
Setelah pertarungan Yato dan Alicia yang sengit pada akhirnya pertarungan di menangkan oleh Alicia.
Walaupun Alicia mati di pertarungan itu tetapi pada akhirnya Alicia hidup kembali.
>Di Lantai 100.
Ren yang melihat pertarungan Alicia dan Yato pun tersenyum karena ada sesuatu yang cukup mengejutkan.
"Lebih cepat dari yang ku kira. Tetapi yang masih membuatku bingung 'X' yang di sebutkan Nerez sebelum membaur dengan alam."
"Dan juga siapa yang menciptakan Great Spirit? Apakah Si 'X' itu? Hah..., untuk di bahas nanti saja,sekarang mari kita lihat di Lantai 75."
>Di Lantai 75
*BOMM!*
*BOMM!*
*BOMM!*
*BOMM!*
.......
Ledakan besar yang bahkan sudah meratakan daratan terus menerus terjadi di lantai 75.
Lalu terlihat 2 orang yaitu Asahi dan Silya yang sedang bertarung.
"" Silya memunculkan ribuan tombak api hitam yang sebesar gedung dan menjatuhkan semuanya ke arah Asahi.
*BOOM!*
*BOOM!*
*BOOM!*
*BOOM!*
*BOOM!*
.....
Ledakan yang bahkan sudah bisa menghancurkan satu planet sekaligus terus menerus terjadi.
Walaupun begitu,Asahi terus menerus menghindari serangan itu dengan mentelrportasikan dirinya terus menerus.
""
Kemudian Sebuah tembakan sihir air yang sangat kuat di tembakan ke Silya.
*BUUUUST!*
"Lemah."
Sebelum serangan Asahi menyentuh tubuh Silya, Air itu seketika menguap karena aura panas seperti nereka.
"" Lalu Ratusan tombak es muncul di langit lalu mulai meluncur ke arah Silya.
*Syut!*
*Syut!*
*Syut!*
*Syut!*
*Syut!*
*Syut!*
.......
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
Silya yang hanya diam di tempat melihat ratusan tombak es terus menyerang dirinya dengan ledakan suhu yang sangat minus itu.
Dan kabut dingin terus menerus meluas di lantai 75, dan terus menerus menurunkan suhunya.
__ADS_1
"" Lalu kemudian Kobaran api emas yang sangat besar berkobar di sekitar tubuh Silya.
"Apa?!" Asahi pun terkejut dengan apa yang di lihatnya.
""Setelah itu Ribuan rune sihir raksasa muncul di atas langit dan kemudian setiap rune sihir itu memunculkan berbagai sihir api yang sudah bisa menghancurkan planet.
Dan Sihir api itu sudah di gabungkan dengan sihir lain dan di tingkatkan.
"Ini?!Guhk!"Tiba - tiba Asahi merasakan sakit di seluruh tubuhnya, dan dirinya tertunduk tidak bisa bergerak.
'Kenapa harus sekarang?! Skil Unlimited Mana ku sudah mengalami Coldown... Dan efek sampingnya aku tidak bisa bergerak! Sial!' Kesal Asahi di dalam hatinya.
Silya yang melihat Asahi tertunduk pun hanya tersenyum iblis walaupun dirinya dewi.
"Ada apa?Apakah efek skil mu sudah habis? Menyedihkan sekali...,kalau begitu matilah!" Lalu Asahi meluncurkan semua sihir nya sekaligus.
Semua sihir itu sudah seperti serangan 20 matahari dan Asahi terus memandang ke atas langit melihat semua serangannya akan menghantamnya dengan keras.
"A-aku sudah tamat." Asahi pun memejamkan matanya sambil menundukan kepalanya.
*SWOSSSSHHH!!!*
"HAAAAAAAAAAAAA! ASAHIIII.....!!!! DENGAN SEMUA KEKUATANKU YANG TERSISA KU PERINTAHKAN SEMUA SERANGAN YANG ADA LENYAP!...." Tiba - tiba Eiji melesat dengan sangat cepat dan lalu dia melesat ke arah semua serangan tersebut.
Dan Asahi yang melihatnya pun menjadi sangat terkejut dengan apa yang di lakukan Eiji.
"EIJIII JANGAN LAKUKAN ITU! KAU BISA MATI!"Teriak Asahi yang sangat terkejut dengan tindakan yang di lakukan Eiji, karena Eiji akan menggunakan kekuatan yang tidak seharusnya dia pakai.
""
Cahaya yang sangat terang muncul dari tubuh Eiji. Dan Perlahan semua serangan itu yang ada di sekitar Eiji mulai di hapus.
Tetapi karena kekuatan penghapusan Eiji belum mampu menandingi dominasi yang ada di sihir Silya jadinya Penghapusan itu tidak bisa menghapus serangan itu dengan seketika tetapi secara berurut.
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
Sementara itu Asahi yang melihat Eiji dari bawah hanya bisa berteriak dan menangis.
"SUDAH CUKUP EIJI! PERGILAH DARI SANA DAN BIARKAN AKU MATI SAJA! AKU MOHON EIJI....HIKS. HIKS .HIKS."Teriakan dan tangisan Asahi pun di dengar oleh Eiji Lalu Eiji pun membalas :
"TIDAK! AKU PASTI AKAN MELINDUNGIMU! WALAUPUN AKU HARUS MENGORBANKAN NYAWAKU!"
"Khek! AAAAAAAAAAAAARG!"
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
Semua serangan Silya yang belum terhapus terus menererus menyerang Eiji.
[HP Eiji Tersisa 40% dan masih terus berkurang]
*KABOM!*
"Ahk!" dan salah satu serangan Silya mengarah ke Asahi dan Asahi yang tidak bisa bergerak hanya bisa menerima serangan itu.
*BRAAAK!*
Pada akhirnya Asahi pun terlempar dan menabrak bebatuan Lalu Eiji yang melihatnya pun menjadi sangat marah kepada Silya karena Silya sengaja mengarahkan salah satu serangannya ke Asahi yang tidak bisa bergerak.
"JAL*NG!" Marah Eiji sambil menatap tajam Silya.
"Berani sekali kau menghina dewi cantik seperti ku dengan kata - katamu. Kalau begitu mari kita lihat siapa dulu yang akan mati... Kau atau Asahi hehe~"
Lalu Eiji yang mendengar itu sangat terkejut dan menjadi sangat marah kepada Silya.
"B*NGSAT APA YANG AKAN KAU LAKUKAN DENGAN ASAHI?! KHEK!AAAAAAAAAARG!!" Marah Eiji sembari terus menyerangi Eiji.
Tetapi kemudian Silya menunjukan jarinya ke arah Asahi yang tergeletak tidak bisa bergerak... Dan dia terus berusah berdiri tetapi tidak bisa.
*Syut!*
__ADS_1
*Syut!*
*Syut!*
*Syut!*
Lalu kemudian Silya menyerang Asahi dengan sihir api merah versi lemahnya yang hanya berbentuk bola basket.
Walaupun hanya seukuran bola basket, tetapi 5 serangan itu sudah cukup menghancurkan setengah kota.
"ASAHII! AWAS!! AARGGGHH!" Teriak Eiji kepada Asahi.
"Eh?!"Asahi pun menatap ke atas dengan tubuh terus tidak bisa bergerak.
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
*BOM!*
Dan serangan itu mengenai Asahi Lalu Asahi hanya terlempar dan terus menerima serangan Silya dengan pasrah.
[HP Milik Asahi 45%]
[HP Milik Eiji tersisa 15% dan terus berkurang.]
Sedangkan Eiji pun menjadi sangat pusing dan pandangan nya mulai kabur karena HP nya hampir habis.
Tetapi serangan itu pun tinggal tersisa sedikit karena terus menerus di hapus oleh Eiji dengan perlahan.
[HP Eiji Terisa 5%]
Sedangkan Asahi yang terus di serangi oleh Silya ,dia tidak bisa menghindari serangan tersebut.
[HP Asahi Tersisa 15%]
Dan kemudian semua serangan yang ada sudah terhapus semua... Dan Silya melihat lalu berhenti menyerang Asahi.
[HP Eiji Tersisa 1%]
"Aa...sa...hi..." Dan Eiji pun terjatuh ke tanah yang sedikit dekat dengan posisi Asahi yang hanya terbaring lemas dengan pakaian yang sudah rusak karena serangan Silya begitu juga dengan Eiji.
*BRUUK!*
Lalu mereka saling melihat dengan posisi terbaring lemas dan mulai mendekat menggapai tangan satu sama lain...
"A..sa..hi..."
"E..iji..."
Mereka terus menerus berusa mendekat menggapai satu sama lain walaupun mereka sudah tidak kuat bergerak tetapi mereka memaksa bergerak.
"Ma..af s..epertinya k..ita t..idak bisa bersa..ma as..hi"
"J..angan kat...kan it...u Ei..ji, kita akan terus ber..sama."
Mereka terus menerus mendekat satu sama lain... Di saat Kedua tangan hampir menggenggam satu sama lain tiba - tiba.
"Membosankan." Ucap Silya dengan dingin.
*BRAK!*
Silya menginjak kepala Eiji sampai hancur lalu darah Eiji muncrat lalu berismbah ke muka Asahi dan kaki Silya.
Dan Asahi yang terkejut sangat syok..
"T..idak! E...iji j..angan mat...i....!" Asahi terus mendekat ke mayat Eiji tanpa kepala itu karena kepala Eiji sudah hancur lebur.
"Ti...dak! Ak..u tidak ingin in...i!"Asahi terus menerus menangis Eiji yang sudah tiada itu.
"Menyedihkan sekali kau, lebih baik kau tidur dulu dari pada menangis tidak berguna seperti itu."
*Buk!*
Silya memukul tengkuk leher Asahi dan Asahi pingsan.
"Cinta yang tragis hehe~"
Author : Yo bagaimana? apakah kurang jahat? tentu saja karena author belum terbiasa buat pertarungan kek gitu wkwk. Oh ya Apakah kalian setuju Asahi bakal di entod Ren? Pasti setuju wkwkwk karena bakal nambah poin lagi xixixi.
Oh ya jangan lupa Like,Vote,Komen dan Rate bintang 5 supaya Author makin semangat updatenya.
Jika ada typo tolong di kasihtau.
...~Salam Dari Author Riza~...
__ADS_1