
Kota bagian timur di kuasai oleh Keluarga Duke Algust, Di kota timur memiliki sebuah Guild petualang yang sangat besar terlebih lagi ini adalah pusat bagi orang untuk mendaftar menjadi petualang dan tidak hanya petualang terkadang ada juga yang mendaftar sebagai pedagang.
Karena Guild petualang hanya ada 2 yaitu di kota Timur dan kota barat.
...>Di Gulid Petualang Konso Kota Timur<...
Ren memasuki ruangan Guild petualang , Terlihat para petualang yang memiliki job yang berbeda - beda seperti Tank,Assasins,Healer,Mage,Swordsman,Samurai.
Mereka semua sedang duduk dan ada yang menjual hasil buruan mereka lewat Resepsionis.
Lalu Ren pergi ke depan resepsionis itu.
"Permisi, aku ingin mendaftar sebagai petualang" Ucap Ren di depan Resepsionis wanita itu.
"Baik, tetapi sebelum itu biar aku perkenalkan diri saya terlebih dahulu. Nama saya Minase Totoe, saya Resepsionis yang mengurus adminsitrasi seperti pendaftaran member baru,Pejualan dll."
"Lalu-"
"Aku sudah tahu, aku ingin mendaftar sekarang, apakah bisa?" Sela Ren
"Bisa, silahkan untuk memegang bola kristal ini untuk melihat berapa level Anda." Minase mengambil sebuah bola kristal.
"Baiklah, aku hanya perlu memegangnya kan?"
"Betul."
"Baiklah." Ren mulai memegang bola kristal itu. Tetapi saat itu coretan mulai muncul.
Dan coretan itu menunjukan angka ¤1.
'Jadi dia hanya Level 1, tetapi tanda apa ini?' Resepsionis itu melihat tanda ¤ di belakang angka 1.
"Baiklah kamu berada di level 1."
Selepas mengatakannya ,se'isi ruangan di penuhi ejekan tawaan yang tertuju kepada Ren seorang. Pasalnya Level 1 adalah level terendah di sini sedangkan yang lain mereka berada di level 25-150.
Tetapi Ren tidak mempedulikannya di dengan hal itu tetapi di dalam hatinya dia..
'Pengin mati ya? Aku akan membunuh kalian jika kalian bertemu denganku saat melakukan pemburuan hahaha, wanita akan ku nikmati sedangkan laki - laki akan ku bunuh dengan penuh siksa'an Hahahahaha!'
Benar yang tertawa tidak hanya petualang laki - laki saja, tetapi juga perempuan ikut menertawakan Ren.
'Hah... aku sebenarnya tidak memiliki level karena aku sudah menghancurkannya, tetapi level menjadi ada lagi. Ya tapi biarlah kekuatanku tidak akan berpengaruh dengan adanya level' Pikir Ren.
"Baiklah kalau begitu." Angguk Ren.
"Jadi untuk sekarang kau berada di tank E, rank paling rendah tetapi jika level mu naik maka rank mu akan bertambah."
1.SS : 1.000 - ?
2.S : 501 - 999
3.A : 301 - 500
4.B : 156 - 300
5.C : 51 - 150
6.D : 26 - 50
7.E : 1 - 25
"Baiklah, Ini adalah kartu petualang mu , usahakan jangan sampai menghilangkannya." Ucap Minase.
Ren mengambil kartu petualangnya, dan lalu dia menganggukan kepalanya.
Lalu setelah itu, Ren pergi ke papan misi terlihat papan misi di penuhi dengan selembaran misi yang di tempel.
Tetapi yang paling menarik adalah Misi membunuh Raja Iblis, Dengan hadiah gelar Pahlawan dan kebangsawanan tingkat Duke beserta kotanya.
Sungguh hadiah yang sangat menggiurkan tetapi tidak bagi Ren mendapatkan Gar pahlawan dan duke itu sangatlah merepotkan dan membosankan.
Mengalih - alih mencari misi, dia menemukan misi yang membuat Ren tertawa yaitu Pencarian Anak Duke Arata yaitu Ren Arata dengan hadiah 1 Mansion baru beserta isinya.
'Ini sangatlah konyol, Apakah mereka tidak bisa melukis dengan benar? Wajahnya berbeda jauh dari ku hahah!" Benar seperti Ren dalan versi Jojo.
Tetapi karena tidak menemukan misi yang menarik, Ren memutuskan untuk mengambil misi mencari Daun Sirih dengan bayaran 100 Fres Helai.
...>Di dalam hutan<...
Ren sedang menjalankan misinya, tetapi dengan sekejam dia sudah menyelesaikan misinya dengan menemukan 1000 Helai daun sirih, ya misi itu Ren kerjakan hanya untuk mengisi waktu luangnya saja.
Tetapi tiba tiba.
Seeets!
Anak panah tiba - tiba mengarah ke arah Ren dengan sangat cepat tetapi senjata tajam tidak berpengaruh kepada Ren maka anak panah itu langsung hancur saat di dekat Ren.
"Hoh... Kau hebat juga." Terlihat 5 orang petualang /1 party sedang mendekati Ren, Isi party itu 3 orang perempua dan laki laki.
__ADS_1
Dan yang sedang berbicara kepada Ren adalah ketua nya.
"Kalian mau mati ya?" Ucap Ren yang menatap tajam party tersebut.
Mendengar itu semuanya menertawakan Ren.
'Hmm...
Nama : Reanda Teriasa
Level : 79
Job :Tank
HP : 102.000
MP : 30.000
Nama : Gin Nadata(Ketua)
Level : 90
Job : Swordsman
HP : 70.000
MP : 50.000
Nama : Nadia Faksa
Leve : 78
Job : Mage Dan Healer
HP : 30.000
MP : 100.000
Nama : Fera Raoda
Level : 70
Job : Archer
MP : 50.000
HP : 50.000
"Hey... Pecundang, lebih baik kau serahkan daun sirih itu. Kau tidak pantas mendapatkan sebanyak itu." Ucap Gin sambil menodongkan pedangnya kepada Ren.
"Benar, ini juga demi kebaikanmu karena kami berempat berada di level 70 keatas, sedangkan kau itu hanya level 1." Sambung Reanda.
"Benar, Lebih baik kau serahkan itu benarkan sayang?" Sambung Nadia dan berada di samping Gin.
"Iya benar." Balas Gin.
Lalu kemudian Ren melihat seorang gadis yang menggunakan jubah untuk menutupo kepalanya , terlebih lagi dia orang yang menyerang Ren terlebih dahulu.
"Hey, ****** sampai kapan kau berdiam diri di belakang pria besar itu." Ucap Ren yang menatap gadis itu yang sedang bersembunyi di belakang Reanda.
"Begitu?" Gadis itu mulai menampakan dirinya , lalu kemudian Dia membuka jubah itu lalu terlihat telinga panjang yang terpanjang di gadis itu.
"Hoh, Elf ya?" Ren menebak bahwa ras yang di miliki Gadis itu bukanlah ras manusia melainkan Ras Elf.
" Tetapi sepertinya kalian sangat membutuhkan uang ya? Jika kalian ingin merebut ini maka ambilah dari ku dengan paksa." Ucap Ren yang tersenyum mengejek.
"Hoh, jika itu keinginanmu maka aku akan-"
Swosh!
Seperti udara seketika Ren berada di depan muka Gin.
"Dasar tolol." Ren hendak memukul muka Gin tetapi si Tank menghalangi Ren dengan perisainya.
"" Secara bertahap Perisai itu berlipat ganda menjadi 5 lapisan.
"Trik murahan!"
BOOOM!
Setelah pukulan Ren mengenai perisai lapisan pertama seketika perisai itu hancur semua...
Lalu akibatnya Reanda terpental jauh hingga menabrak pohon sampai rubuh.
"Guhak!"
[Memberi Damage 100.000 kepada Reanda]
Melihat kejadian itu ,semua nampak sangat terkejut lalu kemudian sang Healer mencoba menyembuhkan Renada tetapi.
__ADS_1
""
Buk!
Ren dengan sangat cepat berada di belakang Nadia dan lalu mulai memukul tekuk lehernya untuk membuatnya pingsan.
"Sialan!" Gin mulai melesat lalu mulai menyerang Ren dengan pedangnya.
SRING!
Ren menghindarinya lalu kemudian Ren mendendang Tubuh Gin dengan cukup keras.
BUK!
"Guhak!" Gin Mengeluarkan sedeguk darah dari mulutnya lalu dia terpental hingga menabrak pohon.
[Memberikan Damage 68.000 kepada Gin]
SYUUT!
Syut!
Syut!
Syut!
Syut!
......
Lalu kemudian rentenan panah terjun dari atas langit menjatuhi Ren.
Lalu Ren menendang ke langit kemudian dengan tekanan angin akibat dari tendangannya membuat awan berlubang.
Syut!
Syut!
Syut!
Syut!
......
Puluhan anak panah di tembakan dalam sekejab oleh elf itu, Tetapi kemudian langsung hancur saat berhadapan langsung dengan Ren.
""
Kemudian Elf itu mengeluarkan sebuah anak panah dengan di aliri energi sihir petir.
"Tembak!"
SYYUUUT!
Tekanan petir yang di sebabkan oleh panah itu, membuat udara sekitar mengandung petir.
Ctarrs!
Ledakan petir yang murni dari panah itu terjadi setelah panah itu berhadapan dengan Ren.
"Apakah ber-"
Tetapi tiba - tiba Ren berada di belakang Elf itu.
"Sayang sekali ini semua tidak berguna padaku."
"Baga-!" Elf itu sangat terkejut tetapi sebelum ia menyerang lagi Ren memulul tekuk lehernya.
Dan akhirnya pertarungan selesai.
"Untuk sekarang menyiapkan tempat penderitaan untuk mereka berempat hehehe~" Ren tersenyum jahat setelah melihat mereka berdua berempat tergeletak.
Author : Yo... ketemu lagi wkwkw, oh ya di chapter selanjutnya Ren ngeNTR loh awoakawoak! apakah kalian suka? jika ada yang tidak suka silahkan jangan di baca Oke? Oke lah dari pada kena mental kan? wkwk.
Oh ya jangan lupa Like,Vote,Komen dan Rate bintang 5 supaya makin semangat buat updatenya.
Ilustrasi Charakter:
Ilustrasi : Nadia Faksa
Ras : Manusia
Umur : 20 tahun.
Nama : Fera Raoda
__ADS_1
Ras : Elf
...~Salam Dari Author Riza~...