
Kampus Nayra
" Permisi...numpang tanya aula kampus di sebelah mana ya kak" Tanya Nayra pada seorang mahasiswi yang sedang duduk di bangku panjang
" Itu yang pintunya sedang terbuka lebar" Tunjuknya
" Makasih kak" Ucap Nayra dan berjalan ke arah aula yang di maksud
Sesampainya disana sudah banyak calon mahasiswa/i yang berkumpul, walaupun belum ada kakak semester yang akan mengarahkan mereka.
Nayra berjalan ke arah kursi yang dia lihat kosong di dekat jendela dan duduk disana sambil menunggu pengunguman.
" Haiii......boleh aku duduk disini? " Sapa seorang gadis cantik dengan tubuh yang mungil dan lesung di kedua pipinya
" Silakan" Jawab Nayra dengan tersenyum
" Zahra.... " Ucap gadis itu menyodorkan tangannya untuk berkenalan
" Nayra.... " Sambut Nayra
Mereka berduapun mengobrol dan saling bertukar no WA, Zahra gadis yang periang dengan sifat Nayra yang ramah mereka cepat akrab.
" Ayo semuanya merapat dan kumpul kesini" Suara dari senior yang sedang memanggil calon mahasiswa baru
" Baiklah kita akan membagikan kalian menjadi beberapa kelompok dan kakak-kakak yang ada di depan ini akan menjadi mentor dari setiap kelompok......paham? " Tanya Arya yang merupakan ketua Senat di kampus
" Pahammmm......." Jawab para calon mahasiswa serentak
Kemudian mereka mulai membaca nama-nama yang telah di bagikan
" Baiklah sekarang kalian boleh saling mengenal antara teman satu kelompok karna tiga hari kedepan kalian akan di nilai dari kekompakan kelompok" Jelas Arya
" Hei.... kamu, majuuu" Kata seorang mentor kelompok 4
" Maaf..... saya kak? " Tanya Nayra meyakinkan mentor wanitanya itu
" Ia kamu.. " Jawabnya
Nayra berjalan kedepan dengan tatapan dari anggota kelompoknya.
" Kamu menjadi ketua kelompokmu" Kata mentornya
" Naiklah, ada pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang.... untuk itu mari kita berkenalan" Sambungnya
" Namaku Ketty" Jcap wanita yang tadi menunjuk Nayra
" Aku Dani" Ucap pria di sampingnya
" Aku Irene"
" Aku Yoga" Ucap pria terakhir menutup perkenalan para mentor
" Dan kamu silakan perkenalkan dirimu pada anggota kelompokmu " Kata kak Irene pada Nayra
Nayra mengangguk tanda mengerti
" Teman-teman perkenalkan nama ku Nayra" Ucap Nayra memperkenalkan dirinya
" Haaaiiiiii Nayraaaa" Jawab beberapa mahasiswa cowo secara serentak sambil menebar pesona
" Hai" Jawab Nayra singkat dengan kaku
" Baiklah untuk mempersingkat waktu anggota yang lain kita akan berkenalan selama masa ospek nanti" Kata kak Yoga
" Ia kak" Jawab semuanya
" Silakan gabung dengan kelompok lain untuk menerima seragam" Lanjut Yoga
" Baik kak" Jawab mereka dan berjalan ke arah ketua senat yang sedang menunggu kelompok-kelompok yang masih melakukan pertemuan dengan mentor.
Setelah mereka berkumpul panita ospek mulai membagikan seragam dan mengijinkan mereka untuk kembali.
" Nayraa..... "
Mendengar ada suara yang memanggil dirinya membuat Nayra menghentikan langkahnya.
" Zahra..... " Sapa Nayra
" Udah mau balik? " Tanya Zahra
__ADS_1
" Ia nih.. " Jawab Nayra
" Kelompok berapa Nay? "
" Empat.."
" Kamu"
" Sepuluh" Jawab Zahra
Mereka berjalan ke arah tempat parkir.
" Aku dluan ya Zahra" Ujar Nayra sambil memakai helm
" Okey Nay...sampai ketemu besok" Balas Zahra yang sedang membuka pintu mobilnya.
Merekapun berpisah di depan gerbang karna arah rumah yang berlawanan
**
Nayra menurunkan gas motor dan berhenti di tempat yang teduh, karna bunyi handphone yang yang tidak berhenti.
" Halooo kak" Nayra
" Sudah selesai Nay" Tanya Ciko
" Sudah kak,nih lagi di jalan pulang rumah" Nayra
" Kaka boleh minta tolong gak Nay" Ciko
" Boleh kak, gimana? " Nayra
" Jemput kakak ya, mobil kakak mogok" Ciko
" Ya udah kakak share lokasinya biar Nayra jemput" Nayra
" Okey Nay" Ciko mengakhiri panggilan dan langsung mengshare lokasi ke Nayra.
Nayra mengikuti GPS yang di share oleh kak Ciko, karna dia belum hafal jalan di kota ini.
30 menit kemudian Nayra sampai, dan melihat kak Ciko sudah di depan kampus menunggunya.
" Lama ya kak? Tanya Nayra turun dari motor
" Kampus kaka besar ya Nayra aja sampe bingung" Ujarnya sambil menyerahkan helm ke Ciko
" Tapi ga sampe nyasarkan Nay" Tanya Ciko
"Hehhee gak kak" Jawab Nayra dengan senyum kecil
" Kita cari makan dulu ya, kamu pasti belum makan kan? " Tanya Ciko dan Nayra hanya menganggukan kepalanya
Mereka pun keluar dari kampus dan mencari kafe untuk mengisi perut. setelah itu Ciko dan Nayra kembali kerumah karna hari sudah hampir gelap.
***
3 hari Nayra lewati dengan penuh drama di kampus. membuatnya benar-benar cape dan hari ini Nayra begitu nyaman di ranjangnya tanpa ada tanda akan beranjak dari sana.
sedangkan di meja makan smua telah duduk untuk sarapan.
" Nayra mana bu" Tanya ayah Gio
" Mungkin masih tidur yah.... " Jawab Fani
" Cika panggil ya bu" Ujar Cika
" Jangan.... " Jawab ayah dan ibu bersama-sama membuat Cika kembali duduk
" Sepertinya dia kecapean selama ospek selalu pergi pagi sebelum sarapan dan pulangnya malam" Ucap bu Fani
" Bik..... nanti minta tolong ya bawa sarapan Nayra ke kamar" Kata ayah Gio pada asisten rumah tangganya
Fani tersenyum bahagia mendengar ucapan suaminya. walaupun Nayra keponakannya, tapi mereka menyayangi Nayra seperti mereka menyayangi Ciko dan Cika bahkan Nayra mendapatkan uang saku sama seperti Cika, walaupun awalnya Nayra tolak tapi ayah Gio dan ibu Fani tetap memberikannya.
" Bang kita jalan-jalan ya, temani Cika ke salon" Ajak Cika
" Cik... kan bisa besok kasian bang Candra baru sampe semalam" Kata bu Fani yang melihat Candra sepertinya masih ngantuk
" Gak pa-pa bu" Ujar Candra
__ADS_1
" Sore aja ya dek, abang istrahat dulu sebentar" Sambung Candra sambil menatap Cika
" Iya bang sore juga boleh" Balas Cika
" Yah, Bu Ciko dluan ya ke kantor soalnya hari ini Ciko ada janji ketemu klien" Pamit Ciko setelah menghabiskan sarapannya
" Semoga sukses ya sayang" Kata bu Fani memberikan selamat
" Bang aku pamit ya" Ciko tak lupa pamitan juga pada Candra
" Hati-hati ya semoga berhasil" Candra memberi semangat dan di balas Ciko dengan mengangkat jempolnya.
Satu jam kemudian, bibi membawakan sarapan kekamar Nayra setelah bibi memastikan Nayra sudah bangun.
Tok
Tok
Tok....
" Non..... ini bibi" Teriak bibi di depan pintu Nayra.
Nayra yang baru selesai mengganti baju berjalan ke arah pintu dan membukakan pintu kamarnya
" Loh bi kenapa bawa ke sini" Tanya Nayra saat melihat bibi memegang nampan yang di penuhi makanan
" Tuan menyuruh bibi membawakan sarapan Non Nayra, karna tadi non nggak ikut sarapan di bawah" b
Bibi menjelaskan
" Ooooo..... baiklah bi, mari biar Nayra bawa. makasih ya bi, maaf Nayra ngerepotin bibi" Ujar Nayra merasa bersalah karna membuat orang tua ini harus mengantarkan sarapannya
" Non Nayra gimana sih, itu kan sudah tugasnya bibi, jangan minta maaf" Balas bibi
" Ia iaia bi.... tapi skali lagi makasih ya" Ujar Nayra dengan tersenyum karna tidak ingin membantah ucapan bibi
" Ya sudah non Nayra masuk sarapan dulu, nanti bibi kembali ambil nampannya" Kata bibi
" Ga usah bi nanti Nayra bawa, skalian mau nonton di bawah" Balas Nayra
" Kalo gitu bibi turun dulu non lanjutin pekerjaan bibi" Pamit bibi
" Ia bi"
10menit Nayra menghabiskan sarapannya, dan turun kebawah membawa nampan serta piring makannya. kemudian ke ruang keluarga untuk nonton
" Nontonnya serius skali.... film apa dek"
" Eeeh abang,,,, ini bang drama korea" Jawab Nayra yang kaget dengan kedatangan Candra di belakangnya
" Oohhh abang boleh ikut nonton? " Tanya Candra
" Boleh dong bang, sini biar Nayra ada teman nonton opaa oppa ganteng itu" Jawab Nayra
" Hahahaha kamu bisa aja, masa oppa oppa di bilang ganteng" Kata Candra yang langsung tertawa
" Bang oppa itu bahasa korea, artinya kakak......bukan opa atau kakeknya orang indonesia" Gerutu Nayra
" Abang kira itu kakek Nay" Ucap Candra menghentikan tawanya melihat Nayra dengan wajah cemberutnya karna oppa koreanya di tertawakan Candra
" Abang sih kebanyakan nonton film i*******r" Ujar Nayra kembali tersenyum manis melihat Candra yang sudah asyik dengan bermain handphone
Merasa diabaikan Nayra kembali menonton drama koreanya.
" Nay mau ikut gak ke salon? " Ajak Cika yang entah sejak kapan sudah duduk disamping Nayra
" Cikaaaaa.......kaget tau" Teriak Nayra
" Kamu sih nontonnya sampe gak berkedip gitu matanya" Kata Cika sambil ikutan nonton drama korea
Candra hanya menggelengkan kepalanya melihat kedua gadis yang mengabaikan dirinya dan lebih mementingkan tv disana.
*
*
*
*
__ADS_1
Semoga menghibur ya readers....😊
Terima kasih jika ada yang bersedia nge vote menyemangati Author 😁😁🙏🙏