Haikal Dan Ariella

Haikal Dan Ariella
pesan semua guru.


__ADS_3

Duk .... duk ... duk ....


Ada apa dengan jantungku* .... batin Haikal saat melihat bola mata Areiella yang terbuga tampak begitu indah , keduanya saling menatap .


" ngapain lo ngelihatin gue kayak gitu " kata Ariella dengan suara has bangun tidur yang membuat Haikal langsung memalingkan wajahnya .


" gue tau kalo gue cantik jadi lo nggak usah nantap gue kayak gitu juga kalek " kata Ariella yang langsung melepas pelukannya lalu bangun dari tidurnya dan mulai merengangkan otot - ototnya .


Sial ... untung kejadian pagi tadi tidak terulang ... kenapa gue pakek peluk si kutu buku ini sih ... hah bodoh ... Batin Ariella yang menggerutu.


" ini bocah masih tidur " ucap Ariella saat melihat david yang masih lelap dengan tidurnya , dengan cepat Ariella mengambil bantal dan melemparnya tepat kearah muka david .


Buk....


" bangsa*" kaget david yang terganggu tidurnya .


" bangun lo "


" lo jadi cewek kalem dikit napa sih " kesal David melempar balik bantal kearah Ariella.


" bodoh , gue turun duluan kalian menyusul kita makan malam " kata Ariella yang langsung beranjak dari kasur dan pergi keluar .


" emag sialan tu bocah " kesal david.


Sampai di bawah tepatnya di ruang makan , Ariella langsung di sambut pak nadim bugaluh serta satu pelayan perempuan yang berdiri di samping pak nadim.


" Malam nona " sapa pak nadim .


" malam " jawab Ariella .


" ariel " panggil bu galuh .


" bu "


" sudah pulang , ibu kok nggak tau "


" sudah sore tadi , langsung istirahat soalnya capek dan baru saja bangun " jawab Ariella .


" terus semalam nginap di mana " tanya bu galuh


" hotel " jawab Ariella .


" menu makan malam hari ini " tanya Ariella pada pelayan perempuan.


" ayam pedas manis , tumisan brokoli , kentang " jawab pelayan perempuan bagia dapur .


" tiga porsi " kata Ariella .


" susunya juga tiga ya " kata Ariella .


" tiga buat siapa saja "tanya bu galuh .


"david dan temanku " jawab Ariella .


" mas david ada di sini " tanya bu galuh .


" malam bu " sapa david menuruni anak tangga bersama Haikal di sampingnya .


" malam " jawab bu galuh .


" aden pacarnya ariel kan " tanya bu galuh saat David dan Haikal sudah berada di bawah .


" bukan " jawab Ariella


" saya tunagannya " lanjut Haikal membuat Ariella ingin sekali menelan orang hidup - hidup saat ini .


" lo ! " tatapan mematikan dari Ariella yang membuat suasana menjadi panas seketika .


" hehe maklum hasil perjodohan " ceplos david bukannya meredakan api ia malah semakin membuat api membara .


" ibu kok nggak tau " tanya bu galuh yang terkejut dengan jawaban Haikal .


" hehehe emang iya buk memang belum di beri tau ." kata david yang ingin lari saja dari tempat .


" kalian di sini " tanya jacksen yang baru datang bersama gabriel yang berjalan di sampingnya sambil menatap kearah Ariella dan david dengan tajam .


" i iya " jawab david.


" kita makan malam bersama " kata Ariella yang kini merapihkan dari amarahnya .


" baiklah " kata jacksen yang langsung duduk , setelah memberikan tas kerja serta jasnya kepada pelayan .


Setelah jacksen duduk semua langsung duduk , termasuk gabriel yang juga ikut duduk .


" dedd tidak melihat mobil kamu " tanya jacksen tidak ada jawaban .


" ariel " tanya jacksen lagi .


" ya "


" dedd bertanya kenapa tidak menjawab "


" eh tanya apa " tanya Ariella balik .


" dedd tidak melihat mobil kamu "


" oh mobil " jawab Ariella .


" iya "


" mobilnya di ru...."


" di ru ..." tanya jacksen .


"di rusak sama penjahat " jawab Ariella yang langsung membuat Jacksen terkejut dan langsung mendapat pelototan dari gabriel .


" penjahat ? "


" ya "


" lalu kamu - kamu bagaimana ? apa kamu baik - baik saja apa kamu di lukai " tanya jacksen dengan wajah kawatir .


" tidak papa " jawab Ariella .


" lalu bagiamana penjahatnya "


" masih dalam proses pencarian " sahut gabriel .


" tapi kamu nggak papa kan sayang "


" nggak " jawab Ariella.


" kalian berdua " tanya jacksen .


" nggak "


" apa motif mereka " tanya jacksen pada gabriel wajahnya masih tampak kawatir .


" mereka geng motor " kata gabriel .


" geng motor ? " kata jacksen .


" ya "

__ADS_1


Di tempat lain , segerombolan laki - laki yang tengah berdebat di sebuah pabrik tua .


" Sial... sekarang polisi tengah mengincar kita polisi sudah menyebar dan menutup akses kita untuk keluar dari kota " kata seorang yang biasa di sebut bos di sana .


" sial kita benar - benar terjebak "


Setelah makan malam selesai Jacksen memanggil david untuk masuk ke ruang kerjanya , bersama gabriel yang juga berada di ruangan , sedangkan Ariella yang kini berada di kamar memainkan game bersama Haikal yang tengah berdiri di balkon tengah menerima telfon .


" baiklah aku akan mengurusnya besok " kata Haikal setelah itu menutup telponnya.


" hais sial ... " kesal Ariella melempar setik game karena kalah .


" kamu tidak ingin belajar , sebentar lagi kita akan ada ujian " kata Haikal .


" tidak penting " jawab Ariella , Haikal hanya bergeleng pelan lalu mendekat kearah meja belajar , melihat beberapa buku catatan dan buku paket milik Ariella .


" yang aku lihat nilai terbaikmu hanya bahasa inggris " kata Haikal.


" fisika adalag nilai terburuk di sini , mtk lumayan bagaiman seorang anak masuk kelas ipa sedangkan nilai fisika semuanya seperti angka persiapan sebelum lomba lari " kata Haikal .


" apa fisika sangat penting di kehidupan manusia " jawab Ariella .


" aku saja tidak tau kenapa manusia harus belajar fisika "


" karena fisika membantu manusia mempelajari juga memahami cara kerja teknologi moderen , Sebagai cabang ilmu sains, fisika juga membantu manusia memecahkan misteri alam " jawab Haikal .


" membantu misteri alam seperti meja bergeser , atau kelapa jatuh dari pohonnya " tanya Ariella .


" tidak ada kerjaan saja " lanjut Ariella .


" hufff .... " Haikal hanya bisa menghela nafas , memang susah memberi tau Ariella .


Kenapa dia harus menjadi istriku .....


" jika nilaimu baik kamu akan mudah masuk universitas ternama "


" semua universiatas ternama tidak ada universitas tanpa nama " jawab Ariella


Sudahlah sepertinya Haikal lebih baik diam di banding meladeni Ariella lagi .


Tok ... tok ... tok ....


" masuk "


" gue pulang ya " pamit davis


" ya "


" lo nggak pulang " tanya david pada Haikal yang langsung di jawab gelengan pada sang empu .


" baiklah , kalian jangan bertengkar atau membuat sesuatu dulu ingat kalian masih muda "


" apa yang lo maksud membuat sesuatu " sewot Ariella .


" ehem ... " degen gabriel yang berdiri di depan kamar .


" eh heheh ..gue pulang ya " kata david lagi lalu pergi dan menutup pintu , setelah melihat pintu Ariella menoleh Haikal dan menatap anak itu yang tengah melihat ponselnya .


" kenapa kamu menatapku seperti itu " tanya Haikal saat melihat Ariella yang terus menatapnya dengan tatapan aneh .


" lo ... mesum ..." kata Ariella yang langsung membuat Haikal mengingat kejadian pagi .


" ak aku nggak ..."


" bodo amat dasar mesum "


Hais...kenapa tadi pagi aku bisa melakukannya ... batin Haikal sambil menatap telapak tangannya .


" aw ... " satu lemparan bantal mendarat di kepala Haikal .


" lo lagi mikirin yang tidak - tidak kan " kata Ariella .


" en enggak ..." kata Haikal menepisnya .


" awas lo dasar kutu buku mesum "


" aku bukan mesum "


" jika bukan mesum apa namanya "


" aku bukan mesum , aku melakukannya tanpa sadar "


" tetap saja "


" itu berbeda .."


Tok ... tok tok .... Suara ketukan pintu membuat keduanya berhenti berdebat .


" siapa "


" dedd , apa boleh masuk "


" masuk saja "


Jacksen masuk , ia melihat Haikal yang duduk di meja belajar Ariella sedangkan Ariella ia duduk didepan tv .


" kalian sedang apa "


" tidak ada " jawab Ariella .


" sebentar lagi kalian akan banyak ujian karena sudah kelas akhir "


" gimana dengan putri dedd apa sudah siap "


" entahlah ..."


" kamu mau meneruskan ke universiatas apa " tanya Jacksen .


" entahlah , tapi pelatih ... masih ada turnamen yang ingin aku ikuti " jawab Ariella .


" baiklah " jawab jacksen .


" bagimana dengan kamu " tanya Jacksen .


" sebelum menikah kakek menyurihku agar masuk ke universitas di liar neggri , tapi entah sekarang "


" em ..."


" tapi turnamen apa yang ariella ikuti " tanya Haikal penararan .


" dia atlit " jawab jacksen yang membuat Haikal mengingat perkataan winda waktu itu .


" takwondo " kata Haikal .


" ya " jawab jacksen .


" ariel belajar bersama Haikal dedd dengar ia murid terbaik di sekolah , kamu boleh mengikuti banyak turnamen tapi kamu harus tetap belajar, kamu harus bisa masuk ke universitas baik " kata jacksen .


" menyebalkan " jawab Ariella dan jacksen hanya bisa tersenyum sambil mengelus kepala putrinya .


" naikkan nilai kamu " kata jacksen .


Beliau orang yang sabar sekali ... batin Haikal .

__ADS_1


" jalin tidurlah ini sudah malam besok sekolah , dedd juga akan beristirahat " kata jacksen .


" heem ..."


" selamat malam tuan putri mimpi indah " kata jacksen sebelum keluar ia mencium puncak kelapa Ariella .


" selamat malam haikal " kata jacksen .


" malam tuan "


" panggil saja dedd sebagaimana Ariella " kata jacksen .


" em baiklah dedd " kata Haikal dengan sedikit kaku .


Setelah itu Jacksen kluar setelah mengelus puncak kepala Haikal dan menepuk pelan pundak Haikal .


Esok paginya , keduanya sudah siap dengan baju seragam dengan Ariella yang terus - terusan menguap saat duduk menunggu sarapan pagi , ia juga meletakkan kepalanya di atas meja makan .


" has aku bisa berangkat jam delapan nanti kenapa harus berangkat jam segini " kata Ariella .


" sebelum lulus setidaknya kamu memiliki catatan baik di sekolah " kata Haikal .


" kebaikannya tidak perlu di catat di sekolah sudah ada malaikat yang mengaturnya " jawab Ariella .


Jacksen yang mendengar perdebatan kedua remaja itu saat menuruni anak tangga hanya bisa tersenyum , itulah putrinya ...


" pagi "


" pagi " jawab Haikal .


" apa sarapan pagi ini " tanya jacksen pada nadim .


" sup ayam " jawab nadim .


" oh ok "


Setelah sarapan Jacksen langsung berangkat ke kantor , begitupun dengan Haikal dan Ariella yang kini sudah ada di perjalanan menuju sekolah .


Sampai di sekolah seperti biasa semua murid yang baru berangkat dan sudah berangkat semuanya menatap kearah Haikal dan Ariella , mereka masih menjadi pusat perhatian , dengan Ariella yang memang masih mengantuk ia ikut saja kemana Haikal membawanya , hingga sampai di kelas ipa satu Ariella langsung duduk dan tertidur di bangku sedangkan Haikal yang duduk di sampingnya langsung membuka buku dan membaca .


Tidak beberapa lama , sekolah mulai ramai dengan anak yang sekolah begitupun di kelas ipa satu yang terdengar beberapa anak masuk kedalam kelas , mereka sambil berbisik - bisik melihat Ariella yang tidur di samping Haikal yang tengah fokus denagn buku belajarnya .


" mereka beneran sudah bertunagan " kata Para siswa .


Sedangkan Marina yang sudah tau kabar itu sejak kemarin masih belum percaya , namun setelah sang ibu mengatakan semalam ia jadi ingin tau kebenaranya , itulah sebabnya ia menunggu Ariella sekarang .


Di kelas karena beberapa anak yang sedikit bersuara membuat Ariella terbangun dari tidurnya .


" hommmm " Ariella sambil melenturkan otot - ototnya yang kaku.


" hais... mata lo nggak burem apa terus melihat buku kayak gitu " kata Ariella yang tidak di tanggapi Haikal .


" riel " panggil oka yang baru masuk .


" hem , lo disini " kata oka .


" ya " jawab Ariella .


" gue mau balik ke kelas dulu " kata Ariella yang akan berdiri namun di tarik kembali agar duduk lagi .


" apa lagi sih "


" belajarlah yang baik , jangan membolos kelas " kata Haikal lalu melepas tangganya melihat itu semua anak di kelas di buat melonggo .


" hais..." kata Ariella yang langsung keluar .


" ya tuhan ternyata kutup utara bisa se soswit gitu ya " kata yang lain .


Sedangkan seseorang yang dari tadi di sana menatap tidak senang Wajahnya tampak kesal dangan apa yang ia lihat , hatinya terlihat panas membara .


Di luar Ariella yang berpapasan dengan bu tatik .


" ariel sini " panggil bu tatik .


" keenap bu , Aku lagi malas buat masalah jangan di panggil " jawab Ariella .


" siapa yang manggil kamu karena masalah , sini makanya "


" napa sih bu "


" kamu ini " kata Bu galuh


" ya ya ..." kata Ariella yang menurut .


" ada apa "


" ibu cuma mau bilang , kamu yang baik - baik sama nak haikal ya , ini ibu beri riwet buat kamu yang sudah mau berubah dan berangkat pagi " kata bu tatik .


" usianya apaan nih " kata Ariella .


" sudah bukak aja , kamu terus berubah ya ibu bangga kamu sudah mau berangkat sekolahnya pagi " kata bu tatik .


" kalo gitu ibu pergi dulu kamu masuk kelas gih " kata bu tatik lagi , setelah itu ia pergi meninggalkan Ariella yang masih bengong .


" segitunya ya guru gue sampai kayak gini gue berangkat pagi " gumam Ariella , setelah itu ia berjalan masuk ke kelas dengan perasaan yang masih bingung .


Sampai di kelas pun Ariella yang duduk di bangkunya dengan kotak kado yang di kasih bu tatik .


" sih apaan tuh " tanya alex .


" kagak tau gue "


" emang dati siapa dari haikal ya " tanya dea .


" bukan "


" lalu " tanya fajar .


" dari bu tatik " kata Ariella .


" wih kado apaan itu lo ulang tahun " tanya baik yang penasaran .


" katanya karena gue udah mau masuk sekolah tepat waktu " jawab Ariella serempak satu kelas memberikan oplos .


" wah luar biasa "


" ya gue aja yang masuk sekolah tepat waktu tidak pernah dapat hadiah " kata yang lain .


" kamu memang murid luar biasa " kata yang lain .


Sedangkan di kelas ipa satu guru bermata pelajaran fisika lebih tepatnya pak dimas .


" haikal "


" ya pak "


" kamu coba ajak ariel belajar bersama , bapak pikir dia akan mau jika belajar dengan kamu dan akan menaikan nilainya nantinya " pesan pak dimas .


" baik pak " jawab Haikal .


Sebenarnya bukan hanya pak dimas , tapi semua guru mata pelajaran kecuali bahasa inggris , mereka berpesan hal yang sama pada Haikal .


Pulang sekolah Setelah perkelas melakukan rapat untuk acara sekolah , kini sekolah sudah sepi tinggal beberapa club yang masih di sekolah untuk berlatih , serta Haikal yang menunggu Ariella berlatih tekwondo .

__ADS_1


__ADS_2