
Pov Author
"Aaaahhhh... akhirnya bisa rebahan juga"ujar Via sembari membaringkan tubuhnya diatas kasur spons kami "Iya, Vi rasanya tubuh gw juga hampir remuk!"jawab Zee yg sudah berbaring disampin Via
"Oh ya Zee, tadi kok aku kaya liat bang Aryo ya?"
"Hhmmm... Iya tadi dia dateng, gw gak tau jg tiba_tiba dia dateng gitu?"
"Ciee... cie... udah terobati dong rindu lo? "
"Ya gitu Deh? tapi, cuma dikit!"Jawab Zee sembari nyengir menghadap Via
"Dasar lo maruk!"jawab Via sambil berdiri, hendak ke kamar mandi
Setelah ritual sebelum tidur mereka lakukan, akhirnya mereka terlelap dialam tidurnya masing_masing.
*04.30 pagi
Seperti biasa Zee dan Via melaksanakan sholat subuh berdua di kamar mereka, setelah selesai menunaikan sholat subuh mereka memutuskan untuk jogging di taman kota sebelum nanti mereka pulang ke rumah masing2 karena libur panjang.
"Ayo,Vi lari lagi! "
"Gw udahan aja deh Zee, udah pegel kaki gw"
"Yawdah, gw mo lanjut lari lagi, lo tunggu disini, jan kemana_mana!"
"Okay, Siip!"sembari menunggu Zee yg masih berlari Via mengurut kakinya yg masih terasa pegal. "Hay.. Vi, sama siapa lo kesini? "tanya Aryo yg sudah duduk disamping Via dg tubuh berkeringat, terlihat Aryo jg habis berolah raga.
"Eeh... Bang Aryo? ama siapa lagi bang, ono noh yg pake kaos biru!"tunjuk Via ke arah Zee yg masih berlari keliling taman.
"Jadi kalian pulang hari ini? "tanya aryo memastikan "Ya jadi dong Bang? ini tuh momen yg kita tunggu2 selama ini, waktunya kami berhibernasi"jawab Via dg wajah sumringah.
"Yawdah, gw mo nyusulin dedek gemez dulu deh Vi, lo mau ikut gak? ajak Aryo sambil berdiri "kagak deh bang gw capek, gw mo mantengin cogan lewat aja! "
Aryo pun berlari menyusul Zee "Cewek godain gw dong? "Zee tidak menyadari ada Aryo yg sedang menggodanya "Maaf bang, saya Cowok! "jawab Zee cuek.
"Bener nih, entar nyesel loh gak godain Abang? "goda Aryo lagi sambil berlari melewati Zee
"Aaaabaaangg... "teriak Zee saat tau siapa orang yg menggodanya, Aryo pun menghentikan langkahnya "Bwahahahaha...tuh kan nyesel? "kelakar Aryo sembari menjepitkan lenganya keleher Zee.
__ADS_1
"Abaang Lepasin gak!bau tauk*!!"seru Zee sembari melepaskan kungkungan lengan aryo dari lehernya."Bodo Amat!!" Aryo masih belum melepaskan leher Zee, sembari terus berjalan menghampiri Via
Akhirnya mereka bertiga duduk berselonjor di gazebo yg ada di pinggir taman. "Vi, ntar lo pulang di anter ma siapa?"bang aryo membuka suara, tanya ke Via "Ama Firhan sih kayaknya? "jawab Via santai
"Hah... trus Reno yg kemarin kemana?"tanya bang Aryo setengah terkejut! "Expresinya, B aja kali ah?"sela Zee sambil nonyor pipi sang Abang
"Nih ya bang, Via tuh tiap hari gebetanya gonta_ganti mulu!"jelas Zee ke Aryo "Masa sih Vi? jangan2 kamu gitu jg ya dek? "tanya Aryo bergantian kepada mereka berdua
"Enak ajah! satu cowok aja gak abis2 bang, ngapain nyetock cowok banyak2 mending aku nyetock makanan"jawab Zee, sedangkan Via hanya nyengir kuda."Lo mah makanan mulu yg ada di otak lo! "timpal Via ke Zee
"Yawdah, kalo gitu kamu, abang anterin aja ya dek? "
"Iya, terserah abang aja"
"Tapi, anterin abang pulang dulu yuk? abang mau ganti baju"ajak Aryo ke Zee "Terus Via gimana bang? "
"Yawdah gak papa Zee, lo ikut bang Aryo aja, mana kunci motornya? lalu diberikan kunci motor ke Via. "Hati ya Vi? "ujar Zee yg langsung diacungi jempol oleh Via sembari berjalam ke arah parkiran.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah Aryo. Rumah dengan gaya minimalis yang tampak asri dengan taman yg dipenuhi dengan tanaman hias.
"Yuk dek masuk Dulu? "sembari clingak clinguk Zee mengekor dibelakang Aryo
"Assalamualaikum...kok kelihatanya sepi, orang rumah pada kemana bang?
"Oh gitu? kalo gitu aku nunggu diteras aja deh bang? gak enak sama tetangga! "
"Udah ayo masuk gak papa, kalo kamu takut buka aja pintunya"tangan Aryo meraih tangan Zee lalu mengajaknya masuk
"Yawdah, kamu tunggu disini aja, abang mau masuk mandi dulu, nanti kalo kamu mau minum cari sendiri aja di dapur"lalu Aryo berlalu masuk ke kamarnya.
Zee pun berdiri sembari melihat_lihat album foto yg tertempel di dinding ruang tamu, terlihat foto dua orang paru baya laki2 dan perempuan yg ditafsir Zee itu mungkin orang tua Aryo dan disebelahnya ada foto dua orang anak laki2 yg saling merangkul dg kisaran usia 10~13 tahunan.
"Kenapa dek, lihat apa kamu? "tanya aryo yg baru keluar dari kamar dengan tampilan yg sudah rapi dg menggunakan celana jeans panjang di padu kaos Polo berwarna putih.
"Eeh.. ini cuma liat2 foto aja bang! ini orang tua abang ya? trus ini disebelahnya foto anak kecil ini foto siapa bang? tanya Zee panjang lebar
"Owh.. ini? Iya ini orang tua Abang"tunjuk Aryo "kalo yg ini abang, dengan kakak abang"lanjut Aryo
"Terus kakak abang dimana sekarang? "
__ADS_1
"Dia enggak tinggal disini, dia tinggal dirumahnya sendiri!"tampak Aryo mengalihkan perhatian Zee dg menawarinya minum.
"Dek, kamu mau minum apa?
"Apa aja bang, asal jan air comberan! "
"Yawdah kamu tunggu dulu di situ!"aryo pun pergi ke dapur mengambilkan minuman isotonik ya ada dikulkasnya.
Setelah mengambilkan Zee minum lalu Aryo pun duduk disebelah Zee.
"Nih dek minum dulu! "Aryo menyodorkan minuman yang sudah dibukanya terlebih dahulu. "Oh ya dek, yg tadi malem duet sama kamu itu siapa? tanya Aryo yg pura2 tidak mengenal sang kakak
"Oh itu?itu guru aku bang Pak Doni namanya!"jawab Zee santai
"Ternyata guru kamu masih muda ya dek, ganteng lagi? "
"Aku B aja tuh bang? "
"Masa sih? Yakin, kamu gak naksir sama dia?"
"Apa'an sih bang? kan aku udah punya kamu, kamu jg gak kalah ganteng dari Pak Doni, lagian nih ya kalo ada yg perjaka ngapain nyari yg duda! "
Wajah Aryo pun mendadak berseri_seri mendapat jawaban meyakinkan dari Zee.
"Owh.. jadi dia duda? Tapi, yg aku lihat sepertinya dia naksir kamu loh dek?"bukan tanpa alasan Aryo berkata seperti itu.
"Iihh...Jan SOTOY deh bang? lagian darimana Abang tau kalo Pak Doni naksir Aku? "
"Aku ini laki_laki lho dek, jadi tau mana tatapan suka dan tatapan biasa! "
"Bodo Amatlah bang!lagian itu sih terserah dia aja, tapi menurut aku sih gak mungkin Pak Doni suka sama aku.
"Didunia ini gak ada yg gak mungkin, Apalagi kamu ini cewek spesial yg multitalenta"
"Kaya Martabak aja pake spesial, lagian aku heran deh sama Abang, kenapa kok ngeyel bat sih? "Emang Abang mau,aku pacaran sama Pak Doni? "
"Eeh... ya jangan dong dek..?
"Ya udah makanya diem!! inget, ucapan adalah Doa lho bang?"
__ADS_1
"Udah yuk, buruan anterin aku pulang, jan lama2 disini bang,bahaya ntar ada setan lewat? aku gak mau kita khilaf!!"
"Tapi, kalo khilafnya sama kamu,Abang rela kok dek? "langsung mulut Aryo mendapatkan tepukan cantik dari tangan Zee. Pluk!!