
CHP 93
Sekarang Dunia Dewa sudah menjadi lautan darah, para dewa/dewi dan malaikat/bidadari di bantai oleh Absolute menggunakan beberapa serangan.
Dan total yang dibunuh Oleh Absolute adalah 986 Triliyun Di gabung dengan Dewa/Dewi dan Malaikat/bidadari. Tetapi semua itu membutuhkan waktu kurang dari 1Jam.
"Absolute adalah penjahat yang sebenarnya, Seraaaaang!"Teriak salah satu dewa yang memerintah semua malaikat dan dewa untuk menyerang sang Absolute.
*CRAAATSSS!*
Sebelum mereka menyerang semuanya langsung mati dengan tubuh hancur berkeping - keping.
Semua mati dengan tatapannya saja,semua serangan yang dilancarkan kepada Absolute semuanya tidak akan melukainya.
"Jangan menyerah terus serang!"
Para malaikat dan dewa terus menerus menyerang sang Absolute tanpa henti, mereka terus memunculkan Sihir yang bahkan menghancurkan Ribuan Galaxy tetapi semuanya tidak berhasil melukainya.
*BOOM!*
*BOOM!*
*BOOM!*
"Kita tidak boleh berhenti menyerangnya! Serang teruss!"
Sekarang Absolute sedang melawan Se'isi Dunia Dewa sekaligus. Semuanya melawan Absolute dan Absolute hanya sendiri.
"Pyuiiiii!"Lalu Jutaan Phoniex dengan Api Biru,Hitam,Merah,Emas muncul dari atas langit.
Dan mereka menggabungkan seluruh api mereka dan mengeluarkan serangan Api maha dasyat yang bahkan sudah menghancurkan Jutaan Galaxy sekaligus.
*BOOOOM!*
Dan serangan itu mengenai Absolute. Tetapi Absolute masih tidak terluka dan masih saja duduk di singgasananya walaupun istanannya sudah rata dengan tanah.
Lalu Tanah mulai bergetar dan Dunia Dewa mulai berderit... Kemudian dari dalam tanah muncul Lava - lava memuncrat - muncrat kemana - mana dan semua setelah itu munculah sebuah naga dengan ukuran nya sudah melebihi ribuan Galaxy.
Lalu di ikuti dengan naga - naga kecil lainnya dan naga - naga itu adalah anak dari naga yang besar itu.
"ROAAAAAAAAAR!"
Lalu Naga itu mulai membuka rahangnya lalu nafasnya langsung menyemburkan Api biru yang sudah berkali - kali lipat serangan Gabungan Phoniex tadi.
Dan serangan itu meluncur dengan sangat cepat kearah Absolute. Tetapi Absolute masih diam duduk di tahta nya itu.
Kemudian Absolute mulai mengulurkan tangannya kedepan dan menahan semburan api itu.
__ADS_1
*SREEEEEEEEEETT!*
"Raaaaaaaaaa!"Dan Naga itu menambah daya serang semburan apinya itu dan Absolute perlahan mundur kebelakang.
Dan semua Dewa dan Dewi melihatnya menjadi sangat senang lalu mereka bersama - sama mulai menyerang Absolute "Bagus! Mari kita bantu sang Naga Tirani untuk mengalahkan Absolute!"
"YAAAA!"
Lalu mereka semua memunculkan miliaran Bintang yang sangat panas secara bersamaaan dan melemparkannya ke Absolute.
*BOOOM!*
*BOOOM!*
*BOOOM!*
*BOOOM!*
Tidak hanya itu ""Salah satu Dewa memunculkan sebuah Galaxy yang dipenuhi oleh matahari yang tidak terhitung jumlahnya. Dan...""
Dan Galaxy itu bertambah menjadi 100 "TERIMA INI!"
Dan galaxy - galaxy itu di lemparkan ke arah Absolute.
*BOOOM!*
*BOOOM!*
*BOOOM!*
Lalu ledakan super dashyat itu terjadi dan semuanya berhenti menyerang. Mereka kira Absolute sudah mati dengan serangan super kuat itu tetapi... "Kalian itu bodoh sekali sama seperti Raiga itu."
Mendengar itu para Dewa dan malaikat marah ketika Absolute menghina si Raiga "Sialan! Rupanya benar kau yang membunuh Tuan Raiga!"
"Semuanya serang Lagi!"
Mereka semua melsat dengan kecepatan cahaya dan melebihi cahaya. Dan mereka memunculkan harta - harta mulia mereka.
"Aku tidak peduli lagi. Kalian ku bunuh saja sekalian! "
*BOOOM!*
Lalu ledakan super dashyat terjadi dan itu membuat miliaran Dewa dan malaikat mati sekaligus.
Tidak hanya itu sang Tirani Dragon dan Para Phoniex yang melihatnya langsung menyerang kembali Absolute.
"Menggelikan sekali, kalian benar - benar sudah tertipu oleh Dewa Pahlawan sialan itu."
Dan Absolute menatap tajam serangan itu lalu serangan itu berbalik membunuh Tirani Dragon dan Para Phoniex.
__ADS_1
*BOOOM!*
Dan sekarang semua penghuni di Dunia Dewa sudah mati dan hanya menyisakan 2 orang saja yaitu Ren Arata dan Absolute.
Sekarang mereka bedua saling berhadapan sama lain. "Sekarang tinggal kita berdua Ren, kau repot - repot menghasuk mereka semua hanya demi membunuh'ku,itu tidak berguna Ren!"Ucap Absolute yang nampak marah.
"Ya, karena melawan mereka semua itu merepotkan bagiku, jadi aku membiarkan semuanya di bunuh olehmu."Sirang Ren dengan Santai.
"Oh ya. Apakah wanita ****** itu sudah mati? Ku lihat Wanita itu sudah mati di penggal oleh malaikat. Ya rasanya sangat menyenangkan ketika aku melihatmu menderita setelah kau menyaksikan wanita jala... Oh maaf maksudku seseorang yang kau anggap ibu itu mati hehehe~"
"Kalau tidak salah namanya adalah..."
*Swossssh!*
Absolute tidak bisa bereaksi sama sekali, tiba - tiba Ren langsung berada di depannya sembari menancapkan katananya ke leher Absolute "Jangan kau coba - coba menyebut namanya b*jingan!"Ren menatap Absolute dengan penuh kemarahan dan intimidasi.
Dan Absolute agak terkejut dengan intimidasi yang di pancarkan oleh Ren kepadanya "Apakah kau tahu? Aku ini adalah Quatzer yang merencanakan di bunuhnya ibumu i---"
*SRING!*
*BUGH!*
Ren langsung memotong leher Absolute menggunakan katananya dan langsung menendang kepala Absolute sampai menabrak tembok. "Jadi itu kau...Jadi itu kau...! Ku bunub kau QUATZEEEER!"
*SRING!*
*SRING!*
*SRING!*
*SRING!*
Dengan penuh kemarahan dan dendam Ren memotong - motong tubuh Absolute tidak ada hentinya. Darah - darah muncrat kemana -mana sampai menutupi sebagian wajah Ren.
Tetapi tiba - tiba kepala Absolute melesat dengan sangat cepat dan menyundul Ren hingga terpental kebakang.
Lalu Absolute mulai memulihkan dirinya dan setelah itu Dia mulai berjalan mendekat ke arah Ren. "Sebenarnya kau tahu kalau aku itu Quatzer. Tetapi kau malah semarah itu?"
"Ya... Aku itu sudah tahu kau bukan Absolute, dan aku hanya ingin memastikan bahwa kau itu adalah dalang kejadian itu."
"Apa yang kau katakan aku tidak peduli,semuanya demi sejarah menjadi lebih baik!"
"Maju sini. Br*ngsek!"
Author: Yo.. gimana?pendek ya? pasti wwkwkw, gw lagi males ngetik jadi... nikmati aja wkwkw.
lalu jangan lupa Like,Vote,Komen dan Rate bintang 5 ya supaya author makin semangat buat updatenya!
__ADS_1
...~Salam Dari Author Riza~...