
Dave memberikan minuman itu kepada Resya,"makasih kak"Resya menyeruput sedikit demi sedikit minuman itu,lalu meletakkannya di atas meja.
"Tidurlah aku akan menjagamu"kata Dave berjalan menuju sofa sembari menikmati minuman jahe tersebut.
Derrrr...Suara petir menggelegar.
Resya ketakutan menutup kedua telinganya sambil menjerit,Dave berdiri mendekati Resya dan memeluknya....
Di atas tempat tidur mereka saling berpelukan,Resya yang mempunya pengalaman buruk dengan hujan Petir,ketika itu dia masih kecil duduk di bangku SD,dia tertidur tiba tiba terbangun hendak keluar rumah untuk mencari mamanya tetapi pintu itu terkunci dari luar,dia hendak keluar lewat jendela tiba tiba hujan lebat turun bersamaan dengan petir menyambar pohon yang berada di depan rumahnya,pohon itu tiba-tiba jatuh mengenai atap teras depan,pohon itu jatuh terkena kabel listrik sehingga menyebabkan mati lampu,Resya histeris berteriak "mamaaa..." tetapi mamanya tidak kunjung datang dan akhirnya dia bersembunyi di dalam lemari dan tertidur,besoknya dia terbangun.
Di dalam pelukan Dave,Resya menangis membuat baju yang dia pakai basah terkena air mata.
Dave mengusap lembut rambut Resya,lama kelamaan Resya tertidur di pangkuannya,Dave perlahan lahan memindahkan kepalanya di kasur dan menyelimutinya sehingga seluruh badannya terbungkus oleh kain.
Dave hendak berbaring di sofa, mendengar Resya menggigau"Mama jangan tinggalin Resya,Resya takut."
Dave berdiri menuju tempat tidur, memegang tangan Resya"Sya..."panggil Dave untuk membangunkannya.
Resya yang masih mengingau memegang tangan Dave kuat kuat,tidak bisa terlepas,karena terlalu capek Dave tertidur pulas di tepi tempat tidur.
Sinar matahari masuk di celah celah kaca jendela membuat mata Resya silau dan terbangun,melihat sekeliling ruangan tidak mendapatkan Dave,"bilangnya tidur di sofa, tidak ada"saat tangan Resya tidak sengaja menyengol tubuh Dave "ach...kakak ngapain tidur di sini"teriakan Resya membangunkan Dave.
Dave yang saat itu terasa capek pengaruh tidur dengan posisi badan yang tidak benar,yang berusaha menjaga jarak dengan Resya takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,Dave juga seorang laki-laki normal,pastinya kalau di suguhkan dengan ikan segar dihadapan matanya mana mungkin tidak tergiur.
Karena Dave sangat menghormati seorang wanita apalagi gadis ini adalah Resya yang sejak dulu ia cintai.
"Berisik sekali,ada apa?"kata Dave yang hendak tidur kembali tetapi Resya menarik tangannya.
"Kenapa kamu tidur disini,bukannya seharusnya kamu tidur di sofa..."
__ADS_1
"Tadinya mau tidur di sofa,aku dengar kamu mengigau,aku hendak membangunkanmu tetapi kamu pegang tangan ku terlalu kuat,aku tidak bisa kemana mana,akhirnya aku tidur di sini"Dave menjelaskan panjang lebar dan merebahkan badannya di tempat tidur"sudah ach aku capek mau tidur lagi."
Resya seketika langsung turun dari tempat tidur dengan kedua tangan di dadanya"itu cuman alasan kamu saja,kamu pasti sengaja memberikan ku obat tidur dan hendak meniduriku kan"
Dave yang baru malas malasan tidak menjawab pertanyaannya,Resya merasa jengkel karena dia tidak menjawab,Resya yang hendak menarik tangan Dave malah tiba tiba terjatuh di pelukannya,"lepaskan..."
Dave berbisik di telinga Resya"kalau aku benar-benar berbuat sesuatu dengan kamu,apa kamu siap menikah muda."
"Kamu gila ya,ach...dasar cowok b*j*n*an"Resya memukul bahu Dave.
Sedangkan Dave hanya terkekeh.
"Katakan pada ku apa yang kamu lakukan!"Resya tertunduk malu hendak menangis.
Dave tidak tega melihat Resya menangis,dia mengangkat dagu Resya dan berucap"aku tidak mungkin melakukan tindakan yang tidak terpuji aku menghormati kamu sebagai seorang wanita yang pantas dihormati."
Mereka saling berpandangan Resya yang mendengar ucapan Dave merasa lega dan terharu,Resya menangis lagi,"kenapa menangis lagu?"tanya Dave jangan sampai aku salah ucap sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal,"makasih kakak"Resya memeluk Dave kuat kuat.
"Ech...maaf kakak"Resya melepaskan pelukannya.
Dave beranjak pergi,"kakak mau kemana?"tanya Resya dengan raut wajah sedih tidak mau Dave meninggalkannya.
"kamar mandi,mau ikut?"ucap Dave mengulurkan tangannya pada Resya.
"Dasar mesum!"seru Resya melempar bantal,Dave menghindar dan berlari sambil tertawa masuk ke kamar mandi.
Dave mengumpat kesal di dalam kamar mandi,karena baju yang hendak ia kenakan terjatuh terkena air.
Ceklek...suara pintu kamar mandi terbuka dan bau wangi sabun memenuhi ruangan,semakin dekat bau wangi itu di indra penciuman Resya yang sedang merapikan tempat tidur menoleh kebelakang dan bruk...Resya terkejut tangannya menyentuh dada Dave yang telanjang,otot lengan dan perut bergelombang menunjukkan kalau Dave rajin olah raga,gadis mana yang tidak terpesona di suguhkan dengan pemandangan yang begitu.
__ADS_1
"Kamu suka?kamu boleh menyentuh bagian yang lain!"bisik Dave di telinga Resya.
Resya merasa merinding dengan ucapan itu,dia mendorong tubuh Dave dan berlari ke kamar mandi.
Di dalam kamar mandi,dia menguyur seluruh tubuhnya dengan air,"hampir saja aku berbuat gila"Resya masih membayangkan kejadian tadi yang sangat menjijikkan buatnya,dia mengoso gosok bagian tubuhnya yang menyentuh tubuh Dave.
Sedangkan Dave tersenyum mengingat ingat kejadian tadi di mana Resya menyentuh bagian dadanya,sembari membolak-balik badannya di atas tempat tidur.
Resya keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah,dia melihat Dave terlentang di tempat tidur dan membiarkan tubuhnya telanjang dada,"hai...laki laki mesum,pakai bajumu"ucap Resya melempar baju Dave pas mengenai tubuhnya yang telanjang.
Resya mengambil tas dan sepatunya,ia berjalan keluar membuka pintu kamar dan berucap"kamu kira aku perempuan murahan"
Pang...Resya membanting pintu,Dave terkejut,ia bergegas ganti baju dan keluar kamar"Sya tunggu...!"teriak Dave.
Resya turun kebawah bertemu dengan paman pemilik rumah itu"ech selama pagi"
"Pagi nak,ayo sarapan"ucap paman menawari sarapan.
"Paman maaf Resya buru buru mau pulang, terima kasih tumpangan nya"Resya berjabat tangan dan keluar rumah itu
Sedangkan Dave yang masih teriak teriak memanggil Resya,tidak di hiraukannya, sampai di bawah tidak mendapatkan Resya,"apa paman melihat teman saya"
"tadi paman lihat, dia sudah naik bis,ada apa nak"
"Aku menyinggung dia, seperti nya dia marah"sambil berjalan keluar Dave mencari Resya tetapi tidak menemukannya.
Dave mengurungkan niatnya untuk menyusulnya,dia pasti marah besar, memang Dave yang salah.
Dave mengusap mukanya dengan kasar menyesali perbuatannya.
__ADS_1
"Nak,besok kamu bisa meminta maaf padanya, kalau cewek lagi marah, mau minta maaf ribuan kali tidak akan di dengarkan"ucap paman sembari mengajaknya untuk sarapan.
"Baek paman, terima kasih"ucap Dave,yang masih memikirkan bagaimana meminta maaf pada Resya.