Haikal Dan Ariella

Haikal Dan Ariella
menjenguk Ariella .


__ADS_3

09 .30


Sendiri , satu ungkapan yang di rasakan Ariella saat ini , saat ia pertama kali membuka matanya yang ia dapati adalah sepi .


Bukankah ini sudah biasa ...batinnya lalu ia kembali menutup matanya .


Kenapa aku harus kembali jika ini yang aku dapati , kenapa aku harus tetap ada jika aku tidak lagi di perlukan ...


Ceklik .. suara pintu terbuka terdengar langkah kaki yang berjalan mendekat kearanya , namun Ariella lebih memilih menutup matanya tanpa ingin tau siapa yang datang .


" sayang maafkan ded , kamu jadi sendiri ded harus keluar menemui dokter " Jacksen kembali duduk di kursi dekat putrinya setelah mencium lembut dahi putrinya .


" apa kamu tidak lelah terus memejamkan mata " ucapnya yang terdengar begitu jelas di telinga Ariella .


" apa kamu tidak ingin bangun dan melihat dedy " ucapnya lagi .


" jangan terus tidur seperti ini sayang hiks ... hiks ... ded sangat mengkha hik .. hiks ..watirkan hiks .. kamu "


Apa ded menangis .....batin ariella , yang perlahan mulai membuka matanya melihat kesamping kiri , terlihat sang ayah tengah menundukkan kepala dengan pundak yang bergetar , isak itu terdengar pelan namun Ariella tau jika itu suara tangis .


" dady " panggil Ariella dengan suara paruh , yang tak di dengar oleh sang ayah .


" ded " panggilnya lagi namun masih sama sang ayah masih tidak mendengarnya .


Perlahan Ariella mulai mengangkat tangan kirinya menyentuh pelan pundak sang ayah , yang membuat ayahnya mendongak dan melihatnya , benar saja terlihat air mata yang membasahi pipi ayahnya , dengan cepat Jacksen mengusap air matanya .


" nak kamu sudah sadar " ucapnya , kemudian ia berdiri dan memencet bel untuk memanggil dokter .


" sayang apa yang kamu rasakan , mana yang sakit " ucap Jacksen setelah memencet bel .


Tidak lama setelah Jacksen memencet bel , dokter dan dua perawat datang masuk , dan langsung memeriksa keadaan Ariella .


" gimana dok "


" syukurlah nona sudah melewati masa kritisnya , setelah ini nona akan di pindah ruang "


" terima kasih dok "


" sama - sama tua , sudah menjadi pekerjaan saya , kalo begitu saya permisi dulu masih ada yang harus saya urus "


" oh i iya dok silahkan "


****


Hari berganti waktu berlalu , hari minggu kini di gantikan dengan hari senin yang penuh dengan kegiatan , hari di mana semua para siswa ataupun siswi kembali belajar di sekolah mereka , dengan peras malas yang bergejolak , ingin rasanya mereka memperpanjang hari minggu mereka yang di isi bermain dan bermalas - malasan , tapi sayangnya hari minggu selalu saja terasa pendek , dan mereka harus bisa melawan rasa malas mereka , seperti pagi ini banyak para siswa dan siswi berbondong - bondong untuk masuk sekolah dengan terburu - buru karena takut terlambat .


Tapi sayangnya keterlambatan tidak bisa di hindari oleh beberapa siswa dan siswi , yang sudah berbaris rapi berdiri di terik matahari .


" kak ariel manasih " gumam salag satu siswi dari kelas sebelas .


" entahlah mungkin tidak masuk "


" yah alamat deh kita berdiri di sini sampai nanti siang "


" mana gue belum pakai sunscreen lagi "


" yas sama "


" gosong dah ni kulit "


Berbeda dengan mereka yang berdiri di lapangan , di kelas yang tampak dua anak laki - laki yang duduk di bangku paling belakang nomor dua , keduanya tampak duduk sambil bermalas - malasan .


" kalian berdua kenapa sih leteoy banget " tanya Tania anak perempuan paling berisik di kelas .


" lo cewek berisik banget dah " ucap Alex .


" eh ariel bolos lagi ya " tanya dea


" mungkin " jawab aldo .


" yah entar gue piket sendiri dong soalnya iqbal sama gibran juga nggak masuk " ucap dea dengan bibir yang di buat cemberut .


" emang kalo si medusa itu masuk dia mau piket " sahut galih .


" ya nggak sih " jawab dea .


"selamat pagi anak - anak " sapa pak dimas yang baru datang membuat semua murid berhamburan kembali ke tempat duduknya lagi .


" pagi pak " jawab semua murid serempak .


" sebelum memulai pelajaran kita absen dulu " kata pak dimas .


" Aldo zafranio , Alex Armando .."


" pak ariel kok nggak di sebut "


" oh iya ariella izin "


" izin apa pak tumben biasanya juga mau kalo nggak masuk nggak peke begituan "


" sakit "


" sakit apa pak "


" saya kurang tau " jawab pak dimas .


Di kelas dua belas ipa satu , terlihat Haikal yang tengah fokus dengan pelajarannya , entah kenapa tiba - tiba ia kepikiran soal gadis bar - bar .


Kemana dia ? ...


apa dia tidak masuk ? ....


" nak haikal kerjakan soal yang ada di papan tulis "


" baik baik pak " jawab Haikal yang langsung berdiri .


Wardah yang baru saja datang langsung menuju rumah sakit menemui sang putri .


" sayang apa kamu baik - baik saja "


" ...."


" maafin mom yang datang terlambat sayang "


" ...."


" wardah , biarkan ariel beristirahat dulu ia habis minum obat , kita bicara di luar " kata Jacksen .


" em ba baiklah "


" sayang ded keluar sebentar "


" hemm "


Bel istirahat berbunyi , semua siswa dan siswi berondong - bondong ke kantin , begitupun dengan para siswa dan siswi yang baru saja menyelesaikan hukuman , terlihat mereka yang sudah duduk di bangku kantin , menyantap makanan dan minum dengan sangat lahap .


Berbeda dengan mereka , aldo alex dan david yang duduk di bangku pojok kantin , bangku favorit mereka .


" dav lo tau ariel sakit "


" ya tadi paman gabriel kesini untuk mengizinkannya " jawab david .


" emang sakit apa " tanya alex


" dia habis kecelakaan sekarang di rawat di rumah sakit xx "


" kecelakaan ? "


" ya "


" nanti rencananya gue mau jenguk dia "


" ya udah kita barengan " kata Alex .


" kalian bicarain apa sih " tanya oka yang baru datang .


" soal ariel "

__ADS_1


"emang si ariel kenapa "


" dia habis kecelakaan "


" kecelakaan " kaget aoka .


" nggak usah sok kaget kayak gitu lo "


" kapan dia kecelakaan "


" entahlah " jawab david .


" nanti sepulang sekolah kita mau jenguk ariel "


" gu gue ikut "


" hemm "


Di luar wardah dan jacksen yang duduk di bangku depan kamar rawat putrinya .


" kenapa kamu baru datang " tanya Jacksen .


" aku berada di luar negeri dan baru menerima membuka pesan dari gabriel minggu pagi "


" lalu kenapa kamu baru sampai sekarang "


" saat itu tidak ada penerbangan di jam pagi , adanya sore hari dan aku baru bisa sampai hari ini , kau tau jalan menuju sini pun juga sangat macet tadi "


" sudahlah itu tidak penting "


" kata dokter tidak ada luka yang serius hanya saja ia mengalami patah tulang di bagian lengan tangan kanannya , dan beberapa luka kecil karena serpihan kaca mobil " jelas Jacksen .


" huffff ... syukurlah , bagaimana ini bisa terjadi "


"pelaku penabark dalam keadaan pengaruh obat - obatan dan melaju dengan kecepatan di atas rata - rata "


Seperti yang sudah di rencanakan kini alex aldo dan david sudah berada di parkiran , tinggal menunggu aoka yang masih belum keluar dari kelas .


" mana si oka "


" tau "


Di kelas dua belas ipa satu , setelah pelajaran selesai , aoka segera beberes barang - barangnya ia tampak terburu - buru .


" ka kamu mau kemana " tanya winda saat oka akan keluar kelas .


" oh ya win gue nggak bisa puleng bareng lo , lo pulang naik ojek aja ya "


" emang lo mau kemana "


" gue mau jenguk ariel "


" emanag si ariel kenapa"


" dia habis kecelakaan , dan sekarang di rawat di rumah sakit . udah ya win gue pergi dulu sudah di tunggu yang lain " kata aoka yang langsung berlari keluar .


kecelakaan ? batin Haikal .


Di parkiran , terlihat oka yang baru datang sambil berlarian .


" lo lama amat sih " ucap alex


" sorry "


" ya udah kita langsung berangkat saja " kata david , ke empatnya pun langsung berangkat dengan mengendarai motor masing - masing .


Sampai di rumah sakit tempat di mana Ariella du rawat , david langsung menghubungi gabriel mengatakan kedatangannya beserta yang lainnya .


Di sisi lain , setelah mendapat kabar dari david , gabriel segera memberi tau jacksen dan wardah .


" nyonya tuan , teman nona ariel akan datang menjenguk mereka sudah sampai "


" kalo begitu saya pergi dulu tolong jaga ariel sebentar "


" baik tuan " jawab gabriel .


" aku juga akan pergi kamu jaga ariel " kata wardah .


Setelah jacksen dan wardah pergi tak lama kemudian david dan teman - temannya datang .


" paman " panggil david pada gabriel


" masuklah , ariel sepertinya baru bangun " kata gabriel .


" hem " jawab david , yang langsung masuk di ikuti ketiga temannya .


" vid "


" hemm "


" yang tadi itu ayahnya ariel tapi kok nggak mirip ya " tanya oka .


" bukan itu paman gabriel " jawab david


" paman gabriel siapa "


" ya , sudahlah jangan berisik " kata david .


" kalian datang " ucap Ariella .


" ya , lo baik - baik saja riel " tanya aldo .


" seperti yang lo lihat "


Di dalam mobil , haikal yang berada di perjalanan pulang .


" miko "


" ya tuan "


" tolong kamu cari tau di mana nona muda di rawat "


" nona muda ? emang nona muda kenapa "


" dia mengalami kecelakaan , dan sekarang di rawat di rumah sakit tolong cari tau dirawat di mana "


" baiklah tuan " jawab Miyako .


kembali kerumah sakit ...


" separah ini ya riel " tanya aoka


" ya seperti yang lo lihat "


" lo kok bisa kecelakaan " tabya alex


" buktinya gue kecelakaan , berarti ya bisa lah "


" ya maksudnya lo , ah bodoh ngomong sam alien kagak ada guna " ucap alex .


" lo nabrak apa gimana "


" gue yang di tabrak "


" ha lo !! , emang siapa yang nabrak lo " kaget aldo


" lo nggak lihat berita ya kecelakaan di perempatan "


" kecelakaan di perempatan , yang malem minggu itu ? "


" ya "


" jadi itu lo korbannya "


" ya "


" yang nabrak lo artis kan "

__ADS_1


" ya "


" wah keren lo bisa masuk tv "


" maksud lo "


" kamu keren bisa masuk tv sama artis terkenal pula " jawa aldo .


" lo peak ya " sahut alex


" tau ni bocah " kata aoka .


" udahlah dia memang bodoh sejak lahir " kesal Ariella .


" lo pada menghina gue "


" ini aku bawakan buah dan beberapa cemilan " sahut david mengalihkan pembicaraan .


" makasih ya vid "


" sama - sama " jawab david .


Hari mulai petang , sudah dua jam david dan yang lainnya berada di rumah sakit , bercanda ria bersama Ariella , dan kini mereka akan pulang meski sebenarnya david masih ingin tinggal untuk menjaga ariella , tapi sayangnya gabriel tidak mengizinkannya .


" kita pulang ya riel " pamit alex .


" ya hati - hati lo "


" aku pulang ya riel cepat sembuh " pamit oka


" ya ti ati lo "


" em gu gue pulang dulu , cepat sembuh " pamit david dengan berat hati .


" ya hati - hati "


" besok gue kesini lagi "


" ya "


" paman " panggil david dengan wajah melas .


" lebih baik kamu cepat pulang bersih diri dan belajar yang rajin " kata gabiriel yang mengerti maksud keponakannya , dengan langkah malas david berjalan keluar mengikuti alex aldo dan aoka yang sudah lebih dulu .


" nona mau sesuatu "


" tidak "


" jika membutuhkan sesuatu katakan saja sebentar lagi tuan besar dan nyonya akan datang "


" hemm "


Rumah sakit xx , tempat di mana Ariella di rawat , Haikal yang baru saja datang di temani miyako sang asisten , keduanya berjalan menuju ruangan yang sudah di beritahukan oelh pihak resepsionis .


Sampai depan ruangan dengan pintu bercat putih , bertepatan dengan itu wardah dan jacksen yang baru sampai di sana , ke empatnya bertemu secara tidak sengaja .


" tuan jacksen " panggil Haikal membuat sang empu menoleh melihat siapa yang memanggilnya begitupun dengan wardah .


" tuan muda haikal "


" iya tuan , selamat malam " sapa Haikal dengan sopan .


" selamat malam , ada apa anda kemari "


" saya mau menjenguk ariel "


" menjenguk ariel ? "


" i iya "


" oh baiklah silahkan " kata wardah .


" terima kasih nyonya wardah "


Di dalam kamar , Ariella yang tampak bosan setelah kepergian teman - temannya , yang tidak tau mau melakukan apa untuk menghilangkan kebosanannya .


" gabriel kamu boleh pulang dan beristirahat " kata Jacksen setelah masuk kedalam kamar dan melihat gabriel yang masih setia menjaga putrinya .


" iya tuan " kata gabriel sambil membungkuk sopan , lalu keluar .


" nak bagaiman keadaan mu " tanya wardah yang baru masuk .


" ...."


" ini ada tuan muda haikal yang datang menjenguk mu " ucap Jacksen membuat Ariella langsung menoleh dan melihat sosok yang berdiri di samping sang ayah .


bukannya membuat ia senag , kedatangan Haikal membuat mood buruk semakin buruk .


" ngapain lo kemari " ucap ariella dengan wajah yang tidak bersahabat , membuat wardah dan jacksen di buat terkejut dengan sikap putrinya .


" mau jenguk istriku " jawab Haikal yang membuat jacksen maupun wardah menoleh kearah Haikal .


" tutup mulut lo mau gue patahkan rahang lo biar tidak bisa ngomong lagi " sahut Ariella , jacksen dan wardah kembali melihat putrinya . .


" orang sakit tidak boleh marah - marah tensinya nanti naik " ucap Haikal yang semakin membuat sang empu kesal .


" mau apa lo kemari " ketus Ariella .


" apa kamu tadi tidak mendengarnya "


" mending lo balik gue enek lihat muka lo "


" Ariel " panggil Wardah kemudian .


" maaf , silahkan duduk " kata Jacksen mempersilahkan Haikal .


" terima kasih " Jawab Haikla yang langsung duduk di kursi dekat dengan Ariella yang terbaring .


" dan ini untuk nona muda " kata Miyako sambil meletakkan , buah - buahan , karangan bunga mawar , dan beberapa cemilan di atas meja .


" terima kasih tuan muda seharusnya tidak perlu repot - repot " kata Wardah .


" tidak repot dia kan istri saya " jawab Haikal yang langsung di jambak rambutnya oleh Ariella , Miyako yang melihatnya sangat terkejut apa lagi Jacksen dan Wardah .


" Ariel ! , lepasin nak nanti rambutnya lepas " kaget Wardah sambil mencoba melepas tangan putrinya dari rambut haikal .


" ariel lepasin sayang " ucap Jacksen membantu wardah melepas tangan Ariella pada rambut Haikal .


" anda tidak papa tuan " tanya Miyako saat Haikal terlepas dari Ariella .


" ti tidak " jawab Haikal menahan rasa sakit di kepalanya jambakan Ariella sangat kuat .


" mending lo pulang "usir Ariella sambil membuang rambut Haikal yang rontok membuat empunya melotot saat melihat rambutnya yang rontok beanyak .


" ariel minta maaf " ucap wardah dengan suara penuh penekanan , membuat Ariella langsung mendengus malas .


" apa kamu baik - baik saja " tanya Jacksen yang di jawab gelengan kepala oleh Haikal .


" riel bersikaplah yang baik , dan minta maaflah " kata Jacksen dengan suara lembut .


" cih .."


" ARIEL " panggil Wardah .


" tuan Jacksen nyonya wardah bisakah saya berbicara empat mata bersama putri anda , maksudnya istri saya " kata Haikal tak meninggalkan kata istri di belakangnya yang lagi - lagi membuat Ariella kesal .


" lo "


" riel "


" baiklah si silahkan kalian berbicara mom sama ded keluar dulu " kata wardah , berbeda dengan Jacksen yang tampak bingung .


" ayo " ajak wardah pada Jacksen yang masih terdiam .


" sayang ded keluar dulu ok " pamit Jacksen sambil mengelus rambut Ariella pelan lalu mencium kening Ariel dengan lembut .


" mom keluar bersikap yang baik " kata Wardah sebelum keluar .

__ADS_1


" saya permisi keluar tuan " kali ini Miyako yang berpamitan .


" ya "


__ADS_2