Experience Love "si Gadis Tomboy"

Experience Love "si Gadis Tomboy"
Suara aneh


__ADS_3

"Mmpphhh...Aaahhh... Uuuhhh... "


"Suara apaan sih? Prasaan tadi sepi, Bodo amat! yang penting gw mau rebahan bentar."


gumam Zee ketika berjalan menuju kamar Aryo.Zee merasa penasaran dengan suara yang berasal dari sebelah kamar Aryo.


Ceklek...


Zee masuk ke kamar Aryo sembari menahan sakit diperutnya "Ah nyaman juga kamar cowok gw, udah rapi, wangi lagi "batin Zee sembari merebahkan tubuhnya di atas kasur Aryo.


Karena melihat Zee yang sudah tidak ada diruang tamu, Aryo pun langsung menuju kamarnya.


Tok... tok... tok...


Tak lama kunci pintu terbuka, Zee membuka pintu dan mencondongkan kepalanya dari balik pintu.


"Eh Abang, mana pesenan aku! "Zee menengadahkan sebelah tanganya ke arah Aryo.


"Ini bener gak Dek? "tanya Aryo, memperlihatkan isi dari kantong kresek yg di bawanya. dan mengulurkan ke tangan Zee


Zee melihat sekilas ke dalam kantong kresek itu " Eum.. bener Bang! ya udah abang tunggu di luar dulu, aku mau pinjem kamar mandinya" Aryo pun mengangguk dan Zee kembali menutup dan mengkunci pintunya kembali.


Setelah selesai dengan kegiatanya, Zee kembali keluar kamar, menghampiri Aryo yang tengah duduk bersandar melepas penat di sofa ruang tengah.


"Bang,maaf ya udah ngerepotin?"Ujar Zee yang duduk di sebelah Aryo


Aryo menegakkan duduknya kembali, ketika merasa ada orang duduk di sebelahnya "Kamu ngomong apaan sih Dek, gimana udah baikan? "


Zee menggeleng, mengacungkan benda yg ada ditanganya " Ini obatnya belum aku minum."


Aryo beranjak berdiri, namun tanganya ditahan oleh Zee "Abang mau kemana? "


"Mau ambil minum buat kamu" Ucap Aryo menoleh ke Zee yg sudah ikut berdiri disampinya.


"Gak usah Bang, biar aku ambil sendiri aja" Cegah Zee, karena Zee merasa kasihan dengan sang Pacar yang nampak lelah, Aryo pun mengangguk dan duduk kembali.


Tidak lama Zee pun kembali membawa Dua gelas air putih untuknya dan Aryo." Ini diminum dulu Bang" tawar Zee yang hanya dibalas senyuman oleh Aryo.

__ADS_1


"Mas Doni, kemana Bang? "


"Ada dikamarnya, emang dari tadi Bang Doni belum keluar kamar? "


"Kan aku ada dikamar kamu?tp gak tau lagi kalo dia keluar pas aku di dalem. Oh ya Bang, tadi pas aku mau ke kamar kamu aku denger suara aneh gitu? "tanya Zee, yg sedari tadi penasaran dengan suara yang menurutnya aneh.


"Suara apa Dek? "tanya Aryo heran, sambil mengerutkan keningnya.


"Yang aku denger suaranya tuh gini..mmph... ah.. uh.. ah.. uh.. gitu Bang? "Ucap Zee polos, Aryo mringis sambil menggaruk belakang kepalanya.


"Kalo kamu penasaran ya udah tungguin aja dulu sini! "ujar Aryo, menahan senyumnya.


Polos banget nih Cewek gw atu, sampe suara yang begituan dia gak paham? batin Aryo


Sambil menonton Tv, Aryo yg duduk bersandar, dan setelah meminum obat, Zee kembali rebahan di sofa panjang yg berada di sebrang Aryo. Tak ada yang bersuara diantara mereka berdua. Sesekali Aryo menatap ke arah Zee yg tengah memejamkan matanya.


Ada rasa kasihan dihati Aryo melihat Zee yg tengah kesakitan karena siklus menstruasinya, namun Aryo juga merasa lucu dengan ucapan Zee yg penasaran dengan suara seseorang yg tengah bergulat nikmat.


Aryo sudah menduga jika itu kelakuan sang Abang dengan kekasihnya. Namun Aryo sebenarnya tidak mengetahui jika dikamar sang Abang ada Indira.


"Kok udah bangun Dek? "tanya Aryo mendapati Zee yang beranjak duduk dari tidurnya.


"Gimana udah enakan? "


"Udah mendingan Bang"


Ceklek...


Suara kunci terbuka, seketika mengalihkan pandangan Aryo dan Zee ke arah pintu yg sudah terbuka.


Zee membelalakan matanya melihat siapa yg keluar dari balik pintu kamar itu, Zee hanya bisa menggeleng dan berucap "Astagfirullohaladzim" ucap Zee lirih.


"Eh ada calon ipar juga ternyata disini? "sapa Indira yang menyadari kehadiran Zee dirumah itu. Lalu ikut duduk di sebelah Zee.


"Dari mana kamu Yo, pagi_pagi udah ngilang gitu aja? "Tanya Doni, yg ikut duduk disebelah sang Adik.


"Dari Na_ena!"sindir Aryo, melirik sinis Doni, dan cukup membuat wajah Doni dan Indira memerah.

__ADS_1


"Dari kapan lo disini, kok gw gak denger suara lo tadi? "Tanya Indira ke Zee, mengalihkan perhatian atas ucapan Aryo


"Udah dari tadi, sejak gw denger suara Ah.. uh... ah.. uh.. "Jawab Zee santai, menatap Doni dan Indira bergantian. Zee sadar suara aneh itu berasal dari mereka berdua.


Jleb...


"Yank, jadi gak kita pergi beli baju buat acara lamaranya? "Tanya Doni ke Indira sembari beranjak berdiri, menahan malu.


"Ya jadi dong? "jawab Indira tanpa beban, ikut beranjak berdiri lalu menghampiri Doni, bergelayut manja di lengan Doni.


"Ya udah, kita duluan ya Babang gemez dan Dedek gemez, Inget lo jan ngapa_ngapain!"Pamit Indira sambil berlalu menggandeng lengan kekasihnya. Zee dan Aryo memutar bola matanya malas ke arah Doni dan Indira.


"Gak kebalik tuh! "jawab Aryo sedikit berteriak.


________________


"Wakakkakakakaka...."Aryo tertawa pecah setelah Doni dan Indira pergi. "Kamu lihat gak Dek, tadi wajah merah Bang Doni dan Indira? "tanya Aryo, setelah meredam tawanya


"Iya, aku lihat!Jadi yang aku dengar tadi itu suara mereka lagi~..."


"Udah, gak usah dipikirin, dari pada nanti kamu puyeng! "


"Hhmmm... Setan apa yang merasuki mereka ya Bang? Padahal dulu Mas Doni gak kaya gitu!"


"Itu karena kamu sangat menjaga diri kamu Dek! Pada dasarnya, jika wanita itu tidak memberi umpan, kami pun kaum Pria gak bakalan terpancing."


"Jadi maksud Abang, Indira menggoda Mas Doni? "


"Maybe, buktinya dulu waktu kamu masih dekat sama Bang Doni, gak diapa_apain kan kamu sama dia? Kucing di suguhi ikan asin, apalagi ikan asinya gak pake baju, masa iya dianggurin? "


"Hahahaha... Ya kalee ikan asin pake baju, ikan asain apaan Buambang? "


"Loh ada Dek, malahan yg lagi Viral kemarin Ikan Asin nya pake hijab malah! "


"Tau ah Bang, aku gak mau ikutan ngeghibah!"


"TELAT!!! "

__ADS_1


Jangan lupa Like dan komenya para Readers, makasih juga buat buat Vote nya 🙏🙏🙏😘😘😘


__ADS_2