God Of Disaster

God Of Disaster
Festival Darah


__ADS_3

Sang dewa naga dan Elena berjalan di alun-alun kota, mereka melihat banyak orang-orang yang berkumpul dan melakukan pekerjaan mereka, namun ada sedikit peningkatan aktivitas kali ini, mereka mulai memperbaiki fasilitas-fasilitas yang rusak diakibatkan kekacauan sebelumnya.


"Selamat pagi...."


"Ah, selamat pagi!"


Elena menyapa seorang pedagang yang lewat di depannya dengan sangat ramah, pedadang tersebut sedikit terkejut karena tidak menyadari kehadiran darinya.


"Tu-tunggu....."


"Bukankah itu Putri Elena!"


Saat mereka sudah melewati satu sama lain, tiba-tiba pemuda itu berbalik dan memanggil nama Elena, ia akhirnya menyadari bahwa gadis yang menyapanya adalah seorang putri raja.


"Eh?"


"Benarkah anda Putri Elena?"


Elena pun berhenti saat mendengar hal itu, mereka pun membalikkan badan menuju si pedagang tersebut.


"Ummm..... benar....."


"Wah Putri Elena, senang melihat anda baik-baik saja!"


"Te-terima kasih banyak...."


Pedagang tersebut sangat senang mengetahui bahwa Elena masih baik-baik saja, perasaan gembira saat bertemu dengan seseorang yang ia kenal tampak dengan sangat jelas di wajahnya.


"Hei semuanya!"


"Lihatlah, putri Elena telah kembali!!"


Kemudian pedagang itu memanggil semua orang yang ada di alun-alun, seketika mereka pun berhenti dan pandangan mereka tertuju kepada Elena.


"Putri Elena?"


"Benarkah?"


"Lihatlah semuanya, ini Putri Elena yang asli!"


Saat mendengar kabar bahwa putri kerajaan telah kembali mereka pun berbondong-bondong mendatangi Elena dengan ekspresi gembira.


"Wah tuan putri!!"


"Syukurlah anda baik-baik saja!!"


Orang-orang mulai menanyakan keadaan Elena, air mata kebahagiaan mulai mengalir dari mata mereka, perasaan haru menyelimuti semua orang yang ada di sana.


"Terima kasih, saya baik-baik saja...."


Elena pun membalas mereka dengan senyuman indah, ia merasa senang karena akhirnya bisa melihat orang-orang terdekatnya lagi, tidak seperti keluarga kerajaan yang lain, sepertinya Elena memiliki kesan yang baik di masyarakat sehingga ia disukai oleh banyak orang.


"Eh?"


"Tuan?!"


Lalu ada salah satu dari mereka mengenali sang dewa naga, mendengar ada yang memanggilnya, sang dewa pun menoleh ke arah orang itu.


"Hei semuanya!"


"Tundukkanlah kepalamu!!"


"Beliau adalah Sang Dewa Naga Ozario!"


Pemuda yang mengenali sang dewa naga itu pun segera berlutut di hadapan beliau dan mengajak yang lainnya juga.


"Eh?"


"Tuan?"


Orang-orang pun mulai tersadar akan kehadiran beliau, ekspresi wajah mereka pun menjadi sangat terkejut.


"Ma-maafkan kelancangan kami tuan...."


"Sungguh kami minta maaf....."


"Tolong ampunilah kami....."


Serentak mereka berlutut dihadapan sang dewa naga dengan wajah bersalah, mereka merasa sangat malu karena sudah mengabaikan kehadiran tuan mereka sendiri.


"Itu tidak masalah!"


"Angkatlah kepala kalian!"


Namun sang dewa naga tidak menanggapi hal itu dengan serius, beliau sengaja menghilangkan hawa kehadirannya agar tidak menimbulkan kehebohan diantara masyarakat, sang dewa naga pun hanya menunjukkan ekspresi seperti biasanya.


"Maafkan kami atas keributan ini...."


"Silahkan lewat sini, kami akan mengantarkan ada menuju kastil...."


Kemudian mereka pun memberi jalan kepada Elena dan sang dewa naga menuju kastil, seaampainya mereka di depan gerbang, sang dewa naga disambut oleh beberapa orang dari kalangan klan serigala yang salah satunya yaitu Alpha.


"Selamat datang kembali tuan...."


"Kami senang menyambut kedatangan anda...."


Mereka semua tunduk di hadapan tuannya, Elena merasa sedikit asing dengan orang-orang tersebut, ia tidak pernah melihat mereka sebelumnya.


"Terima kasih!"


"Baiklah silahkan masuk tuan....."


Mereka pun memandu sang dewa naga menuju ke dalam kastil, tampak di sepanjang lorong ada banyak kesatria yang berbaris menjaga tempat itu, mereka juga tampak senang akan kedatangan sang dewa naga dan Putri Elena.


"Singgahsana ini milik anda tuan, silahkan duduk sesuka hati anda...."


"Hmm."


Alpha memersilahkan sang dewa naga duduk di atas singgahsana yang sebelumnya kosong, lalu sang dewa naga pun dengan gagah duduk bersandar di singgahsana itu layaknya seorang pemimpin.


"Putri Elena, duduklah...."


"Eh, ah baik....."


Kemudian salah seorang wanita yang ada di sampingnya dengan lembut meminta Elena untuk duduk di samping singgahsana milik sang dewa naga, karena tidak fokus maka Elena merasa sedikit terkejut saat mendengar hal itu, namun ia pun segera duduk di kursi itu dengan sangat anggun.


"Tuan, mereka adalah para anggota klan serigala yang memiliki kemampuan khusus!"


"Izinkan saya memperkenalkan mereka...."


"Ya!"


Ada enam orang yang berbaris di hadapan sang dewa naga, dua diantaranya adalah wanita dan salah satunya adalah Alpha itu sendiri, mereka semua menundukkan kepala dengan hormat kepada sang dewa naga.

__ADS_1


"Yang pertama adalah Gamma!"


"Baik...."


"Ia adalah wakil pemimpin klan serigala yang saya tunjuk untuk menjadi alhi strategi kami, tuan..."


Alpha memperkenalkan seorang laki-laki muda yang bernama Gamma, dari penampilannya yang tampak berwibawa, ia memiliki kecerdasan yang tinggi sehingga ditugaskan sebagai ahli strategi dan penasehat kerajaan.


"Selanjutnya adalah Beta dan Omega, mereka berdua adalah istri-istriku yang ditugaskan untuk mengatur sektor perekonomian!"


"Senang bertemu anda tuan...."


"Putri Elena juga!"


Kemudian Alpha memperkenalkan dua orang wanita yang ada di sebelahnya, dua orang tersebut adalah istri dari Alpha yang memiliki paras yang cantik nan anggun, keduanya juga memiliki wajah yang hampir mirip satu sama lain.


"Senang juga bertemu anda..."


Elena merasa sedikit gugup saat mendapat sapaan dari mereka, ia pun mencoba membalasnya dengan senyuman yang lembut.


"Selanjutnya adalah Delta!"


"Ia adalah agen mata-mata yang ditugaskan untuk mengawasi dan menjaga keamanan keadaan di sekitar kerajaan."


"Saya bwrsumpah akan melaksanakan tugas dengan sepenuh hati!"


Delta adalah seorang mata-mata kerajaan yang lihai, dengan tubuh yang ramping dan tidak terlalu tinggi, ia pun sangat cocok untuk mengisi peran tersebut.


"Yang terakhir adalah Sigma!"


"Ia ditugaskan untuk menjadi pemimpin pasukan militer kerajaan!"


"Kami selalu siap menunggu perintah anda tuan!"


Kemudian Alpha memperknalkan seorang laki-laki bertubuh kekar dengan bekas luka yang ada di salah satu matanya, ia adalah seorang jenderal yang memimpin pasukan militer di kerajaan ini.


"Baiklah, aku mengakui kalian sebagai para pemimpin di kerajaan ini!"


"Lakukanlah tugas kalian dengan baik, dan  lindungilah hal-hal yang berhaga bagi kalian!"


"Dimengetri tuan!"


Sang dewa naga menobatkan mereka menjadi pemimpin yang baru, seketika mereka pun serentak menanggapi itu dengan tegas.


"Tuan, ada yang ingin saya sampaikan kepada anda!"


"Apa itu?!"


Kemudian Alpha mengalihkan topik pembicaraan ke arah lain, ia pun memasang wajah yang sangat serius.


"Belum lama ini, kita mendapat sebuah sepuah pengumuman deklarasi perang dari kerajaan Beltharm!"


"Beltharm?"


Elena terkejut saat mendengar hal itu, ia tidak sengaja mengeluarkan suara yang cukup keras hingga menggema di dalam ruangan, namun berbeda dengan sang dewa naga yang hanya menanggapinya dengan datar.


Elena mengetahui bahwa hubungan politik antara kerajaan Erest dan Beltharm sedang mengalami perselisihan, namun ia tidak menduga bahwa mereka akan mendeklarasikan perang.


"Benar tuan putri!"


"Mereka akan memulai invasinya besok!"


Alpha pun membenarkan hal tersebut, ia berkata bahwa Kerajaan Beltharm akan memulai serangannya besok.


"Tolong bimbinglah kami menuju kemenangan ini!"


Kemudian Alpha pun meminta bantuan kepada sang dewa naga, di sisi lain Elena tampak menjadi sedikit gelisah akan hal itu.


"Baiklah, aku akan membantumu!"


"Terima kasih banyak tuan....."


Sang dewa naga pun mau membantu Aplha dan yang lainnya dalam berperang melawan Kerajaan Beltharm.


"Dan ada satu lagi yang ingin kami pinta..."


"Katakanlah!"


"Kami ingin anda mengumungkan kebangkitan Kekaisaran Naga!"


"Dengan ini kami bisa menghuni tanah air kami yang baru!"


Kemudian Alpha meminta satu hal lagi kepada sang dewa naga, ia ingin beliau meresmikan berdirinya Kekaisaran Naga sebagai kerajaan baru yang di pimpin oleh sang dewa naga itu sendiri.


"Itu tidak masalah!"


      


                                **********


Tepat di siang hari, semua orang berkumpul di depan kastil dengan berbondong-bondong, mereka menghadap menuju sang dewa naga yang berdiri di atas balkon kastil.


"Wahai rakyatku yang setia!!"


"Dengarkanlah!!!"


Mereka semua menatap sang dewa naga dengan terbelalak, tidak ada satupun dari mereka yang memalingkan pandangannya dari beliau.


"Rantai tirani yang membelenggu kalian selama ini kini telah hancur!"


"Era baru telah dimulai!"


"Era dimana kalian tidak akan lagi merasakan penindasan dan penderitaan seperti sebelumnya!!"


"Aku, Ozario Ryuza dengan menyatakan kebangkitan Kekaisaran Naga telah tiba!"


"Huaaaa......"


"Hooooo......"


Beliau pun mengumumkan tentang kebangkitan Kekaisaran Naga dengan lantang, seketika suara sorak bergema dari semua orang.


"Hidup sang dewa naga!!!!"


"Hidup sang dewa naga!!!!"


"Hidup sang dewa naga!!!!"


Mereka dengan gembira menyerukan beliau, sorakan yang sangat meriah membuat semangat mereka pun berkobar memenuhi seluruh jiwa mereka.


"Dengarlah wahai manusia!"


Sang dewa naga pun kembali menyampaikan pidatonya, seketika semua orang terdiam mendengarkan dengan seksama.

__ADS_1


"Kedamaian ini tidak akan berlangsung lama!"


"Kini dunia sudah diambang kehancuran!!"


"Hal itu disebabkan oleh perbuatan kaum kalian sendiri!!"


Semua orang menundukkan kepala mendengar pernyataan dari sang dewa naga, wajah mereka menjadi sangat gelisah dan malu seakan merasa bersalah, tidak ada satupun yang mencoba membantah beliau, mereka hanya bisa menerima fakta bahwa selama ini manusia terus-menerus membuat kekacauan.


"Manusia selalu saja menginginkan kekuatan dan haus akan kekuasaan!!!"


"Tak peduli meskipun harus berperang melawan ras mereka sendiri!!


"Jika hal itu tidak tidak segera dihentikan maka kalian hanya tinggal menunggu masa kehancuran untuk umat kalian sendiri!!"


Pernyataan sang dewa naga menyayat sangat dalam hati orang-orang, sehingga mereka tenggelam dalam kehinaan.


"Apa kalian ingin musnah dalam keputusasaan?"


"Apa kalian hanya akan diam saat tanah air kalian dihancurkan?"


Sang dewa naga melontarkan beberapa pertanyaan kepada mereka, namun tidak ada jawaban yang terdengar.


"Maka dari itu aku akan memberi kalian sebuah kesempatan!"


"Kesempatan?"


Perlahan orang-orang mulai mengangkat wajah mereka menanggapi panggilan sang dewa naga, mereka menjadi sedikit bingung dengan pernyataan beliau.


"Jadilah keturunanku!!"


"Aku bisa mengubah kalian menjadi ras naga sama sepertiku!!"


"Eh?"


Seketika semua orang terkejut mendengar hal itu, mereka tidak pernah menduga akan mendapatkan penawaran yang sangat menakjubkan seperti itu.


"Apakah kalian akan tetap hidup sebagai manusia yang lemah dan rapuh?"


"Apa kalian akan terus memohon kepada makhluk lain untuk mengasihani hidupmu?"


"Ataukan kalian ingin mengubah takdir kalian sendiri menjadi makhluk superior yang kuat dan hidup abadi!!!"


"Pilihan itu ada di tanganmu!"


Tiba-tiba secercah harapan muncul dihadapan mereka dan hal itu membuat wajah mereka kembali berseri, mendapat keabadian, itu adalah impian untuk seluruh makhluk hidup tanpa terkecuali manusia itu sendiri.


"Khhhhh....."


"Kumohon tuan, selamatkanlah kami dari kehancuran umat kami...."


"Kami tidak ingin terus menerus hidup dalam kehinaan ini!!"


"Berilah kami kesempatan untuk menjalani hidup yang lebih baik....."


Seketika semua orang meminta pertolongan kepada sang dewa naga dengan wajah putus asa, air mata mereka bercucuran deras membasahi pipi, penyesalan dan kebencian terhadap diri mereka sendiri dapat tergambar jelas.


"Apa kalian sudah siap menerima takdir ini?"


"Benar tuan, kami menerimanya dengan segenap hati!!"


Akhirnya mereka pun menerima tawaran tersebut, hal ini lebih baik bagi mereka daripada harus tetap hidup dalam kehinaan.


"Baiklah, aku akan memberimu kekuatan!!"


Tiba-tiba langit yang cerah mulai berubah, awan gelap perlahan berkumpul dengan sangat tebal hingga menutupi sinar matahari.


Seketika semua orang menatap keatas menyaksikan kejadian itu, namun mereka merasa itu bukanlah hal yang buruk, itu adalah kekuatan milik sang dewa naga sendiri.


"Nah, mari kita mulai ritualnya!!"


"Infinity Blood Rain!!"


Tidak lama kemudian hujan pun turun dari atas langit, namun air yang menetes adalah cairan kental berwarna merah pekat seperti darah, air itu pun turun dengan sangat cepat membanjiri seluruh daratan Kekaisaran Naga.


"Wah...."


"Terima kasih banyak tuan...."


"Hidup sang dewa naga!!!!"


"Hidup sang dewa naga!!!!"


Orang-orang mulai mengangkat kedua tangan mereka ke atas langit menyambut berkah yang telah diberikan oleh sang dewa naga, dengan tubuh yang bermandikan darah, mereka pun menari kegirangan.


Hujan itu berlangsung cukup lama, sehingga seluruh daratan yang semula penuh warna natural kini telah tertutupi oleh cairan merah, namun semua orang yang ada di sana masih menari-nari dengan gembira seperti sedang merayakan pesta.


Setelah beberapa saat akhirnya hujan pun berhenti, awan yang tebal itu perlahan menyebar dan menghilang sehingga langit kembali ke warna biru semula.


"Aaahhhh....."


"Ini kah...."


"Kekuatan dari tuan mengalir dalam diriku!!"


Seketika semua orang mulai bereaksi, mereka merasakan sebuah keajaiban yang terjadi di dalam diri mereka, dan tidak lama kemudian gumpalan darah yang menempel di tubuh mereka mulai menyatu satu sama lain dan menyelimuti tubuh mereka dengan rapat.


Hal ini persis dengan yang dialami oleh Elena waktu itu, mereka terbungkus oleh kepompong merah yang sangat indah.


Crak~


Kepompong itu pun mulai mengeras dan akhirnya hancur seperti bongkahan kaca, dan perlahan orang-orang yang ada di dalamnya pun mulai menampakkan wujud mereka.


Endapan-endapan darah yang menutupi daratan perlahan mulai menguap menjadi partikel-partikel cahaya berwarna merah yang melayang di angkasa.


Penampilan orang-orang itu seketika berubah drastis, mereka mengenakan pakaian merah dengan ornamen emas yang hampir sama seperti milik sang dewa naga dan Elena.


Tatapan mata yang tajam sangat menggambarkan seekor naga yang perkasa, evolusi itu menyebabkan perubahan ras yang terjadi kepada mereka, jika sebelumnya mereka adalah manusia murni kini orang-orang itu sudah berubah menjadi ras Dragonoid.


"Wahai keturunanku yang tersisa!!"


"Mulai hari ini kalian akan hidup bebas sebagai seorang manusia naga!!"


"Tapi ingatlah satu hal, meskipun kalian adalah makhluk abadi, tapi aku masih bisa membunuhmu dengan mudah!!"


"Hidup kalian berada di genggamanku saat ini, dan siapapun yang akan berhianat maka aku akan mencabut nyawa kalian saat itu juga!!"


Sang dewa naga pun memberi tahu mereka bahwa satu-satunya orang yang bisa membunuh mereka adalah sang dewa naga itu sendiri, karena beliau adalah leluhur dari para naga.


"Kami akan selalu mematuhi perintah anda wahai leluhur kami yang agung!!"


Semua orang pun berlutut di hadapan beliau, mereka bersumpah dengan segenap jiwa dan raga mereka untuk melayani sang dewa naga dan yang lainnya.


Kini tidak ada lagi manusia yang tinggal di  Kekaisaran Naga, mereka semua telah berevolusi menjadi ras naga dan hanya sebagian diantara mereka yang berasal dari klan serigala dibawah pimpinan Alpha.

__ADS_1


__ADS_2