
Hari minggu....udara yang cerah pagi ini membuat Nayra bangun lebih cepat dari biasanya, Nayra mengganti piyama tidurnya dengan baju olahraga, dari semalam Nayra sudah berncana ingin joging pagi ini.
" Mau ke mana Nay?" Tanya Ciko, melihat Nayra
" Nayra ingin jalan-jalan sebentar kak"
" Mau joging bareng kaka ke taman? " Ajak Ciko
" Boleh kak"
Ciko dan Nayra berlari kecil memutari taman. Pagi ini taman sangat ramai, ada yang berolahraga, ada yang sedang berjalan santai, ada yang mengajak anak-anak mereka bermain, dan juga ada beberapa penjual jajan disana.
Setelah merasa cukup berlari karena keringat yang sudah membasahi tubuhnya Nayra akhirnya beristrahat, sedangkan Ciko masih asyik berlari. Ciko akan berhenti saat selesai hitungan yang ia tentukan, itu merupakan kebiasaannya. ia berhenti saat 3 putaran terakhir dan duduk di samping Nayra
" Kak kuat juga larinya"
" Nggak juga Nay, masih kalah sama ayah.....ayah malah lebih lama lagi klo mutar"
" Jadi om Gio juga suka joging disini?"
" Ya klo tidak lagi dinas Nay"
" Mmmmm" Jawab Nayra singkat
Beberapa menit istrahat mereka akhirnya kembali ke rumah.
" Tumben Nay mau joging sama k Ciko" Tegur bu Fani
" Ia tante, lagi pengen aja" Jawab Nayra sambil duduk di kursi yang menghadap ke arah dapur dimana tantenya sedang asyik memasak bersama bibi
" Mandi dulu, setelah itu kita sarapan" Perintah bu Fani,
" Siap tan" Jawab Nayra dengan tersenyum
30 menit kemudian Nayra dan Ciko sudah berada di meja makan
" Cika kemana bu?"
" Katanya semalam begadang telponan sama Candra makanya minta jangan di bangunin masih ngantuk" Jawab bu Fani
Akhirnya hanya mereka bertiga yang sarapan. Selesai sarapan Nayra membantu bu Fani membereskan piring kotor.
" Nay ada cemilan di ruang keluarga, tante buatkan kemarin" Bu Fani memberitahukan Nayra
" Makasih tante" Jawab Nayra senang.
Saat berjalan ke ruang keluarga sudah ada Ciko disana yang sedang asyik menonton. Nayra ikutan nonton sambil memakan cemilan buat tante Fani.
" Nay..... "
" Ia kak"
" Kaka boleh nanya sesuatu gak"
" Boleh dong kak, emang nanya apaan kak, serius amat"
" Mmmmm...... itu Nay, Zahra" Ciko ragu
" Ada apa sama Zahra kak....? kaka suka sama Zahra?" Tebak Nayra
" Lohhh Nay kok kamu tahu" jawab Ciko dengan wajah yang serius
" Benaran kaka suka sama Zahra? padahal aku asal tebak aja kak" Jawab Nayra cengengesan
" Emang Zahra sudah ada yang punya ya Nay?" Tanya Ciko lagi
__ADS_1
" Sudah kak" Jawab nayra dengan senyuman penuh arti
Ciko menunjukkan wajah tak bersemangat, memainkan ponselnya entah apa yang di otak atikpun tidak jelas.
" Zahra itu sudah punya aku kak sebagai sahabatnya"
" Hhmmm" Jawab Ciko sekenanya
" Apaaaa? maksud kamuuuu.... ?" Saat Ciko memastikan lagi pendengarannya
" Ia kak Zahra itu punya aku sahabat satu-satunya" Ulang Nayra dengan tertawa puas karna berhasil mengerjai Ciko
" Nayyraaaaaaaa.........." Panggil Ciko dengan panjangnya
" Ia kaaak Ciko... ahahhaha maaf kak habisnya kak Ciko lucu" Balas Nayra dengan masih menahan tawanya
" Ntar kaka kutuk jadi berbie baru tau rasa"
" Apaan sih kak orang mah yang ada di kutuk jadi batu, jadi katak, angsa mana ada yang jadi berbie kak"
" Suka-suka kaka lah" Jawab Ciko sekenanya
" Buruan tembak kak, sebelum di ambil orang Zahranya"
" Tenang aja Nay, percayalah pada kakakmu ini" Jawab Ciko memuji diri sendiri
" Ya ya ya Nayra percayaaa"
Ponsel Nayra berdering, saat melihat layar ponselnya nomor tak dikenal yang muncul disana. Nayra merasa nomor yang tidak asing,
Entahlah mungkin penting. Batin Nayra
" Siang"
" Ia..maaf ada yang bisa saya bantu?"
^^^"Kamu tidak menyimpan no saya?"^^^
Deg... Nayra teringat dengan Pria yang ia kenal 2 minggu lalu, yang mengaku temannya bang Candra. Menapa bisa sampe lupa,, bahkan mereka sudah resmi pacaran
" Eeeehh ia itu bang maaf, aku langsung
jawab telpon tadi, ngga sempat liat siapa
yang nelpon" Nayra berusaha mencari alasan yang tepat
^^^" Oooo baikah,,,apa besok kamu punya waktu? "^^^
" Emang ada apa bang"
^^^" Besok abang berangkat menggunakan pesawat,^^^
^^^abang pengen ketemu kamu, bisa tunggu abang^^^
^^^di bandara? "^^^
" Aku nggak janji ya bang"
^^^" Kenapa? apa kamu tidak mau ketemu abang?"^^^
" Aku usahakan bang, tapi ngga janji"
^^^"baiklah tapi abang berharap^^^
^^^bisa liat kamu besok"^^^
__ADS_1
" Ia bang"
^^^" Oia Cika aja besok janjian^^^
^^^ketemu sama Candra"^^^
" Ooooo" jawab Cika sekenanya
^^^" Pokokny abang tunggu ya"^^^
" Ngga janji bang"
^^^" Ya udah abang cuma mau bilang itu kok"^^^
" Okey bang"
^^^" Bye"^^^
" Bye"Nayra mengakhiri panggilan.
" Siapa Nay? " tanya Ciko
" Temannya bang Candra kak"
" Hhhmm."
Bukannya Nayra tidak ingin menemui Darel, Nayra hanya tidak ingin meninggalkan kuliahnya besok. Bagi Nayra kuliahnya lebih penting, dari pada harus pergi menemui Darel yang belum pernah ia tahu seperti apa tampangnya.
" Nay besok kaka antar ya....nanti pulangnya kaka jemput"
" Sepertinya Nayra mencium bau-bau cinta yang sedang bersemi" Goda Nayra yang tau maksud Ciko
" Udah kaya peramal aja kamu Nay"
" Eeee gini-gini Nayra bisa liat masa depannya kak Ciko loh"
" Emang seperti apa masa depanku?" Tanya Ciko
"Mmmmmm sepertinya kak Ciko akan punya kekasih dalam minggu ini" Ucap Nayra dengan ekpresi layaknya seorang peramal
Bbuukkk
Bantal sofa mendarat di kepalanya
" Kalo itu ngga perlu di ramal emang kamu udah tau Nay"
" Tapi cewenya bukan Zahra" Ketus Nayra sambil memegang kepalanya yang tidak sakit akibat lemparan Ciko tadi
" Masaa Nay?" Tanya ciko dengan wajah serius
" Ia.. tapi mbo penjual sayur keliling" Jawab Nayra langsung kabur ke kamarnya karna takut kena lemparan bantal lagi
Ciko yang melihat tingkah Nayra hanya tersenyum menggelengkan kepalanya, karena sempat percaya ucapan Nayra sebelum menyadari ia sedang di kerjai.
*
*
*
*
Akan up setiap hari ya teman-teman 😊😊
Makasih sudah mampir, jangan lupa tinggalin jejak ya, apa lagi nge vote 😉🙏
__ADS_1