Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan

Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan
Episode 20


__ADS_3

Cika mulai memutar botol tampak semua wajah tegang.


Mulut botol berhenti ke arah Ciko.


" Aku yang bertanya" Nayra bersemangat


" Ayolah Nay awas klo pertanyaannya aneh-aneh" Ciko mulai curiga dengan semangatnya Nayra.


" Sudah move on belum? "


" Pertanyaan apaan tu Nay"


" Jawab aja kak"


" Sudah 100%"


" Kak Ciko punya cewe baru ya? " Cika penasaran


" Mulai kepo deh Cik" Ciko enggan menjawab pertanyaan Cika, karna akan muncul pertanyaan2 berikutnya.


" Baiklah giliranku memutar botol" Ciko memutar botol


" Aku yang akan bertanya" Cika merasa senang saat melihat botol mengarah ke Candra.


" Baiklah"


" Dengan siapa Bang Candra pertama kali ciuman?" Candra langsung membulatkan matanya mendengar pertanyaan Cika.


" Semangat bro" Ejek Darel yang melihat ekpresi Candra.


" Sama kamu" Nawab Candra salah tingkah karna ada Ciko sana.


" Yeesssss" Cika malah terlihat bahagia


Ciko hanya menggelengkan kepalanya karna tingkah konyol adiknya.


Botol di putar Candra, dan kali ini berhenti tepat mengarah ke Darel, wajah Darel terlihat gugup.


" Aku yang bertanya " Kata Cika lagi


" Abang sekarang punya cewe berapa? "


Cika sengaja memberikan pertanyaan itu pada Darel, karna ia yakin Darel tidak menyukai Nayra dan Nayra hanya mengisi waktu kosongnya saja.


Tanpa menjawab Darel akhirnya meminum habis air satu gelas penuh yang disiapkan.


Candra melihat ke arah Nayra yang terlihat biasa saja, ekpresi datar di wajah Nayra sulit diartikan.


" Baiklah giliran aku yang akan memutar" Darel memutar arah botol


Botol berhenti ke arah Ciko


" Aku... aku yang akan bertanya" Cika tersenyum licik. Ciko pasrah menerima nasib


" Siapa cewe yang lagi k Ciko dekatin? " Cika tidak akan menyerah sebelum tahu siapa calon kaka iparnya


" Zahra" jawab Ciko singkat mengambil botol dan kembali memutarnya mengabaikan wajah Cika yang kaget dengan pernyataannya.


Botol kali ini kembali berhenti ke arah Cika


" Aku yang akan bertanya" kata Candra


" Aku pria yang ke berapa ada di hatimu"


" Yang ke.... bentar bang aku hitung......" jawab Cika dengan ekpresi serius.


" Sebanyak itu ya Cik sampai musti dihitung" Ledek Nayra.


" Yang ke 2 bang"


Pptaakkk


" 2 aja ngitungnya lama benar" Ciko menjitak kepala Cika karena gemas dengan kelakuan adiknya.

__ADS_1


" Kakak.... " Rengek Cika


" Aku yang mutar ya" Nayra memutarkan botol,


lagi-lagi botol mengarah ke Darel.


" Aku yang bertanya" Ujar Cika, membuat Darel kembali gugup.


Darel melirik ke arah Nayra, tapi Nayra sedang mengotak-atik ponselnya.


" Bang Darel punya cewe yang di jodohkan sama bang Darel nggak di kampung?" Pertanyaan Cika selalu berhasil membuat Darel sport jantung.


Tanpa menjawab lagi dan lagi Darel memilih menghabiskan air segelas.


" Aaahhh bang Darel ngga asyik" Ujar Nayra dengan wajah kesal karna Darel mengabaikan pertanyaannya.


Darel hanya tersenyum dengan mengangkat bahunya.


" Aku yang akan putar sekarang" Ciko kembali memutar botol.


Sebelum botol berhenti ponsel Nayra berbunyi, Nayra melihat layar ponselnya


" Lanjut berempat ya aku trima telpon dulu" Pamit Nayra berlalu pergi meninggalkan mereka


Darel hanya melihat kepergian Nayra, hingga menghilang di dalam rumah.


" Tumben Nay nyuruh aku telpon segala, kangen ya"


^^^" Iaa aku kangen.... kangennn bangaaattt"^^^


" Ngga usah lebai deh, ada apa? "


^^^" Aku kangen aja Ra"^^^


" Nay jangan bo'ong deh, ada masalah ya"


^^^" Nggak Ra mau ajak kamu jalan-jalan aja besok"^^^


" Serius?"


" Okey, aku jemput besok"


^^^" Ngga usah Ra, aku yang jemput besok"^^^


" Maksudnya kita pake motor?"


^^^" Ia"^^^


" Serius Nay?"


^^^" Kenapa ngga mau? "^^^


" Mau Nay, mau bangaattttt" Zahra senang


karna ia sangat ingin merasakan


digonceng Nayra


^^^" Okey aku jemput besok"^^^


" Okey"


Nayra mengakhiri panggilan telpon. Ia sudah berada di dalam kamarnya, saat menerima telpon tadi Nayra memang sengaja kembali ke kamar dan menghindari game konyol yang dibuat Cika.


Darel tampak gelisah karna Nayra yang tak kembali.


" Aku dluan ya, mataku sudah tidak bersahabat" Pamit Ciko.


" Aku juga" Darel berdiri mengikuti Ciko ke dalam rumah.


Sampai di dalam mata Darel melihat ke segala arah mencari Nayra. Karena tidak melihat Nayra akhirnya Darel menuju kekamar untuk beristrahat.


" Kenapa tidak kembali?"

__ADS_1


Darel mengirim pesan ke Nayra


Darel melihat pesannya tidak di baca Nayra.


**A**pa Dia sudah tidur? Gumam Darel kemudian memilih tidur.


***


Keesokan pagi


Nayra masih nyaman didalam selimutnya walaupun matahari pagi sudah menembus jendela kamarnya.


" Nayra tidak ikut sarapan? " Tanya ayah Gio saat semua sudah di meja makan


" Mungkin dia kecapean yah" Jawab bu Fani


Darel yang merasakan perubahan sikap Nayra, merasa Nayra sedang menghindarinya. Karena pesan yang ia kirim semalam hanya dilihat Nayra.


Selesai sarapan Darel, Candra, Ciko dan ayah Gio bercerita diruang keluarga. Bu Fani membawakan beberapa cemilan untuk menemani mereka.


Cika yang sudah selesai mandi, memilih baju yang akan di pakenya


" Halo Ra...."


"........"


" Ia 30 menit lagi aku jemput, ni masih pake baju"


"......."


" Daaaa" Nayra mengakhiri telpon.


20 menit kemudian Nayra turun kebawah. Nayra memakai kaos putih dari dalam yang pas di badannya dengan kameja kotak-kotak biru yang sedikit kebesaran di padukan dengan jeans yang sobek bagian lutut tidak lupa sneaker kesayangannya.


Candra yang melihat Nayra berjalan menuju ruang keluarga tidak mengedipkan matanya.


Wajah itu.....apa aku terlalu serakah jika aku menyukainya. Batin Candra


" Om.... tante, Nayra keluar sama Zahra ya" Pamit Nayra saat sudah berada di ruang tamu.


" Zahra jemput Nay?" Tanya Ciko


" Ngga kak, aku yang jemput Zahra" Jawab Nayra dengan tersenyum manis.


Darel yang pertama kali melihat Nayra tersenyum, tidak mengalihkan pandangannya sedikitpun dari Nayra.


" Mau kemana Nay" Selidik Ciko


" Kak Ciko kepo deh" Ledek Nayra yang mengerti tujuan pertanyaan Ciko


" Hati-hati dijalan dan jangat ngebu-ngebut ya" Bu Fani tak pernah bosan memperingati Nayra


" Siap tante" Jawab Nayra, berlalu pergi dan mengabaikan Darel yang trus melihatnya


" Mall XX" Bisik Nayra di telinga Ciko saat melewati Ciko yang duduk di ujung sofa membuat Ciko tersenyum.


Sial, dia mengabaikan aku lagi, yang benar saja, tidak pernah ada wanita yang mengabaikan aku, bahkan mereka rela memohon hanya untuk sekedar bertemu denganku. Gumam Darel kesal


Apa karna pertanyaan Cika semalam yang tidak aku jawab? Darel menebak


Nayra sudah menarik gas motornya dan keluar dari kediaman Pitters.


Nayra sangat peka terhadap sesuatu, dan bisa menebak setiap gerakan maupun sikap orang lain, termasuk kejadian semalam saat game konyol yang Cika buat. Nayra tahu jika dirinya bukan satu-satunya kekasih Darel, tapi Nayra tidak ingin ambil pusing...toh dirinya juga belum memiliki rasa Cinta pada Darel.


*


*


*


*


makasih ya teman-teman buat dukungannya 🙏🙏

__ADS_1


jangan lupa dukung dan vote ya 😊😊


__ADS_2