
Rigel membawa motornya terus melaju hingga sampai ke Tanjung Benoa yang terletak di Kabupaten Badung, Bali.
"Akhirnya lo nyampe juga," sambut Elang ketika Rigel dan Nuna bergabung dengan rombongan siswa XI MIA I.
"Nyasar kan lo?" tebak Joshua.
"Haha, tahu aja lo." Rigel menatap teman - temannya yang telah berganti pakaian renang. "Ini langsung mulai aja?"
"Gue udah jelasin tadi, kalo di sini banyak pilihan olahraga air. Terserah lo mau ikut yang mana, Bimo sponsor kita hari ini," jawab Elang.
"Yoi. Lo semua bebas nikmatin watersports di sini sepuasnya," ucap Bimo.
"Makasih, Bim."
"Gokil lo, Bim."
"Sering - sering lah lo gini."
Bimo tertawa, "H**ave fun guys. Jangan ada yang sungkan."
Rigel mengacungkan ibu jarinya, "Mantap."
"Oke kita mulai aja kalau gitu." Elang lalu berdiri di depan teman - temannya dan menyampaikan pesan, "Gaes, kalian bebas mau main apa aja di sini. Kita kumpul lagi jam 14.00, WITA ya bukan WIB. Untuk makan siangnya gue udah pesen bento, kalian bisa ambil di sini nanti dari jam 12 siang."
"Oke, Lang."
"Siap, Pak Ketua."
"Asik main air."
"Thank you, Lang."
"Yay, waktunya lama."
"Haha, oke gaes. Have fun semuanya," ucap Elang lalu pergi. Mereka pun berpencar.
"Lo ganti baju, nanti tungguin gue di sini," ucap Rigel pada Nuna.
Nuna tidak menanggapi dan berjalan ke ruang ganti untuk mengubah pakaiannya menjadi baju renang. Setelah selesai, dia keluar dan menunggu Rigel sambil berselancar di internet. Dia membaca tentang olahraga air yang ada di sini.
Tanjung Benoa memiliki ombak yang tinggi sehingga sesuai untuk olahraga air diantaranya ada Banana Boat, Flying Fish, Jet Ski, Parasailing, Rouling Donut, Snorkeling, Intro Scuba Diving, Seawalker, Flyboard, Wake Bording.
Banana boat merupakan permainan olahraga air yang menggunakan perahu karet menyerupai bentuk pisang. Speed Boat akan menarik perahu karet itu berputar di tengah laut. Terkadang perahu karet akan dibalik sehingga penumpang akan dijatuhkan dan bisa merasakan keseruannya.
Sedangkan Flying fish, memiliki desain perahu karet dari gabungan tiga perahu karet pisang yang dilengkapi dengan sayap di kanan dan kiri. Permainan ini memberikan wisatawan pengalaman terbang di tengah laut hingga ketinggian dua meter.
__ADS_1
Jet Ski adalah kendaraan seperti motor yang dijalankan di air, sedangkan Flyboard adalah roket air yang menggunakan daya dorong sehingga penggunanya bisa berdiri atau terbang berputar di atas air. Ada juga Wakeboard yang menggunakan papan selancar, pemain akan ditarik mengikuti arus ombak. Bagi wisatawan yang menyukai olahraga ekstrim dapat memilih ketiganya.
Kemudian ada Parasailing. Wisatawan akan menggunakan payung parasut kemudian ditarik oleh speed boat sehingga akan terbang di atas permukaan laut. Ada dua jenis Parasailing, yaitu Single Parasailing untuk perorangan dan Tandem Parasailing untuk dua orang.
Untuk Roaling Donut mirip dengan Banana Boat, namun desain perahu karetnya berbentuk bulat seperti donat.
Snorkeling adalah aktivitas menyelam di permukaan laut. Berbeda dengan Intro Scuba Diving yang merupakan aktivitas menyelam di kedalaman laut. Ada juga seawalker , yaitu aktivitas berjalan di dasar laut menggunakan helm kedap air. Dengan tiga pilihan ini, wisatawan dapat menikmati keberagaman spesies laut di Tanjung Benoa.
Nuna mengunci ponselnya dan menaruhnya di ransel. Sudah sepuluh menit berlalu tetapi Rigel belum datang juga.
Di sisi lain Rigel menelepon bawahan papanya yang ada di Bali untuk mengatasi Mark dan Felix. Dia berpesan untuk menahan keduanya agar tidak mengganggunya. Setelah bawahannya mengkonfirmasi tugas dengan baik, Rigel berjalan menghampiri Nuna.
Rigel melihat gadis itu mengenakan baju renang berwarna hitam dengan lengan panjang. Hanya pergelangan tangan dan kakinya yang terbuka. Tetapi desain itu begitu ketat, Rigel penasaran apakah dia tidak kesusahan dalam bernafas?
Nuna balas menatap Rigel yang mengenakan kaos putih lengan pendek dan celana pendek motif abstrak.
"Ada yang mau lo mainin?" tanya Rigel.
Nuna berkedip pelan dan menjawab, "Parasailing."
"Oke kita ke parasailing dulu."
Rigel memilih Tandem Parasailing. Keduanya yang telah memakai jaket pelampung dibawa ke tengah laut dengan speed boat dan dibantu petugas memasangkan pengaman di tubuh mereka yang tersambung dengan payung parasut. Mereka dilepaskan dan perlahan terbang di udara.
Duduk berdampingan, Nuna menikmati pemandangan dari ketinggian dengan tenang sambil menghirup aroma laut favoritnya. Sedangkan Rigel berpikir permainan ini kurang menantang adrenalinnya.
"Saya tidak akan naik," tolak Nuna lagi.
"Ayolah, lo takut banget sih jadi orang?" Rigel mengejek berusaha memprovokasi Nuna.
Nuna tetap menolak, "Saya tidak takut, saya hanya tidak ingin."
Rigel tidak ingin menghabiskan waktu dengan berdebat sehingga dia menggenggam pergelangan tangan kanan Nuna.
Nuna melawan dengan mengangkat tangan kirinya untuk memukul Rigel.
Rigel menangkap kepalan tangan Nuna, "Wow calm, Nuna." Dia mengusap kepala tangan kecil itu. "Mau bertarung?"
Nuna menjawab dengan membebaskan tangannya dan mengayunkan pukulan lagi ke Rigel.
Rigel hanya mengelak tanpa berniat membalas pukulan Nuna. Dia tertawa menatapnya, "Jangan lupakan janji lo, Nuna."
Tinju Nuna berhenti beberapa sentimeter di depan wajah Rigel. Dia menarik tangannya kembali dan berkata, "Ini termasuk permintaan yang berlebihan, jadi saya berhak untuk menolaknya."
Rigel tersenyum geli, "Gue kagak nyuruh lo terjun ke tengah laut, Nuna. Ini cuma jetski."
Nuna hanya diam. Sebenarnya dia merasa lelah mengikuti perintah Rigel dan berada di sisinya sepanjang hari. Apalagi di Sabtu dan Minggunya yang biasanya dia bisa bebas dari Rigel. Nuna ingin waktu untuk dirinya sendiri.
__ADS_1
Rigel menatap licik dan mengangkat Nuna ke bahunya. Dia tidak mau bermain kan? Maka paksa dia bermain, hmph!
Nuna yang tidak siap, membentur punggung Rigel. Kepalanya pusing karena posisi terbalik ini. "Turunkan saya."
"Enggak."
"Rigel!"
"Diem. Patuh, Nuna."
Nuna tidak bersuara lagi.
Rigel baru menurunkan Nuna di atas jetski yang dia sewa. "Duduk ama gue!" Rigel lalu menaiki jetski.
Nuna dengan enggan mengatur posisi duduknya di belakang Rigel.
"Pegangan, jangan ampe jatuh," ucap Rigel lalu menyalakan mesin.
Jetski melaju kencang membelah ombak. Nuna memegang tepi jaket pelampung Rigel dengan erat.
Rigel membawa Nuna berbelok - belok di lautan, "Seru kan, Nuna?"
Nuna perlahan menikmati kecepatan ekstrim ini dan berbisik, "Ya."
Senyum Rigel melebar, "Kan, gue bilang juga apa!" Tunggu, sepertinya ada yang salah. Rigel berpikir Nuna akan kesal karena dia memaksanya, tetapi sebaliknya Nuna senang dengan aktivitas ini. Dia salah langkah! Oke enggak papa, masih banyak olahraga air yang lain. Rigel diam - diam merencanakan sesuatu.
Nuna melihat Rigel tiba - tiba tertawa dan punggungnya terasa dingin. Ada apa dengannya?
◾◾◾
Cerita sampingan
Mark : (Menatap lima orang berpakaian pengawal) Siapa kalian?
Pengawal 1 : Kami akan membawa anda pulang, Tuan Mark.
Mark : Enggak! Gue enggak akan ikut lo.
Felix : Bos gimana ini?
Pengawal 1 : Ini perintah dari Tuan Stefan.
Mark : (Kaget mendengar nama ayahnya) O.. ke. Gue akan balik ama lo.
Pengawal 2 : (Melihat Pengawal 1 pergi dengan Mark di depannya. Berbisik kepada Pengawal 3) Ketua tim sangat pandai berbohong dengan wajah lurus.
__ADS_1
Pengawal 3 : (Berbisik) Tidak, Tuan Muda itu yang mudah percaya.