Experience Love "si Gadis Tomboy"

Experience Love "si Gadis Tomboy"
Cemburu


__ADS_3

Seperti biasa, setelah pulang kerja Aryo langsung menjemput Istrinya ke kampus.


Dan saat ini Zee berada di kantin sendirian, sedang menikmati semangkok bakso, sambil menunggu dijemput suaminya.


"Hay manis? "Sapa seseorang yang sudah duduk dihadapan Zee.


Zee mengalihkan pandanganya, melihat seseorang yg tengah tersenyum manis dihadapanya.


"Kenapa lo senyum2 gitu? "Tanya Zee judes.


"Ternyata setelah menikah kamu tambah manis aja! "Goda orang itu.


"Udahlah Ram, lo jangan pernah gangguin gw, karena gw udah ada yang punya! "


"Kayanya godain Istri orang lebih seru!" Ujar Rama dengan senyuman Smirk nya.


Zee tidak menanggapi ucapan Rama, saat Zee hendak berdiri namun tangan Zee dicegah oleh Rama.


Sebelum Zee sempat menarik tanganya, ada sepasang mata yang melihatnya.


Bugh


Satu tinjuan mendarat di Pipi Rama, "Jangan pernah lo sentuh Istri gw! "Ucap Aryo meraih kerah leher Rama yang sudah tersungkur.


Dihempaskan kembali kerah leher Rama oleh Aryo." Awas, sekali lagi lo godain Istri gw, gw bakal bikin perhitungan buat lo! "Jari telunjuk Aryo mengarah di depan wajah Rama dengan tatapan membunuhnya.


Rama hanya tersenyum sinis, sambil mengusap darah yg mengalir di sudut bibirnya.


Aryo pun segera menarik tangan Zee yang masih berdiri, Zee masih terlihat Shock dengan apa yang terjadi.


"Masuk! "Sarkas Aryo ketika membuka pintu mobilnya, Zee pun menurut.


Blam...


Aryo pun sudah duduk dibelakang kemudinya dengan wajah yang masih ber api_api. Tanpa berkata apapun Aryo kemudian melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Zee hanya diam, dia takut melihat suaminya marah, baru kali ini Zee melihat kemarahan Aryo.


Sampai dirumah Aryo pun masih saja diam, dan meninggalkan Istrinya yang masih berada di dalam mobil.


Aryo kemudian masuk ke kamar dan di ikuti oleh Zee. Aryo menghempaskan tubuhnya di atas kasur dengan posisi tengkurap.


Zee duduk di tepi ranjang sebelah suaminya, Zee merasa bingung, harus dari mana ia memulai untuk menjelaskan kepada suaminya.


"Bang maafin aku ya? "Zee memberanikan diri membuka suara, namun Aryo tak bergeming.


"Hiks... Hiks... Hiks... " Zee mengeluarkan jurus andalanya untuk meluluhkan hati suaminya, Aryo masih tetap diam.


Untuk beberapa saat Zee juga masih bertahan dengan tangisanya, berharap suaminya akan iba dengan isak tangisnya.

__ADS_1


Ada pergerakan dari kasurnya, bukanya menghampiri sang istri, Aryo justru beringsut pergi ke kamar mandi.


Sungguh di dalam hati, Zee ingin sekali mengumpat kesal dengan kelakuan Rama, yang menyebabkan suaminya salah paham terhadap dirinya.


" Huuuuwaaaaaaaaaaaa... "Jerit tangis Zee semakin menjadi, merasa tidak dihiraukan oleh Aryo.


Aryo yang mendengar jeritan istrinya keluar dari kamar mandi dengan tergopoh_gopoh, sesungguhnya hati Aryo tidak tega mendengar Zee menangis, maka dari itu ia lebih memilih pergi ke kamar mandi untuk mendinginkan kepalanya.


Aryo segera memeluk Zee yang sudah duduk ngelesot di lantai. "Abang, maafin aku!" Ucap Zee yang sudah ada di dekapan Aryo.


"Iya, Abang maafin kok, tapi kamu janji jangan dekat2 lagi dengan si Kampret Rama! "Zee mengangguk mantap.


"Huuuwaaaaaaa..." Tangis Zee kembali pecah.


"Udah ya jangan nangis lagi, Abang udah gak marah lagi! "


"Itu Bang? "Zee menunjuk badan suaminya.


"Itu Apa? "


"Itu Daster Hello Kitty aku kenapa Abang pake? "


Aryo yang menyadari ucapan Zee, kemudian menundukan kepalanya melihat baju yang ia gunakan.


Bukanya Aryo melepasnya, namun semakin ingin menggoda istrinya.


Zee bergidik ngeri melihat kelakuan suaminya. "Aaabaaang aku jijik liatnya, sana cepet ganti baju! "


Aryo pun kembali ke kamar mandi, dengan gaya jalan yang dibuat_buat sedikit mengangkat daster yang ia gunakan.


"Wakakakakakaaka.. "Zee semakin tergelak dengan kekonyolan suaminya.


Yah begitulah Ke absurdtan pasangan yang satu ini, semarah apapun diantara mereka, namun tetap ada canda tawa setelahnya.


.


.


.


.


.


.


"Pagi Istri, Abang yang cantik? "Sapa Aryo yang baru keluar dari kamar, menghampiri Istrinya yang tengah sibuk menyiapkan sarapan di meja makan.


Zee menoleh sekilas sembari tersenyum, "Pagi juga Suamiku? "Zee yang mengerti akan kedatangan suaminya pun segera menyambut benda yang ada di tangan suaminya, apalagi kalau tidak untuk memasangkan dasi.

__ADS_1


Cup


Aryo mengecup kening sang Istri, lalu kemudian duduk manis dikursi meja makan. Namun Zee masih sibuk mondar mandir ke dapur.


"Dek, kamu sekarang gendutan ya? "Tanya Aryo, sedang memperhatikan Istrinya yang berdiri di sampingnya, menuangkan nasi goreng untuknya.


"Masa sih? Ya wajar dong aku gendut, orang tiap hari di pompa! "Jawab Zee asal, yang sudah duduk di samping suaminya.


"Makin pinter aja deh kalo ngomong! "Jawab Aryo, sambil menyuapkan nasi goreng ke mulutnya.


"Kan kamu yang ngajarin? "


"Kalo pagi ini, dipompa lagi mau gak? "Tanya Aryo dengan mengedipkan sebelah matanya, dengan maksud ingin menggoda Istrinya.


Tanpa menjawab, Zee langsung berdiri ingin beranjak dari duduknya.


"Mau kemana? "Tanya Aryo, tiba2 sang Istri menghentikan sarapanya.


"katanya mau di pompa? "Jawab Zee yang masih berdiri, namun Aryo hanya tertawa menanggapi ucapan Istrinya.


"Ayo, aku nungguin lho ini? "


"Hah~.."Aryo mendongakkan wajahnya, menatap istrinya. "Seriusan Dek? "Mata Aryo pun seketika berbinar.


"Ah, kelamaan mikirnya, ya udah gak jadi! "Ujar Zee sambil berlalu pergi ke kamarnya untuk mengambil tasnya yang ketinggalan dikamar, dan Aryo hanya mencebikan bibirnya, sadar telah di kerjai oleh istrinya.


Sarapan pagi hari pun selesai, kemudian Zee dan Aryo pergi bersama menuju tempat kerja masing_masing, dengan mengendarai mobilnya.


" Dek, besok Abang keluar kota, ada rapat tahunan di kantor pusat." Ucap Aryo menoleh sekilas ke arah istrinya, lalu fokus kembali dengan kemudinya.


" Berapa hari Bang? " Zee merubah posisi duduknya menghadap sang suami.


"Paling cuma Dua atau Tiga hari."


" Awas jangan genit_genit!"


" Siap 86!" Aryo tersenyum, mengusap pipi Istrinya.


Aryo membelokan mobilnya menuju tempat kerja Zee terlebih dahulu. Zee mencium punggung tangan suaminya, sebelum turun dari mobilnya. Aryo kembali melajukan mobilnya menuju kantornya.


.


.


.


.


Jangan lupa Like dan Komenya ya... 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2