Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan

Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan
Episode 11


__ADS_3

Kejadian di kafe saat itu dirahasiakan dari orang tua Nayra.... ayah Gio dan bu Fani ingin menceritakannya tapi Nayra melarang karna tidak ingin membuat orang tuanya khawatir, sehingga ayah Gio dan bu Fani akhirnya menyetujui.


" Nay sudah siap?" Teriak Ciko dari luar kamar Nayra


" Ia kak...bentar lagi Nayra kluar" Sahutnya mengambil ponsel dan headset di atas nakas


" Keren skali adikku ini" Ujar Ciko yang melihat Nayra memakai celana latihan dengan atasan masih mengenakan baju kaos.


" Emang selama ini Nayra ngga keren ya kak? " Tanya Nayra dengan wajah memelas


" Keren Nay hari ini kerennya bertambah 2 kali lipat"


" Hahhhahahahhaha..... emang bisa gitu kak? " Tanya Nayra lagi sambil menuruni tangga dengan Ciko


" Bisa dong... kan kaka yang bilang barusan" Jawab Ciko dengan senyum


" Sudah mau brangkat?" Tanya bu Fani


" Ia bu... Ciko sama Nay pamit ya bu"


" Hati-hati dijalan.... Nay ini botol minumnya" Ucap bu Fani memberikan botol yang sudah terisi penuh


" Makasih tante"


" Kita brangkat ya bu" Sambung Ciko dan dan bu Fani hanya mengangguk


Di dalam mobil Ciko menyetir dengan kecepatan sedang dan Nayra memilih mendengarkan musik yang distel Ciko sambil melihat pemandangan ke luar jendela. Untuk sampai di gedung latihan membutuhkan waktu 30menit dan ini pertama kalinya Nayra mengikuti latihan dengan orang-orang yang belum dikenalnya.


" Ayo Nay" Ajak Ciko setelah memarkirkan mobil di halaman parkir Nayra turun dan berjalan mengikuti Ciko memasuki gedung latihan. Semua heran melihat Ciko datang bersama seorang gadis, ada yang bertanya-tanya apakah itu kekasih Ciko. Nayra menjadi pusat perhatian di dalam gedung itu.


" Haiii bro....akhirnya datang juga"


",Sory, baru sampe...apa sudah mulai latihannya" Tanya Ciko


" Lima menit lagi kita mulai yang lain masih pemanasan"


"Apa ini adikmu yang kamu ceritakan?"


" Ia.... kenalin ini sepupuku" Ciko mengenalkan Nayra pada Temannya yang merupakan pemilik gedung sekaligus pelatih disana


" Nayra... "


" Brian" Ucap pria itu menyambut tangan Cika.


Gadis yang cantik. Gumamnya


" Hhaaiiiii,,,sepertinya kita kedatangan anggota baru" Suara yang muncul dari balakang

__ADS_1


" Eehhh Nay kenalin ini Luisa" Brian memperkenalkannya pada Nayra


" Luisa"


" Nayra"


" Apa boleh aku tes terlebih dahulu" Tawar Luisa pada Brian


Brian melihat ke arah Ciko meminta persetujuan. Ciko tau apa yang sedang di pikirkan Luisa, tidak ingin menanggapinya.


" Kita memulai dengan latihan awal saja" Ucap Ciko datar


" Kenapa lo takut Cik" Luisa tersenyum mengejek


Ciko yang mendengar itu menatap dingin ke arah Luisa namun dibalas tatapan tajam oleh Luisa. Nayra merasa canggung dengan suasa saat ini


" Boleh, aku trima tawaranmu" Ujar Nayra membuat Luisa berbalik menatapnya dengan seringai licik


" Gantilah aku tunggu kamu 5 menit" Luisa berkata kemudian berjalan meninggalkan mereka


" Nay kamu ngga tau siapa Luisa, dia gadis yang agresif saat berhadapan dengan lawannya" Ciko merasa khawatir jika Luisa sampe mematahkan salah satu tulang Nayra seperti dulu kekasih Brian


" Tenanglah kak, itung-itung ini pemanasan" Jawab Nayra dengan wajah yang tenang


" Luruslah kesana,kemudian belok kiri disitu ruang ganti" Brian memberitahukan arah ruang ganti pada Nayra


Ciko dan Brian bergabung dengan anak-anak lainnya untuk pemanasan.


" Jika sampai Nayra kenapa-kenapa aku ngga akan melepaskan kamu" Ancam Ciko saat berada di samping Luisa


" Jangan bawa anak manja untuk berlatih disini" Luisa membalas dengan tatapan yang tajam kearahnya. Ciko diam dan berlalu pergi.


Semua sudah memulai latihan di bawah pengawasan Brian dan Luisa. Saat melihat Nayra berjalan ke arah mereka Brian dan Ciko sedikit terkejut melihat Nayra yang memakai sabuk hitam, tidak dengan Luisa yang merasa tertantang ingin segera memulai pemanasan bersama Nayra.


" Cik serius sepupu loe itu? " Tanya Brian yang melihat Nayra terlihat sangat manis dengan baju yang di pake


" Ayo kak.....aku pemanasan sebentar ya baru kita Fait" Ucap Nayra melihat ke Luisa. Luisa hanya mengangguk tak menjawab Nayra dengan wajah yang datar.


Lima menit kemudian Nayra menghampiri Luisa, dan mereka berhadapan..... Brian yang mengerti pertunjukan seru yang akan di mulai bertindak sebagai wasit. Brian memberi aba-aba tanda mulai


Luisa memasang kuda-kudanya kemudian maju dengan tendangan Dollyo chagi ( tendangan dengan punggung kaki), Nayra yang dengan mudah membaca gerakan Luisa memilih mundur 1 langkah dan melepaskan tendangan pertamanya dwi chagi ( tendangan belakang) tepat mengenai pungung Luisa.....Luisa yang belum siap menerima tendangan itu terjatuh.


Brian dan Ciko kaget melihat Luisa yang jatuh dalam menit pertama....bahkan mereka tidak menyangka Nayra dapat bergerak secepat itu. mana bisa Luisa yang dikenal sebagai atlet wanita terbaik di kota itu jatuh hanya dengan 1 tendangan.


Nayra yang melepaskan tendangannya dengan sedikit kekuatan pada kakinya, merasa puas melihat Luisa yang jatuh. Ia sengaja sedikit memberi pelajaran pada wanita itu karna telah menganggap remeh dirinya. Luisa berdiri dengan emosi yang terlihat diwajahnya.


Luisa lagi-lagi melepaskan tendangannya yang sia-sia karna Nayra begitu mudah menghindarinya saat Nayra membalas menyerang hanya angin yang Luisa rasakan menyapu wajahnya. Nayra mengarahkan tendangannya ke kepala Luisa namun Nayra sedikit menahan agar tidak tepat sasaran Nayra hanya ingin memberi pelajaran pada Luisa. hampir 5 menit selesai fait dan Nayra membiarkan dirinya menerima beberapa tendangan Luisa agar terlihat seimbang walaupun sebenarnya Nayra bisa dengan mudah menghindari.

__ADS_1


" Terima kasih untuk 5 menitnya..... kamu hebat" Luisa memuji Nayra


" Kakak juga hebat..." Balas Nayra dengan tersenyum


Ciko dan Brian dengan spontan memberikan tepuk tangan untuk pertunjukan sore ini yang diikuti semua yang ada di dalam gedung, mereka berhenti latihan menonton Luisa dan Nayra yang terlihat lebih seru.


" Waooowww luar biasa Nayra" Brian memuji Nayra dan Ciko tersenyum bahagia melihat adiknya bisa mengalahkan seorang Luisa


" Kak Brian terlalu berlebihan...aku senang belajar bersama kak Luisa" Jawab Nayra merendah sambil menerima botol minum yang diberikan Ciko


" Bersiaplah Nay untuk kompetisi dua bulan lagi" Brian menyemangati Nayra


" Siip kak"


" Jika kamu punya waktu mungkin kamu bisa melatih mereka" Pinta Brian menujuk pada arah anak-anak yang sudah kembali berlatih dengan serius.


" Baiklah kak" Balas Nayra, karna sejak SMA Nayra sudah terbiasa melatih ade-ade di tempat latihannya.


Luisa yang berada disana hanya diam mendengarkan percakapan mereka.


Wajarlah jika Ciko mencintanya, dia sempurna. batin Luisa yang merasa sesak didadanya.


Brian yang tahu jika Luisa selama ini menaruh hati pada Ciko menahan tawanya melihat Luisa yang cemburu pada Nayra.


" Kalo gitu sampe sini saja ya latihan hari ini" Ujar Ciko


" Okey bro aku tunggu minggu depan" Balas Brian yang hanya di acungkan jempol oleh Ciko sambil berlalu pergi


" Kak Luisa aku dluan ya" Pamit Nayra sambil sedikit berteriak karna tangannya sudah ditarik Ciko


Luisa membalas dengan senyuman melihat mereka berdua menghilang di balik pintu.


" Nayra itu sepupunya Ciko, ia datang untuk kuliah disini" Ucap Brian saat melihat wajah Luisa yang lesuh


" Maammmmaksud kamu? mereka saudara?" Tanya Luisa Ragu


" Ia mereka sepupu kandung" Jawab Brian dengan datar saat melihat raut bahagia di wajah Luisa


*


*


*


*


Mohon dukungannya teman-teman.. makasih 🙏🙏

__ADS_1


Biar lebih semangat up nantinya 😊😊😁😁


__ADS_2