
CHP 79
Than sangat terkejut dengan apa yang di lihat saat ini...,Karena...karena... Eris sedang menyilirkan Teh untuk Ren seperti seorang tamu.
"Oh Than,Selamat datang..."Ucap Ren sambil meminum Teh yang di hidangkan oleh Eris.
"Ren,Kenapa kau ada di sini?!Dan juga kenapa Eris bisa begitu baik denganmu!?"Kesal Than.
"Hm...,Apa maksudmu?"Tanya Ren yang berpura - pura tidak tahu.
"Jangan berpura - pura tidak tahu Ren! Kau...Kauuu! Kenapa kau duluan yang menikmati Teh buatan Erissssss! Padahal sudah ratusan ribu tahun aku mencoba meminumnya tapi aku tidak berhasil!"Kesal Than kepada Ren.
"Sudah Sudah Than. Lebih baik kau gabung ke sini...,Boleh kan Eris?"Ucap Ren yang tersenyum.
Senyuman Ren penuh dengan kemisteriusan...,Setelah melihat dan mendengar perkataan Ren beserta senyumannya. "Baiklah...,Kau boleh gabung... "Setelah mendengar perkataan Eris, Than menjadi sangat senang.
Lalu
"Dan juga Ren ini adalah Tamu. Sudah sepantasnya aku melayaninya. Jadi jangan berfikir yang bukan - bukan Than!"Lanjut Eris.
"Oke!"Setuju Than.
Setelah itu Than masuk ke rumah Eris dengan perasaan senang. Lalu Than langsung meminta Eris untuk menghidangkan teh buatannya yang selama ini di impi - impikan oleh Than.
Lalu Eris menyilirkan Tehnya ke cangkir milik Than..."Selamat Minum!"
Than meminum Tehnya, setelah itu "Uwenaaaaaaaak!" Sepertinya Teh Buatan Eris sangat enak, ya pantas saja Eris di juluki Penguasa Teh karena dia bisa menghidangkan Teh yang memiliki aroma ketenangan dan juga rasanya sudah di luar nalar, yang berarti super Enak.
"Aku tambah lagi Eris!"Minta Than
"Aku juga Eris."Lanjut Ren.
"Baiklah Baiklah..."Setelah itu Eris menyilirkan kembali Tehnya ke Cangkir Ren dan Than.
Nampak Ren dan Than sangat menikmati Teh buatan Eris. Setelah beberapa cangkir akhirnya Tehnya habis.
"Sudah habis...,Tapi aku bisa membuatkannya lagi jika kalian mau."Ucap Eris.
"Aku mau lagi Eris!"Ucap Than yang meminta.
"Itu boleh juga."Lanjut Ren.
Mendengar itu,Eris segera membuatkan Teh untuk mereka berdua."Baiklah. Tolong tunggu beberapa menit."Ucap Eris.
Setelah Eris pergi membuatkan Teh, Ren dan Than mulai berbisik.
"Bagaimana...,Rencanaku memang baguskan?"Bisik Ren
"Iya...,Bagus sekali Ren. Kau berpura - pura menjadi tamu lalu memaksa Eris untuk menghidangkan Teh Buatannya kepadaku. Karena Eris tidak bisa menolak permintaan seorang Tamu dan pada akhirnya Aku bisa menikmati Teh buatan Eris setelah sekian lama. Terimakasih Ren."Bisik Than yang berterimakasih
"Ya..."
Setelah Itu Eris pun datang sambil membawa Teh panas buatannya yang masih di dalam Teko.
__ADS_1
Ren dan Than kembali menikmati Teh buatan Eris sampai Sore. Setelah itu mereka berdua pulang. "Akhirnya mereka bedua pulang...,Persedian bubuk tehku juga hampir habis. Aku harus membuatnya lagi..."Ucap Eris.
>Di Malam Harinya - Di Rumah Eris.
Terlihat Ren yang sedang duduk di atas pohon sembari mengawasi rumah Eris. "Baiklah...,waktunya memulai rencanaku hehe~ "
Ren berteleportasi ke dalam Rumah Eris.
Lalu Terlihat Eris yang sedang tidur di Futonnya , dia tertidur sangat lelap. Lalu terlihat serbuk Teh yang barus selesai di buat yang tergeletak di atas meja.
"Heh." setelah itu Ren mulai memasukan obat pelelap tidur kedal mulut Eris.
Kemudian Ren mulai mendekati Eris yang sedang tertidur itu. Lalu Ren melepaskan semua pakaiannya.
*Srutt...*
Ren melepaskan semua pakaian Eris secara perlahan lalu terlihat Dada Eris yang cukup besar itu beserta P*ting yang indah itu.
Lalu Ren mulai meremas Dada Eris dan menjilatinya. Setelah beberapa lama Ren menghentikannya.
"Waktunya mengambil keperawanannya hehe~"
Dengan Posisi Ren menindihi Eris dan Ren memasukan Bendanya ke Gua Pink milik Eris.
*Sleep!*
Ren telah merobek keperawanan Eris dan darah mulai mengalir dari celah gua Eris.
"Terakhir kali aku melakukan ini 5 bulan yang lalu bersama dengan Lilith. Jadi... Maaf saja jika aku akan menjadi sangat kasar Eris hehe~"
*Plak!*
*Plak!*
*Plak!*
Ren sangat kasar dan sangat cepat ketika memainkan tubuh Eris sehingga mengeluarkan suara - suara yang sangat bising.
"Aah~"Lalu terdengar suara Eris mendesah.
"Oh kau sudah bagun ya Eris."Ucap Ren sembari memperkosa Eris.
Setelah itu Eris mulai membuka matanya, dan Eris mulai bingung... Setelah itu Eris mulai melihat kedepan.
Eris menjadi sangat terkejut "Aa-apa ini!? S-sakit! Sakit!"Teriak Eris.
"Be-berhenti! S-sakit! R-Ren... Kenapa kau melakukan ini? Jahat sekali...Hiks"Eris menangis.
"Oh ya Eris aku sudah mengambil keperawananmu loh~ dan aku juga penasaran apa yang aku terjadi kepadamu setelah ini. Apa kau di usir dari dunia dewa atau terjadi hal yang sangat buruk setelah ini~"
Setelah mendengar itu Eris menjadi sangat terkejut dan menjadi sangat ketakutan. Menurut aturan jika seorang Dewi kehilangan kesuciannya sebelum menikah maka dia akan di hukum sangat berat, dan hukuman paling Ringan adalah di usir dari Dunia Dewa ini.
"Tidaaaak! Lepaskan lepaskan benda itu dari tubuhku! Aku tidak ingin ini!"Eris memberontak tetapi Ren memegang kedua tangan Eris,dia menjadi tidak bisa berbuat apa - apa.
__ADS_1
Eris hanya bisa menangis dan berteriak meminta tolong sembari tubuhnya di mainkan dengan sangat kasar oleh Ren.
"Sakit... Sakit.... Siapapun tolong aku..."Eris telah meminta tolong puluhan kali tetapi tidak ada yang mendengar karena Rumah Eris itu jauh dari permukiman jadi tidak ada yang mendengar teriakan Eris.
"Tolong...hentikan ini... Aku sudah... Tidak kuat lagi...Renn..."Suara Eris terdengar sangat lemas tetapi masih memohon Ren untuk berhenti memperkosanya.
*Plak!*
*Plak!*
Ren menampar wajah Eris hingga lebam,Dan itu di lakukan Ren setiap Eris memohonnya untuk berhenti.
*Cusss!*
Ren mengeluarkan cairan putihnya kedalam rahim Eris dengan sangat banyak "Ti...dak..."
Karena Ren masih belum puas Ren memperkosa Eris lagi dengan sangat brutal. Dan Eris hanya bisa menangis dengan sangat lemas. Tubuhnya sudah sangat sulit di gerakan karena ulah Ren yang meperkosa Eris dengan sangat brutal.
5 Jam Kemudian.
Ren memutuskan untuk berhenti memperkosa Eris, sedangkan Eris hanya bisa terbaring lemas di futonnya. "Kenapa...Kenapa..."Terdengar suara Eris yang sangat lemas dan lirih.
Dan air matanya terus menerus menetes. Setelah itu Ren menatap Eris dan Ren tersenyum licik.
"Eris... Jangan pikir peranmu hanya sampai di sini saja. Kau punya satu peran lagi untuk di mainkan hehe~"
Lalu Ren mulai Memegang tangan Eris "Kau akan berubah menjadi monster yang sangat mengerikan Eris... Dan akan mengacaukan Dunia Dewa Ini hehe~"
Eris mendengar itu menjadi sangat terkejut "Tidak...Tidak...tidak... Jangan lakukan itu...."
""Ucap Eris.
"Tidaa----"
Setelah itu Aura Hitam mulai menyebar dan membungkus tubuh Eris... Lalu.
*BOOOM!*
Meledak dan mengubah tubuh Eris menjadi monster yang sangat besar dan mengerikan.
Dia memiliki Diameter yang sangat besar bahkan sudah sebesar Galaxy.
Dan Ren menamai Monster Itu "Gurdas!"
Nama Monster itu adalah Gurdas,Monster yang memiliki Energi Kegelapan dan Kematian yang sangat di luar nalar. Monster itu adalah perwujudan dari "Ketiadaan"
Author : Bagaimana ?Gantung?Iya?pasti lah wkwkw dan maaf gw lagi gak niat bikin adegan ewe jadi ya kayak kaku aja.
Jadi Jangan Lupa Like,Vote,Komen dan Rate Bintang 5 supaya author makin semangat buat updatenya.
__ADS_1
...~Salam Dari Author Riza~...