Experience Love "si Gadis Tomboy"

Experience Love "si Gadis Tomboy"
Jenguk


__ADS_3

"Zee tolong untuk beberapa hari kedepan kamu handle semuanya ya? saya mau keluar kota ada urusan!


"Aasssiiyyaapp Pak Dosen!"


"Udah cantik, pinter, sholehah bisa diandelin lagi..makin cinta deh aku sama kamu Zee"


"Apa'an sih mas, udah jangan ngegombal mulu, disimpen aja ntar buat istrinya"


"Kan calon istri Mas itu Kamu? "


"Insyaalloh Mas, kalau kita berjodoh"


"Jadi adem hati Mas dengernya? "


"Oh ya, jadi kapan mas mau keluar kota?"


"Entar malem, soalnya dapet jadwal penerbangan malem"


"Ya udah,Mas hati2 ya?"


"Siap nona Cantiik..Oya nyanyi dong buat Mas, udah lama banget, Mas gak denger kamu nyanyi! "


"Okeh.. jadi mau lagu apa nih, tapu aku nyanyi sambil koreksi tugas gak papa ya? "


"Terserah kamu aja!"


ekhem... ekhem...


🎡🎢


Terlambat sudah, aku menyadari


setelah hatiku, ini terluka


hatiku yang tulus slalu mencintai


dan menyayangimu segenap jiwa


kini kucoba untuk merenungi


dalam hati ini ku coba bertanya


apakah salahku hingga dirimu pergi


cintaku menjadi harapku sia2


dalam diam ku terpaku mengingat kisah kita


sedih hatiku tiada berbicara


lemah diriku, sungguh tidak berdaya


kepergianmu membuatku tersiksa


Andaikan waktu bisa kuputar kembali


ku ingin dirimu tetap ada disini


melawati kisah cinta yang kita jalani


ku tak mampu bila dirimu pergi


Terdiam ku tenggelam menitis sepi malam


kusendiri menanggung semua beban kau berikan...


mengalir air mata membasahi pipi


ku tepiskan semua dalam ikhlas hati


ku ikhlaskan engkau pergi dalam hatiku ku pun sudah rela..


jika nanti kau kembali pintu hatiku slalu terbuka..


🎢🎡Terdiam Sepi 🎡🎢


(*Meskipun nyanyinya untuk Doni, tapi tetep maknanya untuk Aryo) emang besar banget Cinta Zee untuk Aryo.


"πŸ‘πŸ‘πŸ‘*Aku tau lagu itu untuk siapa? "Doni tenyata benar2 menghayati lagu yg dinyanyikan oleh Zee dan tanpa Zee sadari Doni telah merekam kedalam ponselnya


"Ya jelas buat kamu lah mas, orang kamu yang minta! "Zee pun tidak menyadari setiap lirik yg dia nyanyikan sangat menggambarkan isi hatinya.


"Bukan Zee, lagu itu memang buat aku tapi artinya untuk orang lain? "

__ADS_1


"Masa sih? "Zee masih tidak mengerti dengan apa yg dikatakan Doni, tanpa menjawab pertanyaan dari Zee,Doni langsung memutar rekaman suara nyanyian Zee.


πŸŽΆπŸ“ΌπŸŽ΅


Setelah mendengar rekaman suaranya sendiri, dg spontan Zee terkejut dan menutup mulutnya dengan kedua tanganya, tanpa aba2 air matanya pun lolos seketika dari sudut matanya, bahwa tanpa disengaja makna lagu itu menggambarkan isi hatinya untuk sang kekasih masalalunya.


Doni lalu menghampiri Zee dan berlutut di depan Zee seraya mengulurkan sapu tanganya kearah pipi Zee.


"Udah jangan nangis, Maaf, Mas gak ada maksud untuk mengingatkan kamu kemasa lalu kamu"


"Harusnya aku yang minta Maaf mas, aku juga gak tau kenapa aku milih lagu itu? "ujar Zee yg masih setia bersama air matanya.


"Bukan salah kamu, karena di hati dan otak kamu hanya ada Dia."


Skip ✈️✈️✈️


Kini Doni sudah ada di Luar kota, lalu Doni segera bergegas menuju Rumah Sakit.


Setelah sampai di Rumah Sakit, Doni melihat dua orang paruh baya yang tengah menanti kedatanganya berada didepan ruang ICU, Doni pun segera menghampirinya.


"Assalamualaikum Ayah, ibu? "Sapa Doni sembari mencium punggunng tangan orang yang di panggilnya Ayah dan Ibu


"Waalaikum Salam nak? "jawab kedua orang tua Doni. "Kamu baru sampai? "tanya sang Ayah yg masih terlihat tenang, berbeda dg sang Ibu yg sudah tampak kacau dg mata sembabnya.


"Iya yah, Doni langsung kesini! terus bagaimana kondisi Aryo? "Doni yg sebelumnya sudah mendapat kabar jika sang adik kondisinya kembali drop.


"Masih belum ada perkembangan, padahal beberapa bulan terakhir kondisinya sudah mulai membaik, kemoterapi yang dijalani pun sudah banyak memberikan kemajuan, tapi tiba_tiba Tiga hari terakhir ini kondisinya kembali drop."jawab sang Ayah sambil merangkul bahu sang istri berusaha menenangkanya dan Doni pun menghampiri sang ibu lalu ikut menenangkanya.


"Kita berdoa bersama ya Bu, semoga ada keajaiban untuk Aryo"sang ibu pun mengangguk kemudian memeluk putra sulungnya itu.


"Ibu akan tunjukan sesuatu padamu Don, ibu mohon bawa dia kemari! "


"Apa... Siapa Bu? "tanya Doni yg masih bingung dg maksud sang Ibu, dan sang ibupun mengeluarkan selembar kertas dari dalam tasnya.


"(....)"Doni pun terdiam ketika memandang Wajah gadis yang ada di dalam foto itu, Hati Doni pun seketika Runtuh ketika melihat tulisan yang ada dibalik foto Itu "Univarsary 29 Oktober 2017 ANDARA FAUZIA πŸ’–ARYO ANGGARA. dan itu artinya tanggal yang dimaksud 2hari lagi!


"Dia Dara pacar Adik kamu, Aryo selalu membawa foto itu setiap dia menjalani Kemoterapy, bahkan foto itu tidak pernah lepas dari genggamanya"ujar sang Ayah, Doni pun masih diam mencerna semua kejadian_kejadian di masa lalu.


"Apa ini alasan Aryo meninggalkan Zee? "


"Apa Aryo sudah tahu, jika gadis yg pernah ku ceritakan padanya adalah kekasihnya? "


"Apa Aryo sengaja merahasiakan semua ini? "


Itulah beberapa pertanyaan yang selalu berputar_putar di kepala Doni, Tubuh Doni pun luruh kelantai, ditelungkupkan wajahnya diantara lututnya.


Sekarang giliran gw berkorban demi Aryo!


Doni pun kemudian berdiri lalu merogoh ponsel yg ada disaku celana jeansnya. dg cepat aryo mencari kontak yg akan dia hubungi.


Calling ZeeπŸ“³


Zee; Assalamualaikum mas?


Doni; Waalaikum Salam Zee..


Zee; Iya ada apa mas?


Doni: Saya sudah memesan tiket untuk kamu, tolong kamu susul saya kemari, nanti saya kirim nomer Boockingnya.


Zee; Tunggu. ada apa ini mas?


Doni; Nanti kalau kamu sampai akan mas jelaskan semuanya!"


Zee; Tap~...


*Tut..


Diseberang sana Zee masih bingung dengan maksud Doni yang tiba_tiba memintanya untuk menyusulnya. "Ada acara apa sesungguhnya?"


skip ✈️✈️✈️


Beberapa jam kemudian*..


*Calling Doni πŸ“³


Zee; Assalamualaikum mas, aku udah sampai di bandara!


Doni; Waalaikum salam, Tunggu sebentar, setelah ini aku jemput


Tut*..


Doni pun sampai di bandara menjemput Zee, lalu mereka bergegas ke Rumah sakit, diperjalanan mereka hanya saling diam tidak ada yg membuka suara, dan mereka tengah sibuk dengan pikiranya masing_masing.

__ADS_1


Telah sampai dirumah sakit, tanpa banyak tanya,namun sesungguhnya hati Zee selalu bertanya_tanya "Ada apa ini, trus ngapain ke rumah sakit?" dan Zee pun tetap mengikuti langkah Doni yg semakin cepat.


Didepan Ruang ICU,Zee melihat dua orang yang dikenalnya beberapa tahun yang lalu, kembali hati Zee dibuat bingung dan bertanya_tanya sendiri tanpa menemukan jawaban.


"Nak DARA" Ayah dan ibu Doni langsung berdiri ketika melihat Zee berjalan menghampirinya, dan seketika ibu Doni langsung memeluk Zee yg sudah ada dihadapanya.


"Tante? "Zee pun membalas pelukan itu tanpa mengerti maksud dari pelukan Ibu Doni tersebut.


"Ada apa ini Tante? "Zee bertanya ketika pelukan itu sudah terlepas, dan menatap Ibu Doni dengan penuh tanda tanya.


Tanpa menjawab pertanyaan Zee, kemudian ibu Doni menggandeng tangan Zee menuju pintu Ruang ICU, lewat celah kaca yang ada di pintu itu diperlihatkanya seseorang ya tengah terbaring koma dengan menggunaka segala macam alat bantu medis yang menempel di sekujur tubuhnya.


Mata Zee terbelalak, dengan mulut yg sedikit menganga lalu ditutup menggunakan sebelah tanganya ketika melihat siapa sosok yg ada di hadapanya itu.


Tidak... tidak... ini tidak mungkin...!!!


Tubuh Zee pun seketika luruh ke lantai dengan air mata yg begitu deras, Doni lalu menghampiri Zee dan memapah tubuh lunglai Zee menuju kursi yang ada di depan ruangan itu. Ayah dan Ibu Doni semakin iba melihat keadaan Zee.


Untuk beberapa saat Zee dibiarkan menangis meluapkan kesedihanya lalu beberapa saat kemudian dia sudah mulsi merasa tenang, kembali Zee membuka suara.


"Apa maksud dari semua ini Mas? "


"Aku juga sebenarnya tidak tahu maksud dari situasi ini, dan aku mengetahuinya sesaat sebelum menghubungi kamu


"Apa hubungan kamu dengan Bang Aryo,mas?"


"Aryo adalah adik kandungku"


Zee pun semakin terkejut mendengar pernyataan dari Doni


"Terus apa yang sebenarnya terjadi dengan Bang Aryo? "


"Aryo beberapa tahun yg lalu di vonis Dokter mengidap Kanker Otak stadium 2, namun dia sedikitpun tidak pernah mengeluh sampai puncaknya ketika dia sudah mulai bekerja, karena pola makan yg tidak teratur, kurannya istirahat, tenaga dan fikiran yg selalu terforsir disitu dia sudah mulai menunjukkan gejala_gejala yang signifikan, sampai akhirnya dia memutuskan untuk Resigne dari pekerjaanya dan keluarga membawanya kemari untuk menjalani berbagai pengobatan, dan beberapa bulan terakhir kondisinya pun sudah mulai membaik,meski masih menjalani kemoterapy."penjelasan panjang lebar dari Doni.


Zee masih terdiam dengan air mata yg terus mengucur deras dari matanya. Pikiranya berusaha mencerna penjelasan dari Doni, terus berputar kembali ke masa lalu menghubung_hubungkan keanehan_keanehan yang terjadi bersamaan dg menghilangnya sang kekasih pada waktu itu.


"Dan mungkin, inilah alasan Aryo meninggalkan kamu"Ujar Doni yg sebelumnya sempat terdiam.


"Keluarga Bapak Aryo" Suara seorang perawat yg keluar dari ruang ICU,mereka semua langsung berdiri menghampiri perawat itu.


"*Bagaimana kondisi anak saya dokter? "Tanya Ayah Doni dg expresi wajah paniknya.


"Anak anda sudah melewati masa kritisnya dan sekarang dia sudah siuman! Oh ya siapa yg bernama Zee, pasien selalu memanggil nama itu"


Zee menoleh ke arah Doni, lalu Doni mengangguk menyuruh Zee untuk masuk.


Sebelum masuk ruang ICU, Zee diharuskan memakai baju dan penutup kepala berwarna hijau, setelah itu Zee masuk seorang diri dihampirinya seseorang yang sudah lama dia rindukan.


Zee duduk disebelah brankar Aryo, lalu Zee menggenggam tangan kurus Aryo, ditempelkanya tangan itu di Pipi Zee yg sudah basah karena air mata yg terus mengalir.


"Bang ini Zee, Dedek Gemez Abang" orang yang disapa belum memberi tanda_tanda akan membuka mata.


"Ayo bangun bang, Dedek Gemez rindu ama Babang gemez, kita mulai dari awal lagi ya Bang? "perlahan Aryo pun memberikan respon dengan meggerakan jarinya lalu kemudian perlahan membuka matanya.


"Dek?"kata pertama yang diucapkan Aryo setelah dia membuka mata, aryo pun tersenyum samar melihat orang yang begitu dicintainya berada disampingnya.


Dan Zee mengangguk sembari mengulas senyuman yg tak pernah berubah dari awal mereka berjumpa.


"Cantik" kata kedua yg diucapkan Aryo yang berhasil membuat pipi Zee bersemu merah.


Orang yang berada di luar ruangan pun ikut tersenyum bahagia melihat interaksi antara Zee dan Aryo melalui kaca pintu ruangan.


πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ


*Aryo; "Wah.. lo bo'ongin gw thor, kata lo kalo gw comeback langsung dibikin kawin ma cewek gw!"


Author; "Heh KUTIL BADAK pegimane critanya lo tiba2 nongol trus minta kawin? yang sabar dong?


Aryo:"gw aduin lo ma fans2 gw nih! "


Author:"Lo ngancem gw? "


Aryo:"Ya lagian lo kelama'an! "


Author:"Enak aje mulut lo ngebacot, lo pikir gampang ngerangkai kata2 buat Part lo Na_ena**? Lo mah enak tinggal praktek! gw aja nyesel pernah nuntut author2 sebelah suruh bikinin Part Na_ena**, ternyata sulitnya tuh disini? "😭😭😭


Aryo:"Anda curhat Buuuukkk? "


Author:" Alah MBOH!!! "


Aryo:"πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Pas nulis part ini kok Author rada ikut nyesek ya? Padahal kan gak berat_berat amat ya konfliknya... Jangan lupa pokoknya Like dan Komenya ya? "😘😘😘*

__ADS_1


__ADS_2