Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan

Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan
Episode 39


__ADS_3

Hari ini hari sabtu hari dimana nayra berjanji akan bertemu dengan Kayla. Nayra yang sudah siap-siap tengah menunggu Vicki datang menjemputnya.


Nayra duduk di ruang tamu memainkan ponselnya, membuka akun sosialnya melihat-lihat berandanya.


" Selamat siang" Suara dari luar.


" Siang....." Jawab Nayra berdiri menuju ke pintu.


" Hay Nay" Sapa Candra.


"Eeeeh bang Candra"


" Sepertinya sedang menunggu seseorang Nay" Tegur Candra saat melihat raut wajah Nayra yang berubah.


" Ia bang" Jawab Nayra singkat sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Mata Nayra bertemu dengan tatapan tajam dari seseorang di belakang Candra, membuat Nayra memilih kembali masuk dan duduk di sofa. Candra dan Darel ikut masuk mengekori Nayra.


" Aku masuk ya Nay" Pamit Candra.


" Ia bang, kak Ciko sama Cika lagi nonton tuh di ruang tengah" Jawab Nayra mengabaikan tatapan yang sedari tadi tidak lepas darinya.


" Oke " Balas Candra berlalu meninggalkan Nayra.


Lima menit kemudian Vicki datang dan mereka langsung menuju ke mall setelah berpamitan pada bu Fani. Vicki yang melajukan mobilnya dengan sedikit kecepatan, karena jalan yang tidak terlalu ramai mengingat ini hari libur. Lima belas menit mereka sudah sampai dihalaman parkiran.


Nayra dan Vicki berjalan menuju ke lantai tempat permainan, saat sampai diatas mereka disambut oleh senyum bahagia oleh seorang gadis kecil yang sudah menunggu dari tadi.


" Kakak Cantikkk" Kayla berhambur ke pelukan Nayra.


" Kayla" Nayra sedikit menunduk membalas pelukan pada gadis kecil itu.


" Kayla kira kakak cantik tidak akan datang"


" Kan kakak sudah janji kelingking sama Kayla" Jawab Nayra mengusap lembut kepala Kayla.


Kayla mengangguk tanda mengerti, dan tidak menunggu lama Kayla menarik tangan Nayra menuju ke zona permainan. Sepertinya gadis kecil ini sudah tidak sabar menghabiskan waktunya bersama Nayra.


" Tunggu sebentar ya kakak isikan voucer buat main" Ujar Vicki.


" Sudah aku belikan tadi" Suara dari belakang.


" Eh Fabian" Balas Vicki saat melihat pria yang datang menghampiri mereka.


" Maaf merepotkan" Fabian meyerahkan voucer bermain ke Nayra.


" Nggak pa-pa" Jawab Nayra dengan tersenyum.


" Ayo kakak cantik" Kayla mengajak Nayra untuk memulai petualangannya.


Nayra dan Kayla meninggalkan kedua pria itu dan mereka hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah gadis kecil itu.

__ADS_1


Nayra memulai dengan game perang, membuat Kayla tertawa bahagia karna ulah konyol Nayra. Semua game di zona permainan tidak ada yang mereka lewati, hingga game terakhir yang mereka sepakati sebagai permainan penutup, yaitu dance.


Fabian yang sedari tadi menunggu moment ini diam-diam mengeluarkan ponselnya untuk merekam Nayra, dan Vicki hanya tersenyum melihat tingkah Fabian. Walaupun baru kenal sifat Vicki yang ramah dan mudah bergaul membuatnya cepat akrab dengan siapapun termasuk Fabian.


" Lapar?" Tanya Vicki saat Nayra dan Kayla yang sudah selesai bermain berjalan menghampiri mereka.


" Cari makan yu" Ajak Nayra, sedangkan Kayla terus menggenggam tangan Nayra.


Mereka berjalan ke lantai bawah mencari restoran untuk makan siang. Kini mereka bereempat sudah duduk memutari sebuah meja menunggu pesanan, setelah menemukan resto yang mereka mau.


Selesai makan Fabian dan Kayla akhirnya berpamitan untuk pulang, sedangkan Nayra mengajak Vicki menemaninya ketoko buku. Nayra mencari alasan untuk berlama-lama diluar karena tidak ingin cepat kembali kerumah mengingat ada Darel disana.


" Vic besok sibuk nggak?" Tanya Nayra saat sedang mencari-cari buku yang sesuai dengan moodnya.


" Besok ada tugas yang aku selesaikan, emang kenapa?"


" Hhhmmm" Jawab Nayra yang membuat Vicki menggelengkan kepalanya karna bukannya menjawab Nayra hanya berdehem ria.


Saat hari mulai sore baru Nayra mengajak pulang, Vicki yang tahu apa yang sedang Nayra pikirkan hanya bisa pasrah dan mengikuti kemauan sahabatnya itu.


Vicki melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, sengaja mengulur waktu lebih lama dalam perjalanan, Nayra mengalihkan pandangannya keluar jendela menurunkan kaca mobil menghirup udara untuk melegakan hatinya.


" Hati-hati Vic" Pesan Nayra saat turun dari mobil.


" Yaaaa bye,, Nay......."Panggil Vicki sebelum Nayra menutup pintu mobilnya.


" Iya Vic"


Vicki keluar dari halaman rumah, Nayra yang melihat mobil Vicki sudah hilang di balik pagar menarik napasnya dalam-dalam dan melangkah masuk kedalan rumah.


" Baru pulang Nay" Teriak Cika saat Nayra melewati ruang keluarga.


" Ia Cik..aku mandi dulu yah" Balas Nayra berlalu meninggalkan ruang tengah.


Satu jam kemudian Nayra turun ke bawah, menuju ke ruang keluarga dimana sedang ramai dengan obralan dan tawa. Nayra duduk disamping Ciko matanya tertuju ada layar tv melihat drama kesukaannya yang sedang tayang.


" Nay ikut nggak?" Tanya Cika saat melihat Nayra yang sudah ada disana.


" Kemana?" Tanya Nayra dengan tatapan masih tetap ke layar tv.


" Kita mau malam mingguan bareng letingnya bang Candra" Jawab Cika semangat.


" Nggak " Balas Nayra singkat.


" Yahhh.....ayolah Nay masa nanti aku sendirian disana" Cika mulai merengek seperti anak TK yang meminta jajan.


" Nggak pa-pa Cik kamu nggak akan dimakan kok" Balas Nayra


" Nay.... ikut yaaa" Panggil Cika dengan wajah memelasnya.


" Aku cape Cik, pengen bobo" Jawab Nayra lagi dengan ekpresi datarnya.

__ADS_1


Ciko yang mendengar perdebatan kedua adiknya hanya bisa diam, dan memilih untuk mengabaikan mereka berdua. Ciko takut jika berpendapat justru memperburuk suasana, karena ada Darel dan Candra yang sedang menunggu jawaban Nayra juga disana. Cika yang putus asa mengajak Nayra akhirnya pasrah.


" Mau kemana Nay" Tanya Ciko saat melihat Nayra bangun dari duduknya


" Buat teh, kakak mau?" Tawar Nayra.


" Boleh, wedang jahe ya Nay" Pinta Ciko.


" Siip kak" Jawab Nayra dan melangkah menuju kedapur.


Nayra mulai meracik teh wedang, sambil menunggu tehnya mendidih Nayra menyiapkan beberapa gelas di atas nampan.


" Bersiaplah untuk malam ini" Suara yang membuat jantung Nayra kembali tidak beraturan.


" Aku tidak akan kemana-mana" Jawab Nayra.


" Baguslah kalo begitu, itu terdengar lebih menarik" Nayra menaikkan alisnya mencerna apa yang baru saja Darel katakan.


" Maksudnya?" Tanya Nayra


" Itu berarti hanya akan ada kita berdua dirumah ini" Jawab Darel dengan senyum yang di buat semanis mungkin.


Aku benci senyum itu, berhentilah tersenyum. Batin Nayra mengalihkan pandangannya kesembarang arah.


Nayra tidak tahu harus bersikap seperti apa jika berhadapan dengan Darel seperti sekarang hanya ada mereka berdua didapur, sulit menyembunyikan perasaannya, bahkan Nayra menjadi salah tingkah karena tatapan Darel yang tidak berpindah dari wajahnya.


" Berhentilah menatapku jika tidak ingin jatuh cinta lagi" Kata-kata itu lolos dari mulut Nayra untuk menghilangkan rasa gugupnya.


Nayra bodoh.....bodoh apa yang kamu barusan kamu katakan. Rutuk Nayra pada dirinya sendiri.


" Sejak awal aku memang sudah jatuh cinta dengan pemilik wajah yang ku pandang" Jawab Darel.


Nayra tersenyum sinis membalas tatapan Darel.


" Aku bukan perempuan-perempuan bodohmu di luar sana yang langsung meleleh mendengar gombalan murahanmu" Ujar Nayra menatap tajam kearah Darel.


Darel yang mendengar ucapan Nayra melangkah maju kearah Nayra hingga menyisakan satu langkah sebelum tubuhnya mendapati tubuh Nayra.


" Karna kamu tidak bodoh makanya aku memilih kamu" Ujar Darel sedikit menundukkan wajahnya hingga berhadapan dengan wajah Nayra.


Nayra yang dari tadi menekan rasa gugupnya menelan kasar salivanya, berusaha terlihat baik-baik saja di hadapan Darel.


*


*


*


*


Jangan lupa dukungannya teman-teman 😊

__ADS_1


Ingat jejak sama hadiahnya buat outhor biar tetap semangat 🙏


__ADS_2