Evil System : Hero To Villain

Evil System : Hero To Villain
CHP 82 : Ku Bunuh Kau Ren!


__ADS_3

"Ke-kenapa rumah Eris hancur?Padahal tubuh monster itu tidak mengenai rumah Eris sedikitpun?"Kaget Than.


"Ohya Eris,Dimana Eris?!"Setelah itu Than khawatir kepada Eris,dan mulai mencari...


Tapi tiba - Tiba.


"RAAAAARRR!"Rudas berteriak sangat keras,bahkan teriakannya sudah menggetarkan sebagian wilayah dunia Dewa.


*Swossssh!*


Lalu Monster itu melesat dengan sangat cepat dan menangkap Than menggunakan tangannya. "Berani sekali kau memegang tubuhku dengan tangan kotormu itu!"


*BOOM!*


Tiba - tiba Tangan Rudas hancur Lalu Than mengepalkan tangannya dan mengumpulkan aura kematian di kepalan tangannya.


Dan Than memukulnya dengan sekuat tenaga.


*BOOOM!*


Tekanan yang di hasilkan oleh pukulan Than sangatlah kuat,bahkan Puluhan Tata Surya sudah bergetar akibat pukulannya itu.


"Apa?!"Tetapi pukulannya di tahan dengan mudah oleh Rudas, Lalu Melihat serangannya di tahan.


Than memegang tangan Rudas dan membating Rudas ke tanah beberapa kali.


*BOOM!*


*BOOM!*


*BOOM!*


*BOOM!*


Dunia dewa bergetar akibat bantingan yang di sebabkan oleh Than. Tetapi tiba - tiba Rudas memegang Kaki Than dengan tangan yang satunya. "Apa!?Aaah!"Than menjadi sangat terkejut.


Posisi telah berganti, sekarang giliran Than yang di banting.


*BOOOOM!*


Bantingan Rudas puluhan lebih kuat dari pada bantingan yang di lakukan oleh Than. "Guhak!" Than memuntahkan sedeguk darah.


Lalu Rudas memutar Than ke atas dan melempar Than dengan sangat jauh.


*BOOOM!*


Dan Than jatuh ke hutan yang sangat lebat, dan tidak ada kehidupan di sana... tempat itu adalah [Hutan Kuburan Dewa]


Setelah melihat dirinya jatuh ke tempat itu ,Than menjadi sangat kesal "Cih!"Decak Than.


Than mulai berdiri "Dari semua tempat,kenapa harus tempat ini?Sial sekali!"Keluh Than.


*SWOSSSH!*


Setelah itu Rudas pun datang di hadapan Than menggunakan Teknik Teleportasi bersama di kelilingi oleh Kabut Kematian dan Kegelapan.


Rudas memiliki kekuatan 2 Dewa sekaligus, Yaitu Kekuatan Dewa Kematian dan Kekuatan Dewa Kegelapan.


Bisa di bilang Rudas adalah sebuah masalah yang harus di hilangkan secepatnya.


Kekuatannya juga semakin meningkat seiring berjalannya waktu, dan kekuatan Rudas sekarang berada Multi - Galaxy Low. Sedangkan Kekuatan Than berada di tingkatan itu.


"Merepotkan sekali,Aku harus melawan monster yang sebesar Galaxy ini sedangkan tingkatan kekuatannya sama sepertiku!"

__ADS_1


"Kalau begitu,aku harus mulai serius!"


Tiba - Tiba dari punggungnya Than keluar 402 Sayap Hitam yang sangat besar. Dari semua sayap hitam itu ada dua sayap yang berbeda warna.


Sayap itu seperti milik burung merak.


Dewa seharusnya tidak memiliki sayap,tetapi Than adalah pengecualian.


Aura kematian Than mulai membesar dan meluas kemana - mana. Mata Than mulai mengeluarkan cahaya biru lalu"" Than mengeluarkan salah satu tekniknya.


Tiba-tiba ratusan tengkorak dan mayat yang sudah membusuk mulai keluar dari dalam kuburan.


"Dewa-Dewi yang sudah mati mari kita lindungi Dunia kita ini! Sekarang serang!Penuhi tugas terakhir kalian!"


Than memperintahkan semua tengkorak dan mayat itu untuk menyerang Rudas.


Tetapi Rudas tidak tinggal diam. Lalu Siluet hitam mulai membentuk sebuah tangan yang sangat besar.


Lalu memukul semua pasukan dewa kematian itu


*BOOOM!*


Dalam sekali pukul,Semua Mayat dan tengkorak itu hancur berkeping - keping. Tetapi tiba - tiba Mereka mulai memulihkan diri dan mulai menyerang Rudas.


Setiap mayat dan tengkorak mulai mengeluarkan kekuatan terakhir mereka, Setelah itu Munculah Ratusan Matahari dan Lubang Hitam yang sangat besar.


"AAAAAAAAAAAAAA!"Teriak terakhir dan serangan terakhir mereka bergelora dengan sangat Hebat.


*BOOM!*


*BOOM!*


*BOOM!*


*BOOM!*


Mereka terlihat tersenyum ke Arah Than. Sedangkan Than hanya membalas senyuman mereka.


Tetapi tiba-tiba "AAAAAAAAAAAAAAAAA!"Rudas berteriak dengan sangat keras,matanya mulai berubah berwarna Kuning.


"Apa?!"Kaget Than.


Lalu Rudas mengambil hutan kuburan dewa itu menggunakan tangan besarnya itu



Rudas menatap tajam Than dengan penuh energi yang sangat besar. "Apa yang kau lihat?"Setelah itu Than mengibaskan semua sayapnya.


*SWOOOSSSH!*


Lalu Rudas terpental jauh akibat tekanan yang di berikan oleh kibasan sayap itu.


"RAAAAAAAAAAAR!"Rudas berteriak seakan dia merasakan kesakitan yang sangat besar di dalamnya. Dan Rudas mengeluarkan setetes air mata dari matanya itu


"Datanglah wahai pelayan setiaku!"



Setelah itu munculah ular yang terbentuk dari kegelapan yang berasal dari kematian seluruh makhluk hidup yang tidak terhitung tu. "Serang dia Erks!"


"Ceessshhh!"


Erks mulai menyerang Rudas dengan cara menggigitnya. "AAAAAAAAAAAARRRHH!"

__ADS_1


Rudas merasakan kesakitan itulah kenapa dia berteriak dengan sangat keras. "Rasakan itu,Gigitan dari Erks akan membunuh siapapun walupun itu orang yang sudah melawan hukum kematian!"


Tetapi tiba - tiba Tubuh Erks mengeluarkan sebuah cahaya yang sangat terang, dan tiba - tiba Cahaya itu mulai melahap Erks.


Erks sangat terkejut dan Erks mencoba melarikan diri tetapi tidak berhasil,sedangkan Than menjadi sangat terkejut setelah melihat itu"Apa?! Kembalilah Erks!"


Than memindahkan Erks tempatnya semula. Tetapi Than sangat terkejut melihat cahaya yang terus di keluarkan Rudas. "Cahaya itu,Itu Cahaya kehidupan milik Eris!"


"Kenapa cahaya itu tiba - tiba muncul dari tubuh monster itu?!Apa jangan-jangan....."


"Dia itu Eris."Tiba - tiba Suara terdengar dari belakang Than,dan Than sangat mengenali suara itu.


Dia itu adalah "Ren!"



"Sepertinya kau bertarung dengan sangat serius melawan monster itu."Ucap Ren yang mulai mendekati Than.


"Ren,Apa maksudmu kalau dia adalah Eris?!"Tanya Than yang sangat serius.


"Kau seharusnya sudah taukan? Di lihat dari Aliran kehidupan yang di keluarkan oleh cahaya itu, Tidak bukan dan tidak lain itu adalah milik Eris."Jelas Ren.


Tetapi Than masih tidak bisa menerimanya."Itu tidak mungkin! Tapi jika itu Eris kenapa dia bisa berubah menjadi monster seperti itu!"


"Kalau kau tidak percaya,kenapa kau tidak melihatnya langsung ke dalam pikirannya?"Usul Ren kepada Than.


"Cih!Baiklah!"Kemudian Than mulai memunculah lubang dimensi yang menghubungkan pikiran monster itu.


Lalu Than masuk ke dalam dimensi itu,Sedangkan Ren melihatnya hanya tersenyum licik. "Selamat menikmati pertunjukannya Than. hehe~"


...********...


>Di Dalam Pikiran Rudas.


Di sana terlihat sebuah tempat gelap dan tidak ada apa - apa di sana. "Gelap sekali!"


Than melanjutkan menyusuri pikiran Rudas tanpa mengetahui arah yang sebenarnya.


Lalu tiba - tiba Than melihat seorang wanita telanjang dengan rambut pirang yang sedang duduk sembari memeluk kedua kakinya.


Dia adalah "Eris!"


Than berlari dengan sangat cepat mendekati Eris, Tetapi ada suatu penghalang yang tidak terlihat di sekitar Eris. "Eris!"


Dan Eris mulai melihat Than dengan wajah berlinang air mata. "Than...?"


Lalu Than sangat kaget melihatnya "Eris!Kenapa kau menangis!?Apa yang terjadi Kepadamu!"


Tiba - tiba munculah sebuah layar transparant yang sangat besar dan layar itu memperlihatkan sebuah vidio Ren memperkosa Eris dengan sangat kejam.


"T-tidak mungkin!"Kaget Than.


...**********...


>Di Hutan Kuburan Dewa.


Munculah sebuah Lubang Dimensi lalu keluarlah Than sembari membopong Eris yang hanya di tutupi oleh baju Than.


Kemudian Than mulai menggeletakan Frey dan menyandarkan tubuhnya ke batang pohon.


Dan Ren melihatnya hanya tersenyum licik. "Bagaimana di dalam sana Than hehe~"


Lalu Than menatap tajam Ren dengan penuh amarah,aura di sekitar Than di pehuhi oleh kematian yang sangat pekat tidak hanya itu,Than juga mengeluarkan Aura membunuh yang meluap - luap.

__ADS_1


"Ku Bunuh Kau Ren!"


...~Salam Dari Author Riza~...


__ADS_2