
09 .30
Sendiri , satu ungkapan yang di rasakan Ariella saat ini , saat ia pertama kali membuka matanya yang ia dapati adalah sepi .
Bukankah ini sudah biasa ...batinnya lalu ia kembali menutup matanya .
Kenapa aku harus kembali jika ini yang aku dapati , kenapa aku harus tetap ada jika aku tidak lagi di perlukan ...
Ceklik .. suara pintu terbuka terdengar langkah kaki yang berjalan mendekat kearanya , namun Ariella lebih memilih menutup matanya tanpa ingin tau siapa yang datang .
" sayang maafkan ded , kamu jadi sendiri ded harus keluar menemui dokter " Jacksen kembali duduk di kursi dekat putrinya setelah mencium lembut dahi putrinya .
" apa kamu tidak lelah terus memejamkan mata " ucapnya yang terdengar begitu jelas di telinga Ariella .
" apa kamu tidak ingin bangun dan melihat dedy " ucapnya lagi .
" jangan terus tidur seperti ini sayang hiks ... hiks ... ded sangat mengkha hik .. hiks ..watirkan hiks .. kamu "
Apa ded menangis .....batin ariella , yang perlahan mulai membuka matanya melihat kesamping kiri , terlihat sang ayah tengah menundukkan kepala dengan pundak yang bergetar , isak itu terdengar pelan namun Ariella tau jika itu suara tangis .
" dady " panggil Ariella dengan suara paruh , yang tak di dengar oleh sang ayah .
" ded " panggilnya lagi namun masih sama sang ayah masih tidak mendengarnya .
Perlahan Ariella mulai mengangkat tangan kirinya menyentuh pelan pundak sang ayah , yang membuat ayahnya mendongak dan melihatnya , benar saja terlihat air mata yang membasahi pipi ayahnya , dengan cepat Jacksen mengusap air matanya .
" nak kamu sudah sadar " ucapnya , kemudian ia berdiri dan memencet bel untuk memanggil dokter .
" sayang apa yang kamu rasakan , mana yang sakit " ucap Jacksen setelah memencet bel .
Tidak lama setelah Jacksen memencet bel , dokter dan dua perawat datang masuk , dan langsung memeriksa keadaan Ariella .
" gimana dok "
" syukurlah nona sudah melewati masa kritisnya , setelah ini nona akan di pindah ruang "
" terima kasih dok "
" sama - sama tua , sudah menjadi pekerjaan saya , kalo begitu saya permisi dulu masih ada yang harus saya urus "
" oh i iya dok silahkan "
****
Hari berganti waktu berlalu , hari minggu kini di gantikan dengan hari senin yang penuh dengan kegiatan , hari di mana semua para siswa ataupun siswi kembali belajar di sekolah mereka , dengan peras malas yang bergejolak , ingin rasanya mereka memperpanjang hari minggu mereka yang di isi bermain dan bermalas - malasan , tapi sayangnya hari minggu selalu saja terasa pendek , dan mereka harus bisa melawan rasa malas mereka , seperti pagi ini banyak para siswa dan siswi berbondong - bondong untuk masuk sekolah dengan terburu - buru karena takut terlambat .
Tapi sayangnya keterlambatan tidak bisa di hindari oleh beberapa siswa dan siswi , yang sudah berbaris rapi berdiri di terik matahari .
" kak ariel manasih " gumam salag satu siswi dari kelas sebelas .
" entahlah mungkin tidak masuk "
" yah alamat deh kita berdiri di sini sampai nanti siang "
" mana gue belum pakai sunscreen lagi "
" yas sama "
" gosong dah ni kulit "
Berbeda dengan mereka yang berdiri di lapangan , di kelas yang tampak dua anak laki - laki yang duduk di bangku paling belakang nomor dua , keduanya tampak duduk sambil bermalas - malasan .
" kalian berdua kenapa sih leteoy banget " tanya Tania anak perempuan paling berisik di kelas .
" lo cewek berisik banget dah " ucap Alex .
" eh ariel bolos lagi ya " tanya dea
" mungkin " jawab aldo .
" yah entar gue piket sendiri dong soalnya iqbal sama gibran juga nggak masuk " ucap dea dengan bibir yang di buat cemberut .
" emang kalo si medusa itu masuk dia mau piket " sahut galih .
" ya nggak sih " jawab dea .
"selamat pagi anak - anak " sapa pak dimas yang baru datang membuat semua murid berhamburan kembali ke tempat duduknya lagi .
" pagi pak " jawab semua murid serempak .
" sebelum memulai pelajaran kita absen dulu " kata pak dimas .
" Aldo zafranio , Alex Armando .."
" pak ariel kok nggak di sebut "
" oh iya ariella izin "
" izin apa pak tumben biasanya juga mau kalo nggak masuk nggak peke begituan "
" sakit "
" sakit apa pak "
" saya kurang tau " jawab pak dimas .
Di kelas dua belas ipa satu , terlihat Haikal yang tengah fokus dengan pelajarannya , entah kenapa tiba - tiba ia kepikiran soal gadis bar - bar .
Kemana dia ? ...
apa dia tidak masuk ? ....
" nak haikal kerjakan soal yang ada di papan tulis "
" baik baik pak " jawab Haikal yang langsung berdiri .
Wardah yang baru saja datang langsung menuju rumah sakit menemui sang putri .
" sayang apa kamu baik - baik saja "
" ...."
" maafin mom yang datang terlambat sayang "
" ...."
" wardah , biarkan ariel beristirahat dulu ia habis minum obat , kita bicara di luar " kata Jacksen .
" em ba baiklah "
" sayang ded keluar sebentar "
" hemm "
Bel istirahat berbunyi , semua siswa dan siswi berondong - bondong ke kantin , begitupun dengan para siswa dan siswi yang baru saja menyelesaikan hukuman , terlihat mereka yang sudah duduk di bangku kantin , menyantap makanan dan minum dengan sangat lahap .
Berbeda dengan mereka , aldo alex dan david yang duduk di bangku pojok kantin , bangku favorit mereka .
" dav lo tau ariel sakit "
" ya tadi paman gabriel kesini untuk mengizinkannya " jawab david .
" emang sakit apa " tanya alex
" dia habis kecelakaan sekarang di rawat di rumah sakit xx "
" kecelakaan ? "
" ya "
" nanti rencananya gue mau jenguk dia "
" ya udah kita barengan " kata Alex .
" kalian bicarain apa sih " tanya oka yang baru datang .
" soal ariel "
__ADS_1
"emang si ariel kenapa "
" dia habis kecelakaan "
" kecelakaan " kaget aoka .
" nggak usah sok kaget kayak gitu lo "
" kapan dia kecelakaan "
" entahlah " jawab david .
" nanti sepulang sekolah kita mau jenguk ariel "
" gu gue ikut "
" hemm "
Di luar wardah dan jacksen yang duduk di bangku depan kamar rawat putrinya .
" kenapa kamu baru datang " tanya Jacksen .
" aku berada di luar negeri dan baru menerima membuka pesan dari gabriel minggu pagi "
" lalu kenapa kamu baru sampai sekarang "
" saat itu tidak ada penerbangan di jam pagi , adanya sore hari dan aku baru bisa sampai hari ini , kau tau jalan menuju sini pun juga sangat macet tadi "
" sudahlah itu tidak penting "
" kata dokter tidak ada luka yang serius hanya saja ia mengalami patah tulang di bagian lengan tangan kanannya , dan beberapa luka kecil karena serpihan kaca mobil " jelas Jacksen .
" huffff ... syukurlah , bagaimana ini bisa terjadi "
"pelaku penabark dalam keadaan pengaruh obat - obatan dan melaju dengan kecepatan di atas rata - rata "
Seperti yang sudah di rencanakan kini alex aldo dan david sudah berada di parkiran , tinggal menunggu aoka yang masih belum keluar dari kelas .
" mana si oka "
" tau "
Di kelas dua belas ipa satu , setelah pelajaran selesai , aoka segera beberes barang - barangnya ia tampak terburu - buru .
" ka kamu mau kemana " tanya winda saat oka akan keluar kelas .
" oh ya win gue nggak bisa puleng bareng lo , lo pulang naik ojek aja ya "
" emang lo mau kemana "
" gue mau jenguk ariel "
" emanag si ariel kenapa"
" dia habis kecelakaan , dan sekarang di rawat di rumah sakit . udah ya win gue pergi dulu sudah di tunggu yang lain " kata aoka yang langsung berlari keluar .
kecelakaan ? batin Haikal .
Di parkiran , terlihat oka yang baru datang sambil berlarian .
" lo lama amat sih " ucap alex
" sorry "
" ya udah kita langsung berangkat saja " kata david , ke empatnya pun langsung berangkat dengan mengendarai motor masing - masing .
Sampai di rumah sakit tempat di mana Ariella du rawat , david langsung menghubungi gabriel mengatakan kedatangannya beserta yang lainnya .
Di sisi lain , setelah mendapat kabar dari david , gabriel segera memberi tau jacksen dan wardah .
" nyonya tuan , teman nona ariel akan datang menjenguk mereka sudah sampai "
" kalo begitu saya pergi dulu tolong jaga ariel sebentar "
" baik tuan " jawab gabriel .
" aku juga akan pergi kamu jaga ariel " kata wardah .
Setelah jacksen dan wardah pergi tak lama kemudian david dan teman - temannya datang .
" paman " panggil david pada gabriel
" masuklah , ariel sepertinya baru bangun " kata gabriel .
" hem " jawab david , yang langsung masuk di ikuti ketiga temannya .
" vid "
" hemm "
" yang tadi itu ayahnya ariel tapi kok nggak mirip ya " tanya oka .
" bukan itu paman gabriel " jawab david
" paman gabriel siapa "
" ya , sudahlah jangan berisik " kata david .
" kalian datang " ucap Ariella .
" ya , lo baik - baik saja riel " tanya aldo .
" seperti yang lo lihat "
Di dalam mobil , haikal yang berada di perjalanan pulang .
" miko "
" ya tuan "
" tolong kamu cari tau di mana nona muda di rawat "
" nona muda ? emang nona muda kenapa "
" dia mengalami kecelakaan , dan sekarang di rawat di rumah sakit tolong cari tau dirawat di mana "
" baiklah tuan " jawab Miyako .
kembali kerumah sakit ...
" separah ini ya riel " tanya aoka
" ya seperti yang lo lihat "
" lo kok bisa kecelakaan " tabya alex
" buktinya gue kecelakaan , berarti ya bisa lah "
" ya maksudnya lo , ah bodoh ngomong sam alien kagak ada guna " ucap alex .
" lo nabrak apa gimana "
" gue yang di tabrak "
" ha lo !! , emang siapa yang nabrak lo " kaget aldo
" lo nggak lihat berita ya kecelakaan di perempatan "
" kecelakaan di perempatan , yang malem minggu itu ? "
" ya "
" jadi itu lo korbannya "
" ya "
" yang nabrak lo artis kan "
__ADS_1
" ya "
" wah keren lo bisa masuk tv "
" maksud lo "
" kamu keren bisa masuk tv sama artis terkenal pula " jawa aldo .
" lo peak ya " sahut alex
" tau ni bocah " kata aoka .
" udahlah dia memang bodoh sejak lahir " kesal Ariella .
" lo pada menghina gue "
" ini aku bawakan buah dan beberapa cemilan " sahut david mengalihkan pembicaraan .
" makasih ya vid "
" sama - sama " jawab david .
Hari mulai petang , sudah dua jam david dan yang lainnya berada di rumah sakit , bercanda ria bersama Ariella , dan kini mereka akan pulang meski sebenarnya david masih ingin tinggal untuk menjaga ariella , tapi sayangnya gabriel tidak mengizinkannya .
" kita pulang ya riel " pamit alex .
" ya hati - hati lo "
" aku pulang ya riel cepat sembuh " pamit oka
" ya ti ati lo "
" em gu gue pulang dulu , cepat sembuh " pamit david dengan berat hati .
" ya hati - hati "
" besok gue kesini lagi "
" ya "
" paman " panggil david dengan wajah melas .
" lebih baik kamu cepat pulang bersih diri dan belajar yang rajin " kata gabiriel yang mengerti maksud keponakannya , dengan langkah malas david berjalan keluar mengikuti alex aldo dan aoka yang sudah lebih dulu .
" nona mau sesuatu "
" tidak "
" jika membutuhkan sesuatu katakan saja sebentar lagi tuan besar dan nyonya akan datang "
" hemm "
Rumah sakit xx , tempat di mana Ariella di rawat , Haikal yang baru saja datang di temani miyako sang asisten , keduanya berjalan menuju ruangan yang sudah di beritahukan oelh pihak resepsionis .
Sampai depan ruangan dengan pintu bercat putih , bertepatan dengan itu wardah dan jacksen yang baru sampai di sana , ke empatnya bertemu secara tidak sengaja .
" tuan jacksen " panggil Haikal membuat sang empu menoleh melihat siapa yang memanggilnya begitupun dengan wardah .
" tuan muda haikal "
" iya tuan , selamat malam " sapa Haikal dengan sopan .
" selamat malam , ada apa anda kemari "
" saya mau menjenguk ariel "
" menjenguk ariel ? "
" i iya "
" oh baiklah silahkan " kata wardah .
" terima kasih nyonya wardah "
Di dalam kamar , Ariella yang tampak bosan setelah kepergian teman - temannya , yang tidak tau mau melakukan apa untuk menghilangkan kebosanannya .
" gabriel kamu boleh pulang dan beristirahat " kata Jacksen setelah masuk kedalam kamar dan melihat gabriel yang masih setia menjaga putrinya .
" iya tuan " kata gabriel sambil membungkuk sopan , lalu keluar .
" nak bagaiman keadaan mu " tanya wardah yang baru masuk .
" ...."
" ini ada tuan muda haikal yang datang menjenguk mu " ucap Jacksen membuat Ariella langsung menoleh dan melihat sosok yang berdiri di samping sang ayah .
bukannya membuat ia senag , kedatangan Haikal membuat mood buruk semakin buruk .
" ngapain lo kemari " ucap ariella dengan wajah yang tidak bersahabat , membuat wardah dan jacksen di buat terkejut dengan sikap putrinya .
" mau jenguk istriku " jawab Haikal yang membuat jacksen maupun wardah menoleh kearah Haikal .
" tutup mulut lo mau gue patahkan rahang lo biar tidak bisa ngomong lagi " sahut Ariella , jacksen dan wardah kembali melihat putrinya . .
" orang sakit tidak boleh marah - marah tensinya nanti naik " ucap Haikal yang semakin membuat sang empu kesal .
" mau apa lo kemari " ketus Ariella .
" apa kamu tadi tidak mendengarnya "
" mending lo balik gue enek lihat muka lo "
" Ariel " panggil Wardah kemudian .
" maaf , silahkan duduk " kata Jacksen mempersilahkan Haikal .
" terima kasih " Jawab Haikla yang langsung duduk di kursi dekat dengan Ariella yang terbaring .
" dan ini untuk nona muda " kata Miyako sambil meletakkan , buah - buahan , karangan bunga mawar , dan beberapa cemilan di atas meja .
" terima kasih tuan muda seharusnya tidak perlu repot - repot " kata Wardah .
" tidak repot dia kan istri saya " jawab Haikal yang langsung di jambak rambutnya oleh Ariella , Miyako yang melihatnya sangat terkejut apa lagi Jacksen dan Wardah .
" Ariel ! , lepasin nak nanti rambutnya lepas " kaget Wardah sambil mencoba melepas tangan putrinya dari rambut haikal .
" ariel lepasin sayang " ucap Jacksen membantu wardah melepas tangan Ariella pada rambut Haikal .
" anda tidak papa tuan " tanya Miyako saat Haikal terlepas dari Ariella .
" ti tidak " jawab Haikal menahan rasa sakit di kepalanya jambakan Ariella sangat kuat .
" mending lo pulang "usir Ariella sambil membuang rambut Haikal yang rontok membuat empunya melotot saat melihat rambutnya yang rontok beanyak .
" ariel minta maaf " ucap wardah dengan suara penuh penekanan , membuat Ariella langsung mendengus malas .
" apa kamu baik - baik saja " tanya Jacksen yang di jawab gelengan kepala oleh Haikal .
" riel bersikaplah yang baik , dan minta maaflah " kata Jacksen dengan suara lembut .
" cih .."
" ARIEL " panggil Wardah .
" tuan Jacksen nyonya wardah bisakah saya berbicara empat mata bersama putri anda , maksudnya istri saya " kata Haikal tak meninggalkan kata istri di belakangnya yang lagi - lagi membuat Ariella kesal .
" lo "
" riel "
" baiklah si silahkan kalian berbicara mom sama ded keluar dulu " kata wardah , berbeda dengan Jacksen yang tampak bingung .
" ayo " ajak wardah pada Jacksen yang masih terdiam .
" sayang ded keluar dulu ok " pamit Jacksen sambil mengelus rambut Ariella pelan lalu mencium kening Ariel dengan lembut .
" mom keluar bersikap yang baik " kata Wardah sebelum keluar .
__ADS_1
" saya permisi keluar tuan " kali ini Miyako yang berpamitan .
" ya "