
Selepas Gin dan Reanda mati, Ren membawa jasad mereka ke tempat yang banyak sekali monster untuk di jadikan makanan.
"Ini para monster, Makanlah ada makanan enak Hahahaha!"
Seperti monster ,Trol,goblin, Nighting Wolf ,Whtiel Wolf, Dan Orc saling memakan jasad itu... Tetapi saat mereka memakan semua jasad itu mereka mulai memakan monster yang bukan sejenis mereka.
"Hahahaha! Bagus bagus!"
Rwaaaarh!
Kemudian salah satu Whtiel Wolf menyerang Ren, tetapi.
Crsahh!
Mereka mati dengan tubuh hancur berkeping keping.
"Dasar bodoh hehehe~"
Dengan memperhatika sesama monster menyerang dan memakan monster yang lain, Ren melihat Nadia dan Fera yang ada di belakangnya dengan pakaian sangat sedikit yang terpasang di tubuh mereka.
"Oh ya..., apakah kalian mau menjadi pemuas ***** untuk para goblin, Orc dan Trol ?Hehe~" Ren tersenyum jahat.
Melihat wajah putus asa dengan penuh penderitaan dan tekananan mental yang hampir membuat siapapun ingin bunuh diri, Nadia dan Fera menjadi sangat takut.
Mereka ingin melawan tetapi tidak ada gunanya karena mereka tidak mampu untuk mengalahkan Ren.
"T...t-tidak! A... Ku tidak mau"
"A..ku tidak ingin... Le..bih ba..ik aku mati"
Gemetaran dan ketakutan terdengar dari suara Nadia dan Fera.
"Tidak mau ya?Hm... Baiklah aku akan membuat kemudahan untuk kalian karena telah memberiku pelayanan yang lumayan kepadaku."
"Kalian akan ku lepaskan..."
Mendengar perkataan Ren ,mereka sedikit lega tetapi...
"Tapi... Kalian akan ku lempar ke kawanan goblin dan orc saja. Dan kalian bisa lari dari mereka..."
"Ya... Itu tergantung usaha kalian mau menjadi mesin entod mereka, tenang saja aku tidak akan ikut campur. Aku akan langsung pergi."
Tek!
Ren menjetikan jarinya, seketika Semua monster yang ada di hadapan Ren mati kecuali Orc dan Goblin.
Bak!
Lalu Ren melempar mereka berdua ke kawanan goblin dan Orc itu , terlihat kedua jenis monster itu memandang mereka dengan wajah ingin memperkosa mereka berdua.
Lalu mereka berdua pun melarikan diri dengan sekuat tenaga.
"Hahaha! Ayo lari jika kalian tidak ingin di perkosa lagi hahahahaha!"
Lari dan lari dengan air mata yang terus menetes. Ya mereka sangat menyesal karena telah membuat masalah ke orang yang salah.
Selepas mereka berdua sudah tidak terlihat, Ren kemudian berdiri dan pergi dari tempat itu.
[Mendapatkan 1.899.999 Poin kejahatan dan terus bertambah]
Ya jika mereka berdua tetap hidup maka poin kejahatan tetap akan bertambah selagi mereka menderita akan ulah Ren.
[Poin kejahatan : 54.005.565+]
"Membiarkan mereka hidup akan berguna untuk menambah poin kejahatan ku"
"Jika mereka berdua cocok untuk menjadi ibu dari anak ku, mungkin aku akan memperlakukan seperti Elaina atau Aika"
"Tapi sayangnya tidak cocok, aku tidak peduli mereka selamat atau tidak tetapi yang paling penting mencari kandidat yang akan menjadi ibu dari anakku nanti."
"Benar... Gadis yang memiliki sirkuit sihir yang lancar dalam tubuh mereka lalu memiliki energi sihir yang sangat besar dalam tubuh mereka tetapi mereka tidak bisa menggunakan energi sihir itu."
" Seperti Ruang tersembunyi/Penghalang dalam sisi energi sihir. "
>Di Guild Petualang<
Ren pergi ketempat resepsionis untuk menjual daun sirih yang dia dapatkan.
__ADS_1
"1000 daun sirih, baiklah kami terima dan ini bayarannya." Minase memberikan uangnya
"Baiklah aku terima." Terima Ren.
"Oh ya... Sepertinya Guild master ingin bertemu denganmu sekarang untuk membicarakan sesuatu denganmu."
"Baiklah."
"Kalau begitu mari saya antarkan ke kantor Guild Master."
>Di Ruang Guild Master.
"Baiklah petualang, ini adalah ruangan Pribadi Guild master."
"Baiklah kau boleh pergi."
"Kalau begitu, saya permisi."
Ren membuka pintu ruangan guild master. Terlihat seorang pria paruh baya yang duduk di kursi seperti sudah menunggu kedatangan Ren.
"Kau sudah datang." Ucap Guild master.
"Ya, ada keperluan apa sampai kau membuatku datang ke sini?" Ucap Ren.
"Ya... Aku hanya penasaran saja dengan tanda ¤ yang ada di levelmu itu." Ucap Guild master.
Ren duduk di kursi depan Guild master tersebut.
"Penasaran?Tetapi aku tidak akan memberitahu mu tentang tanda itu." Sirang Ren.
"Hoh... Seorang level 1 kau sungguh sombong." Guild master menyipitkan matanya.
"Tidak tidak, bukannya kau yang terlalu sombong karena kau berada di puncak ras manusia..."
"Ya... Lebih tepatnya seorang High Human."
Guild master agak terkejut dengan perkataan Ren.
""
[<>Nama : Sehiro Nakato<>]
[<>Job : Shadow Monarch<>]
[<>Ras : High Human<>]
[<>Level : 1.000/1.500<>]
[<>HP : 100.000.000/100.000.000<>]
[<>MP : 175.000.000/175.000.000<>]
Stat:
[<> Kekuatan : 10.676.500 <>]
[<> Pertahanan : 10.000.750 <>]
[<> Kecepatan : 13.000.000 <>]
Pasukan : 2.889.600
Skil:
[<>Unlimited Mana<>],[Arise],[Shadow Objek], [<>Recovery<>],[<>?<>]
INFO SKIL :
•Arise : Skil yang bisa menghidupkan makhluk hidup dan bisa membuat mereka menjadi pasukan abadi pengguna.
•Unlimited Mana : Memungkinkan pengguna membuat mana nya menjadi tidak terbatas dalam kurung waktu 1 Jam.
•Shadow Objek : Membuat beberapa salinan diri sendiri menggunakan bayangan, dan membuat pengguna bisa keluar masuk dalam setiap bayangan di mana saja.
•Recovery : Membuat pengguna bisa menyembuhkan luka dalam,dan luka dalam dengan sangat mudah.
Note: Guild master, ganti Sehiro
__ADS_1
"Umurmu bahkan sangat tua." Sirang Ren.
"Hoh... Kau mengetahuinya, sepertinya kau bukan orang biasa."
"Tetapi... Aku heran kau tidak terkejut setelah melihat status ku." Heran Sehiro.
"Buat apa aku terkejut, aku sudah sering melihatnya."
"Kau sangat sombong, mari kita lihat apakah kau bisa bertahan dengan tekanan aura kematianku."
Sehiro mengeluarkan seluruh aura kematiannya yang hanya di tuju untuk Ren, jika dia memperluas auranya kemungkinan besar 1 kota akan mati.
BOOM! BOOM! BOOM!
Ledakan aura kematian meledak - ledak, rasa kematian yang begitu mengerikan di tunjukan kepada Ren.
"Jika kau ingin sekali merasakan kematian yang sebenarnya, maka akan ku tunjukan apa itu kematian."
BOOOOOOOOOOOOOM!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Raja kematian melihat kematian yang lebih menakutkan. Dia langsung tunduk dan berkeringat dingin setelah melihat aura milik Ren.
Bak!
Ren menyandarkan kakinya ke kepala Sehiro, dia hanya bisa diam tidak bergerak.
Sehiro menatap Ren dari bawah dan ingin melihat status milik Ren tetapi.
"ERROOOR!"
Cress!
"Argh!"
Kedua bola mata Sehiro langsung hancur akibat ingin melihat status Ren. Tetapi bola mata Sehiro kembali sembuh karena Skilnya.
'Apa - apaan ini? Aku adalah raja kematian... Tetapi aku ketakutan dengan aura kematian dari orang itu?'
'Yang benar saja! Siapa orang itu? Apakah dia kematian yang sebenarnya?'
Takut! Takut! Takut! Seperti itulah yang di rasakan oleh Sehiro.
"Bagaimana sang Raja kematian? Kau bahkan ketakutan dengan kamatian? Padalah dirimu adalah Raja kematian? Apa yang kau pikirkan? Raja kematian tidak akan takut dengan kematian itu sendiri."
Ren mengejek Sehiro sembari kakinya di sandarkan ke kepala Sehiro yang sedang tertunduk.
"Aku...akan menjadi bawahanmu.." Dengan gemetaran dan ketakutan dia mengatakan itu.
"Hoh...? Otak mu bisa di pakai juga. Tetapi kenapa kau ingin menjadi bawahanku?"
"Kau bisa saja bertarung atau lari dariku? Atau bahkan kau bisa menyerbuku menggunakan pasukan abadimu?" Ren menyipitkan matanya.
"Saya... Telah merasakan kematian yang lebih menakutkan dari saya, saya sebagai Raja kematian akan selalu menjadi seorang bawahan kepada orang yang memiliki kematian yang lebih kuat dari saya."
"Saya akan selalu mematuhi anda,saya akan mengorbankan apapun demi membuat anda sangat senang. Saya bersumpah akan melalukan apapun."
"Tolong jawablah sumpahku wahai Raja Kematian yang sebenarnya. Tidak wahai eksitensi terkuat yang pernah saya lihat!"
Sehiro bersujud kepada Ren.
[Lebih baik Host menerima dia menjadi bawahannya, Raja kematian itu jika sudah bersumpah dia tidak akan bisa melanggar sumpahnya.]
[Ada beberapa keuntungan jika Host menerima dia menjadi bawahan Host.]
'Kau memikirkan hal yang sama denganku System.'
"Baiklah. Aku akan menerimamu menjadi bawahanku."
[Kontrak Tuan dan Bawahan terjalin. Bawahan tidak akan bisa menghianati Tuannya jika mereka menghianati Otomatis mereka akan memgalami penderitaan tanpa akhir]
[Mendapatkan Poin Kejahatan 27.000.666]
"Terimakasih banyak, Rajaku!"
Author : maaf ya jarang update ya karena kurang mod, Ya sebenernya saya mau update kemarin tapi karena kuota saya habis ya jadinya bisanya sekarang wkwkw.
Oh ya jangan lupa Like,Vote,Komen dan Rate Bintang 5 supaya author makin semangat buat updatenya.
__ADS_1
...~Salam Dari Author Riza~...