Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan

Gadis Tomboy Milik Si Abang Tampan
Episode 19


__ADS_3

Saat Nayra sampai di dekat motor Nayra mengambil helm dan memakainya....


" Heeiiii itu helm ku" Jerit Nayra


" Sini kunci motornya"


" Ka...kamu siapa? " Tanya Nayra gugup


Pria itu berbalik menghadap Nayra, mereka beradu tatap


Apa dia ini hantu, eeehhh salah mana ada hantu setampan ini...atau mungkin dia titisan para dewa. Gumam Nayra yang masih menatap wajah didepannya


" Kunci motornya?


Nayra dengan reflek menyerahkan kunci motornya, seperti terhipnotis.


" Sampai kapan kamu akan melihat wajahku? "


Nayra tersadar dan langsung mengalihkan pandangannya.


" Tunggu....kamu belum jawab siapa kamu?" Tanya Nayra lagi


" Apa kamu benar tidak mengenaliku? "


Nayra memutar memorinya mengingat wajah didepannya, tapi tetap tidak bisa mengingatnya.


Tapi suaranya, sepertinya aku pernah dengar suara ini,


aahhhhh dasar bodoh bodoh kenapa aku bisa tidak menyadarinya. Nayra merutuki dirinya


" Eeeh ia maaf aku ingat...maksudku maaf karna tidak mengenali abang sejak tadi" Nayra jadi serba salah mengahadapi Darel


" Naiklah aku akan mengantarkanmu"


" Ia bang" Nayra naik dengan menjaga jarak antara dirinya dan Darel, karna Ia belum pernah di bonceng pria selain Ciko.


Mereka keluar dari halaman rumah menuju ke minimarket.


Cciiiittttt..........


Bunyi rem yang sengaja di ramas dengan tiba-tiba oleh Darel saat sampai di lampu merah. Nayra yang kaget langsung memeluk Darel karna tubuhnya hampir nyungsep.


Setelah sadar tangannya yang melingkar dengan sempurna di perut Darel, Nayra reflek menarik tangannya, lagi-lagi Nayra kalah cepat sama Darel yang sudah menahan tangan Nayra, bahkan Darel memperat pelukan Nayra di perutnya dengan menarik tangan Nayra.


" Hukuman untuk kamu karna terlalu mengabaikan ku" Bisik Darel saat wajah Nayra berada tepat di belakangnya.


Mengabaikannya? kapan aku mengabaikannya? dia sendiri yang asyik dengan ponsel sialannya dan tidak melihat sedikitpun kearahku...dasar orang aneh. Rutuk Nayra tapi tidak berani melepaskan tangannya


Tidak menunggu lama 15 menit mereka sampai di minimarket. Darel dan Nayra memasuki mini market saat sampai di dalam Nayra menerima tatapan liar dari beberapa pria hidung belang yang tidak disadarinya.


Nayra berjalan ke arah perlengkapan mandi, Darel yang menyusul menggenggam tangan Nayra dan melepaskan tatapan tajam pada pria yang masih melihat Nayra. Nayra membiarkan tangannya di pegang Darel ia tidak ingin berdebat.


" Jangan pernah keluar rumah dengan celana seperti ini lagi" Darel memperingati Nayra


" Iaa" Nayra tau mengapa Darel melarangnya jadi Nayra tidak membantah


Setelah mendapatkan creambath Nayra dan Darel berjalan ke arah kasir.

__ADS_1


" Maaf mba, saya ingin membayar" Ujar Nayra yang melihat wanita di kasir itu tidak peduli padanya malah asyik memandangi Darel


Nayra mengetuk-ngetuk meja dikasir baru si penjaga kasir itu sadar dan menyembunyikan wajah malunya. selesai membayar Nayra dan Darel kembali kerumah.


Nayra masuk ke dalam rumah diikuti Darel, saat sampai di ruang keluarga Ciko, Candra dan Cika sedang asyik nonton sambil bercerita.


" Naiklah ganti celanamu dengan yang lebih panjang" Bisik Darel saat melewati Nayra, karna Melihat tatapan Candra yang tak lepas dari Nayra


" Aku ke kamar ya" Pamit Nayra pada yang lain


" Ngga gabung Nay,?" Tanya Ciko


" Nayra simpan belanjaan dulu kak" Ujar Nayra berjalan ke kamarnya


" Darel" Darel memperkenalkan dirinya


" Ciko" Ciko menyambut tangan Darel


" Temannya bang Candra? " Tanya Ciko


" Ia kak" Jawab Darel


Mereka melanjutkan nonton, suasananya hening masing-masing mereka asyik dengan pikiran mereka sendiri.


" Gitarnya bang Ciko masih ada nggak? " Tanya Cika


" Ada di kamar"


" Cika pinjam ya bang"


" Ambil aja di kamar Cik ada di samping lemari"


" Kak gimana kalo kita panggang-panggang di halaman samping, sekalian kita malam mingguan" Ajak Cika saat kembali ke ruang keluarga.


" Ide yang bagus, gimana bang? " Ujar Ciko


" Boleh kak" Jawab Candra


" Kamu cek daging di kulkas Cik, biar kami bertiga siapkan panggangannya"


" Okey kak" Kata Cika memberikan gitar ke Candra


Cika menuju ke dapur, Ciko Candra dan Darel keluar untuk mempersiapkan bara api dan alat pemanggang.


" Bu ada stok daging di kulkas? " Tanya Cika saat melihat ibunya di dapur


" Ada banyak kemarin baru ibu beli"


" Cika minta ya bu, buat panggang di luar sama k Ciko dan yang lainnya"


" Ia ambil aja sayang" Jawab bu Fani.


Cika membawa daging yang sudah bersih dan siap di olah. Panggangan telah siap Darel sedang membakar bara api agar merata. Candra memainkan Gitar Ciko yang bernyanyi lagu my Love milik westlife


" Mau di bantu bang?" Tanya Cika menyimpan daging dimeja yang sudah disiapkan


" Nggak usah Cik, ini sudah selesai, tinggal tunggu apinya rata" Jawab Darel

__ADS_1


" Ia bang, klo gitu kita duduk sana aja bang sama yang lainnya" Ajak Cika... Darel mengikuti langkah Cika dan duduk di sebelah Ciko, Cika memilih duduk di samping Candra.


Nayra yang sudah berada di ruang keluarga tidak melihat siapapun disana.


" Mereka lagi di halaman samping Nay" Ujar bu Fani saat melihat Nayra yang bingung karna tidak ada orang disana


" Oia tan, Nayra ke sana ya tan" Bu Fani mengangguk pada Nayra


Nayra berjalan menuju taman dari jauh Nayra sudah mendengar suara mereka yang sedang bernyanyi. Candra yang melihat Nayra berjalan ke arah mereka menyanyikan lagu milik Lobow "Kau Cantik"


Sedangkan Nayra yang melihat ke arah perapian yang menyala melangkahkan kakinya kesana, mengipas bara agar cepat merata.


" Lebih cantik seperti ini" Bisik Darel dari belakang nafas Darel terasa hingga belakang telinga Nayra


"hhhhmmmm" Nayra menganggukan kepalanya tanpa menoleh ke arah Darel


Darel memutar ke depan Nayra, memilih daging yang akan dipanggang, matanya terus mengawasi setiap gerakan Nayra


Wajah itu, kenapa aku tidak bosan melihatnya, tidak ada make up disana seperti wajah Cika tapi dia terilihat sangat menawan. Batin Darel


" Apinya sudah siap bang" Ucap Nayra


" Biar abang yang panggang" Balas Darel


Ciko yang melihat Nayra dan Darel akan memanggang berjalan ke sana membantu Nayra dan Darel.


" Kak Nay ambil minum ya sama nasi"


" Baiklah biar abang selesaikan sisanya" Balas Ciko


" Aku bantu Nayra bawakan minum kak" Ujar Darel mengikuti Nayra


Nayra dan Darel kembali dengan nampan yang terisi dengan minuman, nasi dan beberapa lauk tambahan.


Ciko yang sudah selesai pun membawanya ke meja. mereka menyantap disalingi dengan canda tawa. Selesai makan Ciko meminta tolong bibi membereskan piring kotornya.


" Gimana kalo kita main game? " Tantang Cika


" Game? game apa?" Tanya Ciko


" Truth or dare.... tantangan yang tidak mau menjawab harus meminum air segelas penuh" Jelas Cika


" Setuju" Jawab Candra


Setelah semua disiapkan mereka duduk melingkari botol.


" Baiklah aku yang akan memutar putaran pertama" Cika memegang botol dan siap memutarkan botol itu


*


*


*


*


Makasih dukungannya teman-teman.... 🙏

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin jejak dan vote ya biar makin semangat up nya 😊😊


__ADS_2