Haikal Dan Ariella

Haikal Dan Ariella
ada - ada saja kelakuan Ariella .


__ADS_3

kendaraan umum yang penuh dengan para penunpang , ini pertama kali bagi seorang tuan muda Haikal naik di kendaraan yang ramai seperti ini , apa lagi dengan hal - hal yang membuatnya tidak nyaman , seperti bau bus yang membuatnya ingin sekali muntah , serta ayam jago yang hampir saja mematuknya , di tambah posisinya saat ini ia tidak kebagian tempat duduk yang berakibat ia harus berdiri , apa lagi saat bis tiba tiba berhenti atau melewati jalan menikuk , ia harus terhuyung kesana kemari .


Sama halnya dengan Haikal , Ariella dan david juga berdiri , posisi ketingannya berjajar , di aman Ariella berada di tengah depan Haikal dan belakang david .


" mas - masnya ini mau kemana " tanya bapak - bapak pembawa ayam jago kepada Haikal .


" mau pulang pak " jawab Ariella yang tau jika Haikal tidak cepat menjawabnya .


" oh masnya ini dari mana "


" dari kota v " jawab Ariella dan bapaknya mangut - mangut .


" pasar ... pasar .. yang turun di pasar " panggil kernet , kemudian bis berhenti dan bapak pembawa ayam itu akhirnya turun.


Melihat kursi yang kosong dengan cepat Haikal duduk di sana karena ia sudah merasa lelah berdiri di sepanjang jalan .


Akhirnya.... batin Haikal .


" mas " sapa perempuan di sebelahnya yang menatap Haikal dengan senyum genit , yang membuat Haikal ilfil hanya dengan melihatnya .


ya Allah mimpi apa semalem bisa duduk di samping abang - abang ganteng gini .


Bis kembali jalan , tidak lama bis kembali berhenti saat di depan halte , satu orang yang duduk di dekat david turun , dan david mendapatkan tempat dudu , kini tinggalah Ariella yang berdiri di sana namun tidak lama beberapa orang yang ada di halte naik , membuat tempat menjadi berdesakan apa lagi mereka membawa barang banyak , saat bis mulai berjalan beberapa orang yang berdiri tidak ada persiapa akibatnya mereka terhuyung kebelakang dan membuat Ariella terdorong hingga terjatuh di pangkuan Haikal .


" untung lo " ucap Ariella saat melihat Haikal yang ia duduki , untung Haikal duduk di belakangnya karena posisi mereka ada di kursi bagian belakang sedangkan david ia berada di urutan nomor dua dari belakang .


" kamu berat " keluh Haikal .


" sudahlah , gue capek gue duduk sini nggak papa kan , lagian kalo berdiri berdesakan " kata Ariella .


" hufff .... terserah " bukannya merasa lega bisa duduk karena lelah berdiri kini dia semakin di buat pegal karena badan Ariella yang berat .


" mas kasian tema..." kata mbk - mbak yang duduk di samping Haikal .


" kalo mangku mbknya nggak capek , mbknya mau nggak di pangku temen sa ... aw .. " kata Ariella yang langsung berhenti saat Haikal menonyor kepalanya dari belakang .


" lo ! "


" diam berisik " kata Haikal .


" di pangku masnya juga boleh " kata mbaknya pada Ariella dengan genit .


" saya nggak bisa mangku mbak " jawab Ariella .


" kenapa "


" mbaknya terlalu cantik , entar iman saya goyah " kata Ariella sambil mengedipkan mata sebelahnya , david yang duduk di depan mendengar menoleh sejenak melihat Ariella yang tengah mwngoda cewek yang ber make up tebal , ia hanya bisa bergeleng sudah tidak heran jika Ariella seperti itu , karena david sudah sering melihatnya .


" ah masnya ada - ada saja " kata mbaknya dengan senyum malu - malu , Haikal yang ada di sana hanya bisa memutar bola malas , bisa - bisanya dia menikah dengan cewek jadi - jadian seperti Ariella .


Karena merasa lelah naik bis , apa lagi bis semakin ramai dengan penumpang , david mengajak Ariella dan Haikal turun meski belum sampai di kota mereka tinggal .


Turun dinpinggir jalan , tepatnya dekat dengan alun - alun kota , dengan Haikal yang tampak loyo setelah muntah .


" entar kita naik taksi sajalah , capek gue naik bis tadi " kata david .


" lebih baik kita cari makan dulu " kata Ariella di angguki david .


" ayo " ajak Ariella yang berdiri dan berjalan lebi dulu


" Ayo " ajal david sambil menepuk bahu Haikal pelan .


" kita beli es teh dulu lah " kata Ariella saat melihat orang jualan es teh dan beberapa macam minuman lainnya bersama gorengan.


" Ayo " ajal david , dan ketiganya langsung menuju tempat pedagang itu .


" mas es teh satu " kata Ariella .


" lo teh anget apa es teh , tapi gue sarankan lo mending minum teh anget , kan lo habis muntah " tanya david .


" teh anget " jawab Haikal


" teh anget satu , es teh satu " kata david .


" bang gorengnya berapaan " tanya Ariella .


" lima ribu tiga " jawab penjual , dan Ariella langsung mengambil gorengan dan menyantapnya dengan nikmat , begitupun dengan david , sedangkan Haikal tampak ragu , antara mau ngambil dan tidak .


" mas es tehnya " kata penjual kemudian Ariella mengambil es teh yang di pesan lalu segera meminumnya " segara ...." ucap Ariella .


" apa itu layak di minum " tanya Haikal saat ia melihat es teh yang di bungkus plastik dengan sedotan waran merah .


" yang ngggak layak di minum itu miras " jawab Ariella lalau menyedot minuamnnya lagi .


" betul sekali " lanjut david .


" es teh dan teh anget " kata penjual lalu david berdiri mengambilnya , teh angetnya langsung di berikan Haikal , awalnya sedikit ragu untuk meminumnya tapi melihat david dan Ariella meminumnya dengan nikmat , jadilah ia mau meminumnya .


" bang berapa semuanya "


" gorengnya habis berapa mas "


" aku habis dua " jawab Ariella .


" aku satu " jawab david .


" lo " tanya Ariella pada Haikal .


" aku nggak makan " jawab Haikal.


" jadi semuanya habis dua puluh " kata penjual lalau Ariella mengambil uang dua puluhan di saku celananya.


" ayo " ajak Ariella setelah membayar .

__ADS_1


" kita makan apa ini " tanya david .


" makan mei ayam enak kali ya " kata Ariella .


" boleh " kata david .


Mereka melanjutkan jalannya mencari penjual mei ayam , tidak beberapa jauh terlihat kedai mie ayam ketiganya langsung menuju kedai tersebut , Sampai di tempat mie ayam , ketiganya langsung duduk di bangku setelah memesan mie .


" mas - mas ganteng ini dari mana " tanya ibu penjual .


" dari kota sebelah buk " jawab david .


" oh dati kota sebelah , terus ke sini mau ngapain " tanya ibunya .


" mau bantu temen saya yang ini , dia mau cari binik bu " jawab Ariella sambil merangkul Haikal , yang membuat Haikal melototkan matanya .


" oh cari jodoh "


" iya bu , ibunya punya anak perawan " tanya Ariella yang membuat Haikal ingin sekali membungkam mulut gadis di sampingnya .


" kalo ada boleh buk di kenalin " kata Ariella lagi .


" ada "


" nah pas itu buk , ibu mau nggak punya mantu macam teman saya ini "


" ya maulah mas orang masnya ganteng , sama masnya ini juga boleh " kata ibunya pada Ariella .


" haha .. kan teman saya yang mau nyari bukan saya " kata Ariella .


" emang mana anaknya bu " tanya david .


" nah itu baru datang dari ambil kerupuk " kata ibunya sambil melihat keluar .


" buk .... peyeknya belum jadi nanti di antar sama orangnya " kata suara yang membuat david dan Ariella menoleh kearah suara , setelah melihat seperti apa anak perempuan itu dengan cepat keduanya kembali menatap depan dan menahan tawa , melihat perilaku kedua anak di sampinya membuat Haikal penasaran dan menoleh kebelakang , saat melihat sosok di belakang Haikal langsung kembali menatap depan dan melototkan katanya.


" nak tolong berikan ini kepada mas - masnya yang duduk di sana " kata ibunya .


" iya buk" kata anaknya , yang langsung membawa nampan berisi tiga mangkuk mie .


" ini mas mie nya " kata anak itu dengan


" mbaknya udah punya pac ... " tanya Ariella yang terpotong karena Haikal yang langsung membungkam mulut istrinya dengan telapak tangannya . David yang melihat itu langsung tertawa tertahan .


" ada apa ya mas " tanya anak perempuan itu dengan malu - malu .


" nggak ada " jawab Haikal .


" gimana lo mau nggak nikah sama dia " bisik Ariella pelan dan langsung mendapat sentilan maut dati Haikal .


" aw resek lo " kata Ariella sambil mengosok dahinya .


" sakit juga ternyata " ucap Ariella lagi .


" bu berapa semuanya " tanya david .


" enam puluh " jawab ibunya .


" sama krupuknya dua " kata Ariella .


" jadi enam puluh enam "


" oh ini bu "


" gimana mas , anak saya " kata ibunya pada Haikal yang membuat empunya melototkan mata .


" nah gimana " tanya Ariella yang langsung mendapat tatapan mematikan dari Haikal .


" hehe .... maaf ya bu teman saya ini memang kalo lagi bercanda suaka ngada - nagada " kata david .


" kalo iya juga nggak papa " kata ibunya .


" saya juga mau punya menantu ganteng - ganteng kayak mas - masnya ini " lanjut ibunya .


" Sama yang gondrong ini juga boleh " kata ibunya lagi sambil mengelus lengan Ariella .


" hehehe ........ " cengir Ariella.


" kapan - kapan kita kesini lagi ya buk mienya enak " kata Ariella kemudian.


" iya makasih ya sudah mau mampir , ibu tunggu lo ya " kata Ariella .


" kalo teman saya setuju nanati saya kesini lagi " kata Ariella sebelum keluar , dan langsung saja di seret Haikal untuk keluar .


" kita kemana dulu , apa langsung pulang " tanya david .


" langsung pulang " sahut Haikal .


" lo nggak pingin cari jodoh di sini dulu , banyak cewek lewat di sini " kata Ariella .


" apa mau pernikahan kita segera disahkan secara hukum , sebenarnya itu cukup muda di lakukan , aku cukup menyuruh pengacara untuk mengurus dan membuat usia kita di dilegalkan " kata Haikal yang sudah pusing dengan kelakuan Ariella yang ada - ada saja .


" sudah - sudah aku sudah pesen taksi online sebentar lagi datang " sahut david yang sudah tau jika akan ada perdebatan hebat , antara Haikal dan Ariella , karena sudah bis di lihat dari suasana panas dari Ariella .


Menunggu beberapa menit , akhirnya sebuah taksi yang di pesan david sudah sampai , dan ketiganya langsung masuk , dengan posisi , Haikal di tengah .


" tujuannya mana " tanya sopir .


" kota v , di perumahan anggrek blok A " jawab Ariella .


" tidak , berhenti saja di perumahan mawar blok tuju " sahut Haikal .


" nggak kita berhenti di tempat yang saya sebutkan " kata Ariella .

__ADS_1


" yang benar di mana mas " kata sopir taksi bingung .


" sudah - sudah berhenti saja di tempat awal tadi " kata david .


" baik mas "


Cukuo lama di perjalana akhirnya sampai juga di rumah Ariella , setelah turun dari mobil Ariella langsung menuju kamar di ikuti Haikal dan david , namun saat di depan kamar Haikal menghentikan langkahnya .


" kamu ngapain ke sini "


" kenapa " tanya david yang langsung masuk dan tidur di sofa depan tv .


Sedangkan Ariella ia langsung pergi kamar mandi setelah mencarjer ponselnya dan tidak perduli dengan Haikal dan david , dua puluh menit kemudian Ariella keluar dan bergantian dengan Haikal .


" lo nggak mandi dulu vid " tanya Ariella saat melihat davis yang menonton tv sambil rebahan di sofa .


" gantian sama laki lo " jawab david .


" vid "


" hem "


" bantuin gue ngeringin rambut " kata Ariella .


" cek .." decak david yang kemudian berdiri mengeringkan rambut Ariella .


Sepuluh menit kemudian Haikal keluar kamar mandi dan melihat david yang tengah mengeringkan Rambut Ariella , entah kenapa ia merasa kesal melihat pemandangan itu.


adaapa denganku ....


" lo sudah keluar , nih gantiin gue keringin rambut binik lo " kata david , lalu Haikal berjalan mendekat dan mengambil alih hair dryernya dam mulai mengeringkan rambut Ariella .


" lo pakek baju Ariella " tanya david saat melihat baju yag di pakai Haikal .


" bukan ini baju ku saat aku menginap di sini "


" lo pernah menginap " tanya david .


" ya " jawab Haikal .


" oh , lo ada baju berapa di sini "


" enam "


" gue pinjem satu "


" aku tidak terbiasa bergantian baju dengan orang lain " kata Haikal .


" pakek aja baju gue sepertinya ada yang seukuran kamu , aku beli bajunya online jadi ukurannya kebesaran denganku " sahut Ariella mendengar itumembuat Haikal tidak senang.


" pakai saja bajuku yang di gantung , kaos putih dengan celana panjang warana krem " kata Haikal kemudian .


" baiklah aku akan pakai baju Ariella , bajunya yang warna apa " tanya david yang langsung mendapat tatapan tajam dari Haikal , bukannya takut ia malah tersenyum mengejek .


" kemeja biru celana hitam panjang " kata Ariella .


" oh ok " kata david yang akan pergi namun tertahan saat Haikal menahannya.


" pakai bajuku " kata Haikal dengan nada dingin .


" hais .... kenapa mempermasalahkan baju , keringkan rambutku dengan benar " kesal Ariella .


" tau nih laki lo " kata david menepis tangan Haikal dan langsung berlali ke kamar mandi .


" kamu tau kamu istriku , kenapa membiarkan baju kamu di pakai laki - laki lain " kesal Haikal.


" ya baju - baju gue kenapa lo yang ngatur , lagian itu baju juga belum pernah gue pakai karena kebesaran " kata Ariella , benar juga itukan baju ariel kenapa gue yang repot , tapi kenapa aku kesal saat mendengar david akan memakai baju Ariel .


" sudah keringin rambut gue , gue ingin segera rebahan " kata Ariella .


Setelah rambut Ariella kering , gantian sekarang Ariella mengeringkan rambut Haikal , setelah rambut Haikal kering Ariella langsung merebahkan diri di kasur di ikuti Haikal yang juga merasa lelah .


" jangan dekat - dekat mesum " kata Ariella saat Haikal merebahkan diri di kasur , di katakan mesum oleh Ariella , Haikal di buat tidak senang .


" aku kemarin tidak sengaja "


" sama saja " jawab Ariella yang langsung tidur memunggungi Haikal sebelum itu ia memberi batas bantal guling di tengah .


" hufff ..."


Ceklik... pintu terbuka terlihat david yang keluar membuat Haikal penasaran , ia segera melihat kearah david , entah kenapa ia begitu lega saat melihat david keluar mengunakan baju yang ia maksud dan tidak memakai baju Ariella .


"gue pakai baju lo " kata david , kemudian Haikal mengalihkan pandangan , sedangkan david ia langsung merebahkan diri di sofa .


" lo nggak ngeringin rambut lo dulu " tanya Ariella .


" nggak gue males pengen segera tidur " kata david.


" eh vid " panggil Ariella saat david muali memjamkan mata .


" hem "


" lo kan pernah pulang , terus oleh - oleh buat gue apa sudah lo kasih " kata Ariella yang entah bisa mengingat oleh - olehnya .


" sepertinya ....! " kata david mencoba mengingat - ingat .


" belum " kata Ariella .


" entar gue cari dirumah " kata david , kemudian tertidur lelap setelah menanggapi Ariella, tak beberapa menit kemudian Ariella juga mulai tertidur , di susul Haikal yang juga terlelap .


Malam hari Haikal terbangun dan merasakan berat di bagian lengan tangannya dan perut , saat ia membuka mata ia melihat Ariella yabg tidur dengan memeluknya dan menjadikan tangannya sebagai bantalnya , entah kenapa melihat Ariella yang tertidur pulas seperti itu membuat jantungnya berdebar , gadis bar - bar itu terlihat cantik dan imut secara bersamaan saat terlelap .


Ada apa ini kenapa jantungku berdebar - debar seperti ini ....

__ADS_1


__ADS_2