Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan

Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan
Episode 43


__ADS_3

1 Bulan berlalu hubungan Nayra dan Darel masih seperti sebelumnya, Darel yang tengah disibukan dengan latihan persiapan untuk penugasan tidak lagi mendapatkan ijin keluar beberapa minggu terakhir ini.


Dan Nayra semakin sibuk dengan Kuliahnya karena mengambil jalur semester pendek untuk meneyelesaikan kuliahnya lebih cepat.


" Nayy......" Panggil Zahra saat melihat Nayra keluar dari ruang Dosen.


" Ada apa Ra ? "


" Makan yuk...,laparrr" Ajak Zahra sambil menggandeng tangan sahabatnya.


" Ayooookkk, sama aku juga lapar" Balas Nayra.


Kedua sahabat itu berjalan menuju kantin Kampus.


Setelah memesan makanan Nayra & Zahra memilih tempat duduk yang dipojokan yang terlihat sepi.


" Silakan mba " Pelayan kantin menyajikan dan mempersilakan pesanan Nayra & Zahra.


" Makasih " Balas keduanya bersamaan, kemudian di balas dengan senyuman oleh si pelayan.


" Nay gimana hubungan kamu sama bang Darel?" Tanya Zahra saat sedang mencicipi makanannya.


" Entahlah Ra, aku bingung." Nayra menghentikan makannya sesaat melihat ke arah Zahra.


" Perasaan kamu? " Tanya Zahra lagi.


" Tidak mudah bagiku mencintai dan tidak mudah juga bagiku melupakan, smua butuh waktu & proses Ra" Balas Nayra pasrah.


" Pelan- pelan saja jangan terburu-buru, okey....!!! " Zhara memberi sport bagi Nayra


Nayra menganggukan kepalanya, dan mereka berdua melanjutkan makan sampai selesai.


"Besok kamu ada kuliah tambahan Nay?" Tanya Zahra saat mereka menuju ke parkiran.


" Nggak ada Ra, aku hanya akan mengumpulkan beberapa tugas makalah ku" Jawab Nayra


" Jalan yukk " Ajak Zahra lagi.


" Okey selesai kumpulin tugas aku telpon nanti" Jawab Nayra.


Nayra dan Zahra keluar dari halaman kampus pulang ke rumah.


Nayra yang berada diatas motor kembali teringat pertanyaan Zahra di kantin tadi.


Apa yang harus aku lakukan? semua terasa begitu rumit dan melelahkan jika kembali dipikirkan. Batin Nayra


1 Jam kemudian Nayra sudah sampai rumah, memarkirkan motornya di garasi dan berjalan masuk ke dalam.


" Haiii Nay ' Sapa Candra saat Nayra baru saja mucul di balik pintu.


" Hai bang, tumben keluar bang? " Tanya Nayra saat sadar tidak biasanya mereka keluar di hari biasa seperti ini.


" Besok tanggal merah Nay makanya kita di kasih waktu refresh otak dan tenaga sejenak, dengan menghirup udara segar" Balas Candra panjang lebar.


" Menghirup udara segar atau melepas rindu bang " Goda Nayra.

__ADS_1


" Dua-duanya Nay " Jawab Candra sambil menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.


" Yaudah bang Nay ganti baju dulu ya" Balas Nayra berlalu pergi ke kamar meninggalkan Candra yang melanjutkan nontonya.


Nayra yang ingin mandi mengurungkan niatnya mengingat tugas yang akan di kumpulkannya besok dia mengeluarkan laptopnya dan mulai mengerjakannya agar cepat selesai, Nayra tidak suka menunda hal yang menurutnya penting, ia akan berusaha menyelesaikanya sebisa mungkin.


hampir 2 jam Nayra berkutat depan laptop hingga ia meluruskan urat-uratnya dengan merenggangkan otot tangannya. Kemudian beranjak dari tempat tidur untuk mandi.


Sore Hari


Tok


Tok


Tok


Suara ketukan pintu yang terdengar samar membangunkan Nayra dari tidurnya.


Nayra ketiduran tadi setelah membersihkan tubuhnya dan tidak menyadari jika hari hampir mulai gelap.


" Ia bi " Jawab Nayra di balik pintu kamar dengan wajah bantalnya.


" Itu non di panggil sama ibu sama yang lain, lagi kumpul di taman belakang " Balas bibi


" Ya bi 5 menit lagi Nay turun" Jawab Nayra.


Selang beberapa menit setelah mencuci muka Nayra turun dari kamarnya berjalan ke arah taman belakang, yang terdengar sangat ramai.


" Sudah bangun Nay " Tegur bu Fani


" Ia tan, maaf Nayra kesorean ya bangunnya" Nayra berjalan ke arah bu Fani yang sedang menyajikan beberapa cemilan di meja taman.


Ada seseorang yang sangat Nayra kenali walaupun hanya tampak punggungnya, membuat Nayra sedikit deg-degan dengan langkah yang semakin dekat.


"Nyaman banget Nay di kamar" Tegur Cika saat melihat Nayra.


Nayra hanya mengangkat kedua bahunya cuek memilih duduk di samping Ciko yang sedang memainkan handphone


" Besok sibuk nggak kak? " Tanya Nay


" Nggak, kenapa? mau ditemani jalan? " Ciko balik bertanya.


" Hhhmmmmm " Nayra mengangguk


" Okey " Jawab Ciko


Nayra sengaja tidak melihat ke arah Darel sejak tadi. Berusaha menutup sedikit rasa gugup yang tiba-tiba muncul dalam dirinya.


" Oia bang kapan berangkat tugasnya?" Tanya Cika


" Bulan depan, tanggalnya belum pasti" Jawab Candra


Nayra yang diam hanya mendengar tanpa ingin berkomentar,


" Nay boleh kita bicara sebentar? ada yang ingin ku sampaikan " Darel yang diam sejak tadi membuka pembicaraan.

__ADS_1


" Boleh bang " Jawab Nayra, berdiri mengikuti Darel yang berjalan ke dalam rumah.


Didalam sudah ada om Gio dan tante Fani yang sedang duduk di ruang keluarga.


"Sini duduk Nay" bu Fani menepuk sofa di samping agar Nayra duduk didekatnya.


Darel duduk di Sofa singel yang berada di sebelah Nayra, berhadapan dengan om Gio.


" Jadi begini Nay, om ingin menyampaikan maksud baik dari Darel yang ingin mengikatmu sebelum ia berangkat tugas" Kata om Gio membuka pembicaraan dengan wajah yang serius.


Nayra masih terlihat tenang mendengarkan apa yang ingin disampaikan oleh omnya.


" Darel ingin bertunangan denganmu Nay " Lanjut om Gio


Nayra yang sejak tadi berusaha tenang kaget dengan apa yang disampaikan om Gio terakhir, karena Darel tidak membicarakan apapun padanya sebelum ini.


Melihat Nayra yang berubah om Gio tahu jika ini keputusan sepihak Darel.


"Om dan tante mu hanya menyampaikan, semua keputusan kembali lagi padamu" bu Fani ikut berbicara


Darel yang sejak tadi menatap Nayra takut akan di tolak melihat reaksi Nayra yang tidak bersahabat dengan keadaan saat ini.


" Kasih Nay waktu, tidak segampang itu memberikan jawaban untuk hal seserius ini" Jawab Nayra


" Bagaimana apa kamu mau menunggu? " om Gio balik bertanya pada Darel


" Siap om, berapa lama kamu butuh waktu untuk menjawab Nay? aku tidak punya banyak waktu. sebentar lagi aku kembali ke asrama dan tidak tahu kapan bisa keluar." Darel menatap lekat ke manik Nayra seolah memohon jangan membiarkannya menunggu terlalu lama.


" Sebelum abang kembali aku akan menjawabnya besok pagi" Jawab Nayra


" Baiklah besok pagi berikan jawaban terbaikmu Nay " Om Gio menengahi pembicaraan Darel dan Nayra sekaligus menyudahi pembahasan malam ini.


" Kalian boleh kembali ke taman, habiskan waktu kalian sebelum kembali nanti" Om Gio balik berbicara pada Darel, kemudian beranjak meninggalkan ruang keluarga


"Siap pak" Jawab Darel


Nayra melihat kearah Darel dengan tatapan tajamnya.


" Aku serius Nay, percayalah " Jelas Darel


" Baiklah mari kita lihat sejauh mana keseriusan abang" Jawab Nayra.


*


*


*


*


*


*


Hai........ hai mana vote & like nya readers? ☺️☺️

__ADS_1


Trima kasih sudah setia menunggu dan selalu mendukungku πŸ™πŸ™πŸ₯°πŸ₯°


Jangan lupa tingggalkan jejaknya ya readers 😘😘


__ADS_2