
Pulang sekolah Haikal sudah menunggu Ariella di parkiran , kali ini semua siswa tidak membicarakan Haikal sebagai penghancur hubungan orang tapi sebagai tunangan Haikal dan david yang sebagai paman Ariella , gosip itu menyebar saat istirahat kedua tadi yang di sebarkan oleh para anak cewek yang tadinya demo di depan Ariella .
" kamu menunggu ariel " tanya david saat baru datang di parkiran .
" hem " jawab Haikal , tidak lama sosok yang di tunggu baru keluar dengan wajah kusut .
" itu dia " kata david , Haikal langsung menoleh kearah sosok yang berjalan sendiri dengan penampilan yang sangat berantakan .
" riel " panggil david , dan Ariella berjalan mendekat .
" kamu terlihat berantakan sekali " kata david merapikan anak rambut yang mengenai wajah cantik Ariella .
" oh ya nanti kamu jadi lihat pertandingan " lanjut david .
" sudah tentu "
" paman gabriel sudah menyiapkan segalanya "
" yah aku tau itu , kamu sendiri melihatnya atau "
" aku akan melihatnya , bulan kemarin aku sudah melewatkannya "
" itu bagus kita akan berangkat bersama " kata Ariella .
" baiklah kalo gitu aku pulang dulu bertemu nanti malam " kata david .
" jemput aku "
" ya " jawab david yang langsung pergi menaiki motornya .
" ayo " ajak Haikal .
" lo " kata Ariella
" gue mau pulang kerumah gue " kata Ariella .
" pamitan dulu sama oma sama opa "
" hais ... " ucap Ariella yang tak bisa menolak atau jika tidak Haikal akan melakukan hal yang tidak terduga .
" setelah itu aku akan mengantar mu pulang " lanjut Haikal
" sudahlah " kata Ariella berjalan lebih dulu masuk kedalam mobil , di perjalanan pulang , Ariella meminta miyako untuk menghentikan mobilnya di depan apotik , Haikal fikir jika Ariella akan membeli sesuatu di sana tapi nyatanya dia hanya menyapa tukang parkir yang sedang bekerja disana .
" siapa dia " ucap Haikal yang melihat dati kaca jendela .
" sepertinya tukang parkir " jawab miyako .
Di luar Ariella yang sedang berbicara dengan tukang parkir yang biasa di sapa pak hamzah .
" assalamu'alaikum pak " sapa Ariella
" eh neng ariel waalaikumsalam , lama nggak ketemu , sudah nggak ngaji lagi di mushola " kata pak hamzah .
" iya pak kan sudah munakosah "
" iya juga ya neng , jadi nggak pernah ketemu nggak pernah kesana lagi sih neng ariel "
" iya pak heheh ..."
" sesekali kesana ketemu sama pak ustadz sama ustadzah , " kata pak hamzah .
" iya lain kali pak " jawab ariella .
" oh iya ini ada sedikit rezeki " kata Ariella merogoh saku celananya lalu menyalamkan beberapa lembar uang untuk pak hamzah .
" eh neng ariel "
" sudah pak terima saja "
" yasudah terima kasih ya neng semoga rezekinya lancar , dimudahkan saat mencari ilmu "
" amin " jawab Ariella .
" ya sudah pak saya harus pulang " kata Ariella .
" oh iya neng terima kasih " kata pak hamzah
" iya pak assalamu'alaimkum "
" waalaikumsalam " kata pak Hamzah .
Di mobil Haikal yang dari tadi melihat apa yang di lakukan Ariella dan seorang tukang parkir dengan salah satu tangan buntung dan kakinya yang beda panjangnya dia tampak berjalan dengan sedikit pincang .
" apa yang di lakukannya " kata Haikal .
" mungkin tanya alamat " jawab miyako .
Dan saat Ariella kembali masuk kedalam mobil , Haikal maupun miyako tampak memasang wajah biasa saja dan kembali duduk diposisi sebelum Ariella keluar .
" ayo jalan " kata Ariella dan myako langsung menjalankan mobilnya .
" kita kemana nona " tanya miyako .
" kita pulang , emang mau kemana lagi "
" bukanya kamu tanya alamat pada orang tadi " ucap Haikal yang membuat Ariella mengerutkan keningnya .
" alamat ? " kata Ariella ,
" dia pak hamzah salah satu takmir di mushola tempat aku belajar ngaji bukan orang asing " jawab Ariella .
Ta'mir mushola ? bukanya tak'mir adanya di masjid saja ... batin Haikal .
" maaf nona , emang nona pernah belajar mengaji "
" maksudnya ? "
" maaf kalo lancang , nona pernah belajar ngaji di tpq "
" ya , tpqnya di mushola , tidak terlalu besar tapi banyak yang ngaji di sana , alex aldo dan dea mereka ngaji di sana " jelas Ariella .
Wah ternyata meski dia tampak sudahlah , seseorang tidak bisa di lihat dari penampilan .. batin miyako .
" lalu apa yang kamu lakukan tadi "
" hanya menanyakan kabar " jawab Ariella .
Sampai di rumah , Ariella yang berjalan lebih dulu meninggalkan Haikal yang masih berdiri di samping mobil bersama miyako .
" miko "
" iya tuan "
" bukankah ta'mir hanya ada di masjid " kata Haikal .
" entahlah tuan saya juga tidak terlalu faham " kata miyako .
__ADS_1
" baiklah " kata Haikal yang langsung meninggalkan miyako menyusul Ariella .
" ta'mir saja aku tidak tau apa itu " kata miyako sambil melihat Haikal masuk kedalam rumah .
Ariella langsung berjalan masuk kedalam kamar , kali ini ia langsung menuju kamar mandi untuk mandi dan berganti baju , ia ingin segera berpamitan dan pulang .
Haikal Yang baru masuk kamar langsung meletakkan tasnya di meja belajar dan melepas sepatunya serta dasinya , setelah melepas keduanya Haikal duduk sebentar di meja belajarnya dan membuka leptopnya untuk sekedar mengecek email yang masuk .
Ceklik ... suara pintu kamar mandi terbuka membuat Haikal menoleh kesumbersuara , terlihat sosok yang baru keluar hanya mengunakan handuk yang memperlihatkan paha mulus serta bagian dada yang hanya tertutup sebagian , dan rambut yang di tutup handuk .
" sialan kenapa gue lupa nggak bawa baju " gumanya sambil berjalan menuju ruang ganti , sedangkan yang berada di depan meja tampak melihatnya dengan wajah yang terlihat malu .
Setelah beberapa menit Ariella keluar , dengan celana panjang dan kemeja kotak - kota kebesaran milik Haikal , rambut panjangnya masih basah , hal pertama yang ia lihat saat baru keluar adalah Haikal yang duduk di meja belajarnya .
Dia ada disana ... **s**ejak kapan ...batin Ariella , dia takut jika Haikal ada di sana dan melihat ia keluar kamar mandi dengan mengunakan handuk saja .
" eh lo lo ada ada di sini sejak kapan " tanya Ariella .
" a a ak aku ba baru saja " jawab Haikal bohong .
" kamu tidak melihat ak .."
" tidak aku tidak melihatnya " jawab Haikal cepat .
" oh baguslah " kata Ariella lega .
" oh iya , gue nggak tau mau pake baju apa jadi gue pake baju lo , tidak terlalu buruk " kata Ariella sambil berjalan menuju kaca mencari sisir untuk menyisir rambutnya , haikal hanya melihat sekilas lalu kembali lagi kearah layar leptopnya bayangan Ariella keluar hanya mengunakan handuk tadi membuat malu untuk melihat wajah Ariella .
" lo punya pengering kagak "
" di laci " mata Haikal masih terus gokus dengan layar terang di depannya .
" oh ok " kata Ariella .
Lima belas menit Haikal beranjak dari tempat duduknya dan pergi kekamar mandi , sedangkan Ariella dia sudah selesai mengeringkan rambutnya dan mulai menata rambutnya dengan mengepang sebagian rambutnya dari dua sisi , lalu mengikat semua rambutnya setelah dua kepanggan kecil di dua sisi sudah ia buat .
Setelah selesai dengan rambutnya Ariella duduk di sofa menunggu Haikal .
Ceklik ... Haikal keluar dari ruang ganti dengan pakaian lengkap .
" ayo " ajak Ariella yang sudah tidak sabar untuk pulang dam bersiap untuk berangkat ke tempat pertandingan bola .
" sebentar " kata Haikal lalu memaki parfum , setelah itu ia bersisir , kemudian keluar kamar bersama Ariella .
" dimana oma sama opa " kata Ariella .
" biasanya mereka ada di teras taman belakang "
" sudah ayo " ajak Ariella lagi yang langsung menarik tangan Haikal .
" bisakah kamu pelan sedikit " kata Haikal menepis tangan Ariella .
" lama gue udah ngg... "
" kak Haikal kapan pulang kenapa aku tidak tau kakak pulang " kata kimi yang membuat Ariella memutar bola matanya malas .
" sudah sejak tadi "
" oh terus sekarang kak haikal mau kemana kok pakai baju rapi " kata kimi yang kini sudah bergelanyut manja di lengan Haikal , yang membuat Haikal tampak risih .
" dia mau ngantar aku pulang " jawab Ariella .
" wah benarkah " kata kimi yang tampak senang .
" benar sekali adik kecil , sekarang kamu harus minggir dulu agar aku bisa cepat pulang "
" baiklah , hati - hati di jalan kak " kata kimi dengan wajah yang terlihat sumringah .
" ayo " ajak Ariella yang kembali menyeret Haikal .
" dimana jalan menuju teras taman belakang " kata Ariella yang baru sampai di lantai bawah .
" ikut aku " kali ini Haikal yang menuntunnya menuju teras belakang .
Sampai di teras ternyata bukan hanya mario dan sari ayu tapi juga kakek dan nenek kimi .
" kalian "
" iya oma opa " jawab Ariell dengan senyum manis .
Dia bisa lembut hanya di depan mereka ...
" iya sayang kamu sudah pulang sekolah "
" sudah dari tadi "
" bagaimanapun penampilanmu kamu tetap terlihat cantik " puji jener .
" terima kasih "
" siapa yang menata rambutmu ? apa pelayan " tanya sari ayu .
" bukan , aku menata rambutku sendiri , apa terlibat buruk " tanya Ariella sambil memegang kepalanya .
" oh tidak kamu terlibat cantik dengan itu , hanya saja kamu akan lebih cantik jika berpakaian lebih feminim lagi " kata sari ayu .
" oh " kata Ariella .
" kalian terlihat rapi kalian mau kemana " tanya mario .
" aku akan pulang " kata Ariella .
" pulang " kata sari ayu .
" ya "
" secepat itukah , kenapa tidak menginap untuk beberapa hati lagi nak , oma masih ingin melakukan beberapa hal sama kamu " kata sari ayu .
" eh tapi aku harus pulan.."
" aku sudah memberi tau jacksen jika kamu ada di sini " kata mario yang membuat Ariella harus mengatakan apa .
" em tap ... "
Sial gue harus ngomong apa ... batin Ariella .
" benar tetaplah di sini sampai kami pulang nanti " kata jener .
" iya itu benar " sahut sari ayu
Gue harus pulang sekarang ... batin Ariella sambil menyenggol lengan Haikal agar anak itu memberi alasan tapi sayangnya orang yang di harapkan hanya terdiam seperti batu .
Sialan ini anak ... batin Ariella gue harus ngomong apa lagi coba ...batin Ariella sambil meremat ujung baju milik Haikal , hingga satu alasan terbesit di kepala Ariella saat terlintas ingatan seputar pak hamzah .
" maaf tapi aku harus pulang , aku janji nanti jika oma jener pulang aku akan datang tapi untuk saat ini aku harus pulang , karena ... karena ada acara khataman alquran bersama alumni di tpq tempat ariel belajar dulu "
" acara alumni tpq ? " kata sari ayu .
__ADS_1
Apa ini yang ia bicarakan bersama david saat di pulang tadi ... batin Haikal .
" iya bukan tpq yang besar hanya tpq kecil " jawab Ariella sambil mengigit bibir bawahnya tidak lupa juga ia menyilangkan jari telunjuk dan jari tengahnya karena ia sedang berbohong .
" kamu lulus saat mengaji " tanya mario .
" iya itu sudah beberapa tahun saat aku masih kelas dua smp " jawab Ariella kali ini ia berkata jujur .
" kalo gitu pulanglah pasti kamu merindukan teman angkatan mengajimu " kata mario .
yes ! ... batin Ariella berteriak kegirangan .
" terima kasih , kalo gitu ariel pamit pulang ya oma opa " kata Ariella menyalami semua orang tua disana .
" eh tunggu " kata sari ayu
" kenapa oma " tanya Ariella .
" ajak juga suami kamu " kata sari ayu membuat Ariella melongo .
" iya benar agar dia pernah ikut kataman juga " kata mario .
" hehe i iya , dia juga akan ikut bersama ku " kata Ariella .
" jadi kak haikal akan menginap di rumah kak Ariel " sahut kimi yang baru datang dan mendengar perkataan sari ayu .
" ha menginap en engg .." kata Ariella yang langsung di potong oleh jener .
" sudah tentu kan kak haikal suami kak ariel , tidak baik jika suami istri tinggal di rumah terpisah " kata jener .
" itu beenar " jawab mario .
Hah sialan kenapa jadi seperti ini ... batin Ariella kali ini ingin menangis meronta - ronta .
" lo katakan sesuatu " bisik Ariella sambil menyenggol tangan Haikal .
" baiklah kalo gitu kami pergi dulu " kata Haikal membuat Ariella melototkan matanya , bukan itu maksudnya .
Dasar bego ... batin Ariella .
" ya sudah berhati - hatilah " kata mario dan sari ayu .
" baiklah " jawab Haikal yang langsung menarik Ariella keluar .
Sampai di halaman , Ariella langsung saja marah - marah mengumpat dan segala sumpah serapahnya ia keluarkan pada Haikal yang menurutnya sangat bodoh , tapi meski begitu Haikal tidak mempedulikannya malah ia masuk kedalam mobil meninggalkan Ariella yang masih kesal .
" sialan " kesal Ariella sambil menendang mobil .
" nona kenapa tuan "
" sudahlah biarkan saja " jawab Haikal .
Brak ... suara pintu yang di tutup dengan kasar membuat miyako kaget di buatnya saat Ariella masuk , wajahnya tampak kesal .
" jalan " kata Ariella .
Sampai di kediaman Jacksen , Ariella keluar mobil dengan cara yang sama menutup pintunya dengan sangat kasar , yang membuat Haikal hanya bisa mengeluarkan nafas berat .
Pasangan beda kepribadian ... batin miyako dengan menggelengkan kepala .
Di dalam rumah Ariella langsung di sambut hangat bu galuh yang langsung memeluknya .
" kamu kemana saja nak ibu khawatir , apa ada masalah " tanya bu galuh .
" tidak ada tenang saja " jawab Ariella .
" lalu kamu kemana tidur dimana , kemarin pak hari sama ibu pergi ke apartemen kamu tapi pintunya tertutup , ibu juga nggak bisa buka pintunya apa nomor sandinya kamu ganti " kata bu galuh .
" nanti ariella jelaskan tapi tidak sekarang " kata Ariella namun tidak menghilangkan wajah kawatir yang tergambar di wajah paruh bayanya .
" aku keatas dulu " kata Ariella yang langsung pergi ke atas untuk berganti baju , ia terlihat sangat terburu - buru .
" bu galuh " sapa Haikal yang baru masuk setelah Ariella pergi ke kamarnya .
" eh nak nak ..." kata bu galuh mencoba mengingat sosok yang berdiri di depannya .
" haikal " sahut Haikal .
" oh iya maaf ibu lupa sudah tua soalnya , silahkan duduk dulu nak " kata bu galuh .
" terima kasih " jawab Haikal yang langsung duduk . Bertepatan dengan itu , david datang .
" bu galuh " panggil david .
dia seperti sudah mengenal akrab bu galuh ....
" eh mas david "
" iya bu " jawab david yang langsung menyalami galuh .
" nak ariel masih di atas " kata galuh .
" apa kalian mau keluar bersama "
" ya , pak hari kemana "
" di belakang , oh iya kalian mau minum apa " tanya bu galuh membuat david menyadari jika di sana ada Haikal .
" tidak perlu setelah ini sudah mau berangkat kok bu "
" nak Haikal "
" tidak terima kasih " jawab Haikal .
" baiklah " jawab bu galuh .
" lo mau ikut juga " tanya david yang hanya di jawab anggukan oleh Haikal .
Tidak menunggu lama Ariella kembali turun dengan penampilan yang berbeda , celana krem pendek di atas lutut dan kaos putih dan jaket hijau ***** serta topi krem yang ia gunakan .
Kenapa penampilannya seperti itu bukankah ia akan hataman .. batin Haikal .
" sudah ayo " ajak Ariella .
" bu ariel berangkat dulu " pamit Ariella menyalimi bu galuh .
" eh iya ati - ati nak david nak haikal tolong jaga nak ariel "
" siap bu bos " jawab david yang langsung mendapat cubitan di perut oleh bu galuh .
" mas david ini bisa saja " kata bu galuh.
" hehehe " tawa david menyalimi bu galuh .
" hati - hati " kataa bu galuh .
" saya permisi bu " pamit haikal yang hnya membungkuk hormat tapi kemudian david mendorongnya agar melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan , yaitu salim pada bu galuh .
__ADS_1