
Hari ini merupakan hari yang ditunggu_tunggu sekaligus mendebarkan bagi semua siswi kelas XII, Zee and the Gank pun tengah bersiap menunggu sang Wali Kelas masuk untuk mengumumkan hasil Ujian Nasional.
Dengan langkah agak kemayu Wali kelas XII Busana 2 yaitu Pak Budi perlahan mendekati kursi kebesaranya di ruang kelas, ditaruhnya setumpuk Amplop diatas mejanya. Yang mungkin itu isinya adalah hasil dari Ujian Nasional para siswinya.
Sebelum Pak Budi membagikan Amplop itu, terlebih dahulu beliau memberikan, petuah, sambutan_sambutan dan yang terakhir beliau berpesan agar tidak melakukan Corat_coret kelulusan dan konvoi dijalan raya.
"Bagi nama yg saya sebutkan harap maju mengambil Amplop ini, dan kembali ketempat duduk kalian. Ingat, jangan dibuka dulu, menunggu instruksi dari saya nanti kita buka bersama_sama!"Ujar Pak Budi sebelum membagikan Amplop yang sudah digenggamnya kembali.
Setelah satu_persatu semua nama siswinya dipanggil, Pak Budi pun memberikan Instruksinya kembali "Dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim, mari semua kalian buka bersama_sama"
Seketika suasana menjadi hening, ketika mereka mulai membuka isi dari amplop itu, ada yg sambil memejamkan mata, ada yang meringis tidak jelas, dan berbagai expresi mereka tunjukan ketika melihat lembar kertas yang bertuliskan "LULUS"
Dalam sekejap suasana menjadi Riuh dengan suara sorakan penuh kegembiraan dikelas itu.
"Jika sudah EUPORIANYA mari kita sujud Syukur bersama" suara Pak Budi menghentikan sejenak kemeriahan di dalam kelas lalu para siswi mengikuti langkah Pak Budi menuju Mushollah.
Setelah melakukan ritual Sujud Syukur semua siswi tengah bersiap kembali berhambur ketempatnya masing2, tak terkecuali Zee and the Gank.
Ditengah canda tawa dan kelakar yang saling terlontar diantara Zee, Via, Luna, dan Santi tiba_tiba bunyi notif dari ponsel Zee berbunyi
Ting...
*Babang Gemez
"CONGRATULATION ya Dedek Gemez"
Babang Gemez
"Selamat atas Kelulusanya"
Babang Gemez
"Semoga kamu selalu Bahagia*"
Rasa Bahagia serta haru tengah menyelimuti hati Zee saat ini, selain telah dinyatakan lulus namun ada hal yg lebih membuat hatinya bahagia.
__ADS_1
Setelah sekian lama tidak ada kabar, akhirnya orang yang selalu Zee rindukan memberinya kejutan walau hanya berupa pesan singkat, seketika senyum bahagia terukir dibibir Zee.
Tanpa membalas pesan Chart yg dikirim oleh kekasihnya itu, tanpa disadari oleh sahabat_sahatnya dengan langkah terburu_buru Zee segera berlalu pergi menghindari keriuhan diantara para siswa yg masih berkumpul di depan mushollah.
Dengan langkah cepat Zee menuju taman belakang sekolah yang tampak sepi, dengan harapan Zee ingin segera menghubungi sang kekasih, menumpahkan semua kerinduanya tanpa ada suara bising dari para siswi yg tengah merayakan kelulusan.
Dengan lincah jempol Zee bergrilya mencari kontak sang pacar, lalu menempelkan ketelinganya masih dengan senyum yg mengembang.
Berulang kali Zee melakukan kegiataanya itu, namun usahanya untuk menghubungi sang kekasih sia_sia karena nomernya sudah tidak aktif kembali sampai akhirnya wajah Zee berubah menjadi masam dengan mata yang berkaca_kaca. Zee terduduk lemas di salah satu bangku yg ada di taman itu sambil meremas_remas ponsel yg ada ditanganya.
"Huuuu... huuu... huuuu... Kenapa kamu giniin aku Bang? disaat aku sudah bisa nerima situasi ini.. hiks... kenapa secara gak langsung kamu hadir lagi... hiks... hiks.. "racau Zee sembari tersedu_sedu dengan air mata yg terus membasahi hijab yang membalut wajahnya.
Tanpa Zee sadari ada sepasang mata yang sejak tadi mengawasinya, dengan langkah cepat seseorang itupun menghampiri Zee ketika melihat Zee yang tampak kacau.
"Menangislah sepuas hati kamu, keluarkan semua unek_unek dihati kamu,sampai kamu merasa lega" ujar Pak Doni yg kini sudah duduk disamping Zee, Zee menoleh sekilas ke arah Pak Doni
"Berceritalah jika kamu merasa itu perlu, dan saya siap untuk mendengarkanya!"lanjut Pak Doni, dia merasa iba dengan kondisi Zee saat ini
"Maaf Pak,saya tidak tahu harus memulainya dari mana, sepertinya waktu telah mempermainkan hati saya"Zee memulai ceritanya
"Disaat saya sudah menerima situasi sulit ini, kenapa hanya sesaat dia hadir lagi"
"Maksud kamu? dia ninggalin kamu? "
"Yah, bisa dikatakan seperti itu Pak, dan saya tidak tahu alasanya kenapa! "
"Apapun alasan dia ninggalin kamu, saya harap kamu tidak akan pernah membencinya! karena memang jalanya harus begini."
"Iya Pak, tidak ada niatan saya untuk membencinya bahkan saya sudah memaafkanya."
"Jadi? "
"Jadi apanya Pak? "
"Hati kamu, sudah tenang? "
__ADS_1
"Hhmmm... sepertinya sudah Pak, terima kasih Pak sudah mau mendengarkan cerita saya! "
"Tidak perlu merasa sungkan, jangan pernah sedih lagi, INGAT ada saya disamping kamu!
"Hah~..."
"Hahaha.. ya sudah sana, sahabat2 kamu mungkin lagi mencari kamu! "
"Kalau begitu saya duluan Pak! "
Zee pun berlalu meninggalkan Pak Doni yg masih duduk di bangku taman.
💃💃💃💃💃
*Author; "Woooyyy... Yo dimana lo? "
Author; "Aryooooooo... nongol lo! "
Aryo; "Pa'an sih lo teriak2, berisik Wooyyy...!! "
Author; "Tolongin gw Yo, gw diserbu fans lo noh, gegara lo kagak nongol di beberapa episode gw! "
Aryo; "Bwaahahahaha... Lagian lo sih sok_sok'an pake ngilangin gw segala, yawdah rasain lo! "
Author; "kalo gitu lo comeback lagi yah... yaa.. Ya? "
Aryo: "Okeh.. ada syaratnya"
Author:"Apa'an?"
Aryo; "Ntar kalo gw comeback, bikin gw ma cewek gw langsung nikah aja trus Na_ena deh...gimana,deal?"
Author:"Dasar Na_ena mulu yang ada di otak lo.. yaudah Deal! "
Makasih buat para ReadersQu yang udah kasih support dan masukanya
__ADS_1
Jangan lupa jg kasih Like dan komen di setiap Episode nya... 😘😘😘*