
Duk .... duk ... duk ....
Ada apa dengan jantungku* .... batin Haikal saat melihat bola mata Areiella yang terbuga tampak begitu indah , keduanya saling menatap .
" ngapain lo ngelihatin gue kayak gitu " kata Ariella dengan suara has bangun tidur yang membuat Haikal langsung memalingkan wajahnya .
" gue tau kalo gue cantik jadi lo nggak usah nantap gue kayak gitu juga kalek " kata Ariella yang langsung melepas pelukannya lalu bangun dari tidurnya dan mulai merengangkan otot - ototnya .
Sial ... untung kejadian pagi tadi tidak terulang ... kenapa gue pakek peluk si kutu buku ini sih ... hah bodoh ... Batin Ariella yang menggerutu.
" ini bocah masih tidur " ucap Ariella saat melihat david yang masih lelap dengan tidurnya , dengan cepat Ariella mengambil bantal dan melemparnya tepat kearah muka david .
Buk....
" bangsa*" kaget david yang terganggu tidurnya .
" bangun lo "
" lo jadi cewek kalem dikit napa sih " kesal David melempar balik bantal kearah Ariella.
" bodoh , gue turun duluan kalian menyusul kita makan malam " kata Ariella yang langsung beranjak dari kasur dan pergi keluar .
" emag sialan tu bocah " kesal david.
Sampai di bawah tepatnya di ruang makan , Ariella langsung di sambut pak nadim bugaluh serta satu pelayan perempuan yang berdiri di samping pak nadim.
" Malam nona " sapa pak nadim .
" malam " jawab Ariella .
" ariel " panggil bu galuh .
" bu "
" sudah pulang , ibu kok nggak tau "
" sudah sore tadi , langsung istirahat soalnya capek dan baru saja bangun " jawab Ariella .
" terus semalam nginap di mana " tanya bu galuh
" hotel " jawab Ariella .
" menu makan malam hari ini " tanya Ariella pada pelayan perempuan.
" ayam pedas manis , tumisan brokoli , kentang " jawab pelayan perempuan bagia dapur .
" tiga porsi " kata Ariella .
" susunya juga tiga ya " kata Ariella .
" tiga buat siapa saja "tanya bu galuh .
"david dan temanku " jawab Ariella .
" mas david ada di sini " tanya bu galuh .
" malam bu " sapa david menuruni anak tangga bersama Haikal di sampingnya .
" malam " jawab bu galuh .
" aden pacarnya ariel kan " tanya bu galuh saat David dan Haikal sudah berada di bawah .
" bukan " jawab Ariella
" saya tunagannya " lanjut Haikal membuat Ariella ingin sekali menelan orang hidup - hidup saat ini .
" lo ! " tatapan mematikan dari Ariella yang membuat suasana menjadi panas seketika .
" hehe maklum hasil perjodohan " ceplos david bukannya meredakan api ia malah semakin membuat api membara .
" ibu kok nggak tau " tanya bu galuh yang terkejut dengan jawaban Haikal .
" hehehe emang iya buk memang belum di beri tau ." kata david yang ingin lari saja dari tempat .
" kalian di sini " tanya jacksen yang baru datang bersama gabriel yang berjalan di sampingnya sambil menatap kearah Ariella dan david dengan tajam .
" i iya " jawab david.
" kita makan malam bersama " kata Ariella yang kini merapihkan dari amarahnya .
" baiklah " kata jacksen yang langsung duduk , setelah memberikan tas kerja serta jasnya kepada pelayan .
Setelah jacksen duduk semua langsung duduk , termasuk gabriel yang juga ikut duduk .
" dedd tidak melihat mobil kamu " tanya jacksen tidak ada jawaban .
" ariel " tanya jacksen lagi .
" ya "
" dedd bertanya kenapa tidak menjawab "
" eh tanya apa " tanya Ariella balik .
" dedd tidak melihat mobil kamu "
" oh mobil " jawab Ariella .
" iya "
" mobilnya di ru...."
" di ru ..." tanya jacksen .
"di rusak sama penjahat " jawab Ariella yang langsung membuat Jacksen terkejut dan langsung mendapat pelototan dari gabriel .
" penjahat ? "
" ya "
" lalu kamu - kamu bagaimana ? apa kamu baik - baik saja apa kamu di lukai " tanya jacksen dengan wajah kawatir .
" tidak papa " jawab Ariella .
" lalu bagiamana penjahatnya "
" masih dalam proses pencarian " sahut gabriel .
" tapi kamu nggak papa kan sayang "
" nggak " jawab Ariella.
" kalian berdua " tanya jacksen .
" nggak "
" apa motif mereka " tanya jacksen pada gabriel wajahnya masih tampak kawatir .
" mereka geng motor " kata gabriel .
" geng motor ? " kata jacksen .
" ya "
__ADS_1
Di tempat lain , segerombolan laki - laki yang tengah berdebat di sebuah pabrik tua .
" Sial... sekarang polisi tengah mengincar kita polisi sudah menyebar dan menutup akses kita untuk keluar dari kota " kata seorang yang biasa di sebut bos di sana .
" sial kita benar - benar terjebak "
Setelah makan malam selesai Jacksen memanggil david untuk masuk ke ruang kerjanya , bersama gabriel yang juga berada di ruangan , sedangkan Ariella yang kini berada di kamar memainkan game bersama Haikal yang tengah berdiri di balkon tengah menerima telfon .
" baiklah aku akan mengurusnya besok " kata Haikal setelah itu menutup telponnya.
" hais sial ... " kesal Ariella melempar setik game karena kalah .
" kamu tidak ingin belajar , sebentar lagi kita akan ada ujian " kata Haikal .
" tidak penting " jawab Ariella , Haikal hanya bergeleng pelan lalu mendekat kearah meja belajar , melihat beberapa buku catatan dan buku paket milik Ariella .
" yang aku lihat nilai terbaikmu hanya bahasa inggris " kata Haikal.
" fisika adalag nilai terburuk di sini , mtk lumayan bagaiman seorang anak masuk kelas ipa sedangkan nilai fisika semuanya seperti angka persiapan sebelum lomba lari " kata Haikal .
" apa fisika sangat penting di kehidupan manusia " jawab Ariella .
" aku saja tidak tau kenapa manusia harus belajar fisika "
" karena fisika membantu manusia mempelajari juga memahami cara kerja teknologi moderen , Sebagai cabang ilmu sains, fisika juga membantu manusia memecahkan misteri alam " jawab Haikal .
" membantu misteri alam seperti meja bergeser , atau kelapa jatuh dari pohonnya " tanya Ariella .
" tidak ada kerjaan saja " lanjut Ariella .
" hufff .... " Haikal hanya bisa menghela nafas , memang susah memberi tau Ariella .
Kenapa dia harus menjadi istriku .....
" jika nilaimu baik kamu akan mudah masuk universitas ternama "
" semua universiatas ternama tidak ada universitas tanpa nama " jawab Ariella
Sudahlah sepertinya Haikal lebih baik diam di banding meladeni Ariella lagi .
Tok ... tok ... tok ....
" masuk "
" gue pulang ya " pamit davis
" ya "
" lo nggak pulang " tanya david pada Haikal yang langsung di jawab gelengan pada sang empu .
" baiklah , kalian jangan bertengkar atau membuat sesuatu dulu ingat kalian masih muda "
" apa yang lo maksud membuat sesuatu " sewot Ariella .
" ehem ... " degen gabriel yang berdiri di depan kamar .
" eh heheh ..gue pulang ya " kata david lagi lalu pergi dan menutup pintu , setelah melihat pintu Ariella menoleh Haikal dan menatap anak itu yang tengah melihat ponselnya .
" kenapa kamu menatapku seperti itu " tanya Haikal saat melihat Ariella yang terus menatapnya dengan tatapan aneh .
" lo ... mesum ..." kata Ariella yang langsung membuat Haikal mengingat kejadian pagi .
" ak aku nggak ..."
" bodo amat dasar mesum "
Hais...kenapa tadi pagi aku bisa melakukannya ... batin Haikal sambil menatap telapak tangannya .
" aw ... " satu lemparan bantal mendarat di kepala Haikal .
" lo lagi mikirin yang tidak - tidak kan " kata Ariella .
" en enggak ..." kata Haikal menepisnya .
" awas lo dasar kutu buku mesum "
" aku bukan mesum "
" jika bukan mesum apa namanya "
" aku bukan mesum , aku melakukannya tanpa sadar "
" tetap saja "
" itu berbeda .."
Tok ... tok tok .... Suara ketukan pintu membuat keduanya berhenti berdebat .
" siapa "
" dedd , apa boleh masuk "
" masuk saja "
Jacksen masuk , ia melihat Haikal yang duduk di meja belajar Ariella sedangkan Ariella ia duduk didepan tv .
" kalian sedang apa "
" tidak ada " jawab Ariella .
" sebentar lagi kalian akan banyak ujian karena sudah kelas akhir "
" gimana dengan putri dedd apa sudah siap "
" entahlah ..."
" kamu mau meneruskan ke universiatas apa " tanya Jacksen .
" entahlah , tapi pelatih ... masih ada turnamen yang ingin aku ikuti " jawab Ariella .
" baiklah " jawab jacksen .
" bagimana dengan kamu " tanya Jacksen .
" sebelum menikah kakek menyurihku agar masuk ke universitas di liar neggri , tapi entah sekarang "
" em ..."
" tapi turnamen apa yang ariella ikuti " tanya Haikal penararan .
" dia atlit " jawab jacksen yang membuat Haikal mengingat perkataan winda waktu itu .
" takwondo " kata Haikal .
" ya " jawab jacksen .
" ariel belajar bersama Haikal dedd dengar ia murid terbaik di sekolah , kamu boleh mengikuti banyak turnamen tapi kamu harus tetap belajar, kamu harus bisa masuk ke universitas baik " kata jacksen .
" menyebalkan " jawab Ariella dan jacksen hanya bisa tersenyum sambil mengelus kepala putrinya .
" naikkan nilai kamu " kata jacksen .
Beliau orang yang sabar sekali ... batin Haikal .
__ADS_1
" jalin tidurlah ini sudah malam besok sekolah , dedd juga akan beristirahat " kata jacksen .
" heem ..."
" selamat malam tuan putri mimpi indah " kata jacksen sebelum keluar ia mencium puncak kelapa Ariella .
" selamat malam haikal " kata jacksen .
" malam tuan "
" panggil saja dedd sebagaimana Ariella " kata jacksen .
" em baiklah dedd " kata Haikal dengan sedikit kaku .
Setelah itu Jacksen kluar setelah mengelus puncak kepala Haikal dan menepuk pelan pundak Haikal .
Esok paginya , keduanya sudah siap dengan baju seragam dengan Ariella yang terus - terusan menguap saat duduk menunggu sarapan pagi , ia juga meletakkan kepalanya di atas meja makan .
" has aku bisa berangkat jam delapan nanti kenapa harus berangkat jam segini " kata Ariella .
" sebelum lulus setidaknya kamu memiliki catatan baik di sekolah " kata Haikal .
" kebaikannya tidak perlu di catat di sekolah sudah ada malaikat yang mengaturnya " jawab Ariella .
Jacksen yang mendengar perdebatan kedua remaja itu saat menuruni anak tangga hanya bisa tersenyum , itulah putrinya ...
" pagi "
" pagi " jawab Haikal .
" apa sarapan pagi ini " tanya jacksen pada nadim .
" sup ayam " jawab nadim .
" oh ok "
Setelah sarapan Jacksen langsung berangkat ke kantor , begitupun dengan Haikal dan Ariella yang kini sudah ada di perjalanan menuju sekolah .
Sampai di sekolah seperti biasa semua murid yang baru berangkat dan sudah berangkat semuanya menatap kearah Haikal dan Ariella , mereka masih menjadi pusat perhatian , dengan Ariella yang memang masih mengantuk ia ikut saja kemana Haikal membawanya , hingga sampai di kelas ipa satu Ariella langsung duduk dan tertidur di bangku sedangkan Haikal yang duduk di sampingnya langsung membuka buku dan membaca .
Tidak beberapa lama , sekolah mulai ramai dengan anak yang sekolah begitupun di kelas ipa satu yang terdengar beberapa anak masuk kedalam kelas , mereka sambil berbisik - bisik melihat Ariella yang tidur di samping Haikal yang tengah fokus denagn buku belajarnya .
" mereka beneran sudah bertunagan " kata Para siswa .
Sedangkan Marina yang sudah tau kabar itu sejak kemarin masih belum percaya , namun setelah sang ibu mengatakan semalam ia jadi ingin tau kebenaranya , itulah sebabnya ia menunggu Ariella sekarang .
Di kelas karena beberapa anak yang sedikit bersuara membuat Ariella terbangun dari tidurnya .
" hommmm " Ariella sambil melenturkan otot - ototnya yang kaku.
" hais... mata lo nggak burem apa terus melihat buku kayak gitu " kata Ariella yang tidak di tanggapi Haikal .
" riel " panggil oka yang baru masuk .
" hem , lo disini " kata oka .
" ya " jawab Ariella .
" gue mau balik ke kelas dulu " kata Ariella yang akan berdiri namun di tarik kembali agar duduk lagi .
" apa lagi sih "
" belajarlah yang baik , jangan membolos kelas " kata Haikal lalu melepas tangganya melihat itu semua anak di kelas di buat melonggo .
" hais..." kata Ariella yang langsung keluar .
" ya tuhan ternyata kutup utara bisa se soswit gitu ya " kata yang lain .
Sedangkan seseorang yang dari tadi di sana menatap tidak senang Wajahnya tampak kesal dangan apa yang ia lihat , hatinya terlihat panas membara .
Di luar Ariella yang berpapasan dengan bu tatik .
" ariel sini " panggil bu tatik .
" keenap bu , Aku lagi malas buat masalah jangan di panggil " jawab Ariella .
" siapa yang manggil kamu karena masalah , sini makanya "
" napa sih bu "
" kamu ini " kata Bu galuh
" ya ya ..." kata Ariella yang menurut .
" ada apa "
" ibu cuma mau bilang , kamu yang baik - baik sama nak haikal ya , ini ibu beri riwet buat kamu yang sudah mau berubah dan berangkat pagi " kata bu tatik .
" usianya apaan nih " kata Ariella .
" sudah bukak aja , kamu terus berubah ya ibu bangga kamu sudah mau berangkat sekolahnya pagi " kata bu tatik .
" kalo gitu ibu pergi dulu kamu masuk kelas gih " kata bu tatik lagi , setelah itu ia pergi meninggalkan Ariella yang masih bengong .
" segitunya ya guru gue sampai kayak gini gue berangkat pagi " gumam Ariella , setelah itu ia berjalan masuk ke kelas dengan perasaan yang masih bingung .
Sampai di kelas pun Ariella yang duduk di bangkunya dengan kotak kado yang di kasih bu tatik .
" sih apaan tuh " tanya alex .
" kagak tau gue "
" emang dati siapa dari haikal ya " tanya dea .
" bukan "
" lalu " tanya fajar .
" dari bu tatik " kata Ariella .
" wih kado apaan itu lo ulang tahun " tanya baik yang penasaran .
" katanya karena gue udah mau masuk sekolah tepat waktu " jawab Ariella serempak satu kelas memberikan oplos .
" wah luar biasa "
" ya gue aja yang masuk sekolah tepat waktu tidak pernah dapat hadiah " kata yang lain .
" kamu memang murid luar biasa " kata yang lain .
Sedangkan di kelas ipa satu guru bermata pelajaran fisika lebih tepatnya pak dimas .
" haikal "
" ya pak "
" kamu coba ajak ariel belajar bersama , bapak pikir dia akan mau jika belajar dengan kamu dan akan menaikan nilainya nantinya " pesan pak dimas .
" baik pak " jawab Haikal .
Sebenarnya bukan hanya pak dimas , tapi semua guru mata pelajaran kecuali bahasa inggris , mereka berpesan hal yang sama pada Haikal .
Pulang sekolah Setelah perkelas melakukan rapat untuk acara sekolah , kini sekolah sudah sepi tinggal beberapa club yang masih di sekolah untuk berlatih , serta Haikal yang menunggu Ariella berlatih tekwondo .
__ADS_1