
CHP 99
Dan mereka yang melihat itu langsung menangis dan berteriak "SILYAAAA!"
Yui langsung menitipkan anaknya ke Elaina. Dan lalu ia langsung menyerang Retwo dengan penuh kemarahan
"BAJINGAN... SIAPA KAU! BERANI SEKALI KAU MENIRU TUAN REN!" Yui menyerang Retwo, Tetapi...
*SRING!*
Leher Yui langsung terpotong Dan Yui jatuh lalu kepalanya menggelinding sampai menyenggol Kaki Retwo.
Semua yang melihatnya menjadi semakin terkejut, lalu mereka yang dapat bertarung mulai menitipkan anak mereka ke wanita yang tidak bisa bertarung.
Seperti Aika,Elaina,Mai dan Yukina... Sedangkan yang dapat bertarung hanya tersisa Alicia,Asahi,Serina dan Liana.
"Aika,Elaina,Mai dan Yukina... Kami titipkan anak - anak kita kepada kalian. Dan lalu kalian pergi kedalam. Disitulah tempat yang paling aman!"Ucap Alicia
"Ta-tapi?"
Tetapi Retwo tidak akan membiarkan hal itu. Dan dia menyerang Aika dan lainnya dengan katananya itu.
*SRING!*
*TANG!*
Tetapi itu ditahan oleh Serina menggunakan penghalang super kuat hingga berlapis - lapis.
"PERGILAH!"
Lalu mereka berempat pergi kedalam ruangan dimana Lilith Dan Yue berada. Di sana Lilith sedang melakukan persalinan sedangkan Yue dia membantu proses persalinan itu.
*Stap!*
*Swosssh!*
Retwo melompat mundur, tetapi dia langsung di kejar oleh Serina menggunakan kekuatan pelompatan waktunya itu.
Lalu Serina memukul Retwo sekuat tenaga hingga dia terpental menabrak tembok hingga hancur.
*Brak!*
*BOM!*
Setelah itu Alicia mulai mengeluarkan sihirnya ""
Setelah itu Ratusan Lingkaran sihir Muncul di atas Retwo, dan lalu sihir warna jingga meluncur seperti panah ke arah Retwo dan...
*KABOOOM!*
Meledak dan memiliki daya penghancur yang sangat kuat. Bahkan itu bisa menghancurkan 1 pulau sekaligus.
Tetapi Retwo masih baik - baik saja, dan tidak terluka sama sekali , lalu Liana memunculkan Harta Mulianya.
"Datanglah "
Kemudian Liana mengeluarkan sebuah semacam pedang dari dimensi ruang dan waktu. Dan di sekeliling pedang itu terdapat Petir yang bertegangan sangat tinggi. Bahkan 1 sambaran saja sudah bisa menghanguskan 1 kota.
Setelah itu Liana mulai mengangkat pedangnya ke atas ""
Lalu Petir mulai menyambar dengan kuatnya ke arah Retwo, dan petir itu adalah petir terkuat yang pernah di keluarkan pedang itu.
Daya serang itu sudah bisa menghancurkan Puluhan Pulau Besar sekaligus.
*CTAAAAR!*
*BOOOOM!*
"DIA MASIH BELUM MATI... SERANG LAGI!"Serina tahu bahwa dia tidak akan mati semudah itu. Bahkan dia sudah bisa membunuh Dewi hanya dengan 2 tebasan tidak seriusnya.
""
Setelah itu Alicia mulai menyerang lagi dan mengeluarkan sebuah Meteor yang berukuran 1 Negara besar. Dan jika itu menabrak sebuah planet maka kehidupan yang ada di planet itu akan mati.
"Akan ku tambah lagi serangannya!"
Setelah itu Liana menggabungkan serangan terkuatnya dengan meteor Alicia. Dan itu berhasil, sekarang Meteor Alicia sudah di kelilingi petir yang sangat kuat.
Bahkan serangan kali ini sudah bisa menghancurkan 1 planet sekaligus, Tetapi Serangan Alicia tidak sampai di situ. Sekarang dia kembali menyerang Retwo dengan sihir selanjutnya yaitu ""
Setelah itu munculah sebuah Miliyaran Panah yang berukuran puluhan meter, dan setiap panah bisa menghancurkan 1 gedung sekaligus.
*Syut!*
*Syut!*
*Syut!*
*Syut!*
Dan serangan itu melesat ke arah Retwo yang masih tersangkut di tembok yang hancur itu
""
Lalu Liana menggandakan berat dan Mempercepat waktu dari serangan itu sehingga serangan itu semakin kuat menjadi beberapa kali lipat.
Dan Retwo mau menghindarinya tetapi "Datanglah "Serina memunculkan buku yang memanipulasi setiap kejadian yang akan terjadi masa depan.
""
Dan Retwo menjadi tidak bisa bergerak seakan waktu tidak mengizinkannya.
Setelah itu dua serangan kuat semakin dekat ke arah Retwo dan lalu menghantamnya.
*DBOOOOM!*
*BOOM!*
__ADS_1
*BOOM!*
*BOOM!*
Ledakan maha dasyat mulai terjadi ,ledakan itu bahkan sudah cukup untuk menghancurkan 1 matahari sekaligus.
"Seperti kerikil saja."Terdengar suara Retwo di balik debu - debu yang berterbangan itu.
*Swosssh!*
Retwo melesat dengan kecepatan melebihi cahaya dan mulai menyerang Alicia dengan cara menusuknya tetapi
""
Serina menulis lagi di Quartzer Book nya. Dan itu membuat Waktu tidak mengizinkan Retwo begerak.
Ujung katana Retwo hampir mengenai Alicia. Dan itu membuat Alicia melompat mundur kebelakang karena terkejut dengan kecepatan super gila itu.
"Kau tidak apa Alicia?"Tanya Liana
"Sepertinya begitu, dan kecepatan gila macam apa itu?"Jawab dan bingung Alicia.
"Itu adalah kecepatan yang melebihi konsep waktu dan cahaya. Kecepatan itu adalah kecepatan itu hanya dapat di kuasai oleh Para Quartzer dan Quatzer lalu para Dewa Kelas Atas"
Tetapi Retwo mulai bergerak dan melepaskan belenggu waktu Quartzer Book milik Serina itu.
*Pyaar!*
"Apa?!"Kaget Serina dan lainnya.
"Dasar Quartzer penghianat, akan ku bunuh kau terlebih dahulu!"
*Swoshh!*
"Hati-Ha..."Sebelum Serina menyelesaikan perkataannya, Retwo langsung berada di depannya dan memotong kedua tangan Serina sampai Quartzer Booknya ikut terpotong.
*SRING!*
"A---"
*BUGH!*
Retwo menendang tubuh Serina keatas dan lalu memotong tubuh Serina menjadi beberapa bagian, sampai potongan tubuh itu menyangkut di langit - langit ruangan itu.
Sedangkan Liana dan Alicia tidak bisa bereaksi sama sekali dengan kecepatan itu hanya terdiam , setelah itu Retwo langsung membunuh Keduanya itu.
*SRING!*
*SRING!*
*SRING!*
Tubuh mereka mulai terpotong dan berpencar kemana - mana hingga darah,potongan tubuh memenuhi ruangan itu.
"Sekarang tinggal ruangan itu."
Aika,Yukina,Elaina dan Mai... Mereka masuk kedalam ruangan itu, di sana di kelilingi penghalang yang sangat kuat bahkan Dewa tidak akan bisa menghancurkan ataupun menggoresnya.
Aika,Yukina,Elaina dan Mai sedang membawa Anak Yui,Silya,Serina dan Alicia.
Tetapi kini Yui dan lainnya sudah mati dengan sangat mengenaskan. Tubuh mereka terpotong - potong hingga menjadi beberapa bagian.
"Gawat sekali! Tapi kita harus melindungi Anak - anak kita dan lainnya! Kita pasti aman disini!"Ucap Aika yang sangat panik.
Lalu di sana ada sebuah pintu tertutup... Disitulah tempat Lilith melakukan persalinannya dan dia melakukannya di bantu oleh Yue.
"AAAAAAAAAAAAAAAAAH!"Terdengar suara teriakan lilith di ruangan tertutup itu.
Setelah itu terdengar suara erangan bayi yang sedang menangis! "Owaaaaaa!Aaaaa!"
"Selamat Lilith, Anak'mu Laki - laki!"Ucap Yue yang memberikan selamat.
Elaina dan Lainnya mendengar itu menjadi lega tetapi juga sangat khawatir.
Tetapi tiba - tiba.
*SRING!*
*SRING!*
*BOOOM!*
Tiba - tiba tebasan sebuah katana membelah dan menghancurkan pintu ruangan itu dengan sangat mudahnya.
"Kalian bahkan sedang melahirkan, sungguh menyedihkan sekali!"Ucap Retwo yang dingin.
"APA?!"
*Swosssshh!*
*SRING!*
*SRING!*
Retwo melesat dan langsung membunuh Elaina bersama dengan Yukina,Aika dan Mai.
*Craats!*
Tubuh mereka terpotong menjadi beberapa bagian secara bersamaan, dan lalu Retwo menangkap 10 Bayi yang di bawa mereka.
"Owaaaaaa... Owaaaaaaa!"
Terdentar suara tangisan bayi yang sangat keras, tubuh dari sepuluh bayi itu di penuhi dengan darah - darah ibu - ibu mereka.
"Berisik sekali!"
Setelah itu Retwo menuju ke ruangan tertutup yang ada di depannya, dan lalu dia menendang ruangan itu sekuat tenaga.
__ADS_1
*BOOOM!*
Dan ruangan hancur dan disana terlihat bayi Perempuan yang berada di sofa tetapi yang pasti itu adalah anak Yue.
"Re... Bukan, kau bukan Ren! Siapa kau?!" Yue langsung tau kalau pria yang didepannya bukan Ren. Tetapi orang lain.
Yue yang sedang memotong tali pusar bayi Lilith pun berhenti setelah melihat mayat - mayat dari wanita yang di pilih oleh Ren.
Tidak hanya itu, anak dari yang ibu yang dia telah dia bunuh pun berada di tangannya. Lilith dan Yue yang melihatnya menjadi sangat marah.
"BAJINGAAAAAAAN! APA YANG KAU LAKUKAN!"
"KELUAR LAH PASUKAN'KU!"
Setelah itu Miliyaran prajurit bayangan muncul dari bayangan Yue, setelah itu mereka menyerang Retwo secara bersama - sama. Tetapi
"God Shadow Monarch ya? Lemah sekali!"
*SRING!*
Dalam sekali tebas, Semua pasukannya sudah hancur... Tapi anehnya pasukannya tidak bisa bangkit kembali
Dan itu membuat Yue menjadi semakin terkejut, Bahkan 1 pasukan'nya saja sudah cukup untuk meratakan 1 dunia.
Tetapi justru semuanya dapat di kalahkan dengan mudah oleh orang itu.
"Bajingan! Berani - beraninya kau melalukan ini! Ku bunuh kau dasar Peniru!"
""
Yue menyerang dengan Siluet hitam yang membentuk Miliyaran pedang , bahkan setiap pedang itu sudah cukup untuk meledakan 1 dunia.
*Syut!*
*Syut!*
*Syut!*
Semua pedang itu meluncur dengan cepatnya ke Arah Retwo,tetapi semuanya langsung hancur setelah menyentuhnya.
*Pyaaar!*
Yue terus menciptakan pedang - pedang menggunakan siluet hitamnya sembari dirinya masih melanjutkan memotong tali pusar bayi milik Lilith.
Tetapi tiba - tiba
"Yue di belakangmu!"Teriak Lilith yang masih terbaring tidak bisa bergerak.
"Eh?"
*TSUK!*
"Guhak!"
Yue tertusuk oleh katana milik Retwo dan memuntahkan darah yang sangat banyak.
"Mati!"
*Sring!*
Lalu Retwo memotong tubuh Yue manjadi dua dan lalu Yue mati dalam sekejab
"YUEEEEE! BAJINGAN BERANI - BERANINYA KAU MEMBUNUH SEMUA TEMAN - TEMANKU!"Marah Yue tidak hanya itu dia juga terus meneteskan air matanya.
"Berisik!"
Lalu Retwo membunuh Lilith menggunakan dan dalam sekejab Yue mati dengan air mata yang masih tersisa.
Sekarang hanya tinggal 12 Anak Ren, dan dia mengumpulkan semua anak itu dalam satu tempat. Lalu 12 anak itu terus menerus tidak berhenti menangis
"Maaf..., jadi beristirahatlah dengan tenang "
Dan mereka berhenti menangis lalu mereka mati lalu tubuh mungil mereka mulai tidak bergerak.
dan di wajah mereka terlihat air mata yang masih tersisa. tetapi tiba - tiba Retwo meneteskan air matanya dan itu menandakan bahwa dirinya sangat sedih harus membunuh bayi - bayi yang bahkan belum melalukan dosa sedikit pun.
"Sial... sial..., kenapa takdir begitu kejam!"
Retwo menangis dan lalu dia segera pergi dari Dungeon itu ""
Retwo pun pergi dengan penuh kesedihan dan tangisan.
...*********...
Retwo keluar Dungeon dan lalu pergi bersama yang lainnya "Ayo pergi. urusan kita sudah selesai!"Perintah Retwo dengan dingin.
"Apa kau sudah melalukannya?"Tanya Akemi.
"Ya. dan jangan tanya lagi... Jika tidak akan ku bunuh juga kalian!"Ucap Retwo dengan penuh intimidasi dan kemarahan.
"Ba-Baiklah!"Jawabnya dengan gemetaran ketakutan.
Setelah Retwo yang lainnya, Ren pun datang "Ku harap masih sempat!"
Setelah itu Ren segera berteleportasi dan menuju ke Lantai 100 di dimensi berbeda.
tetapi setelah dia melihat seisi ruangan itu dia sangat terkejut dan sangat terpukul karena melihat semuanya mati
"Eh?Ti...dak!"
"Bagus, Sepertinya dia memang melakukannya!"Ucap Quartzer King yang senang.
Author: Gw cape mau ngetik apaan, jadi jangan lupa Like,Vote,Komen dan Rate bintang 5 supaya author makin semangat buat updatenya.
...~Salam Dari Author Riza~...
__ADS_1