Evil System : Hero To Villain

Evil System : Hero To Villain
CHP 70 : Salah Satu Masa Depan Telah Terjadi!


__ADS_3

CHP 70


Setelah itu Ren bangun, dan terlihat di sampingnya Elaina yang masih tertidur Karena kelelahan setelah bermain dengan Ren malam itu.


"Waktunya pindah tempat,"


Ren berteleportasi ke dungeonnya bersama Elaina yang masih tidur di tutupi selimut itu.


...*********...


>Di Dungeon Ren Lantai 100 - Dimensi Lain.


Terlihat Ren yang sedang berjalan di ruangan Lantai 100 yang terlihat sangat mewah itu, bahkan semua yang ada di sana tidak dapat di tandingi oleh keindahan yang ada di dunia ini.


Kemudian lebih dari sepuluh wanita cantik mendatangi Ren. Dan mereka semua adalah budak S*x nya Ren yang sangat premium dan Rare.


Bagaimana tidak?Setiap budak pasti memiliki kecantikan yang di luar nalar dalam segela aspek.


Lalu Elaina bingung dan berada di suatu tempat yang tidak ia kenali, tetapi semua budak Ren memperlakukan Elaina sebagai Kakak tertua mereka karena dia adalah Wanita yang pertama mengandung anak Ren.


Sedangkan Elaina hanya bingung, tetapi mereka semua menjelaskan semuanya kepada Elaina hingga dia paham.


Sedangkan Ren dia duduk di takhta yang ada di Lantai 100 di dimensi yang lain.


"Serina Claresta, sampai kapan kau bersembunyi?"Ucap Ren.


Serina pun muncul tiba - tiba muncul di depan Ren, sebenarnya Serina sedang bersembunyi di celah waktu karena dia malu untuk bertemu Ren.


Dan Alasan kenapa Serina bisa datang,karena Dia telah di beri ijin oleh Ren.


"Ke-Kenapa kau bisa tahu Ren?"Ucap Serina yang malu - malu.


"Trik seperti itu tidak berguna bagiku,jadi kenapa kau bersembunyi?"Tanya Ren layaknya seorang raja.


"Ya... Itu... Sebenarnya aku sedikit malu bertemu denganmu hehe~"Jawab Serina tang terlihat canggung.


"Begitu?Cepat masuk ke dimensi ini! Di situlah tempatmu!"Perintah Ren yang bersamaan memunculkan sebuah protal dimensi.


"Ba-baiklah... Tapi sebelum itu aku ingin mengatakan sesuatu. Sebenarnya aku sudah hamil 1 bulan~"


Dengan perasaan malu,wajah merah merona... Serina mengatakan itu kepada Ren. Setelah ia mengatakannya Serina langsung masuk ke dalam dimensi itu.


"10 sudah terkumpul, tersisa 2 lagi. Dan 1 nya masih belum ku temui... Dia adalah Mantan Dewi dan menjadi Raja /Ratu para iblis 'Lilith Tristina'."


"Tetapi sebelum itu aku harus menghapus perasaan aneh ini terhadap wanita itu, ini sangat menjengkelkan! 'Aku akan membunuhnya!'..."


""


...************...


Ren berteleportasi ke Kota Selatan lebih tepatnya di mansion Duke Arata, tetapi....


*BOM!*


*BOM!*


*BOM!*


*BOM!*


"Apa ini?Malaikat?dan juga penghalang menutupi seluruh kota?"


Ren sangat terkejut dengan pemandangan ini, karena terlihat Ribuan manusia bersayap cahaya/Malaikat yang sedang menghancurkan dan meluluhlantahkan Kota Selatan.


Ledakan - ledakan kehancuran terus terjadi, semua orang berlari meminta tolong tetapi semua nya di bunuh oleh malaikat itu.


"Jangan sisakan manusia di sini! Terus bunuh! Dan juga temukan manusia yang bernama Ren Arata. Dia adalah ancaman bagi masa sekarang dan masa depan!"Perintah pemimpin malaikat itu yang memiliki 8 Sayap.


"Baik!"


"Baik!"


"Baik!"


Semua malaikat terus menghancurkan dan membunuh.

__ADS_1


"Tolong! Tolon---"


"Aku tidak ingin mat----"


"Tidaak! Aku masih ingin hi---"


"Ja-jangan bunu---"


Terlihat ribuan manusia yang sedang di bunuh dengan sangat kejam tanpa pandang bulu oleh para malaikat,bahkan terlihat seorang ibu yang sedang memohon kepada untuk tidak membunuh anaknya.


"Tolong jangan bunuh anakku!"


"Ibu! Ibu!"


*SRING!*


Tetapi mereka semua tetap di bunuh, dan Terdengar suara bayi yang berumur kurang dari 1 bulan yang sedang menangis di pegang oleh malaikat.


"Berisik sekali! Matilah!"


"Owaaa----"


*Crat!*


Dan Bayi itu di hancurkan oleh malaikat itu tanpa ada belas kasihan. Membunuh bayi yang tidak berdosa adalah kejahatan yang sangat besar. Bahkan Ren tidak akan mau melakukan itu---Tidak itu sangat mustahil bagi Ren kecuali Ren sudah kehilangan seluruh emosinya.


"B*jingan! Kalian iblis! Kalian membunuh bayi yang tidak bersalah itu!"


Ada seorang laki - laki yang melawan malaikat itu menggunakan pedang tetapi itu tidak berguna.


"Mati saja manusia berdosa!"


*Sring!*


Tiba - tiba tubuh dari laki - laki itu terpotong dan darah bercucuran kemana -mana.


Hujan darah terus terjadi,potongan tubuh manusia bergeletakan kemana - mana.


Pembantaian terus terjadi.


"Matilah manusia!"


Setelah itu Ren menatap malaikat itu tiba - tiba kepala malaikat itu terpotong tanpa sebab.


"Dasar malaikat rendahan!"


lalu seluruh malaikat melihat salah satu dari mereka di bunuh,mereka menjadi sangat marah.


"Dasar Rendahan!"


Tapi tiba - tiba terdengar suara Wanita memanggil nama Ren.


"Ren! Awas!" dan wanita itu adalah Lucy,Wanita yang terus menganggap Ren adalah Anaknya.


Ren menoleh dan mulai melihat ke arahnya "Ibu?"


Lucy mendengar Ren memanggil dirinya ibu pun tersenyum tetapi tiba - tiba...


SRING!


Salah satu malaikat memotong leher Lucy, dan Tubuh Lucy terjatuh ke tanah begitu juga dengan kepalanya.


"Dasar manusia berisik!"Ucap Malaikat yang sudah memotong leher Lucy, sementara itu Ren sangat terkejut, dan Ren meneteskan air matanya dengan deras.


Perasaan marah Ren mulai meluap... Tiba - tiba Ren teringat akan sesuatu dan itu adalah keinginannya di saat hari pertamanya di lahirkan. Keinginan itu adalah : "Aku ingin punya ibu yang menyayangiku, dan memasakan makanan yang sangat enak untukku di setiap harinya,Itulah Keinginanku."


Nafas Ren mulai tidak beraturan, Ren tertunduk jatuh ke tanah.


"AAAAAAAAAAAAAAAAAARRR!" Ren berteriak kesakitan, aura hitam keputus asaan dan kesedihan mulai muncul di sekitar Ren.


Penderitaan mulai dari segala makhluk hidup mulai di rasakan oleh Ren, Ren terus menerus berteriak!


Ren menangis, dan terus menangis sembari mengucapkan satu kata yaitu "Ibu."


*SRING!*

__ADS_1


Ren telah kehilangan kendali, dan Ren mulai membantai seluruh malaikat itu dengan katana yang di berikan oleh ibunya itu.


"HAAAAAAAAAA! HAAAAAAAAAA!" Ren berteriak sambil menangis sambil menebas malaikat - malaikat itu hingga beberapa potongan.


"Apa yang terjadi? Kena---"


*SRING!*


*SRING!*


*SRING!*


*SRING!*


Dan malaikat itu di tebas oleh Ren menjadi puluhan potongan tubuh, Katananya mulai bersimbah darah malaikat wajah dan tubuh Ren di penuhi dengan darah.


"Manusiaaa----"


*SRING!*


*SRING!*


*SRING!*


*SRING!*


Inilah kemarahan seorang laki - laki melihat wanita yang di anggap sebagai ibunya di bunuh oleh di depan matanya sendiri.


"Mati kau manusia!"


Salah satu malaikat mulai menyerang Ren dengan panah cahaya tetapi...


*SRING!*


Malaikat itu di potong oleh Ren ,lalu terjatuh ke tanah dan mati.


Tangisan ini bukan hanya di dapat oleh penderitaan dari semua makhluk hidup, tetapi ini juga kesedihan bagaimana seorang laki - laki melihat wanita sudah di anggap sebagai Ibu di bunuh di depan matanya sendiri.


Bagaimana rasanya itu? Itu sangat sakit,itu sangat sedih. Jangan menganggap seorang yang menjadi jahat tidak membutuhkan kasih sayang seorang ibu, mereka tetap membutuhkannya. Karena bagi semua orang adalah "Ibu Adalah Hal yang paling utama"


Kemarahan dan kesedihan Ren sangat besar,bahkan ini sudah berkali - kali lipat lebih sakit apa yang dia rasakan sebelummya.


Ren terus menerus membunuh Malaikat itu dengan katananya. Sekarang semua manusia yang ada di kota Selatan sudah mati.


Semuanya sudah mati,mati,mati,mati dan mati! Tidak ada yang hidup.


Sekarang yang tersisa hanya malaikat yang memiliki sayap 8 itu,atau pemimpin dari para malaikat yang sudah di bunuh oleh Ren.


"Dasar manusia pendosa! Tidak bisa di maafkan kau membunuh bawahanku!"


"Mati!"


Tetapi...


*SRING!*


*SRING!*


Ren melesat dan menebas malaikat itu hingga ribuan tebasan tanpa henti, Di mulai dari sayap,tangan,kaki dan terakhir kepalanya...


Dan malaikat itu mati dengan tubuh tepotong - potong.


Setelah Ren membunuh semua malaikat itu,Ren tertawa di atas langit, sekarang kota Selatan sudah rata dengan tanah


Dan penuhi oleh darah, potong tubuh manusia dan malaikat.


"Hahahahahahahahaha!" Ren tertawa terbahak - bahak, tetapi kalian tidak tahu bahwa air mata Ren terus keluar dari air matanya.


Salah satu masa depan yang di mimpikan oleh Yukina sudah terjadi.


Author : Yo,Bagaimana?Kaget kok jadi kayak gini?Apakah terjadi kesalahan?jawabannya tidak karena gw sengaja bikin kayak gini. Gw gak peduli kalian mau protes kalau Ren jadi kayak gini. tapi tenang aja Itu hanya sementara ,tidak untuk selamanya.


Jadi Jangan Lupa Like,Vote,Komen dan Rate Bintang 5 supaya author makin semangat buat updatenya.


...~Salam Dari Author Riza~...

__ADS_1


__ADS_2