Experience Love "si Gadis Tomboy"

Experience Love "si Gadis Tomboy"
Pulang 2


__ADS_3

"Hay.. Babang Gemez...Hay... Mas mantan tapi gak pernah jadian? "sapa Zee saat keluar dari kamarnya dan menghampiri kakak beradik yg tengah menonton TV "Kok pada nyantai sih, udah pada sholat magrib belum? "sambung Zee


"Udah Doong" koor Aryo dan Doni


"Bay the way, kok sepi Om sama Tante kemana Bang? "tanya Zee ke Aryo


"Lagi kondangan sih tadi katanya"jawab Aryo, Zee hanya manggut_manggut


"Oh ya tadi kata Ibu kamu, di lapangan ujung komplek situ ada pasar malam, kesana yuk Bang, Mas? "ajak Zee dengan manja sambil nowel_nowel pipi Aryo


"Enggak ah, lagi Mager! "jawab Aryo datar


"Ya udah Zee kalo gitu sama Mas aja! "sela Doni menyetujui ajakan Zee


"Gw ikut !"Ujar Aryo tiba_tiba, mendongak ke arah sang Abang yg sudah beranjak berdiri


"Dasar Posesif "Sindir Doni "Tadi aja katanya mager, eh giliran Ceweknya mau jalan sama gw main ikut2 aja "gerutu Doni sambil berlalu


"Gw denger Woyy..."teriak Aryo


"Sengaja! "teriak balik Doni yang sudah masuk ke dalam kamarnya, Zee hanya geleng_geleng kepala melihat tingkah kedua kakak beradik itu.


Setelah 15 menit mereka bertiga berjalan kaki akhirnya mereka pun sudah sampai di Pasar malam yang di maksud, tidak butuh waktu lama hanya berjarak 500meter dari rumah orang tua Aryo.


"Bang kesana yuk? "tunjuk Zee ke arah tukang cilok, Aryo dan Doni pun mengikuti


Setelah membeli cilok mereka bertiga duduk diatas rerumputan yang agak lengang dari pengunjung. dan mereka menyantap cilok yg sudah mereka beli tadi.


"Hey... Zee! "teriak seseorang, Zee,Aryo dan Doni pun melihat kearah suara cempreng itu


"Hey... sini.. sini! "teriak Zee sambil melambaikan tanganya, seseorang itupun menghampiri mereka bertiga sambil berlari kecil


"Eh ada Pak Doni dan Bang Aryo juga,bisa kebetulan gini ya? "ujar Indira setelah ada dihadapan Zee


"Jodoh kali "celetuk Aryo melirik ke arah Doni, yg di lirik hanya memalingkan wajahnya,salah tingkah


"Sama siapa lo kesini ndi? "tanya Zee ke indira yang sudah ikut duduk


"Itu sama tante gw! "tunjuk indira ke arah wanita yg tengah membeli kembang gula


"Dek, anterin Abang ke situ dulu yuk? "ujar Aryo sambil mengedipkan matanya sebelah, Zee pun tau maksud sang Pacar

__ADS_1


"Duuhh... manja banget ciih Babang Gemes aku, yuuk capcuz?"jawab Zee sambil mencubit Pipi Aryo yg sudah tampak gembil lagi


"Jan pamer gini ah Dek, kasian Jones2 di depan kita ini "Sindir Aryo


"Ya udah, Mas aku titip Indira dulu ya?" ujar Zee ke Doni


"Gw titip Abang Gw juga ya ndi? "ujar Aryo ke indira


"Eh~...."suara Doni dan Indira kompak


Tampak Indira dan Doni jadi salah tingkah setelah ditinggal berdua oleh Zee dan Aryo.


"Pak,apa kabar? "indira membuka suara,menoleh kearah Doni yg duduk di sebelahnya


"Ah iya baik, kamu sendiri apa kabar? "tanya Doni balik


"Seperti yg Bapak lihat, kalo saya sakit gak mungkin saya ada disini pak! "cerocos Indira


"Kok Diem? "Doni membuka suara setelah beberapa saat saling diam


"Iya Pak, saya Grogi! "jawab Indira jujur


"Deket sama Bapak"


"Hah... kamu gombalin saya? "


"Emang Bapak mau saya gombalin? "


"Hahaha... kamu itu gak berubah ya dari dulu"


"Yaiyalah Pak, emang saya Satria Baja Hitam !"


"Emang ada Satria Baja Hitam Cantik? "


Blushing...


"Seriusan ini Pak, saya digombalin Pak Duren?"


"Saya kan cuma nanya, gak lagi ngegombal? "


"iihh...Padahal tadi saya udah seneng lho Pak? "

__ADS_1


"Oh ya naik apa tadi ke sini? "


"Kenapa, emang bapak mau nganterin saya pulang? "


"Enggak nanya doang, saya aja kesini jalan kaki"


"Kirain! jalan kaki emang deket rumah bapak?"


"Deket, cuma 500meter dari sini, itu komplek depan gang 3


"Berarti kita tetangga dong Pak? saya di gang satu_nya"


"Yaudah ntar kita pulangnya bareng aja"


Setelah ngobrol kasana kemari tampak Indira dan Doni sudah tidak canggung lagi, terlebih Indira yg mudah mencairkan suasana dg sifat Bar_barnya.


"Kayanya ada yang makin akrab nih Dek?"sindir Aryo yg sudah berada dibelakang Doni dan Indira.


"Eh kalian ngagetin aja! "ujar Doni, mendongakkan kepalanya


"Dari mana sih kalian lama amat sih? "tanya Indira ke Aryo dan Zee


"Lama amat apa kurang lama nih bang? "sindir Zee, Aryo sambil menjeb2 melirik sang Abang


"Udah yuk pulang, udah malem lagian besok pagi kita udah harus balik lho Zee? "sela Doni mengingatkan Zee


"Hah... kalian besok udah balik ya? "Indira terkejut


"Kayanya ada yg masih kangen nih Bang ma Pak Guru Duren? "Zee kembali menyindir sahabatnya itu


"Sindir aja teroooosss! "Indira sewot


"Bukan Indira aja sih Dek, aku juga masih kangen sama kamu, satu bulan lagi ya di sini?"Aryo merengek seperti anak kecil minta balon


"Kagak bisa, Enak aja Pekerjaan gw keteteran kalo gak ada Zee yg bantuin!"sewot Doni


"Enak aja lo bang, lo yg jadi Dosen napa cewek gw yg ikutan ribet? "Aryo tidak terima dg peryataan sang Abang, kembali Zee hanya ngelus dada melihat dua orang pria di depanya seperti Tom and Jarry, Indira hanya bersedekap sesekali memandang bergantian ke arah Doni dan Aryo


"Ya udah yuk, ntar dilanjut dirumah aja cakar_cakaranya!"ujar Zee menyudahi


Akhirnya mereka berempat pulang bersama, dan mengantar Indira terlebih dahulu saat melewati gang depan rumah tante Indira kemudian Zee,Aryo dan Doni melanjutkan kembali perjalanan pulang yang hanya melewati satu gang dari gang rumah Indira.

__ADS_1


__ADS_2