ada di academy, perlahan bangunan itu mulai roboh dan mengubur Deush.


"Aku akan melayaninya sebentar."


*SWOOOSH!*


Ren melesat dengan kecepatan cahaya, kemudian Ren memukul di tumpukan reruntuhan bangunan itu.


*BOOOM!*


Pukulan itu membuat seluruh daratan bergetar. Dan tanah mulai hancur...


"GHAK!" Deush memuntahkan darah sangat banyak.


*BUGH!*


Kemudian Ren menendang Deush ke atas langit.


"AHHHK!"


Dan dia terpental ke atas langit,kemudian Ren mulai mengucapkan mantra... Yaitu : ""


Kemudian Ren memasang sebuah penghalang yang mengurung Tubuh Deush. Lalu Ren membakar tubuh Deush dengan api neraka yang sangat panas.


Api yang bisa membakar apa yang tidak bisa di bakar. Dan semua yang menyentuh api itu tidak akan memiliki masa depan.


"AAAAAAA!"Teriak Deush.


Tubuh Deush mulai menjadi abu dan mati, tetapi jiwa Deush tidak akan bisa mengalami reinkarnasi tetapi akan mengalami siksaaan tanpa batas di suatu tempat yaitu neraka.


"Lemah sekali. waktunya kembali"


kemudian Ren mulai ke tempat semula, tetapi seseorang menyerang Ren dari belakang.


*TRING!*


Dan Ren menangkis serangan itu dengan tatapannya saja, dan terlihat seorang laki - laki yang seumuran dengan Ren yang sedang menyerang Ren menggunakan Katana.


Dia adalah Lian.


Author : Gantung?Iya?pasti awaokawak! tapi tenang saja update selanjutnya pasti akan lama xixixi. ya tergantung Mood juga sih...


Oh ya jangan Lupa Like,Vote,Komen dan Rate Bintang 5 supaya author semangat buat Updatenya.

__ADS_1


...~Salam Dari Author Riza~...


__ADS_2