Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan

Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan
Episode 17


__ADS_3

Matahari telah menyapa para penghuni bumi, hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh Cika..... karna sebntar lagi akan bertemu dengan kekasih hatinya. Cika terus tersenyum saat menikmati sarapannya.


" Cik....sepertinya bahagia skali hari ini" Ranya Ciko yang melihat Cika sedikit aneh


" Emang bahagia itu dilarang kak?" Tanya Cika masih dengan senyumannya


" Ngga seh, tapi kamu lebih terlihat kek orang kesurupan, senyam senyum sendiri"


" Iiiiiiihhhh kak Ciko apaan sehh masa Cika di bilang kesurupan"


Nayra hanya tersenyum, melihat ekpresi Cika yang kesal dibilang kesurupan


" Kak Ciko ngga tau ya" Timpal Nayra


" Emang kamu tau Nay"


" Bqng Candra di tugaskan disini kak, dan hari ini berangkat kesini" Jelas Nayra


" Oooooo"


Ayah Gio dan bu Fani yang mendengkarkan anak-anaknya hanya tersenyum mereka bahagia melihat Ciko yang akur dengan adik-adiknya.


" Tante hari ini Nayra ke kampusnya lebih cepat ya soal ada tugas yang mau Nayra kerjakan sama Zahra" Ucap Nayra


" Nanti abang antar Nay" Sambung Ciko


" Siap kak"


" Gimana latihan buat kompetisinya" Tanya ayah Gio


" Aman yah.... Ciko harap ayah bisa hadir disana untuk menyemangati Nayra"


" Tentu, ayah dan ibu pasti hadir" Ucap ayah Gio melihat ke arah Nayra


" Makasih om, Nayra akan berusaha memberikan yang terbaik" Nayra bersemangat


" Jqngan lupakan kuliahmu juga Nay" Bu Fani mengingatkan


" Ia Tante, latihannya tidak mengganggu kuliah Nayra"


Selesai sarapan bu Fani mengantarkan ayah Gio ke depan, sedangkan yang lain bersiap untuk ke kampus.


1jam kemudian Ciko sudah melajukan mobilnya mengantarkan Nayra,


" Kak temani Nayra dan Zahra kerjain tugas di kafe X ya"


Nayra sengaja memilih sebuah kafe untuk mengerjakan tugas mereka agar Ciko bisa lebih dekat dengan Zahra


" Oke" Balas Ciko menyembunyikan senyumnya.


" Nay aku sudah di kafe nih" Zahra


^^^" Bentar lagi aku sampe Ra" Nayra^^^


^^^membalas pesan singkat dari Zahra^^^


30 menit akhirnya Ciko dan Nayra sampai di kafe


" Maaf Ra...lama nunggu" Nayra menghampiri Zahra


" Ga pa-pa Nay... eee k Ciko" Tegur Zahra saat melihat Ciko di belakang Nayra


" Hai Ra..... " Balas Ciko duduk di kursi yang berhadapan dengan Zahra


" Ngga pa-pakan k Ciko ikut soalnya aku lagi ngga pengen bawa motor" Nayra memberi alasan


" Ya ngga pa-palah Nay jadi kan ada yang jagain kita dari godaan dunia" Cela Zahra


Mereka mulai mengerjakan tugas dengan serius, kepintaran Nayra tidak perlu diragukan dalam waktu 20 menit tugasnya selesai. Zahra ternyata tidak hanya cantik tapi juga pintar, bisa mengimbangi otak Nayra yang bisa di bilang di atas rata-rata.


Ciko yang sedang asyik melihat layar ponsel tidak menyadari jika Nayra dan Zahra sudah selesai.


Ponsel Nayra berdering saat melihat penelponnya Nayra pamit pada Ciko dan Zahra untuk menjawab. Ia berjalan ke meja yang agak sepi memberi ruang bagi Ciko mendekati Zahra.


" Ia siang bang"

__ADS_1


^^^" Kamu tidak kesini? " Tanya^^^


^^^suara disebrang sana^^^


" Maaf bang Nayra ada urusan yang


ngga bisa di tinggalkan"


^^^" Apa lebih penting dariku? "^^^


" Ini masa depanku"


Jawab Nayra tegas


^^^" Baiklah aku maafkan"^^^


" Makasih bang, abang baru tiba?"


^^^"15 menit yang lalu,^^^


^^^dan ada Cika disini"^^^


" Oia bang,semoga abang betah di kota ini"


^^^" Ya kesan pertama melihat kota ini^^^


^^^cukup nyaman"^^^


" Syukurlah kalo begitu"


^^^" Nay udah ya mobil yang akan^^^


^^^mengantarkan abang ke batalyon sudah datang"^^^


" Okey bang... bye"


^^^" Bye, i love u"^^^


Tuttt tuttt tuuttt


Dia sungguh berbeda, semua wanita disini datang bertemu dengan kekasih mereka, bahkan mereka dengan bangga berselfie. Sedangkan gadis ini sama skali tidak berniat bertemu denganku. Gumam Darel saat menuju Truk yang menjemput mereka


**


Di bandara


Cika melambaikan tangannya saat melihat Candra keluar dari dalam sana.


" Sudah dari tadi disini?" Tanya Candra


" Lumayan bang" Nayra tersenyum dengan manisnya


" Cik kenalin ini Darel" Candra mengenalkan teman yang diseblahnya


" Darel"


" Cika"


Apa benar dia seorang tentara? kenapa tidak menjadi model saja dengan wajahnya itu. Batin Cika yang terus menatap Darel


" Aku ingin menelpon sebentar" Pamit Darel yang merasa tak nyaman dengan tatapan Cika


Candra memegang tangan Cika yang menjadi pusat perhatian teman-temannya seolah ingin mengatakan Cika adalah miliknya.


Beberapa saat kemudian datang truk yang akan menjemput mereka Candra pamit sambil mengecup kening Nayra.


" Bang.. Nayra kangen" Bisik Nayra


" Jika ada waktu libur abang ke rumah" Ujar Candra menyapu rambut Cika yang terlepas dari ikatan


" Cika tunggu"


Candra menghampiri Darel dan mereka berjalan ke arah truk. Cika pun kembali ke kampusnya.


KAFE

__ADS_1


Nayra, Zahra dan Ciko asyik bercerita sambil menunggu jam kuliah pertama.


" Kak Ciko, Zahra nanti mau ikut ke tempat latihan, boleh? " Tanya Nayra mengingat Zahra yang juga ingin belajar bela diri untuk menjaga dirinya


" Boleh.... nanti aku yang ajarin kalo mau" Balas Ciko


" Yeessss" Zahra tanpa sadar mengatakanya


" Mmmmm itu maksudku aku mau kak" Jelas Zahra salah tingka


Ciko gemas melihat ekpresi Zahra yang salah tingkah seandainya mereka telah jadian mungkin Ciko sudah mencubit pipinya.


" Senangnya biasa aja Ra, ntar ada yang Ge-Er loh" Hoda Nayra


Giliran Ciko yang jadi salah tingkah sekarang. sedangkan Zahra wajahnya sudah memerah seperti kepiting rebus. Berbeda dengan Nayra yang tertawa puas karna berhasil mengerjai kakak dan sahabatnya.


Awas kamu Nay aku balas nanti. Rutuk Zahra


" Nay brangkat yu sudah jam 1" Zahra mengalihkan pembicaraan


" Oia.... lupaaaa"


" Kak Nayra ikut Zahra aja ya, ntar pulang baru Nay telpon k Ciko"


" Baiklah, kebetulan kakak mau ke kantor" Balas Ciko


" Okey kak" Nayra berlalu


" Ra.... " Panggil Ciko


" Ia kak"


" Hati-hati ya"


" Eeeeh emm ia kak" Jawab Zahra yang langsung membalikan badannya


Buukk


" Nayra ngapain disitu sakit tau" Zahra menggosokan kepalanya yang bertabrakan dengan Nayra


" Lagian kamu baru di kasih perhatian gitu sama k Ciko udah mau terbang aja, sampe nabrak aku segala" Nayra kembali berulah


" Nayyyraaaaaa" Wajah Zahra jangan ditanya lagi, Zahra memilih kabur dari sahabatnya yang usil itu.


" Good Job Brother" Ucap Nayra sambil mengacungkan jempolnya ke Ciko...kemudian menyusul Zahra ke parkiran.


Zahra memberikan kunci mobilnya pada Nayra


" Giliran kamu yang nyetir, kepala aku pusing nabrak gunung es tadi" Ujar Zahra memberikan kunci mobil pada Nayra


Nayra yang tahu sahabatnya itu kesal hanya tersenyum saat dirinya di juluki gunung es.


" Ra.....mau ya jadi iparku" Ucap Nayra saat melajukan mobil ke kampus


" Apa seeh Nay, kamu jangan aneh-aneh deh"


" Benaran Ra, aku serius"


" Nay sebenarnya K ciko atau kamu yang suka sama aku? atau kamu sudah punya profesi baru sebagai mak comblang? "


" Aku kan mendukung apapun keputusan mu Ra, aku sangat berharap kamu bisa jadian sama k' Ciko, dia pantas mendapatkan wanita sebaik kamu" Ucap Nayra panjang lebar


Sedangkan Zahra memilih diam, ia tidak tahu harus menjawab apa. Sejujurnya sejak pertama kali bertemu Ciko Zahra sudah jatuh Cinta pada pesona Ciko, namun Zahra menyembunyikan perasaannya karna ia ingin menjaga persahabatannya bersama Nayra.


*


*


*


*


Dukung trus karyaku ya teman-teman 😊😊


Jangan lupa juga meninggalkan jejak disini 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2