Evil System : Hero To Villain

Evil System : Hero To Villain
CHP 78 : Apa Yang Dia Maksud "Layani Aku!"


__ADS_3

CHP 78


>Di Dunia Dewa - Istana Ren.


Keesokan Harinya...,Ren sekarang sedang duduk di depan seorang Dewa...,dia adalah Dewa Kematian. Namanya adalah Than Eraos.


Dan kenapa Dewa Kematian ini datang ke Istana Ren? Sudah pasti dia ingin meminta bantuan kepada Ren.


"Jadi kau ingin aku membantumu untuk mendapatkan Hati dari Dewi Kehidupan?"Tanya Ren.


"Benar...,walaupun kekuatanku dan kekuatannya saling bertolak belakang... Tapi aku mencintainya."Jawab Than yang sedikit malu.


"Bagaimana ya...,Aku juga tidak mempunyai pengalaman cinta. Tapi aku akan membantumu sebisa mungkin!"Ucap Ren dengan penuh tekad.


Lalu Than menjadi sangat senang Dan langsung menjabat Tangan Ren


"Terimakasih Dewa Pahlawan Ren!"Senang Than


"Untuk pertama ayo kita temui Dewi Kehidupan yang kau suka itu setelah itu ayo kita pikirkan rencana untukmu!"


"Ayo!"


Setelah itu Than dan Ren pergi keluar dari istana dan kembali ke daratan. Lalu mereka pergi ke tempat Dewi Kehidupan itu.


Setelah sampai, Ren dan Clay mulai mengamati Dewi Kehidupan dari balik semak. "Jadi dia adalah Dewi Kehidupan?"Tanya Ren dengan lirih kepada Than yang berada di Sampingnya itu.


"Iya,Cantik bukan?"Jawab Than dengan serius.


"Iya dia memang cantik dan penuh kehidupan...,Tidak sepertimu wajahmu suram penuh dengan penuh kematian..."Ucap Ren yang keceplosan.


"Benar...benar...,Eh. Apa yang tadi kau katakan?"Than menatap Ren.


"Tidak ada kok."Jawab Ren.


"Begitu."Than kembali memperhatikan Dewi Kehidupan itu yang sedang menyirami bunga itu.


Setelah mengamati beberapa menit mengamati Dewi Kehidupan.


"Oh ya, Siapa nama Dewi Kehidupan itu?"Tanya Ren.


"Namanya Eris Fertansa."Jawab Than.


"Eris ya...Oh ya aku mempunyai rencana yang bagus."Ucap Ren.


"Heh?Apa itu?"Than terkejut karena Ren hanya dalam sekali liat sudah bisa memikirkan rencana yang tepat untuknya.


"Begini..."Setelah itu Ren membisikan Rencana nya ke telinga Than. Setelah itu Than


Lalu Than menjadi sangat terkejut dengan rencana yang di usulkan oleh Ren."Eeeeh! Aku harus melakukan itu!"


"Stttt! Jangan keras - keras..."Perintah Ren.


Karena suara Than ,Sekarang Than dan Ren ketahuan "Siapa itu?!"Kaget Eris.

__ADS_1


Setelah itu Than menjadi semakin panik, dan di saat itulah Ren bertindak "Ayo Than!"


Ren mendorong keluar Than keluar semak "W-woy...!"


Setelah itu Than sudah ketahuan oleh Eris, Eris yang melihat Than itu menjadi sangat kesal. "Kenapa kau ada di sini Than,sudah ku bilang aku membenci kekuatan kematianmu dan dirimu!"


"A-Anu...,Tolong dengarkan aku Eri--"Sebelum Than menyelesaikan perkataannya Eris menyelanya


"Jangan panggil namaku dengan mulut yang penuh kematian itu! Pergi sana!"Eris mengusir Than.


Than menjadi sangat bingung 'Gimana ini...? Oh ya Ren?'Setelah itu Than menoleh kebelakang rupanya Ren sudah pergi meninggalkannya.


'Sialan kau Ren...,mana mungkin aku bisa mengatakan itu kepada Eris! Tapi...aku tidak punya pilihan lain!'


Setelah itu Than mulai mengambil nafas untuk menenangkan dirinya.


"Ha? Apa yang kau katakan tadi? Jangan kepedean Eris..., Apa kau kira aku menyukaimu? Apa kau bodoh? Aku itu hanya mau bilang. Kau itu sangat jelek Eris"Sepertinya Than mulai menjalankan rencana yang di buat Ren.


Mendengar itu Eris menjadi sangat terkejut, dan wajahnya menjadi merah karena ucapan Than tadi... "Kau juga sangat jelek bodoh!"


*BOOOM!*


Eris memukul dagu Than dan membuat Than terpental jauh "Kenapaaaa!!"Teriak Than.


Setelah itu Eris hanya diam menunduk "Than bodoh...,dia pernah bilang kalau dia menyukaiku. Dasar dewa kematian hidung belang."


Lalu Eris pergi dan masuk ke rumahnya. Sementara itu Ren yang sedang di atas Rumah Eris hanya tersenyum Licik. 'Nikmatilah Waktu indah kalian berdua terlebih dulu. Setelah itu akan ku perlihatkan bagaimana penderitaan yang sebenarnya hehe~'


Than terlempar jauh hingga jatuh ke tengah hutan karena pukulan Eris "Aduh duh... Sakit sekali."


Sekarang sedang berjalan keluar hutan dan segera menuju ke hutan. Lalu setelah berjalan beberapa menit Than akhirnya Than berhasil keluar dari hutan yang sangat luas itu.


Dan kembali ke wilayah Kerajaan utama. Setelah sampai Than kembali kerumahnya yang sangat megah itu.


>Di Rumah Than.


Terlihat Than yang sedang duduk duduk di depan rumahnya itu..."Aku mengatakan hal yang kejam kepada Eris,...sial Eris pasti akan membenciku!"


"Seharusnya aku tidak meminta bantuan dari Dewa Pahlawan yang tidak berpengalaman tentang cinta, gara - gara dia hubunganku dengan Eris jadi Kandas..." Keluh Than.


"Siapa bilang kandas Than.."Tiba - tiba Ren berada di atas rumah Than...


"Ren?"Kaget Than.


"Kau besok kerumah Eris lagi, lalu kau katakan..............." Suruh Ren kepada Than.


Setelah itu Than mendengarkan Ren dan Than mulai paham alasan kenapa Ren menyuruh dirinya berkata seperti itu kepada Eris.


"Jadi begitu, Alasan kenapa kau menyuruhku mengatakan itu untuk membuat Eris semakin mencintaiku...,Yosh aku mengerti! Terimakasih Ren!"Than berterimakasih kepada Ren


"Ya..."Ucap Ren yang tersenyum licik.


>Ke'esokan Harinya

__ADS_1


Sekarang Than sedang terbang menuju rumah Dewi Kehidupan: Eris dengan penuh harapan.


"Aku sangat gugup!"


Setelah beberapa menit terbang,Than akhirnya sampai ke rumah Eris. Sekarang Than berjalan dengan penuh kegugupan di setiap langkahnya.


Lalu Than mengetuk pintu rumah Eris.


*Tok!*


*Tok!*


*Tok!*


"Yaaa...,sebentar...!"Terdengar suara Eris dari dalam... Lalu ia membukakan pintu.


"Ha-Halo Eris.."Sapa Than dengan senyuman canggung.


"Kenapa kau datang ke sini Than...?"Tanya Eris dengan penuh kekesalan.


"Ya...sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu."Ucap Than.


"Sesuatu?cepat katakan..."Perintah Eris.


Lalu Than membungkukan badannya dan..."A-Aku minta maaf yang kemarin! Semua yang aku katakan kemarin semuanya itu hanya candaan!"


Setelah mendengar itu,Eris hanya menghela nafasnya... "Hah...,cuma itu. Tanpa kau mengatakannya aku juga sudah tau."


Mendengar itu Than terkejut "Eh?kenapa kau tau?"


"Karena Dewa Pahlawan yang mengatakannya."Jawab Eris.


"Eh?Dimana dia?"


"Dia ada di dalam rumahku..."


Mendengar perkataan Eris,Than menjadi sangat terkejut... "Ke-kenapa dia ada di rumahmu?"


"Ya...,Sebenarnya..." Sebelum Eris menjawab pertanyaan Than tiba - tiba.


"Eris! Cepat kesini layani aku!"Terdengar suara Ren yang memanggil Erid dari dalam rumah.


Sekarang Than menjadi sangat terkejut "Ya tunggu sebentar! Jadi Than aku ada kesibukan jadi datanglah lain kali"


*Brak!*


Eris menutup pintunya dengan keras.Sekarang Otak Than sudah treveling kemana -mana. 'Layani?Apa maksudnya Ren mengatakan Layani aku? Dan Layanan apa yang di maksud oleh Ren?'


"Aku...Penasaran!"


Setelah itu Than lari ke samping rumah Eris,karena di samping Rumah Eris ada pintu yang selalu di buka setiap saat kecuali saat malam.


Setelah itu Than sangat terkejut dengan apa yang di liat saat melihatnya "Eh?"

__ADS_1


__ADS_2