Evil System : Hero To Villain

Evil System : Hero To Villain
CHP 43 : Bertemu Kembali...


__ADS_3

>Dungeon - Lantai 100


Ren sedang duduk di singgasananya sembari dia melihat bagaimana si pahlawan yang di panggil dewa itu untuk membunuh dirinya.


Di layar hologram yang lumayan besar, terlihat seorang pahlawan yang sedang bertarung di lantai 30, Sangking kuatnya kedua pahlawan itu mereka menyelesaikan setiap lantai kurang dari 5 serangan.


Sementara itu di belakang mereka terlihat 3 orang, mereka adalah Yato,Fera dan Nadia.


Yato adalah tunangannya Alicia,Lisa dan Hitori. Sedangka Nadia Dan Fera mereka adalah wanita yang pertama kali di perkosa oleh Ren setelah mendaftar menjadi petualang.


Mereka di perkosa dengan kejam di depan kekasih mereka, setelah mereka di perkosa, Ren menyiksa kekasih mereka di depan mereka hingga mereka mati.


Lalu sisa - sisa tubuh mereka di berikan segerombolan monster, sedangkan Nadia dan Fera diri mereka tidak punya kekuatan setelah di perkosa oleh Ren...


Ren dengan kejam melempar mereka ke segerombolan Orc dan Goblin tetapi mereka di biarkan melarikan diri oleh Ren.


Setelah mereka tidak bisa berlari lagi dan hampir di perkosa oleh sekelompok Goblin dan Orc, dua pahlawan itu menyelamatkan mereka.


Begitu juga dengan Yato, Yato juga di selamatkan dan bertemu dengan dua pahlawan itu dan mereka menjadi semakin kuat dengan dorongan balas dendam.


Kembali ke cerita.


"Hoh...,jadi ini kemampuan dari pahlawan yang di panggil itu." Ren duduk memperhatikan sembari Ren menikmati buah Anggur yang bawa oleh Silya.


"....Anggur ini enak juga. Silya suapi aku." Ucap Ren seperti seorang raja.


"Baiklah Tuan Ren."


Silya menuruti perintah Ren dengan senyuman manisnya, dan Silya menyuapi Ren dengan perasaan senang.


"Hm.., aku juga penasaran dengan mereka bertiga... Dan sudah berapa kuat mereka sekarang hehe~, Ahm... Anggur ini sangat manis."


"Dan juga apakah aku akan menyuruhnya untuk mendatanginya?"


>Di Lantai 30


""


SRING!


BOM!


BOM!


BOM!


Yato menebas semua monster tersebut , dan akibatnya semua monster itu hancur meledak karena Teknik yang di gunakan Yato adalah Tebasan yang tidak terlihat siapapun yang terkena akan meledak.


"Bagus Yato, Ayo lanjutkan ke lantai 31!" Ucap Asahi.


"Baik!"4x


>Di Lantai 31.

__ADS_1


Di lantai 31 mereka bertarung dengan rasa percaya diri yang tinggi seakan mereka sudah pasti yakin akan menang.


Di lantai tersebut, hanya gerombolan serigala bertanduk yang tanduknya bisa mengeluarkan petir.


"Uwooo!!"Lolongan para serigala


Seketika lingkaran sihir muncul dari atas dan mengeluarkan sambaran petir yang bertegangan sangat tinggi.


"" Nadia mengeluarkan serangan api yang bisa menyebar dengan cepat dan bisa membakar apapun dalam jangkauan kekuatan yang lebih lemah.


Api itu membakar seluruh petir tersebut lalu menghilangkan seluruh lingkaran sihir itu kemudian merayap ke serigala itu sehingga seluruh serigala itu mati menjadi abu.


[Lantai 31 selesai]


.......


>Lantai 40


Di lantai 40 sudah di sambut dengan serangan monster terbang yaitu Drakula , Drakula itu mengeluarkan sihir hitam dalam bentuk menggandakan diri.


Semua drakula itu menggandakan dirinya menjadi sangat banyak, tetapi yang tiruan memiliki kekuatan 90% lebih lemah dari yang asli.


Sedangkan level drakula tersebut adalah 200


Swoossshhh!


Semua drakula itu menyerang Eiji,Asahi,Yato,Nadia,dan Fera... Karena itu Fera mengarahkan busurnya ke atas sebelum drakula itu menyentuh mereka.


"" Seperti waktu berhenti di sekitar drakula itu yang membuat seluruh drakula itu tidak bisa bergerak.


......


Ribuan anak panah tiba - tiba tartancap ke jatung drakula itu dan kemudian semua drakula tiruan itu mati sebelum serangan mereka menyentuh Fera dan Lainnya.


Dan sekarang yang tersisa hanya Drakula asli tersebut, wajah Drakula tersebut menjadi sangat marah.


""


Lalu kemudian Rentenan hujan darah yang berbentuk anak panah, dan anak panah itu mengandung zat asam yang bisa melelehkan baja.


""


Lalu Fera memunculkan sebuah kubah pelindung untuk Kelompok Fera. Dan itu adalah skil baru yang di dapatkan oleh Fera saat di hutan tak di kenal.


Sebuah skil pelindung yang di khususkan untuk seorang Archer atau pemanah untuk melindungi dirinya dari hujan anak panah yang tidak terhitung jumlahnya.


Dan Skil ini tidak memperlukan mana, tetapi memerlukan coldown 10 menit setelah pemakaian.


Setelah itu Drakula itu tercengang kaget melihat serangannya di tangkis.


""


Lalu Fera menembakan sebuah Anak panah tetapi kemudian anak panah itu menjadi sebesar pohon yang sangat besar.

__ADS_1


BOM!


Dan menghancurkan Drakula itu sampai hancur tanpa sisa.


"Selesai." Ucap Fera.


Mereka semua mulai menyelesaikan setiap lantai 1 Demi satu. Sehingga mereka pun sampai ke Lantai 50.


>Di Lantai 50


Mereka berjalan melewati lorong yang sangat panjang tetapi anehnya tidak ada monster di yang menghalangi mereka.


"Ini Aneh,kenapa tidak ada monster di sini?" Bingung Yato.


"Benar, ini sudah lantai 50 tetapi mengapa?"Lanjut Fera.


"Mungkin saja si pembuat sengaja melakukan ini?" Teka Nadia.


"Itu mungkin saja, tapi kita harus tetap waspada karena mungkin ini jebakan untuk kita. Dan juga aku merasakan ada aura yang lumayan besar di depan sana"


"Dan Aura itu bukan monster ataupun iblis, tetapi Manusia." Jelas Asahi.


"Benar, Aura tersebut memancarkan niat membunuh yang sangat mencekam."


"Hanya ada satu kemungkinan, Dia adalah bos lantai di sini. Bukannya kalian juga merasakannya" Jelas Eiji


"Ya kami juga merasakannya " Ucap Yato dan lainnya.


Setelah berjalan 5 menit akhirnya mereka melihat sebuah pintu yang sangat besar berukuran 30 meter yang sedang tertutup rapat.


"Pintu apa ini?" Eiji menyentuh pintu itu dengan jarinya tetapi tiba - tiba pintu tersebut terbuka sendiri.


Sedangkan yang lainnya mulai menatap datar dan kesal Eiji dengan kesal seakan tindakan sembrono Eiji.


"Aku tidak melakukan apapun kok. Eh kenapa kalian terus menatapku? Serius bukan aku, percayalah!" Eiji membela dirinya sendiri.


"Hah... Baiklah, lebih baik ayo kita masuk."Asahi menghela nafas dan masuk bersama.


'Hah...,kenapa aku bisa menyukai pria bodoh ini?' Bingung Asahi di dalam hatinya.


Setelah masuk mereka semua tercengang dengan pemandangan apa yang mereka lihat, seisi ruangan itu terlihat seperti padang bunga yang sangat indah dengan rumput hijau yang menutupi tanah.


Lalu terlihat seorang wanita berambut panjang dengan warna putih yang sedang duduk meminum teh dengan santai.


Dan hanya ekspresi Yato yang berbeda, benar Yato meneteskan Air matanya dan terukir sebuah harapan di wajahnya.


"Alicia!" Teriak Yato memanggil wanita itu. Benar wanita itu adalah Alicia tunangannya Yato.


Author : Ehehe~ mungkin lebih banyak dramanya dari pada battle nya, ya karena di novel ini tidak ada genre actionnya jadinya battlenya sedikit wkwkwkw.


Oh ya jangan lupa like,vote,komen dan rate bintang 5 supaya author makin semangat updatenya.


...~Salam Dari Author Riza~...

__ADS_1


__ADS_2