Evil System : Hero To Villain

Evil System : Hero To Villain
CHP 42 : Fitnah.


__ADS_3

Di Pagi fajar subuh, semua gadis di desa itu tergeletak di depan pintu rumah mereka masing - masing setelah Ren memperkosa mereka dengan gila.


Tetapi para gadis mengira bahwa yang melecehkan mereka adalah Akemi , di dunia ini keperawanan sangat penting bagi wanita apabila mereka belum menikah... Tetapi jika mereka kehilangan keperawanan mereka sebelum menikah maka harga diri mereka sudah hancur dan di cap murahan.


Di saat fajar subuh, setiap pintu rumah gadis yang jadi korban akan di ketuk sampai seseorang membukakan pintu tersebut lalu tidak lupa sebuah Kristal Record yang berisi rekaman peristiwa pemerkosaan di setiap gadis tersebut.


Di salah satu rumah...


Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!


Suara ketokan pintu di dengar oleh tuan rumah tersebut.


"Iya siapa? Tunggu sebentar!" Ucap Seorang laki-laki yang merupakan kepala keluarga tersebut.


Di saat membuka pintunya, dia sangat terkejut dengan apa yang di lihat. Dia melihat putrinya yang masih berusia 16 tahun tergeletak di tanah dengan tubuh telanjang lalu tubuhnya ada yang memar seperti di pukuli.


"Thia!"


Lalu Ayah tersebut membawa anaknya yang bernama Tia, tetapi sebelum itu dia menemukan sebuah kristal lalu dia mengambilnya.


Tetapi di saat Jarinya menyentuh kristal itu,lalu terlihat sebuah layar hologram yang memperlihakan kejadian pemerkosaan masal yang di lakukan Akemi.


Ayah dari anak yang menjadi korban itu sangat marah.


"Baj*ngan! Aku akan membunuhmu!"


Setelah itu,para warga desa berbondong - bondong datang ke rumah Akemi dengan ekspresi marah karena putri - putri mereka di perkosa oleh Akemi.


Sungguh tipu daya yang klise,tetapi tetap masih bisa menipu banyak orang. Sedangkan Ren pun mengikuti romobongan para warga tersebut di tengah - tengah kerumunan.


Ren di sana hanya tersenyum senang melihat para warga marah, dan desa menjadi sangat kacau...


Di saat melewati rumah Aika.


Aika pun mendengar suara kerumunan...


"Ada apa? Lebih baik aku mengikuti mereka."


Aika keluar rumah, dan dia mulai bergabung di kerumunan tersebut.


Setelah 5 menit berjalan sampailah di rumah Akemi yang terlihat cukup besar.


"Akemi keluarlah!"


"Akemi!"


"B*jingan! Keluarlah!"


"Buaya! Jika kau tidak keluar akan ku bakar rumahmu!"


Seruan para warga terdengar di depan rumah Akemi, dan Akemi yang sedang tidur pun terbangun dengan teriakan itu.


Lalu Akemi melihat ke jendela , dan terlihat para warga yang sedang berkumpul tepat di depan rumahnya.


"Ada apa ini?!"


Lalu Akemi segera keluar dari rumahnya dan langsung berada di depan para warga.


Setelah dia keluar ,Akemi langsung di sungguhi oleh para warga dengan kotoran sapi.


Dan Akemi menjadi sangat marah.


"Berhenti! Ada apa ini?! Kenapa kalian melakukan ini kepadaku?!"


Mendengar Akemi masih berpura - pura tidak tahu, para warga menjadi lebih Emosi.


"Bajingan! Cukup pura - puranya! Beraninya kau memperkosa putri - putri kami!"


"Kau itu bukan seorang kesatria! Tapi pemerkosa!"


"Dasar buaya darat yang paling buruk!"


Mendengar amarah para warga, Akemi menjadi sangat bingung.

__ADS_1


"Apa maksud kalian?! Aku tidak mengerti! Kalian bilang aku memperkosa putri - putri kalian?! Itu tidak benar! Aku tidak pernah melakukan hal sekeji itu!"


Lalu kemudian salah satu kerumunan ada seseorang yang melempar sebuah krisatal record dan Akemi menangkap Kristal itu.


Setelah itu tiba - tiba sebuah layar hologram yang sangat besar memunculkan sebuah rekaman yang memperlihatkan seorang Akemi memperkosa Gadis 1 desa dengan kejam.


Sementara Itu, Aika melihat nya sangat terkejut... Dia tidak mengira bahwa Akemi orang sekeji itu... Dan Aika menjadi sangat marah dengan tindakan Akemi.


Sedangkan Akemi menjadi sangat terkejut dengan apa yang di lihatnya.


"A-apa - apaan ini? Ini palsu! Ini bukan aku! Pasti ada yang menjebakku!"


Akemi masih menyangkal apa yang dia lihat itu.


"Jangan berpura - pura! Sudah jelas kau melakukannya! Ayo kita bakar hidup - hidup si pemerkosa ini !"


"Yaaa!!"


Para warga berbondong - bondong untuk menangkap Akemi, tetapi Akemi lari dan melompat ke atap - atap rumah.


"Dia lari! Sialan!"


Sedangkan Akemi masih saja bingung.


'Sial! Siapa yang melakukan ini? Sudah jelas itu bukan aku! Siapa?! Kenapa dia menjebak ku seperti ini?! Aku harus menemukan pelakunya!'


Tetapi tiba - tiba, seorang pemuda berada di depan Akemi yang sedang lari.


"Kau tidak bisa lari Akemi~"


"Apa?"


Bug!


"Guhak!"


Akemi di tendang dan terpental ke arah kerumunan para warga. Dan akhirnya mereka pingsan.


Para warga melihat seorang pemuda misterius yang membantu menangkap Akemi pun senang.


Sedangkan para warga sangat berterimakasih atas bantuan dari Ren.


"Terimakasih pemuda! Ayo kita bakar hidup - hidup si pemerkosa ini!" Teriak salah satu warga.


"YA!"


>Di siang harinya...


Terlihat para penduduk yang berkumpul di lahan yang cukup luas. Lalu di tengah para warga itu terlihat ada segunung kayu bakar lalu di atasnya ada sebuah kayu berbetuk salib seukuran manusia.


Di kayu tersebut terlihat seeorang pemuda yang sedang di ikat di kayu salib itu.


Pemuda itu adalah Akemi yang sedang tidak sadarkan diri , lalu Akemi mulai sadar dari pingsannya dan sangat terkejut dengan pemandangan yang dia lihat.


"Apa ini? Tidak! Lepaskan aku! Lepaskan!"


"Cih! Sialan tidak bisa lepas!"


Akemi memberontak untuk melepaskan diri tetapi tidak bisa.


Lalu di sana terlihat 48 gadis yang telah kehilangan harga dirinya akibat di perkosa oleh Akemi tetapi sebenarnya yang memperkosa mereka adalah Ren.


Para gadis tersebut sedang membawa obor api, di muka mereka hanya ada keputus asaan dan kebencian yang di tuju kepada Akemi.


"Bunuh,Bunuh,Bakar,Bakar." Kata - kata itu yang terus di katakan oleh mereka semua.


Sedangkan Akemi hanya bisa merasakan kengerian.


"Bukan aku yang memperkosa kalian! Tapi orang lain! Percayalah!"


"Hey! Kalian percaya padaku kan?! Jadi hentikan ini!"


Para gadis itu tidak menanggapi ocehan dari Akemi, lalu kemudian Akemi melihat sekeliling untuk mencari seseorang dan dia menemukannya.

__ADS_1


"Aika tolong aku! Bukan aku pelakunya! Bukan aku!" Teriak Akemi yang di tuju kepada Aika.


Sedangkan Aika menyadari bahwa dirinya di panggil, Aika memasang muka jijik kepada Akemi dan melontarkan kata : "Matilah b*jingan!"


Mendengar itu wajah Akemi menjadi sangat putus asa, dan terlihat sangat menderita. Lalu kemudian seorang pemuda datang di samping Aika dan mulai memeluk Aika sehingga kepala Aika bersandar di dada pemuda itu.


Pemuda itu tidak lain adalah Ren Arata. Akemi melihat Ren memeluk Aika menjadi sangat marah lalu Akemi melihat Ren tersenyum padanya dan Dirinya mulai menyadari bahwa di balik semua ini adalah Ren.


"Bakar!"


"Bakar!"


"Bunuh!"


"Bunuh!"


"Bakar!"


"Mati!"


"Mati!


"Mati!"


Para gadis tersebut mulai melemparkan obor api itu ke kayu bakar itu, dan Api mulai menjalar ke sekeliling Akemi.


Akemi merasakan panas yang sangat Luar Bisa!


"AAAAA! REN! SIALAN! BAJINGAN! AKU HARAP KAU MENDERITA SELAMANYA!"


"AAAAHHH!PANASSSSS!"


Sebelum mati terbakar, Akemi melontarkan kata - kata itu.


Sedangkan Ren hanya tersenyum.


>1 Hari Kemudian...


1 Hari telah berlalu setelah eksekusi Akemi, para gadis yang di perkosa hanya bisa terdiam di kamar mereka dan tidak berani keluar kamar sama sekali.


Yang mereka rasakan hanya ingatan bagaimana mereka kehilangan kesucian mereka dan membuat mereka terus menderita karena trauma tersebut.


Sedangkan Ren pun pergi dari desa itu meninggal kan Aika diam - diam, dan Ren tidak lupa membawa 5 gadis yang pertama dia perkosa di desa itu.


Mereka adalah Azumi,Keiko,Eri,Emico dan Harue, kelima gadis tersebut di bawa ke Dungeon Ren di lantai paling atas yaitu Lantai 100.


Tetapi sebelum itu, Ren mencuci otak mereka dan menjadi budak Ren seperti lainnya.


...**********...


>Di Lantai 10.


BOM!


BOM!


BOM!


BOM!


Sebuah serangan api yang mengakibatkan seluruh monster seperti Orc dan Trol level 60 keatas musnah dalam sekejab.


"Baiklah! Ayo lanjut ke lantai 11!" Ucap Eiji yang mememimpin.


"Sepertinya pembuat Dungeon ini sudah menduga ini dan membuat Dungeon ini menjadi lebih besar dari apa yang kalian katakan." Jelas Asahi kepada Yato,Fera dan Nadia.


"""Ya sepertinya benar."""Ucap Nadia,Yato dan Fera secara bersamaa.


"Baiklah,Ayo kita selesaikan Dungeon ini!" 4x


Author : Yo... setelah arc di desa itu selesai, maka saya akan melanjutkan Arc yang melawan dua Hero baru tersebut. Oh ya untuk Arc ke 4 sepertinya akan lebih panjang dari arc sebelumnya wkwkw... dan juga siapa yang penasaran kabar tunangan Ren palsu? di Arc 5 akan muncul dan di arc 5 cerita ini memasuki Arc Academi.


Oh ya jangan lupa Like,Vote,Komen dan Rate Bintang 5 ya supaya Author makin semangat buat updatenya.

__ADS_1


...~Salam Dari Author Riza~...


__ADS_2