Evil System : Hero To Villain

Evil System : Hero To Villain
CHP 64 : Menuju Keputusasaan.


__ADS_3

CHP 64


"Kalian ini ,memang lalat - lalat yang berisik ya."


"Sampah"


Dan ternyata itu adalah Ren yang wajahnya tersenyum penuh kebengisan.


Lalu Mio sangat kaget dengan apa yang di lihatnya,Ren sama sekali tidak terluka setelah bertarung dengan Zahra,justu zahra lah yang kalah.


"T-tidak mungkin,Zahra kalah...,Dia adalah Saint terkuat yang pernah ada...Tapi bagaimana bisa dia kalah dari Ren?"Mio masih tidak percaya, dan tubuhnya gemetaran.


Lalu Ren menatap Kei dan Mio yang sedang duduk di lantai sembari waspada kepada Ren . kecuali Kei yang hanya duduk diam dan tidak mengeluarkan suara apapun.


Lalu Ren berjalan ke arah mereka berdua, dan Mio berdiri sembari menarik tangan Kei untuk berdiri.


"Oh ya,apa kalian tahu apa yang akan ku lakukan pada kalian hehe~"Ucap Ren yang tersenyum jahat.


"Ja-Jangan mendekat! Jika kau terus mendekat ke sini kau akan menyesal!"Ancam Mio kepada Ren, Tetapi Ren tidak mempedulikannya dan masih saja mendekat.


"Berhenti ku bilang! Jika kau tidak berhenti aku akan menyerangmu!"Ren masih saja tidak mendengarkan ancaman dari Mio.


""Kemudian Mio mengeluarkan sihir air. Dan sihir air itu berupa ratusan bola air yang berputar seperti roda.


Lalu secara bergantian bola air itu menyerang Ren dengan sangat cepat dan kuat.


*BOM!*


*BOM!*


*BOM!*


*BOM!*


*BOM!*


*BOM!*


Semua serangan itu tidak mempan kepada Ren, dan Mio memang sudah tahu bahwa serangan itu tidak mempan kepada Ren...,tetapi itu sudah cukup untuk memberikan kesempatan untuk Kei lari.


"Kei larilah! ada jalan keluar rahasia untuk meninggalkan dimensi ini! Jadi carilah tempat itu Kei!"


Mio menyuruh Kei untuk lari, tetapi Kei hanya diam saja dan terlihat pandangan Kei yang kosong itu seperti sudah tidak memiliki alasan untuk hidup.


"Aku tidak mau pergi. Aku ingin ke tempat kakak."Ucap singkat Kei kepada Mio.


"Jangan bercanda Kei! Kau tidak boleh mati! Cepat pergi!"Suruh Mio.

__ADS_1


*Swohh!!*


Ren melesat ke arah Mio dan Kei ,lalu Ren mencekik Mio.


"Khak!"


"La-Lari Kei! Kau harus menjauh darinya!"Suruh Mio kepada Kei.


Tetapi Kei hanya diam dan mulai menatap Ren dengan mata kosong di ikuti dengan air mata yang keluar.


"Kakak..."Kei memanggil Ren dengan nada lemas.


"K-Keei! Apa yang kau lakukan?!Dia bukan kakakmu! Sadarlah Kei!"Teriak Mio kepada Kei, tetapi Kei tidak mempedulikannya.


"Ada apa adik kecilku yang bodoh?"


"Kakak..."


"Keei! Menjauh darinya!"


Kei pun mendekati Ren dengan perlahan... Tetapi...


"MAAATIII!"Tiba - tiba muncul sebuah bilah cahaya tajam di tangan Kei, dan Kei segera menyerang Ren dengan penuh kemarahan,kesedihannya itu.


Dan Ren sangat terkejut ,bukan terkejut karena serangan Kei tetapi bilah cahaya yang ada di tangan Kei itu.


Dan Ren segera menghindarinya karena jika Ren tertusuk bilah itu mungkin Ren akan di paksa merasakan penderitaan semua makhluk hidup di alam semesta.


Setelah menghindar Ren langsung menginjak lengan Kei hingga hancur.


*Brak!*


"AAAAAAAAA!"Teriak Kesakitan Kei.


"KEEEEI! BAJINGAN! BERANI SEKALI KAU MENYAKITI KE---"Sebelum perkataan Mio selesai Ren melempar Mio sampai membentur tembok.


"Ghaaak!"


Dan Mio tersungkur kesakitan dan tidak bisa berdiri...


"Keeei..."Suara lemas Mio memanggil Kei.


"Kau diam dulu Loli *******!"Ucap Ren yang menatap tajam Mio.


Kei menangis dan berteriak karena lengannya hancur dan bilah cahaya itu pun menghilang.


"Hei Kei...! Dari mana kau mendapatkan bilah itu?! Itu adalah senjata seorang Quartzer!"

__ADS_1


*Brak!*


Ren menginjak salah satu lengan Kei yang belum hancur.


"AAAAAAAAAA! SAKIT SAKIT SAKIT!"Teriak kesakitan Kei.


"Hey! Kei jawab aku... Apakah kau seorang Quartzer?!"


"Bu-bukan...,Ke-i bukan s-seorang Quartzer..."


"Begitu?Jadi dari mana kau mendapatkan bilah cahaya itu?"


"Kei...Tida-k tahu!"


*Brak!*


Ren menginjak kaki Kei hingga hancur.


"AAAAAAAAA! JANGAN! SAKIT!"


"Sudah ku bilang jawab semua yang kau tahu Kei! Jika kau tidak ingin merasakan kesakitan ini maka kau harus menjawab semua pertanyaanku!"


"Jadi dari mana kau mendapatkan Senjata Quartzer itu?!"


"Aku ...mendapatkan itu dari seorang laki - laki yang seumuran dengan Kakak, dan dia berkata 'Kau harus menerima bilah Quartzer ini, kau pasti akan membutuhkannya suatu saat nanti'..."


Mendengar itu Ren sudah tahu siapa pelaku nya, dan Ternyata dia adalah Quartzer King.


Dan Ren tertawa...


"HahahahaHAHAHAHA! Tidak ku sangka dia mempersiapkan nya sampai sejauh ini! Dia sungguh membuatku kesal saja!"


"Baiklah "


Lalu Ren mengeluarkan sihir penyembuh tingkat tinggi, lalu Ren menyembuhkan semua luka Kei,Zahra dan Mio dengan sempurna.


Tetapi setelah sembuh bukannya sadar,mereka semua malah pingsan kembali.


"Baiklah! Waktunya aku menikmati mereka bertiga HahahahHAHAHAHA!"


Setelah itu Ren mengangkat tubuh mereka bertiga ,dan mengikatnya lalu membariskannya di lantai...


"Aku tidak sabar melakukannya hehe~"


Author : Yoo...Lebih cepat dari yang di perkirakan wkwkw dan gantungkan?iya gantung?tenang aja besok up lagi kok ya walaupun belum tentu tapi saya akan berusaha,Oh ya jangan lupa Like,Vote,Komen dan Rate Bintang 5 supaya author makin semangat buat updatenya.


...~Salam Dari Author Riza~...

__ADS_1


__ADS_2