Experience Love "si Gadis Tomboy"

Experience Love "si Gadis Tomboy"
Comeback


__ADS_3

Semakin hari, kondisi Aryo semakin membaik, setelah bebarapa hari diruang ICU, kini Aryo sudah dipindahkan keruang perawatan.


Dan Zee memutuskan untuk mengambil cuti kuliahnya, tentunya setelah meminta izin kepada orang tuanya, dan menjelaskan alasan Zee mengambil cuti. Kedua orang tua Zee pun menyetujui niat tulus anaknya itu.


Baru setelahnya dia meminta tolong kepada Doni yang berstatus sebagai Dosenya sekaligus Abang dari sang pacar untuk menguruskan izin cuti untuknya, karena tidak mungkin untuk Zee wara_wiri karena jarak yang begitu jauh.


Ayah, Ibu Aryo dan tak terkecuali Doni sangat berterima kasih kepada Zee, karena sudah rela dan senang hati membantu merawat Aryo untuk kedua kalinya.


Mereka kini merasa tenang dengan adanya Zee di samping Aryo, selain Zee sebagai faktor yang berpengaruh membantu kondisi Aryo semakin membaik, Karena Zee juga kini Ayah Aryo sudah bisa beraktifitas kembali,tanpa rasa khawatir lagi jika sang Ayah tidak bisa menemani sang ibu saat merawat putra bungsunya itu.


Ibu Aryo pun merasa terbantu dengan kehadiran Zee sebagai Baby sitter dadakan untuk anaknya. dan kini mereka semua tengah berkumpul di ruang perawatan Aryo.


"Yuuk makan dulu Bang?"Ujar Zee kepada Aryo yg dibalas anggukan oleh Aryo "Pinter"lanjut Zee hanya ingin menggoda sang pacar.


Tiba_tiba muncul dari balik pintu seseorang yang tidak asing bagi mereka semua.


Ceklek


"Assalamualaikum Babang gemes? "seketika semua mata tertuju ke arah suara cempreng itu, Zee tampak langsung berdiri dari duduknya dengan semangkuk bubur ditanganya, matanya membelalak melihat seseorang yg masih berdiri di depan pintu.


"Zeee....!!! "Seseorang itu sama terkejutnya dengan Zee, namun dengan sedikit berlari dia menghampiri lalu memeluk Zee "Gw kangen banget ama lo Zee? "lanjut orang itu yang masih setia memeluk Zee, dan Zee membalas pelukan itu.


"Iya ndi gw juga kangen banget ama lo?"mereka pun melepas pelukanya masing2, namun dengan tangan yang masih saling bertautan dan mata yang berkaca_kaca diantara keduanya.


Zee dan Indira dipertemukan kembali setelah setahun lebih mereka berpisah, dalam situasi yang tak terduga, orang disekitar mereka hanya tersenyum melihat dua sahabat yang tengah melepas rindu.


"Kok lo bisa ada disini ndi?bukanya lo~..."


"Udah ntar aja ceritanya panjang!"Indira memotong ucapan Zee karena dia tidak ingin membahasnya di depan banyak orang. "Terus lo jg kok bisa ada disini, apa lo udah tahu semuanya? tanya Indira kemudian


"Sama, Ceritanya juga panjang!"


"Panjangan mana ama tali BH Jakarta-Semarang?"kelakar Indira dengan menaik turunkan alisnya yang langsung mendapat tonyoran manjah dari Zee


"Bukanya sembuh, malah tambah parah lo ndi? "Ledek Zee ke Indira


"Ya udah, minggir lo, gw mo tensi Babang Gemez lo, dan jan banyak tanya dulu, entar aja kita cuap_cuap plus ngeGhibah, Okey sist?"Ujar Indira sembari menggeser tubuh sahabatnya lalu menghampiri Aryo yang tengah berbaring di brankarnya.

__ADS_1


"Okey, ntar samperin gw kesini aja ya ndi"Jawab Zee yg masih tetap berdiri disamping Indira dengan 1000 pertanyaan yang tengah bergelayut di otak cerdas Zee.


Saat akan berlalu Indira melihat sosok tampan yang sedari tadi berdiri di ujung brankar dengan menyilangkan kedua tanganya didepan dada.


"Eehh... ada Pak Duren juga disini, ngapain Pak?"tanya Indira sambil cengengesan


"Menurut kamu? "bukanya menjawab, Doni malah balik tanya


"Ya kalee nyariin saya! "jawab Indira santai, sambil berlalu kemudian berpamitan kepada semua orang yang ada diruangan itu.


"Yuuk mari semuanya, Assalamualaikum..


"Waalaikum salam... jawab semua orang yang ada diruangan dan mungkin tidak terdengar oleh Indira saat bersamaan dia menutup pintu.


Sepeninggal Indira, kembali Zee menyuapi Aryo dengan sangat telaten, setelah itu Doni berpamitan akan kembali ke kota asal, lalu di ikuti oleh kedua orang tua Aryo ya juga berpamitan kembali kerumahnya yg ada dikota itu.


Dan kini hanya tinggal Zee dan Aryo yang ada diruangan itu.


"udah dek,Abang kenyang!"Zee pun menghentikan suapanya, karena Zee juga merasa Aryo sudah memakan buburnya agak sedikit lebih banyak dari biasanya.


"Ya sudah,abis itu minum obatnya ya bang?"tawar Zee


"Abang, ayo dong, biar cepet sembuh? "rayu Zee


"Kan udah ada kamu jadi obat Abang? "mode ngeGombal Aryo lagi On. "Dek,kamu kok tambah cantik sih? "lanjut Aryo


"Udah dari dulu keles, kalo cewek itu semua Cantik! "jawah Zee santai


"Enggak dek, kamu beda! Pantes aja Bang Doni tergila_gila sama kamu!"


"Kenapa Abang gak pernah ngomong sih kalo Mas Doni itu kakaknya Abang? "Tanya Zee penasaran dengan hubungan antara Aryo dan Doni


"Owh... jadi manggilnya sekarang Mas nih, bukan Pak? "bukanya menjawab, Aryo malah menggoda Zee perihal sebutanya kepada Doni." Sejak kapan? "tanya Aryo kemudian


"Ya sejak kita deket, kan kurang mesra kalo manggilnya Pak?"("dikerjain dikit gak papa lah ya nih cowok gw"batin Zee)


"Jadi kalian udah resmi pacaran? "tanya Aryo penasaran dan bukanya itu niat Aryo meninggalkan Zee agar Zee bisa deket dg abangnya,orang yang bisa melindungi sang pacar dibanding dirinya yg penyakitan pada waktu itu.

__ADS_1


"Menurut Abang? Siapa sih bang, yang bisa nolak Pesonanya Mas Doni? "semakin gencar menggoda sang pacar


"Gitu dulu pas aku tanya, katanya B aja tuh?"ujar Aryo meledek Zee


"Yaitu kan Dulu, waktu masih ada abang dihati aku!"Zee ingin tau sejauh mana reaksi Aryo


"Brarti sekarang abang udah gak ada dihati kamu dong? "mode jutek on


"Gak tau jg sih, belum dicek lagi tuh? "Zee sudah membaca ada aura cemburu dari wajah sang pacar.


"Terus kamu ngapain aja, selama pacaran dengan bang Doni? "semakin penasaran


"Ya banyak, pokoknya seru deh Bang! kan Mas Doni Duda, tau sendiri dong ya, masa harus aku jelasin" ujar Zee memberikan pernyataan Ambigu, tampak wajah Aryo semakin kesal.


Lanjutin gak ya? mau berhenti kan nanggung, udah lama juga gak ngerjain bang Aryo! "batin Zee yg masih ingin melanjutkan aksinya".


"Jadi sekarang,kamu anggap abang ini siapa?"tanya Aryo sambil bersedekap dan wajah memberengut, dan baru kali ini Zee melihat wajah lucu Aryo


"Calon adik ipar Mungkin"jawab Zee ceuk sambil membuang muka karena Zee sedang menahan tawanya agar tidak pecah,seketika Aryo beringsut dari duduknya kembali berbaring membelakangi Zee.


"Uluh... uluh... Calon adik ipar kok ngambek ciiihh..? "masih terus menggoda sang pacar


"Sana jan deket_deket, bukan Muhrim! "teriak Aryo dengan wajahnya yg sudah ditutupi dengan bantal, mungkin wajahnya sudah merah padam


"Lagi PMS ya dek, Sensi amat? "tanya Zee sambil cekikikan tanpa suara


"BODOOOOOOOO....!!! "teriak Aryo yang disambut gelak tawa oleh Zee "Bwahahahahaha... "


"Makanya kalo masih CINTA, jan sok_sok'an ninggalin, diembat orang jadi NYESEK Kaaaannn...?? "Ujar Zee sembari mencondongkan wajahnya ke telinga Aryo yang masih tertutup bantal "Tapi Dedek gemez masih LOVE Babang Gemez kok" bisik Zee kemudian.


Aryo lalu membuang bantalnya segara berbalik badan dengan mata yang berbinar.


"Beneran Dek? "Tanya Aryo penuh semangat dan langsung dihadiahi Pelukan oleh Zee "Iya Bang, Cinta adek gak akan pernah Luntur untuk Abang" jawab Zee tepat ditelinga Sang Pacar. lalu Zee pun melepas pelukanya dari tubuh Aryo.


"Makanya Abang janji harus cepat sembuh, terus kita bisa jalan2 lagi, aku kangen kamu yang dulu ceria bang? "ujar Zee yg sudah kembali ke mode seriusnya. Zee menggenggam erat tangan Aryo dan manatap Aryo dengan tatapan ya teduh.


"Insyaalloh Abang Janji dek? "Jawab Aryo sembari mengulas senyuman khas mirip senyum *Mario Maurer.

__ADS_1


Jangan lupa Like dan Komenya ya*...


__ADS_2