
CHP 90
"Begitu?"Sang Absolute nampak tidak meremehkan perkataan Raiga.
Dan Raiga langsung mengeluarkan serangan terkuatnya yaitu senjata mulianya. "Datanglah Senjata Muliaku! "
adalah pedang yang tercipta dari kehancuran dari alam semesta di masa lampau. Dan kekuatan penuhnya bisa menghancurkan 1 alam semesta sekaligus.
"Pedang itu ya...,lumayan juga."Ucap Absolute dengan nada remeh.
"Wahai Pedang kehancuran, hamba pinta untuk berikan kekuatan yang maha dashyat dari inti alam semesta!" Kemudian Pedang milik Raiga mulai berubah cahaya yang sangat terang.
Lalu dia melaju dan menusuk Absolute ""
*BOOOOOM!*
Pedang itu mengeluarkan ledakan yang setara dengan ledakan Big Bang, dan istana milik Absolute hancur separuh karena ledakan "Dia sudah pasti mati! Serangan itu sudah bisa untuk menghancurkan satu Alam Semesta!"
Tetapi ekspetasi Raiga tidak sesuai harapan, Setelah debu - debu yang menutupi mulai memudar. Terlihat Absolute masih duduk di singgasananya dan masih baik-baik saja.
"Apa?!"Raiga sangat terkejut dan tercengang.
"Senjata yang cukup kuat, tetapi serangan seperti ini tidak akan bisa membunuhku."Setelah itu Absolute mencabut pedang Raiga yang masih tertancap di dadanya itu.
Lalu Absolute menghancurkan pedang itu seperti kaca yang sangat rapuh.
*Pyaaar!*
"Tindakan'mu itu sudah membuatku marah Raiga. Kau termakan hasutan dari Dewa Pahlawan itu, Biar ku beritahu sesuatu sebelum kau ku hancurkan."
"Apa maksudmu?"
"Dewa Pahlawan: Ren Arata adalah Pahlawan yang memperkosa dan membunuh Tunangan'mu itu Raiga."
Setelah itu Raiga menjadi sangat terkejut "Ti-tidak mungkin!I-ini tidak mungkin!"
"Itu benar. Baiklah sesuai yang kukatakan kau akan ku'hancurkan karena kau telah membuatku marah!"
Absolute tiba - tiba menatap tajam Raiga dengan penuh kemarahan, dan tiba - tiba Raiga menjadi sangat ketakutan "T-tunggu... Jangan bunuh aku sekarang!Biarkan aku membunuh Ren terlebih dahulu!"
"AAAAAAAAAA!"Raiga pun lari menjauh dari Absolute dengan penuh ketakutan.
"Lari?Pengecut sekali kau." seketika Tubuh Raiga hancur tanpa sisa begitu dengan jiwanya.
"Tidaaaaaaaak!"Teriak Raiga dan lalu Mati.
Setelah Itu Absolute hanya duduk diam di singgasananya dan hanya tersenyum licik "Jadi ini kekuatan sang Absolute?hebat sekali! Dan juga Sang Pahlawan Abadi: Ren Arata selanjutnya kau akan ku bunuh!"
"Demi mengubah sejarah dan menyelamatkan Alam Semesta ku. Akan ku lakukan apapun walaupun itu harus merebut kekuasaan sang Absolute!"
...**********...
Sementara itu di sisi Dark dan Ren ,terlihat miliaran meteor - meteor sedang meluncur menjatuhi Dark.
*BOOOM!*
*BOOOM!*
*BOOOM!*
__ADS_1
*BOOOM!*
"Aaaaaaaaaaaa!Br*ngsek!"Dark menjadi sangat marah melihat dirinya di jatuhi oleh miliaran krikil - krikil itu.
Setelah itu tubuh Dark memunculkan tekanan angin yang sangat kuat dan menghilangkan Semua meteor itu.
*Swooosssh!*
Tetapi tiba - tiba Ren muncul dari atas dan memukul Dark.
*BOOOOM!*
Dan Dark terhentak ketanah sampai permukaan hancur lebur, lalu Tanah mulai runtuh.
Tanah itu sampai runtuh sampai ke Inti Planet yang sangat panas. "Baaaajingaaan!"
*SRIIING!*
Dark menjadi tambah marah lalu dia menebas Ren dengan tebasan memutar. Tetapi Ren melompati serangan itu.
"Ups! hati-hati!"
Dan Ren menginjak wajah Dark yang tampan itu""
Lalu Ren memberatkan badannya menjadi miliaran kali-lipat dengan gravitas.
*BOOOM!*
Dark bersama dengan Ren tenggelam ke dalam inti planet yang sangat panas itu.
*SRIIING!*
Lalu Dark membelah inti planet itu menjadi dua, dan tebasan itu sampai keluar sampai kepermuka'an.
"Terima ini!" Dan Ren melemparkan bola api hitam itu ke arah Dark yang berada di bawahnya itu.
"Serangan itu tidak akan mempan!"Setelah itu Dark terbang melesat dan berniat menghancurkan serangan itu dengan cara menabraknya.
Tetapi Ren justru malahan tersenyum licik ""
Tiba - tiba bola api itu berubah menjadi miliaran kali-lipat "Apa!"
""Dan Dark langsung menebas seluruh Bola Api itu dengan tebasan yang di selimuti kegelapan.
*SRIING!*
*BOOOOM!*
Dan semua serangan itu terbelah lalu hancur tanpa sisa. "Ku bunuh kau Ren!"
Dengan kecepatan melebihi cahaya ,Dark menghunuskan pedangnya ke arah Ren dan lalu menusuknya.
*TSUK!*
"Mati kau Reeen!"
*TSUK!*
Dari belakang Ada pedang yang menusuk Dark dan itu membuat Dark menjadi sangat terkejut.
"Guhak!"Dan Dark memuntahkan sedeguk darah. Lalu Dark melihat kebelakang
__ADS_1
Dan Dark menjadi sangat terkejut karena yang menusuknya adalah: "Ren?!"
"Dari tadi aku melihat'mu kau bertarung dengan Tiruanku, dan itu sangat menyenangkan Dark hehe~"
Mendengar itu Dark sangat terkejut "Sejak kapan!?"
"Sejak aku masuk kedalam dimensimu, dan yang datang menemui'mu saat melamar Yuna itu sebenarnya tiruanku hehe~"
Benar,Setelah Ren baru memasuki Dimensi milik Dark. Ren menciptakan tiruannya yang di beri kekuatan 30% kekuatannya.
Setelah itu Dark melihat Ren yang tertusuk pedangnya itu menghilang. "Begitu,Jadi begitu.... Aku mengerti! Tetapi jangan pikir ini adalah akhirnya!"
*TSUUUK!*
Setelah itu Dark menusuk dirinya sampai pedang itu tembus menusuk Ren... "Guhak!"Ren dan Dark memuntahkan darahnya.
"Dari pada mati sendiri,lebih baik mati bersama denganmu Ren!"Teriak
Dark.
Setelah itu pedang Dark mulai mengeluarkan kegelapannya yang sangat mengerikan dan membungkus Ren dan Dark.
Lalu Meledak
*BOOOM!*
Ledakan itu sangat besar bahkan bisa menghancurkan Ratusan Juta Galaxy sekaligus. Sedangkan Yuna yang melihatnya dari bawah sangat terkejut "REEEEN!"
Yuna sangat khawatir dengan Ren, Yuna berfikir bahwa Ren tidak akan selamat karena terkena ledakan seperti itu.
"Tidak... tidaaak...!jangan mati Reeen!"Yuna menangisi Ren.
Tetapi tiba - tiba suara Ren terdengar dari bekas-bekas ledakan itu
"Kau pikir ledakan seperti ini bisa membunuhku. Jika ledakan seperti ini sudah cukup membunuhku maka aku tidak akan semenderita ini." Ucap Ren yang dingin.
Setelah Itu Ren melihat Yuna yang masih terikat di bawah dan Lalu ia mendekati Yuna. "Yuna kenapa kamu menangis? Menagisi'ku?Jangan bercanda,aku tidak perlu di tangisi seperti itu."Ucap Ren yang dingin.
"Tidak peduli sebesar apa rasa cinta dan peduli kalian padaku, pada saatnya kalian akan tetap melupakanku."Gumam Ren.
Setelah itu Ren menghancurkan Rantainya dan melepaskan Yuna. "Te-terimkasih ,Ren."
"Tidak perlu berterimakasih,lebih baik aku pindahkan dirimu ke Dunia yang lebih aman karena kau adalah rencana cadangaku jika aku gagal dalam Rencana utamaku."Ucap Ren yang tetap dingin.
Mendengar itu Yuna menjadi sangat terkejut "A-apa yang kau katakan Ren?!Aku tidak ingin berpisah denganmu lagi!"
Yuna berjalan mendekat ke arah Ren, Tetapi tiba - tiba Ren memasang penghalang di sekitarnya.
"T-tidak Ren! Jangan lakukan itu, aku tidak ingin ini!... Aku tahu kau pasti berniat mati,jangan lakukan itu!"
Tetapi Ren tidak mempedulikannya dan masih fokus mengucapkan mantra"Pindahkan " Tiba - tiba sebuah lingkaran sihir mulai muncul dari bawah kaki Yuna.
"Tidaaak!Reeen,jangan kau lakukan rencana itu! Jangan berniat mati... Aku tidak ingin kau mati Ren!" Tangis Yuna dan terus mendobrak penghalang itu.
"Maaf. semua untuk mengakhiri mimpi buruk ini. Jadi pergilah!" Ucap Ren yang dingin.
"Tidak Reee-"Setelah itu Yuna pun di pindahkan ke dunia yang lainnya dengan penuh air mata di saat dirinya di pindah paksa oleh Ren.
"Baiklah,waktunya memulai penderitaan ini! Kehancuran Dunia Dewa!"
Author: Jangan lupa Like,Vote,Komen dan Rate bintang 5 supaya author makin semangat buat Updatenya.
__ADS_1
...~Salam Dari Author Riza~...