Experience Love "si Gadis Tomboy"

Experience Love "si Gadis Tomboy"
Kumpul keluarga


__ADS_3

04.00 Pagi


Cup


"Good Morning sayang? "Aryo membangunkan Istrinya.


Zee hanya menggeliat, lalu merubah posisinya membelakangi suaminya.


"Aaaaaaaaaa... "Zee terlonjak dari tidurya.


"Kanapa Dek? "Aryo bingung karena sang Istri tiba_tiba terbangun sambil berteriak.


"Itu, dibawah ada yang gerak_gerak Bang?" Zee menunjuk sesuatu yg ada di bawah selimutnya.


Aryo hanya terkekeh, mengerti apa yang dimaksud oleh Istrinya. "Oh, si Panjul ternyata ikut kebangun. "Jawab Aryo santai.


"Hah~...Siapa Panjul? Emang ada orang lain ya, dikamar kita? "


"Ada, itu dedek kecil Abang? "Mata Aryo menunjuk ke Arah bawah.


Zee pun kemudian mengerti, ketika Aryo menyebutkan Dedek kecil. Lalu Zee beringsut turun dari ranjangnya.


"Auwww..."Rintih Zee saat baru melangkahkan kakinya.


"Sakit ya Dek? "


"Banget Bang! "


"Mau Abang gendong gak, ke kamar mandi? "


"Gak usah Bang, aku bisa sendiri kok? "Tolak Zee secara halus. karena Zee tidak ingin pertarunganya semalam kembali terulang jika Suaminya ikut ke kamar mandi.


Zee mencoba berjalan pelan_pelan dengan kaki sedikit mengangkang " Gara_gara kamu ini Bang, aku jalanya udah kaya topeng monyet gini! "Gerutu Zee sembari berjalan ke kamar mandi.


Dan Aryo pun ikut baranjak bangun, sambil menunggu Zee selesai dari kamar mandi, Aryo berinisiatif mengganti Sprei yg sudah ternoda oleh bercak darah istrinya. Karena Aryo memang typekal cowok yang rapih.


Setelah selesai menunaikan kewajibanya bersama, seperti hari sebelumnya, Zee hendak pergi ke dapur.


"Dek, hari ini kamu gak usah masak! "Cegah Aryo sebelum Zee membuka pintu kamarnya.


"Kenapa Bang? "Tanya Zee sambil berbalik badan.


" Tadi Bang Doni, Chart aku, katanya besok Ayah dan Ibu mau balik. Jadi pagi ini kita kesana.

__ADS_1


🚗🚗🚗🚗🚗


"Assalamualaikum.. "Sapa Aryo dan Zee ketika masuk ke rumah Doni.


"Waalaikum Salam.. " Sahut Ibu, Doni dan Indira.


"Hhuuuuwweeeekkk..."Zee langsung lari ke kamar mandi, saat Aryo akan menyusul istrinya, namun sang ibu lebih dulu mengikuti menantunya itu.


"Kenapa Istri kamu Ar? "Tanya sang Ayah yang baru muncul dari balik pintu kamar, melihat menantunya berlari ke kamar mandi.


"Gak tau Yah! "Jawab Aryo, mencium punggung tangan sang Ayah


"Si Aryo tokcer juga tu Yah, baru dua hari nikah, udah isi aja tuh istrinya." Celetuk Doni.


"Rahasianya apa sih Bang? "Tanya Indira menanggapi ucapan suaminya. Indira masih memanggil Aryo dengan sebutan Abang, meskipun ia sudah menjadi kakak iparnya.


" Tokek Panggang ditaburi Abon Biawak!" Jawab Aryo asal.


"Tuh Beb, kamu coba juga resepnya Bang Aryo, biar aku juga cepet isi! "Doni hanya Menjeb mendengar ucapan Indira, Istrinya.


"Ck.. Omongan Aryo kamu percaya!"Doni berdecak, sedangkan Aryo sudah terbahak_bahak.


Dan sang Ayah selalu dibuat geleng2 dengan tingkah kedua putranya, ditambah lagi dengan menantunya yg ikut_ikutan menjadi aneh.


Zee kembali dari kamar mandi yang diikuti oleh ibu mertuanya, lalu mencium punggung tangan sang Ayah mertua sebelum ikut duduk disamping suaminya.


"Gak tau, mabuk kendaraan, mungkin? "Jawab Zee lemas.


"Jadi, ini alasan kamu diam di dalam mobil tadi? "Tanya Aryo terkejut, dan Zee hanya menganggukan kepalanya.


Sejak berada di dalam mobil, menuju ke rumah Doni, Zee hanya diam karena Zee merasa mual dan kepalnya mendadak pusing.


Kemudian sang Ibu mengajak Suami, Anak dan Menantunya untuk sarapan bersama, saat sebelumnya sang Ibu dan menantunya, Indira memasak bersama.


"Ayah dan Ibu, gak mau nginep dulu nih dirumah kita? "Sela Aryo ditengah acara sarapan mereka, Zee memandang kedua mertuanya bergantian.


"Lain waktu saja, jika Ayah kalian dapat cuti lagi, kami janji akan menginap dirumah kalian! "Jawab sang Ibu sambil tersenyum.


"Ya... Padahal aku dan Bang Aryo pengen banget Ayah dan Ibu singgah dulu di rumah kami, ya kan Bang? "Zee menoleh ke suaminya, dan Aryo manggut_manggut setuju.


Setelah acara sarapan selesai, Para Lelaki beranjak menuju ruang tengah, sedangkan para perempuan masih bertahan di dapur untuk sekedar membereskan sisa sarapan mereka semua.


"Ibu seneng deh, punya menantu seperti kalian berdua, udah cantik2, rajin lagi?" Sang mertua melihat kedua menantunya saling berbagi tugas dengan kompak. Zee yg bertugas mencuci piring dan Indira yg membereskan sisa makanan dari meja makan.

__ADS_1


"Ndi, kita pegangan tangan yuk, takut terbang nih dipuji ibu mertua? "Ujar Zee yg disetujui oleh Indira, sang Mertua pun tertawa melihat ke konyolan kedua menantunya.


"Haduuhh.. kalian berdua itu ternyata lucu ya?


"Tuh kan Zee kita dibilang lucu sama ibu mertua." Celetuk Indira.


"Lucu mana sama kecilnya Bang Aryo dan Mas Doni Bu? "Tanya Zee iseng kepada mertuanya.


"Ya lucu kalian berdualah? "Sang Mertua sengaja menggoda kedua menantunya itu, ingin tahu kekonyolan apalagi yg dilakukan oleh Zee dan Indira.


"Ya ampun Ndi, kali ini pipi gw udah merah merona kaya orang salah pake bedak palsu, lihat deh pipi gw? "Sang mertua semakin tergelak mendengar celotehan Zee.


"Iiihh.. sa ae, mertua aku satu ini, paling bisa bikin menantunya melayang sampe planet Mars! "Ucap Indira sambil menowel dagu mertuanya.


Indira memang sudah akrab dengan mertuanya, apalagi dengan sifat bar_barnya yang mudah membaur dengan orang baru.


"Dara, Dira ayo nak, kalo sudah selesai kita gabung dengan yg lain, tuh dah ditungguin?" Ajak ibu mertua, yang melihat menantunya masih asik bercanda di dapur.


Sedangkan yang di penggil Dara dan Dira hanya saling pandang, dan tengak_tengok kebelakang.


"Sapa? "Tanya Zee tanpa suara ke indira, ternyata Zee sudah lupa dengan nama panggilan yeng pernah di berikan oleh sang Mertua ketika statusnya dengan Aryo masih berpacaran.


Sang Mertua menghampiri lalu merangkul kedua menantunya yang tampak masih saling bertanya_tanya.


"Maksud Ibu, ya kalian berdua Dara dan Dira?Coba nama lengkap kalian siapa? "


"Andara"


"Indira"


"Jadi..? "Lanjut sang ibu mertua.


Zee dan Indira baru sadar ternyata nama mereka berdua hampir mirip.


"Kata orang, jika antara laki2 dan perempuan wajahnya hampir mirip itu mitosnya mereka jodoh, tetapi nama yang hampir mirip pun bisa jadi sodara ternyata? "Ujar Ibu mertua


"Kok kita baru nyadar ya Ndi? "tanya Zee, Indira mengangguk setuju.


"Mulai sekarang di biasakan untuk Dara manggil mbak atau kakak ke Dira, meskipun umur kalian sama namun sekarang kalian itu sodara ipar kakak beradik! "Nasehat Ibu mertua kepada kedua menantunya, sambil mengelus punggung Zee dan Indira.


"Dengerin tuh, gw sekarang udah sah jadi kakak ipar lo, jadi yang sopan lo ma gw? "Indira tersenyum jahil kearah Zee.


"Iye Mbak! " Jawab Zee menekankan kata Mbak ke Indira, sang mertua pun tersenyum bahagia.

__ADS_1


*Alhamdulillah banyak yg kasih Like tapi jarang yg komen, pada jadi Silent Readers.😜😊


Ditunggu Like dan Komenya ya? 🙏🙏🙏*


__ADS_2